Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Tanah Merah Bangkalan Adalah Kecamatan Paling Merana di Bangkalan Madura, Nggak Punya Apa-apa selain Kakacauan Belaka

Abdur Rohman oleh Abdur Rohman
8 November 2025
A A
Tanah Merah, Kecamatan Potensial di Bangkalan Madura yang Kacau Gara-gara Nggak Diperhatikan

Tanah Merah, Kecamatan Potensial di Bangkalan Madura yang Kacau Gara-gara Nggak Diperhatikan (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya pernah mengatakan bahwa Bangkalan Madura sudah saatnya pindah pusat kabupaten. Nah, saya juga menyarankan, Kecamatan Tanah Merah merupakan opsi paling masuk akal jika ide ini akan dilaksanakan. Sebab kecamatan ini sangat strategis. Dibandingkan dengan kecamatan lain, Tanah Merah adalah area dengan paket komplit.

Ah, tapi sayang seribu sayang. Apa yang saya sempat impikan itu, yang terjadi malah sebaliknya. Maksud saya bukan gagal, melainkan Tanah Merah malah makin nggak diperhatikan. Saat ini, wilayahnya jadi kecamatan paling problematik di Bangkalan Madura. Saya sebagai warganya saja sampai bingung, selain masalah yang tak kunjung selesai, kecamatan ini punya apa sih?

Pasar Tanah Merah jadi pasar penuh masalah

Di Bangkalan Madura agaknya tidak ada pasar yang lebih problematik dari pasar Tanah Merah. Asal kalian tahu, di pasar ini sudah dibangun sebuah gedung seharga 25 miliar sejak 2019. Tapi sampai sekarang, gedung tersebut belum juga bisa digunakan. Padahal, pembangunannya sudah lama rampung. Jika terus dibiarkan, keburu jadi pasar hantu nanti, Pak/Bu!

Lagi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan Madura pun kerjanya cuma bisa omdo saja pada warga Tanah Merah. Alias, OMONG DOANG! Ya, sudah berkali-kali mereka mengatakan akan segera digunakan di bulan depan, eh ini sampai sekarang belum juga bisa dipakai.

Hmmm, pasar yang awalnya akan jadi kebanggaan warga Tanah Merah Bangkalan ini, kini cuma jadi pajangan.

Jalan rusak di mana-mana

Saat ini, di Bangkalan Madura ramai orang berterima kasih pada Pemkab. Alasannya, banyak jalanan di desa mereka yang rusak bertahun-tahun, kini sudah diperbaiki. Haduh, kasian sekali. Saking jarangnya pemerintah kabupaten ini memperbaiki jalan di desa-desa, jalan yang diperbaiki sampai jadi prestasi. Padahal, itu kan emang kewajiban pemerintah Bangkalan!

Tapi, saya tak mau membahas daerah lain. Saya mau bahas kecamatan saya, Tanah Merah Bangkalan, yang cuma sebagian kecil saja yang diperbaiki. Di kecamatan ini, tetap lebih banyak jalanan yang rusak dan itu sudah lama, bahkan ada yang sampai harus diperbaiki secara swadaya oleh masyarakat.

Misalnya, jalan ke utara Muni yang menghubungkan Tanah Merah dan Geger. Hancur, Gaes! Padahal ini jalan utama jika kalian ingin berwisata ke Bukit Geger, dataran tertinggi di Pulau Madura.

Baca Juga:

Kabel Bangkalan Madura yang Semrawut Bikin Nggak Nyaman Dipandang

Bangkalan Madura dan Sampang Memang Bertetangga, tapi Warga Bangkalan Jauh Lebih Sejahtera dan Bahagia

Lalu, jalan di Tanah Merah Laok yang terhubung ke Kwanyar, rusak parah. Berbatu, berlubang, juga berlumpur kalau hujan. Terakhir, jalan ke utara Marjumi yang menuju rumah saya sendiri, saking jenuhnya masyarakat nunggu pemerintah, warganya sampai patungan untuk memperbaikinya. Ya, meski hanya sebagian!

Miris sekali menjadi warga Tanah Merah di kabupaten ini.

Jadi salah satu kecamatan sarang begal

Wahai warga Tanah Merah Bangkalan, tidak perlu kita mungkiri bahwa kecamatan kita ini bisa dibilang adalah salah satu sarang begal di Bangakalan Madura. Buktinya, beberapa kali kasus pencurian motor, bahkan mobil, terdeteksinya ya di kecamatan ini. Kasus kurir di Surabaya yang motornya hilang beberapa bulan lalu, GPS-nya menunjukkan di salah satu desa di Tanah Merah.

Makanya, kita tidak perlu menipu diri, memang banyak begal berkeliaran di kecamatan ini. 

Tapi, mengakui bukan berarti kita harus memaklumi. Problem ini, ya jelas saja salah pemerintah Bangkalan Madura. Pemerintah gagal memberikan akses pendidikan berkualitas bagi warga Tanah Merah. Bukan cuma pendidikan moral, tapi juga keterampilan sehingga mereka bisa cari penghasilan yang halal.

Ah, susah! Pokoknya kalau ngomongin Tanah Merah Bangkalan isinya cuma masalah. Nggak ada yang bisa dibanggakan. Ya, sebetulnya ini bukan Tanah Merah saja sepertinya. Semua kecamatan di Bangkalan Madura saya yakin tidak jauh berbeda. Tapi tetap saja, Tanah Merah yang paling parah! Hadeh.

Penulis: Abdur Rohman
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Nestapa Mahasiswa Asal Bangkalan yang Mendapat Tugas Kuliah Review Kebijakan Unggulan Daerahnya: Bingung dan Malu karena Nggak Ada yang Bisa Dibanggakan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 8 November 2025 oleh

Tags: bangkalan madurapasar tanah merah bangkalansarang begal di maduraTanah Merah Bangkalan
Abdur Rohman

Abdur Rohman

Seorang warga sipil Bangkalan dengan selera yang kontradiktif: mencintai segala jenis olahan mie, namun memiliki alergi akut terhadap mie-literisme.

ArtikelTerkait

Bangkalan Madura Memang Daerah Tertinggal, sampai Bisnis Jasa Transfer Uang dan Tarik Tunai Tumbuh Subur di Sini

Bangkalan Madura Memang Daerah Tertinggal, sampai Bisnis Jasa Transfer Uang dan Tarik Tunai Tumbuh Subur di Sini

25 Januari 2024
Bangkalan Madura Adalah Korban Utama dari Jembatan Suramadu, Bukan Surabaya

Sebagai Warga Bangkalan Madura, Saya Setuju Suramadu Dirobohkan kalau Memang Meresahkan Warga Surabaya

6 Januari 2025
Pemkab Bangkalan Madura Hanya Omong Kosong Mau Bikin Kabupaten Ini Layak Anak, Nggak Layak Sama Sekali!

Pemkab Bangkalan Madura Hanya Omong Kosong Mau Bikin Kabupaten Ini Layak Anak, Nggak Layak Sama Sekali!

4 Oktober 2025
Tinggal di Bangkalan Madura Bikin Saya Sadar, Nggak Semua Orang Bakal Cocok Tinggal di Sini Mojok.co

Tinggal di Bangkalan Madura Bikin Saya Sadar, Nggak Semua Orang Bakal Cocok Hidup di Sini

14 Mei 2025
Sebagai Warga Bangkalan, Saya Iri pada Sampang Madura yang Diam-diam Mulai Berbenah. Bangkalan Lewat!

Sebagai Warga Bangkalan, Saya Iri pada Kabupaten Sampang yang Diam-diam Mulai Berbenah. Bangkalan Lewat!

25 Oktober 2024
Solusi Konkret untuk Bangkalan Madura agar Nggak Terus-terusan Kena Bully Mojok.co

Solusi Konkret untuk Bangkalan Madura agar Nggak Terus-terusan Kena Bully

16 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Potret Mahasiswa Kuliah Sekaligus Bekerja di Banten: Tampak Keren, tapi Aslinya Menderita karena Digaji Tak Layak Mojok.co

Potret Mahasiswa Kuliah Sekaligus Kerja di Banten: Tampak Keren, tapi Aslinya Menderita karena Digaji Tak Layak

20 April 2026
7 Mobil Bekas Harga Rp100 Juta-an yang Paling Masuk Akal Dimiliki sebagai Kendaraan Keluarga Mojok.co

7 Mobil Bekas Harga Rp100 Juta-an yang Paling Masuk Akal Dimiliki sebagai Kendaraan Keluarga

16 April 2026
Warga Bantul Iri, Pengin Tinggal Dekat Mandala Krida Jogja (Wikimedia Commons)

Saya Mengaku Iri kepada Mereka yang Tinggal di Dekat Stadion Kridosono dan Stadion Mandala Krida Jogja

16 April 2026
Sawojajar Malang Mengingatkan akan Labirin Pogung Jogja, Sama-sama Membingungkan dan Bikin Tersesat  Mojok.co

Sawojajar Malang Mengingatkan akan Labirin Pogung Jogja, Sama-sama Membingungkan dan Bikin Tersesat 

18 April 2026
Stop Geber-Geber Mesin di Pagi Hari! Itu Hal Konyol dan Malah Bikin Mesin Rusak, Ini Cara Memanaskan Motor yang Benar

Stop Geber-geber Mesin di Pagi Hari! Itu Hal Konyol dan Malah Bikin Mesin Rusak, Ini Cara Memanaskan Motor yang Benar

18 April 2026
Derita Jadi Satu-satunya Sarjana di Kampung: Ekspektasi Warga Ketinggian, Dikira Serba Bisa dan Sempurna Mojok.co

Derita Jadi Satu-satunya Sarjana di Kampung: Ekspektasi Warga Ketinggian, Dikira Serba Bisa dan Sempurna

18 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Gagal Paham Pejabat Soal Pantura: Tanggul Laut adalah Proyek Berbahaya yang Memboroskan Anggaran
  • WNA Pilih Jadi Guru di Luar Negeri dengan Gaji 2 Digit daripada Kontrak di Indonesia dan Mengabdi untuk Anak Pekerja Migran di Sana
  • WNA Malaysia Pilih Lanjut S2 di UNJ, Penasaran Ingin Kuliah di PTN karena Dosen Indonesia yang “Unik”
  • Membangun Rumah Megah demi Penuhi Standard Kesuksesan di Desa Malah Bikin Ibu Tersiksa: Terasa Sepi, Cuma “Memuaskan” Mata Tetangga
  • Sesal Dulu Kasar dan Hina Bapak karena Miskin, Kini Sadar Cari Duit Sendiri dan Berkorban untuk Keluarga Ternyata Tak Gampang!
  • Saat Pencak Silat Dianggap Biang Kerok, Saya Bersyukur Jadi Bagian Tapak Suci Unair yang Anti Tawuran

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.