Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Deodoran Kahf, Deodoran Murah yang Tidak Jualan Klaim yang Mewah, tapi Kualitasnya Begitu Hebat dan Tidak Bau, Nggak kayak Merek yang Itu tuh

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
17 Juni 2026
A A
Deodoran Kahf, Deodoran Murah yang Tidak Jualan Klaim yang Mewah, tapi Kualitasnya Begitu Hebat dan Nggak Bau, Nggak kayak Merek yang Itu tuh

Deodoran Kahf, Deodoran Murah yang Tidak Jualan Klaim yang Mewah, tapi Kualitasnya Begitu Hebat dan Nggak Bau, Nggak kayak Merek yang Itu tuh (Pixabay)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya pengguna produk Kahf garis keras. Sunscreen, sabun, parfum, sabun muka bahkan punya dua varian, dan tentu saja, deodoran Kahf. Yang belum saya coba kayaknya cuman produk rambutnya, bukan karena nggak suka, tapi karena produk saya yang lain belum abis aja.

Sudah bertahun-tahun saya pake produk Kahf. Selain karena jualan bundling yang jelas lebih hemat, juga karena saya cocok pake itu. Sabun mukanya cocok, sabun mandinya oke, parfumnya wangi banget, sampai ke titik hanya saya pakai di momen penting saja, juga deodorannya tahan lama. Nah, deodoran Kahf, bagi saya, adalah produk mereka yang paling oke.

Yang saya maksud dengan paling oke adalah, pertama, Kahf itu terhitung pemain baru di dunia deodoran. Kedua, ia tidak terkenal karena deodorannya, tapi kualitasnya amat oke.

Saya nggak main-main perkara kualitas. Begini, saya memang editor, tapi di luar pekerjaan, saya lumayan aktif. Setelah kerja, saya setidaknya menyempatkan untuk olahraga, seperti melakukan variasi push up, angkat beban, serta main sepak bola.

Kita tahu, olahraga itu pasti berkeringat dan deras. Nah, tiap kelar olahraga, badan saya nggak bau. Lebih tepatnya, ketiak saya tidak bau mengerikan.

Oke, olahraga saya lebih sering di dalam ruangan. Keringatnya tidak begitu banyak. Tapi untuk sepak bola, beda cerita. Keringat saya macam sungai, mengalir begitu deras. Tapi meskipun basah kuyup oleh keringat, ketiak saya tidak bau.

Maka dari itu, saya bilang deodoran Kahf itu amat oke.

BACA JUGA: 9 Cara Menghilangkan Bau Ketiak yang Sangat Tidak Sedap Untuk Marie Antoinette

Baca Juga:

Review Kahf: Parfum Cowok Murah Sekaligus Mewah

Deodoran Kahf tidak berlebihan, tapi oke

Bau keringat memang punya banyak faktor. Bisa makanan, bisa kondisi badan, bisa karena bahan baju, bisa juga karena deodoran yang salah. Jangan kira deodoran pasti bisa bikin bau badan hilang. Beberapa malah terkesan mengamplifikasi bau badan. Beneran.

Saya punya keringat yang sebenarnya tidak bisa dibilang bau. Tapi beberapa deodoran murah yang saya coba, ada yang malah bikin bau aneh muncul di badan. Ada merek terkenal yang kena panas malah baunya aneh di ketiak. Bukan bau busuk, tapi, aneh.

Mereknya yang mana? Yang itu tuh, yang lagi disemprot-semprot.

Tapi deodoran Kahf beda. Setelah saya main bola intensif pun, baunya tidak busuk. Nggak wangi juga sih, tapi nggak bau. Padahal saya pakai baselayer, yang otomatis keringat dan panas badan terperangkap. Baselayernya juga nggak jadi bau. Pun, nggak ninggal bekas di baju. Kan ada tuh deodoran yang ninggal “bubur” di baju.

Saya tidak meminta banyak dari deodoran. Pokoknya nggak bau aja. Kalau perkara wangi, ada parfum. Tapi deodoran Kahf malah ngasih lebih-lebih. Nggak bau, tahan lama, bahkan ketika saya lebih aktif ketimbang biasanya.

Sudah gitu, belinya bisa bundling. Biasanya saya beli di TikTok Shop, 135 ribu (bisa kurang malah) sudah dapat sunscreen, sabun muka, sabun mandi, dan deodoran. Itu mungkin nggak murah bagi kalian, tapi buat saya yang nggak mau ribet, beli ginian bisa lebih enak. Toh kadang sebulan lebih baru habis. So, worth every penny.

Gimana dibandingkan dengan merek lain?

Saya sempat pakai merek lain memang, tapi lagi-lagi ya selalu balik lagi ke Kahf. Saya pakai merek lain bukan karena gimana-gimana, karena saya belinya bundle, kadang produk lain masih banyak, sedangkan deodorannya udah abis. Nah, saya paling ganjel dulu pake deodoran lain.

Tapi ya kalau habis barengan, ya pasti beli deodoran Kahf lagi. Nggak kepikiran beli merek lain. Apalagi yang itu tuh. Ninggal bekas di baju, dan susah ilangnya. Hadeh.

Jadi bagi kalian yang nggak mau ribet, beli aja bundle Kahf di TikTok shop, terus pake deodorannya. Percayalah, kalian nggak bakal menyesal. Tapi kalau tetep bau, baiknya aja nih, periksa makanan, periksa hidrasi, dan, coba deh beli kaos yang agak mahalan dikit. Lokalan yang kainnya bagus banyak kok, nggak nyampe 150 ribu juga.

Penulis: Rizky Prasetya
Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Review Kahf: Parfum Cowok Murah Sekaligus Mewah

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 Juni 2026 oleh

Tags: bundle kahfdeodoran kahfKahfparfum kahf
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Founder Kelas Menulis Bahagia. Penulis di Como Indonesia.

ArtikelTerkait

Review Kahf Parfum Cowok Murah Sekaligus Mewah Terminal Mojok

Review Kahf: Parfum Cowok Murah Sekaligus Mewah

11 September 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jangan Terbuai Romantisme Jogja, Kota Ini Punya Seribu Jebakan buat Mahasiswanya Mojok.co kota pelajar

Jogja Kota Pelajar Bukan Cuma Soal UGM, tapi Soal Standar Pendidikan dari SD yang Sudah Kompetitif

17 Juni 2026
Soal Budaya Makan, Jawa Miskin Mengenaskan di Depan Sumatra (Unsplash)

Sebagai Orang Jawa, Saya Merasa Miskin saat Tahu Orang Sumatra Tak Bisa Makan tanpa Lauk Ikan

13 Juni 2026
Pengendara Motor yang Menyalakan Lampu Hazard dan Kebut-kebutan di Jalan Raya Itu Punya Masalah Apa sih? Mojok.co

Menggugat para Pengendara yang Hobi Menyalakan Lampu Hazard Pas Hujan Deras: Anda Mau Aman atau Mau Bikin Pengendara Lain Masuk Jurang?

13 Juni 2026
40 Jam Disiksa Bus Putra Remaja dari Jogja Sampai Jambi (Unsplash)

Pengalaman Naik Bus Putra Remaja dari Jogja Menuju Jambi: Seni Bertahan Hidup Selama 40 Jam di Atas Kursi Rusak yang Menyiksa

16 Juni 2026
Aturan Tidak Tertulis Melewati Jembatan Suramadu Madura, Area Rawan yang Mengancam Keselamatan Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Melewati Jembatan Suramadu Madura, Area Rawan yang Mengancam Keselamatan

12 Juni 2026
Vario 125: Kelihatan Lemah tapi Mampu Libas Jalur Pantura (Wikimedia Commons)

Pengalaman Saya Menguji Ketangguhan Vario 125 di Jalur Pantura, Sempat Ragu tapi Malah Bikin Ketagihan Touring

13 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.