Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

5 Kuliner Jogja buat yang Nggak Suka Manis, Dijamin Lezatnya sampai Bikin Nangis

Paula Gianita Primasari oleh Paula Gianita Primasari
17 Oktober 2025
A A
5 Kuliner Jogja buat yang Nggak Suka Manis, Dijamin Lezatnya sampai Bikin Nangis

5 Kuliner Jogja buat yang Nggak Suka Manis, Dijamin Lezatnya sampai Bikin Nangis (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Jogja selalu punya cerita. Namun soal lidah, kuliner Jogja menyimpan fakta yang sulit dibantah. Nyaris semua masakan di sana didominasi rasa manis.

Hal ini kadang bikin sebagian wisatawan frustrasi. Jogja seolah memaksa semua orang untuk mencintai rasa legit. Padahal nggak semua orang terbiasa makan serba manis. Bahkan sebagian bisa merasa mual bila kebanyakan.

Namun tenang saja. Kalau mau sedikit berusaha, sebenarnya menemukan kuliner lain di Jogja yang nggak menjadikan rasa manis sebagai bintang utama terbilang gampang. Berikut ini beberapa rekomendasi tempat makan di Jogja yang dijamin akan membuat lidah pelancong puas tanpa harus disuguhi rasa gula berlebihan.

#1 Sate klathak, kuliner Jogja paling populer yang diburu wisatawan luar

Kuliner ini adalah antitesis sempurna dari sate Madura yang lebih umum dikenal awam. Ciri khasnya nggak neko-neko. Daging kambing mudanya hanya dilumuri bumbu minimalis, yakni garam dan sedikit lada saat dibakar. Hidangan ini sama sekali nggak melibatkan kecap manis.

Makanya rasa sate klathak jadi asin, gurih, dan ada hint smoky. Nggak heran apabila sate klathak menjadi kuliner Jogja paling populer yang diincar wisatawan. Warung yang paling sering disebut di antaranya adalah Sate Klathak Pak Bari dan Sate Klathak Pak Pong.

#2 Gudeg mercon, olahan gudeg yang bikin kaum anti-manis nggak eneg

Ini dia jurus pamungkas untuk membungkam mulut yang selalu mengeluh kalau kuliner Jogja manis semua. Secara nama, sajian ini memang masih gudeg, tapi dalam versi pedas yang ekstrem. Pasalnya, seluruh nangka mudanya dimasak dengan cabai rawit dalam jumlah bombastis. Alhasil, rasa manisnya langsung tertindas habis.

Gudeg mercon menjadi bukti bahwa Jogja juga punya hidangan pedas yang bisa membuat penikmatnya berkeringat. Dijamin, pengalaman makan gudeg akan jauh berbeda dari biasanya. Kalau penasaran, silakan langsung serbu Gudeg Mercon Bu Narti atau Gudeg Mercon Bu Tinah.

#3 Bakmi Jawa rebus, sajian klasik yang selalu bikin turis melirik

Meskipun terkadang ada sedikit sentuhan kecap, profil rasa utama bakmi Jawa Jogja benar-benar gurih, asin, dan creamy yang kental. Kekuatan rasa ini datang dari kaldu ayam dan campuran kocokan telur bebek yang membuat kuahnya tebal di lidah. Biasanya kuliner Jogja satu ini dijual di malam hari.

Baca Juga:

Alasan Orang-Orang NTT Lebih Memilih Merantau Kuliah ke Jogja daripada Kota Besar Lainnya

5 Rekomendasi Bakmi Jawa Enak di Jogja yang Cocok di Lidah Wisatawan

Bakmi Jawa yang sejati selalu digodok di atas tungku arang. Proses masak dengan arang ini memberikan wangi sangit khas yang unik dan nggak mungkin bisa ditiru oleh kompor gas. Aroma ini menambah dimensi rasa yang membuat bakmi Jawa selalu menjadi sajian klasik yang tak lekang oleh waktu. Rekomendasi bakmi Jawa yang bisa kalian cicipi adalah Bakmi Jowo Mbah Gito dan Bakmi Jowo Mbah Mo.

#4 Harum asap mangut lele saja sudah bikin ketagihan, apalagi saat dimakan

Mangut lele adalah masterpiece kuliner Jogja yang absen dari rasa manis. Sebab, ikan lele segar dimasak dalam kuah santan kental yang kaya rempah. Bayangkan saja, bumbunya berlimpah cabai rawit, kunyit, dan kencur sehingga menutup bau amis lele.

Rasa hidangan ini adalah perpaduan sempurna dari pedas medhok, gurih, dan sedikit bau asap yang sedap. Selepas makan pun, kelezatan mangut lele ini masih tersisa di rongga mulut. Masakan mangut lele paling legendaris di Jogja bisa dijumpai di Mangut Lele Mbah Marto di daerah Bantul.

#5 Ayam geprek, penyelamat di tengah gempuran kuliner Jogja manis

Oke, mungkin banyak yang berpikir kalau ayam geprek nggak Jogja banget. Padahal asal muasal ayam geprek ini dari Kota Pelajar. Bahkan pada masa awalnya, ayam geprek banyak dijadikan makanan favorit mahasiswa dari luar Jogja. Saking rasanya bisa diterima semua lidah orang Indonesia, perlahan menu ayam geprek jadi banyak diadopsi di berbagai kota.

Di Jogja sendiri ada beberapa variasi ayam geprek. Misalnya original dengan sambal bawang, varian sambalado, atau yang kekinian dengan tambahan mozzarella. Kalau memang mencari ayam geprek asli, wajib hukumnya mengunjungi warung ayam geprek Bu Rum. Warung ayam geprek yang berlokasi di Papringan tersebut adalah pelopor lahirnya masakan universal ini.

Deretan sajian tadi menjadi bukti kalau kuliner Jogja bisa dinikmati siapa saja. Jangan karena malas mengulik, lalu ngedumel kalau Jogja isinya makanan manis semua. Bisa jadi para pelancong saja yang kurang jauh mainnya.

Penulis: Paula Gianita Primasari
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Mempertanyakan Selera Orang-orang yang Bilang Kuliner Jogja Mantap.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 Oktober 2025 oleh

Tags: ayam geprekbakmi jawabakmi jawa jogjagudeg merconJogjakuliner jogjamangut lelesate klataksate klathak
Paula Gianita Primasari

Paula Gianita Primasari

Mahasiswa doktoral UNDIP jurusan Manajemen Pemasaran asal Semarang.

ArtikelTerkait

Jogja: Mengaku Terbuat dari Angkringan, tapi Tak Tahu Teh Kampul Itu Apa bogor

Jogja: Mengaku Terbuat dari Angkringan, tapi Tak Tahu Teh Kampul Itu Apa

14 Agustus 2022
Jalan Magelang Jogja Penuh Bahaya, Nggak Cocok buat Pengendara Bermental Tempe

Jalan Magelang Jogja Penuh Bahaya, Nggak Cocok buat Pengendara Bermental Tempe

15 Januari 2025
angkringan

Makan di Angkringan: Niatnya Hemat, Ujung-ujungnya Sekarat

15 Juli 2019
Kemacetan Jalan Pintas Monjali ke Jalan Palagan Sleman, Bukti Nyata Jogja Salah Urus

Kemacetan Jalan Pintas Monjali ke Jalan Palagan Sleman, Bukti Nyata Jogja Salah Urus

28 Februari 2024
Membayangkan Sewon Bantul Tanpa ISI Jogja, Cuma Jadi Daerah Antah-berantah Mojok.co

Membayangkan Sewon Bantul Tanpa ISI Jogja, Cuma Jadi Daerah Antah-berantah

19 Mei 2025
Tak Ada Lagi Tangis di Parangtritis Jogja: Tempat Indah yang Makin Hari Makin Biasa Saja

Tak Ada Lagi Tangis di Parangtritis Jogja: Tempat Indah yang Makin Hari Makin Biasa Saja

10 Juli 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

6 Waktu dan Cara yang Tepat Membunyikan Klakson di Jogja, Sebuah Panduan untuk Pengendara Luar Mojok.co

6 Waktu dan Cara yang Tepat Membunyikan Klakson di Jogja, Sebuah Panduan untuk Pengendara Luar

26 Januari 2026
Kos LV di Jogja Isinya Maksiat, tapi Tetap Laku Diburu Mahasiswa (Unsplash) kos campur

Pindah dari Kos LV ke Kos Campur Ternyata Keputusan Buruk, Bukannya Tenang dari Desahan, Malah Tambah Sengsara

29 Januari 2026
Sisi Gelap Budaya Rewang di Hajatan Desa yang Nggak Banyak Orang Tahu Mojok.co

Saya Tidak Antisosial, Saya Cuma Takut Ikut Rewang dan Pulang Dicap Nggak Bisa Apa-apa

29 Januari 2026
Tiga Tradisi Madura yang Melibakan Sapi Selain Kèrabhan Sapè yang Harus Kalian Tahu, Biar Obrolan Nggak Itu-Itu Aja

4 Pandangan Norak Orang Luar Madura tentang Orang Madura yang Perlu Diluruskan

29 Januari 2026
3 Makanan Sunda yang Namanya Aneh dan Bikin Nggak Nafsu Makan Mojok.co

3 Makanan Sunda yang Namanya Aneh dan Bikin Nggak Nafsu Makan

29 Januari 2026
Ilustrasi Desa Sriwulan Kendal, Desa dengan Omzet Rp1,5 Miliar per Tahun (Wikimedia Commons)

Desa Sriwulan Kendal Bangkit Tanpa Berisik, Kini Menjadi Desa Wisata dengan Omzet Hampir Rp1,5 Miliar per Tahun

25 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Fakta Pahit soal Stunting. Apabila Tidak Diatasi, 1 dari 5 Bayi di Indonesia Terancam “Bodoh”
  • Indonesia Hadapi Darurat Kualitas Guru dan “Krisis Talenta” STEM
  • Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi
  • Ironi Jogja yang “Katanya” Murah: Ekonomi Tumbuh, tapi Masyarakatnya Malah Makin Susah
  • Kalau Mau Bersaing di Era AI, Indonesia Butuh Investasi Energi 1 Triliun Dolar AS
  • Sasar Sekolah, Ratusan Pelajar di Bantul Digembleng Kesiagaan Hadapi Gempa Besar

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.