Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Menghitung Estimasi Uang Bulanan Mahasiswa Paling Minimal untuk Hidup di Malang, Nggak Sampai 2 Juta, kok!

Iqbal AR oleh Iqbal AR
28 Juni 2025
A A
Malang Masa Kini Berpotensi Tidak Enak Ditinggali seperti Jakarta (Unsplash) hidup di malang

Malang Masa Kini Berpotensi Tidak Enak Ditinggali seperti Jakarta (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Sekitar kurang dari dua bulan lagi, Malang akan kedatangan banyak penduduk baru. Malang akan kedatangan ribuan—atau mungkin belasan ribu—pendatang dari seluruh penjuru negeri alias mahasiswa baru yang akan berkuliah dan hidup di Malang. Malang sudah siap menyambut mereka: dengan hawa dingin khas bulan Juni-Agustus, dan juga dengan rentetan kos-kosan kosong yang siap diisi.

Bagi mereka yang akan hidup di Malang sebagai mahasiswa, tentu ada banyak hal yang harus disiapkan. Mulai dari tempat tinggal di Malang, tempat makan yang akan jadi langganan, dan tempat ngopi yang akan sering mereka datangi. Dan dari segala persiapan itu, ada satu pertanyaan yang paling sering muncul. Pertanyaan tersebut adalah berapa jumlah uang bulanan minimal untuk hidup di Malang sebagai mahasiswa?

Menghitung estimasi uang bulanan untuk hidup sebagai mahasiswa di Malang ini cukup tricky. Bisa jadi mudah, karena Malang ini semuanya cukup terjangkau (asal nggak aneh-aneh), juga bisa jadi sulit karena meskipun biaya hidup di Malang cukup terjangkau, tapi kadang bisa bablas. Makanya, saya coba bantu menghitung estimasi berapa uang bulanan paling minimal untuk hidup di Malang sebagai mahasiswa dari kebutuhan paling dasar.

Kos-kosan 500 ribu per bulan sudah cukup

Kita mulai dari biaya tempat tinggal, lebih tepatnya, biaya sewa kamar kos. Range harga kos-kosan di Malang ini cukup variatif. Kalian bisa dapat kos dengan harga di bawah 500 ribu, hingga yang harganya sejuta lebih per bulan. Untuk mahasiswa, apalagi buat yang cowok, kos-kosan dengan harga 500 ribu per bulan itu sudah cukup banget. Nggak perlu kamar mandi dalam, yang penting bersih dan layak.

Biaya segitu sebenarnya masih bisa ditekan. Kalian bisa mengakalinya dengan cari kos-kosan yang bisa bayar per tahun. Jatuhnya biasanya akan sedikit lebih murah. kalian juga bisa tekan pakai cara lain, yaitu mengontrak rumah bareng teman-teman. Cari aja kontrakan yang biasa, untuk 5-6 orang. Biasanya, kalian cuma akan bayar 350-400 ribu per bulan. Intinya, kalian harus pintar-pintar cari kos-kosan atau tempat tinggal, siapa tahu dapat yang murah dan layak.

Biaya makan, minimal 30 ribu per hari

Sama dengan kos-kosan, untuk makan di Malang ini juga harus pintar-pintar mencarinya. Biasanya, tempat makan yang berada di daerah padat kos-kosan, harganya bisa murah. Kalian sudah bisa makan nasi pakai sayur dengan lauk tempe atau perkedel jagung plus minum teh hangat dengan harga 10 ribu. Harganya bisa lebih murah, bisa juga lebih mahal, tergantung di mana tempatnya, dan tergantung makannya apa.

Untuk mahasiswa, asalkan nggak rewel soal makan, biaya makan segitu per hari ini udah cukup banget. Berarti kalau dihitung per hari makan tiga kali dalam sebulan, akan keluar angka 30 ribu sehari, dan 900 ribu per bulan untuk makan. Angka ini masih bisa ditekan sampai 750 ribu kalau kalian masak sendiri. Kalian bisa juga kalian mengakali dengan cari makan siang gratis tiap Jumat di masjid-masjid terdekat (Jumat berkah). Lumayan itu bisa menekan biaya. Oh iya, jangan lupa masukkan angka 20 ribu per bulan untuk galon isi ulang, ya.

Biaya transportasi, ngopi dan kebutuhan lainnya di Malang

Kalau kalian bawa motor, kalian juga harus hitung biayanya. Untuk biaya isi bensin misalnya, 50 ribu seminggu sudah cukup, asalkan hanya untuk perjalanan dari kos/kontrakan ke kampus, atau ke warung kopi langganan. Biaya ganti oli mesin dan servis dua bulan sekali sebesar 100-150 ribu juga harus dihitung. Biaya bayar parkir? Nggak perlu, lah, ya. Ngapain juga.

Baca Juga:

Makanan Malang yang Bikin Pendatang seperti Saya Kecewa, Memang Sebaiknya Jangan Pasang Ekspektasi Ketinggian

Di Balik Wajah Kota yang Modern: Kehidupan Kelam di Labirin Gang Sempit dan Hilangnya Estetika Kota Malang

Lalu untuk biaya ngopi dan hiburan-hiburan lain, ini sebenarnya sangat nggak tentu. Ambil saja untuk biaya ngopi. Katakan kita ngopi, nongkrong setidaknya seminggu sekali, dan sekali nongkrong bisa habis 20-30 ribu. Berarti, dalam sebulan total biaya untuk ngopi/nongkrong sekitar 80-120 ribu. Ambil saja tengahnya, sekitar 100 ribu sebulan. Terus untuk beli shampo, sabun mandi, pasta gigi (plus sikat gigi), sabun muka, deterjen, 100 ribu sebulan juga sudah cukup banget itu.

Biaya kebutuhan lain yang non primer seperti belanja pakaian, main, nonton film/konser, dsb dsb nggak perlu dihitung dulu, lah, ya. Kalau butuh atmosfer konser, tinggal nonton di YouTube terus moshing sendiri. Dijamin. Dijamin keliatan edan.

Estimasi uang bulanan minimal hidup di Malang

Setelah membedah biaya-biaya di atas, kita bisa jadi tahu berapa minimal uang bulanan untuk hidup sebagai mahasiswa di Malang. Maka, angka yang akan keluar berada di kisaran 1 juta sampai 1,5 juta untuk uang bulanan. Kisaran angka tersebut adalah angka minimal, angka yang cukup untuk hidup secukupnya. Istilahnya, uang bulanan 1 juta itu ngepres, kalau 1,5 juta itu cukup. Minimal di angka segitu, lah.

Dengan uang bulanan 1 juta sampai 1,5 juta, kalian sebenarnya sudah bisa hidup nyaman sebagai mahasiswa di Malang. Apalagi kalau kalian pintar ngatur uang, pintar mengakali pengeluaran, dan terbiasa berhemat, uang bulanan segitu sudah cukup banget, bahkan masih bisa sisa 100-150 ribu. Bisa juga kalian ambil kerjaan part time, lumayan untuk tambahan uang bulanan, meskipun kalau masih tahun pertama atau kedua, ini nggak saya sarankan.

Jadi, buat kalian calon mahasiswa baru yang bakal kuliah dan hidup di Malang, semoga bisa terbantu dengan tulisan ini, terutama dalam hal penentuan uang bulanan kalian.

Penulis: Iqbal AR
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Menghitung Gaji dan Biaya Hidup yang Masuk Akal untuk Hidup Enak dan Layak Di Malang 

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 28 Juni 2025 oleh

Tags: biaya hidup di malanghidup di malangMalang
Iqbal AR

Iqbal AR

Penulis lepas lulusan Sastra Indonesia UM. Menulis apa saja, dan masih tinggal di Kota Batu.

ArtikelTerkait

Duka Penjual Ikan Hias Keliling di Malang Kala Ramadan, Hanya Ingin Laku agar Ada Uang untuk Lebaran

Duka Penjual Ikan Hias Keliling di Malang Kala Ramadan, Hanya Ingin Laku agar Ada Uang untuk Lebaran

21 Maret 2024
5 Aturan Tidak Tertulis yang Harus Dipahami Wisatawan Saat Liburan ke Malang

5 Aturan Tidak Tertulis yang Harus Dipahami Wisatawan Saat Liburan ke Malang

20 Februari 2025
Taman Singha Merjosari Malang, Ruang Terbuka Indah yang Berakhir Jadi Tempat Mesum

Taman Singha Merjosari Malang, Ruang Terbuka Indah yang Berakhir Jadi Tempat Mesum

20 Maret 2024
Kalau Kalian Merasa Tidak Berguna, Ingat Masih Ada Smart Gate System UM Malang yang Lebih Sia-sia Mojok.co

Kalau Kalian Merasa Tidak Berguna, Ingat Masih Ada Smart Gate System UM Malang yang Lebih Sia-sia

10 September 2025
Sebagai Orang Surabaya, Saya Lebih Memilih Study Tour ke Malang ketimbang Jogja Mojok.co

Sebagai Orang Surabaya, Saya Lebih Memilih Study Tour ke Malang ketimbang Jogja

19 November 2025
Orang Batu Nggak Suka Disamakan dengan Orang Malang. Keduanya Memang Serupa, tapi Tak Sama! Mojok.co

Orang Batu Nggak Suka Disamakan dengan Orang Malang. Keduanya Memang Serupa, tapi Tak Sama!

18 April 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kalau Penulis Buku Bermasalah, Pembacanya Ikut Berdosa Juga atau Tidak?

Kalau Penulis Buku Bermasalah, Pembacanya Ikut Berdosa Juga atau Tidak?

29 Maret 2026
5 Oleh-Oleh Khas Kebumen yang Belum Tentu Cocok di Lidah Semua Orang, Jadi Terasa Kurang Spesial Mojok.co

5 Oleh-Oleh Khas Kebumen yang Belum Tentu Cocok di Lidah Semua Orang, Jadi Terasa Kurang Spesial

30 Maret 2026
Merantau ke Malang Menyadarkan Saya Betapa Payah Hidup di Bojonegoro Mojok.co

Merantau ke Malang Menyadarkan Saya Betapa Payah Hidup di Bojonegoro

28 Maret 2026
Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

2 April 2026
Derita Ngontrak di Jakarta Timur, Sudah Jadi Penyewa Tertib Tetap Diusir dengan Alasan Bohong Mojok.co

Derita Ngontrak di Jakarta Timur, Sudah Jadi Penyewa Tertib Tetap Diusir dengan Alasan Bohong

30 Maret 2026
Toyota Kijang Super, Mobil Tua Bangka yang Menolak Mati Mojok.co

Toyota Kijang Super, Mobil Tua Bangka yang Menolak Mati

31 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut
  • Ambisi Beli Mobil Keluarga sebelum Usia 30, Setelah Kebeli Tetap Gagal Senangkan Ortu dan Jadi Pembelian Sia-sia
  • Gelar Siswa Terpintar Tak Berarti buat Kuliah UB, Terdampar di UIN Malah Jadi Mahasiswa Goblok, Nyaris DO dan Lulus Tak Laku Kerja
  • Vario 160 Adalah Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Motor Honda, tapi Sejauh Ini Menjadi Matik Terbaik yang Tahan Siksaan
  • Resign dari Perusahaan Bergaji 3 Digit di Luar Negeri karena Tak Merasa Puas, Kini Memilih Kerja “Sesuai Passion” di Kampung Halaman
  • Punya Rumah Besar di Desa: Simbol Kaya tapi Percuma, Terasa Hampa dan Malah Iri sama Kehidupan di Rumah Kecil-Sekadarnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.