Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Dapat Dosen Pembimbing Seorang Kaprodi Adalah Keberuntungan bagi Mahasiswa Semester Akhir, Pasti Lancar!

Dimas Junian Fadillah oleh Dimas Junian Fadillah
25 Desember 2025
A A
Dosen Pembimbing Nggak Minta Draft Skripsi Kertas ke Mahasiswa Layak Masuk Surga kaprodi

Dosen Pembimbing Nggak Minta Draft Skripsi Kertas ke Mahasiswa Layak Masuk Surga (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kalau dosen pembimbing skripsimu kebetulan juga kaprodi jurusanmu, masa depan skripsimu saya jamin lancar. Asal ya, kamu nggak males-malesan

Masa akhir perkuliahan sering dipandang sebagai fase paling krusial dalam perjalanan akademik mahasiswa. Di tahap ini, mahasiswa semester akhir dihadapkan pada kewajiban untuk menyelesaikan tugas akhir yang menjadi syarat mutlak dalam meraih kelulusan. Namun, keberhasilan menyelesaikan studi tentu saja tidak semata-mata bergantung pada kemampuan akademik dan kedisiplinan belajar. Melainkan juga dipengaruhi oleh berbagai faktor keberuntungan yang menyertainya.

Salah satu bentuk keberuntungan yang saya maksud adalah ketika mahasiswa memperoleh dosen pembimbing yang memiliki otoritas struktural, seperti kepala program studi, biasa disingkat kaprodi. Saya paham jika relasi akademik semacam ini tidak serta-merta menjamin kemudahan dalam menyusun tugas akhir. Tetapi dalam konteks tertentu hal tersebut dapat memengaruhi dinamika bimbingan, akses pengambilan keputusan, serta percepatan proses administratif.

Kaprodi punya otoritas dan relasi kuasa

Kaprodi tentu saja punya otoritas dan relasi kuasa yang tidak dimiliki oleh dosen biasa. Posisi ini membuat mereka memahami seluk-beluk birokrasi kampus, mengetahui jalur pengambilan keputusan, dan mampu menganalisis tentang ragam prosedural dalam sebuah program studi. Mahasiswa yang beruntung mendapat dosbing kaprodi ini mestinya sadar jika bimbingan dalam memeroleh gelar bukanlah halangan yang sulit asal punya niat dan usaha yang cukup.

Arahan dan keputusan yang datang dari dosen yang juga menjabat kaprodi dari pengalaman saya memang kerap membuat proses revisi tugas akhir menjadi lebih jelas. Jadwal sidang pun lebih mudah diatur, dan langkah-langkah administratif bisa dibilang lebih lancar. Sebuah privilese yang memang tidak dimiliki semua mahasiswa semester akhir tentunya.

Proses bimbingan menjadi lebih terarah

Selain karena punya otoritas dan kuasa, kaprodi umumnya juga memiliki pengalaman panjang dalam mengelola urusan akademik mahasiswa. Mereka sudah terlalu sering berhadapan dengan skripsi, revisi, sidang, hingga drama kelulusan. Sehingga paham betul di mana letak masalah yang sering membuat mahasiswa tersandung.

Dari pengalaman yang dimiliki ini jelas saja jika arahan yang diberikan cenderung praktis dan tidak bertele-tele. Kaprodi tahu mana bagian yang perlu diperjuangkan secara akademik dan mana yang sebetulnya bisa disederhanakan agar tidak menghambat kelulusan. Mahasiswa pun tidak perlu harus menebak-nebak selera penguji atau kebijakan fakultas. Sebab arahan pembimbing bisa saja sudah mewakili suara institusi.

Tapi ingat, keberuntungan juga butuh kesiapan

Meski memiliki dosen pembimbing seorang kaprodi, proses bimbingan tetap menuntut kesiapan dari pihak mahasiswa. Otoritas dan pengalaman pembimbing akan muspra atau tidak akan banyak berarti jika mahasiswa sendiri pasif, abai terhadap tanggung jawab akademik, atau sekadar menggantungkan kelulusan pada jabatan struktural semata. Keberuntungan hanya membuka pintu, tetapi yang melakukan eksekusinya tetap ditentukan oleh usaha masing-masing mahasiswa.

Baca Juga:

Normalisasi Joki Skripsi Adalah Bukti Bahwa Pendidikan Kita Memang Transaksional: Kampus Jual Gelar, Mahasiswa Beli Kelulusan

Pengakuan Joki Skripsi di Jogja: Kami Adalah Pelacur Intelektual yang Menyelamatkan Mahasiswa Kaya tapi Malas, Sambil Mentertawakan Sistem Pendidikan yang Bobrok

Di sinilah keberuntungan menjadi masuk akal. Seperti kata Seneca, keberuntungan adalah persilangan antara kesempatan dan persiapan. Memiliki dosen pembimbing seorang kaprodi memang bisa menjadi kesempatan yang tidak dimiliki semua orang. Tetapi tanpa persiapan yang matang—baik secara intelektual maupun mental—keberuntungan itu bisa dengan mudah berlalu begitu saja. Hingga pada akhirnya, kelulusan tetaplah hasil dari kerja keras mahasiswa, dengan atau tanpa privilese struktural yang menyertainya. Sepakat?

Penulis: Dimas Junian Fadillah
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Dosen Pembimbing Serba ACC Itu Menyebalkan: Skripsi Memang Jadi Lancar, tapi di Sidang Bakal Dihajar!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 25 Desember 2025 oleh

Tags: bimbingan skripsiDosen Pembimbingkaprodikepala prodimahasiswa akhirSkripsi
Dimas Junian Fadillah

Dimas Junian Fadillah

Magister Administrasi Publik, tertarik menulis isu lokal, politik dan kebijakan publik.

ArtikelTerkait

Semester 5, Semester Paling Neraka bagi Mahasiswa: Mulai Takut Skripsi, Mulai Berpikir Kapan Rabi

Semester 5, Semester Paling Neraka bagi Mahasiswa: Mulai Takut Skripsi, Mulai Berpikir Kapan Rabi

19 September 2023
dosen pembimbing

Balada Grup Chat Kelompok Skripsi dengan Dosen Pembimbing Sebagai Salah Satu Anggotanya

31 Juli 2019
staf tu fakultas yudisium wisuda lulus mojok

Di Kampus Saya, Orang Paling Menyebalkan Bukanlah Dosen Pembimbing, tapi Staf TU Fakultas

16 November 2020
Semprotulation Adalah Perayaan Bodoh, Untung Dulu Nggak Ada Waktu Saya Kuliah

Semprotulation Adalah Perayaan Bodoh, Untung Dulu Nggak Ada Waktu Saya Kuliah

5 Desember 2023
Semua Skripsi di Indonesia Salah, Prakata kok Jadi Kata Pengantar! Terminal Mojok

Semua Skripsi di Indonesia Salah, Prakata kok Jadi Kata Pengantar!

1 Februari 2021
Santai Aja, Sempro Lebih Awal Nggak Menjamin Lulus Duluan

Santai Aja, Sempro Lebih Awal Nggak Menjamin Lulus Duluan

20 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Cuan Jualan Takjil Memang Menggiurkan, tapi Cobaannya Nggak Kalah Besar Mojok.co

Cuan Jualan Takjil Memang Menggiurkan, tapi Cobaannya Nggak Kalah Besar

21 Februari 2026
3 Olahan Topak yang Jarang Dapat Sorotan padahal Asli Madura dan Sulit Ditemukan di Daerah Lain Mojok.co

3 Olahan Topak yang Jarang Dapat Sorotan padahal Asli Madura dan Sulit Ditemukan di Daerah Lain

21 Februari 2026
Turunan Muria: Jalur Tengkorak yang Semua Orang Tahu, tapi Seolah Dibiarkan Merenggut Korban

Turunan Muria: Jalur Tengkorak yang Semua Orang Tahu, tapi Seolah Dibiarkan Merenggut Korban

19 Februari 2026
Makanan di Jawa Memang Terkenal Manis, tapi Kenapa Sambelnya Ikutan Manis?

Makanan di Jawa Memang Terkenal Manis, tapi Kenapa Sambelnya Ikutan Manis?

20 Februari 2026
Alasan Vespa Matic Dibenci Tukang Servis Motor Mojok.co

Alasan Vespa Matic Dibenci Tukang Servis Motor

23 Februari 2026
Toyota Fortuner Mobil Mahal yang Terlihat Murahan karena Cara Berkendara Pengemudinya Mojok.co

Toyota Fortuner Mobil Mahal yang Jadi Terlihat Murahan karena Cara Berkendara Pengemudinya

23 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Sisi Gelap AI dan Ancaman Imperialisme Digital ala ‘Big Tech’
  • Mahasiswa KIP Kuliah Ikut Dihujat Imbas “Oknum” yang Foya-Foya Pakai Duit Beasiswa, Padahal Beneran Hidup Susah hingga Rela Makan Sampah di Kos
  • Innova Reborn: Mobilnya “Orang Bodoh dan Pemalas”, Khususnya yang Nggak Paham Investasi
  • Pindah ke Lingkungan Muhammadiyah Lebih Tentram: Jauh dari Bunyi Toa Masjid yang Berisik hingga Terbebas dari Iuran dan Cap Islam Abal-abal
  • Cerita Perantau Jatim: Diremehkan karena Tinggal di Kos Kumuh Jogja, Bungkam Mulut Tetangga dengan Membangun Rumah Besar di Desa
  • Maunya Motor Matic, tapi Terpaksa Pakai Supra buat Kuliah di Fakultas “Elite” di UGM demi Menyenangkan Ayah

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.