Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Kapan Waktu yang Tepat untuk Kuliah S2? Haruskah Mengikuti Kebutuhan Industri?

Muhamad Iqbal Haqiqi oleh Muhamad Iqbal Haqiqi
2 September 2025
A A
Menimbang Kelebihan dan Kekurangan Lanjut Kuliah S2 Beda Jurusan Alias Nggak Linier jurusan s2

Menimbang Kelebihan dan Kekurangan Lanjut Kuliah S2 Beda Jurusan Alias Nggak Linier (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Dilema melanjutkan kuliah S2 memang beragam. Umumnya adalah dilema antara memilih jurusan yang linier dengan jurusan sarjana atau tidak. Tapi perdebatan soal hal itu sepertinya sudah kurang relevan. Saat ini dilemanya lebih kepada kapan waktu yang tepat dan apakah harus sesuai kebutuhan industri atau tidak. Dua pertanyaan itu menjadi penting mengingat situasi saat ini sangat kompetitif, terutama yang berhubungan dengan pasar tenaga kerja.

Lihat saja bagaimana job fair selalu dibanjiri pelamar kerja. Kemudian ditambah dengan pandangan mayoritas industri mengenai lulusan S2 yang overqualified. Nah sekarang coba kita bahas satu per satu. Pertama kita mulai dari jawaban atas pertanyaan kapan waktu yang tepat untuk melanjutkan pendidikan magister? 

Secara spesifik, jawaban dari pertanyaan ini tidak bisa dikaitkan langsung dengan aspek waktu secara leterlek. Maksudnya bukan soal berapa umur yang dimiliki, tapi lebih kepada tujuan, kapasitas, dan situasi ekonomi yang sedang dihadapi. Artinya, pilih karier S2 dilakukan ketika tujuan karier sudah terencana dengan baik, ada tujuan dan visi yang ingin dicapai, kemudian kebutuhan untuk meningkatkan kompetensi.

Semua hal di atas mendorong kita untuk menilai diri sendiri, apakah sudah layak dan butuh untuk melanjutkan studi ke jenjang S2 atau tidak. Semua jawaban itu tentu dilalui sesuai dengan preferensi masing-masing.

Kerja dulu, baru kuliah S2

Tapi saya punya hipotesis, ketiga aspek yang saya sebutkan di atas dapat makin kentara dan terasa lebih jelas ketika seseorang sudah bekerja setidaknya 2-3 tahun terlebih dahulu. Mengapa kok begitu?

Pasalnya, saat bekerja, seseorang akan berhadapan dengan kondisi empiris yang menuntut kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, serta kreativitas dan inovasi atas berbagai situasi. Problem nyata yang dihadapi dalam dunia kerja juga akan membuat seseorang memiliki kesiapan mental dan energi yang lebih baik.

Seluruh pengalaman yang dimiliki juga membuat seseorang dapat mendeteksi dan memetakan, apa yang saya butuhkan dan jurusan S2 apa yang perlu diambil sehingga bisa mendukung kemampuan saya dalam beradaptasi dan berkompetisi ke depannya. Semua itu pada akhirnya mendorong seseorang  menjadi seseorang yang lebih siap.

Jadi, kembali ke pertanyaan awal, kapan waktu yang tepat? Saya akan mengatakan waktu yang tepat untuk melanjutkan jenjang kuliah S2 adalah ketika seseorang sudah bekerja setidaknya lebih dari 2 tahun. Dengan catatan, dia sudah mengetahui setidaknya tiga aspek yang saya sebutkan sebelumnya. Yaitu, tujuan, kapasitas, dan situasi ekonomi yang sedang dihadapi.

Baca Juga:

Betapa Lelahnya Kuliah S2 Bareng Fresh Graduate: Nggak Dewasa, Semua Dianggap Saingan

Pengalaman Kuliah S2 UGM Nyambi Jadi MUA, Nggak Malu walau Sempat Merias Temen yang Lulus Duluan

Tetapi ketiga hal itu hanya indikator, bukan aturan kaku. Sebab, sebagian orang bisa jadi siap lebih cepat, sebagian lain butuh lebih lama.

Apakah harus sesuai industri?

Sekarang kita jawab pertanyaan kedua, apakah kuliah S2 harus sesuai industri? Menjawab pertanyaan ini, tentu kita perlu melihat konteks dan situasi saat ini. Kalau diperhatikan, persoalan mengenai pendidikan tinggi yang jadi perhatian adalah adanya mismatch antara supply tenaga kerja dari sektor pendidikan dengan demand dari sektor industri. Akibat dari kondisi seperti ini membuat isu pengangguran jadi hal yang krusial, terutama di Indonesia.

Nah kalau melihat realitas itu, sudah jelas bahwa mengambil kuliah S2 sebaiknya sesuai dengan kebutuhan industri. Karena buat apa lanjut studi kalau pada akhirnya industri tidak tertarik dengan keterampilan dan kemampuan dari latar belakang pendidikan yang dipilih?

Lebih lanjut, memilih S2 yang sesuai dengan kebutuhan industri membuat seseorang bisa setidaknya memiliki beberapa hal yang bermanfaat di dunia industri.

Pertama, dapat menyesuaikan diri dengan tren dan perubahan industri yang serba cepat. Sebab, program S2 yang dipilih disesuaikan dengan kebutuhan industri sehingga persiapan seseorang jadi lebih matang dalam menjawab tantangan jangka panjang.

Kedua, punya daya saing karena keterampilannya benar-benar relevan dengan apa yang dibutuhkan industri. Sehingga kesempatannya lebih luas karena banyak perusahaan yang membutuhkan jasanya.

Kesimpulan

Dan ketiga adalah menjadi seorang ahli sekaligus profesional yang siap pakai. Program S2 yang sesuai dengan industri industri mempercepat proses adaptasi seseorang di dunia kerja. Keterampilan teknis yang diajarkan akan mempersiapkannya untuk langsung bekerja. Sehingga tidak perlu menunggu waktu lama untuk beradaptasi dengan pekerjaan baru setelah menyelesaikan kuliah S2.

Kesimpulannya, melanjutkan S2 dengan mempertimbangkan keselarasannya terhadap kebutuhan industri memberikan keuntungan dalam hal relevansi, keterampilan, dan daya saing di pasar kerja. Terlebih apabila seseorang fokus pada industri yang sedang berkembang, seseorang tidak hanya menyiapkan kompetensi dirinya untuk pekerjaan saat ini, tapi juga untuk tantangan di masa depan, memperluas relasi dan cakupan karier, serta meningkatkan nilai profesionalnya di dunia kerja.

Penulis: Muhamad Iqbal Haqiqi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Sisi Gelap Kuliah S2 yang Tak Diketahui Banyak Orang

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 2 September 2025 oleh

Tags: biaya kuliah s2jurusan kuliah s2kuliah s2magister
Muhamad Iqbal Haqiqi

Muhamad Iqbal Haqiqi

Mahasiswa Magister Sains Ekonomi Islam UNAIR, suka ngomongin ekonomi, daerah, dan makanan.

ArtikelTerkait

Lulus S2 dan Masih Dituntut Merantau ke Jakarta oleh Keluarga, padahal Peluang Jadi Akademisi di Surabaya Nggak Kalah Menarik Mojok.co

Lulusan S2 Masih Dituntut Merantau ke Jakarta oleh Keluarga, Seolah-olah Nggak Ada Harapan Jadi Akademisi di Surabaya

10 Maret 2026
Derita Lulusan S2 yang Hidup di Desa, Dianggap Gagal dan Kuliahnya Sia-sia  Mojok.co

Derita Jadi Lulusan S2 yang Hidup di Desa, Dianggap Gagal dan Kuliahnya Sia-sia 

31 Juli 2025
Kuliah S2 Teknik Sipil Terasa Percuma karena Belum Pernah Kerja di Perusahaan Konstruksi Mojok.co

Kuliah S2 Teknik Sipil Terasa Percuma karena Belum Pernah Kerja di Perusahaan Konstruksi

21 Mei 2025
Ambil S2 UGM setelah Lulus S1 dari Kampus yang Sama, Alasan Saya Tidak Bosan Kuliah di Gadjah Mada Mojok.co

Ambil S2 UGM setelah Lulus S1 dari Tempat yang Sama, Alasan Saya Tidak Bosan Kuliah di Gadjah Mada

6 November 2025
Kuliah S2 Beda dengan S1, Mahasiswa Jangan Kebanyakan Caper, Sudah Bukan Umur dan Tempatnya

Kuliah S2 Beda dengan S1, Mahasiswa Jangan Kebanyakan Caper, Sudah Bukan Umur dan Tempatnya

8 September 2025
Faktanya, Kuliah S2 Bukan Berarti Bakal Lancar Dapat Kerjaan, Dunia Kerja Beneran Nggak Peduli Ijazah! lulusan s2 ugm lulusan ugm

Faktanya, Kuliah S2 Bukan Berarti Bakal Lancar Dapat Kerjaan, Dunia Kerja Beneran Nggak Peduli Ijazah!

18 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Unpopular Opinion: Kajian Ustaz Hanan Attaki Itu Bukanlah Pengajian Agama pengajian berbayar

Maaf Saya Berubah Pikiran, Konsep Pengajian Berbayar Memang Lebih Masuk Akal dan Layak untuk Diikuti

16 Mei 2026
Tidak Sekadar Mengajar, Guru Les Online Wajib Menghibur agar Tidak Ditinggal Murid-muridnya Main Game Terminal

Tidak Sekadar Mengajar, Guru Les Online Wajib Menghibur agar Tidak Ditinggal Murid-muridnya Main Game

20 Mei 2026
Arsenal (Memang) Berhati Nyaman

Arsenal (Memang) Berhati Nyaman

20 Mei 2026
Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus: Teriak Melawan Penindasan di Luar, tapi Seniornya Jadi Aktor Penindas Paling Kejam organisasi mahasiswa eksternal organisasi kampus

Organisasi Mahasiswa Itu Candu, dan Jabatan di Kampus Itu Jebakan yang Pelan-pelan Mematikan

18 Mei 2026
Penjilat Atasan Adalah Borok dalam Dunia Kerja yang Bikin Pekerja Keras Tersingkir dan Menderita Mojok.co

Penjilat Atasan Adalah Borok dalam Kantor yang Bikin Pekerja Lain Tersingkir dan Menderita

21 Mei 2026
Sentolo Kulon Progo Banyak Berubah dan Warlok Kebagian Jadi Penonton Aja Mojok.co

Sentolo Kulon Progo Banyak Berubah dan Warlok Kebagian Jadi Penonton Aja 

22 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.