Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

3 Hal yang Langsung Hilang pas KKN UGM Diubah Jadi Kuliah Kerja Maya

Kristianto oleh Kristianto
7 April 2020
A A
kkn ugm diganti menjadi kuliah kerja maya kkm 2020 wabah corona dampak kampus universitas mojok.co

kkn ugm diganti menjadi kuliah kerja maya kkm 2020 wabah corona dampak kampus universitas mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Dampak terbaru dari wabah corona bagi mahasiswa Universitas Gadjah Mada ialah Kuliah Kerja Nyata (KKN) berubah menjadi Kuliah Kerja Maya. Penerjunan KKN ditiadakan, diganti dengan metode daring. Ya, Anda tidak salah baca, UGM baru saja mengeluarkan peraturan untuk mengganti KKN di lapangan dengan KKN online. Selanjutnya KKN online ini kita sebut dengan Kuliah Kerja Maya atau KKM.

Tentu ada kecewa, meskipun bukan berarti tak ada yang senang karena tidak jadi KKN, terlebih mahasiswa UGM yang sudah terdaftar sebagai peserta KKN UGM periode 2 (Juni-Agustus 2020). Lebih-lebih lagi mahasiswa yang menjadi pengusul tim KKN bersangkutan, entah di Jogja, di Pulau Jawa, hingga ke ujung-ujung Nusantara. Hasil kerjanya berbulan-bulan untuk mengusulkan lokasi KKN agar ia dan teman-teman timya bisa berangkat, kini kandas.

Untuk KKN UGM periode 2, banyak tim yang sudah mempersiapkan sejak September 2019, bahkan ada yang lebih gasik. Mulai dari menentukan lokasi, mencari dosen pembimbing lapangan, berurusan sama birokrasi pemerintah daerah, menyusun proposal, mencari mitra a.k.a. sponsor, dan membuat presentasi lokasi dan program KKN ke pihak kampus agar lokasi usulan mereka diterima dan diberi dana. Mereka bahkan sudah sejak lama danusan demi mencari biaya berangkat KKN. Saya jadi teringat penggalan sebuah lagu, “Walaupun danusan seribu tahun, kalau tak jadi KKN apa gunanya….”

Bagaimanapun, keadaan luar biasa kali ini memang tidak ada yang menginginkan dan tetap harus diterima. Yaudahlah, kita mengkhayal aja, apa sih yang akan hilang dengan berubahnya KKN menjadi KKM ini?

Akibat KKN UGM jadi KKM #1 Nggak bisa ngerasain cinlok pas KKN

Ini yang paling jelas dan sudah rahasia umum: cinlok dengan teman KKN. Katanya sih KKN adalah tempat kamu bisa mendapatkan jodoh. Lha bagaimana tidak, selama kurang lebih dua bulan, setiap hari kamu berinteraksi dengan orang-orang itu. Kalian satu sama lain bisa tahu gimana mukamu jadi kucel karena jarang mandi sampai menertawakan tampang kuyu teman yang nggak kuat lembur rapat sampai malam. Saat KKN pula kamu bisa melihat temanmu yang awalnya cuma dijodoh-jodohin bisa jadi jodoh beneran.

Selain itu KKN adalah tempat kamu bisa menunjukkan kehebatan yang kamu punya untuk meraih simpati orang yang kamu suka. Kamu bisa berlagak menjadi pahlawan ketika dia mengalami kesulitan, atau yang lebih kurang ajar, kamu diam-diam secara sengaja masif dan sistematis membuat dia kesulitan lalu kamu sendirilah yang menyelamatkannya. Intrikmu itu lho, udah kayak telenovela.

Nah, KKM inilah ujian terberat bagi orang-orang yang sudah salah niat saat ikut KKN. Bukannya untuk mengabdi, niatnya ikut KKN adalah biar bisa dapat tambatan hati (lagi). Sukurin tuh sekarang, gagal berangkat karena pandemi.

Akibat KKN UGM jadi KKM #2 Nggak bisa merasakan drama hidup KKN

Bukan KKN namanya kalau tidak ada drama-dramanya. Kalau kata pecinta alam, dengan naik gunung kamu akan tahu sifat asli seseorang, sekarang saya berani bilang, KKN adalah tempat di mana kamu bisa ­nguculi sedalam-dalamnya sifat seseorang. Kamu bisa tahu siapa temanmu yang pandai masak, rajin bekerja, paling bucin, bikin darah tinggi, hingga yang paling nggresula karena tidak bisa menyesuaikan diri dengan kehidupan di luar zona nyamannya.

Baca Juga:

Jurusan Ekonomi Menyelamatkan Saya dari Jurusan Kedokteran yang seperti Robot

Alasan Orang-Orang NTT Lebih Memilih Merantau Kuliah ke Jogja daripada Kota Besar Lainnya

Cekcok dengan teman KKN dari hal sepele sampai yang sentimentil, disukai warga lokal, sampai drama-drama lain yang menguras peluh dan adrenalin adalah hal yang jamak ditemui ketika KKN. Drama-drama ketika KKN adalah sunatullah yang dari drama-drama itu, akan ada dua kemungkinan: kalian akan saling sayang dan temenan seterusnya, atau malah jadi musuhan sama teman-teman yang sebelumnya baik-baik aja. Hehehe.

Nah mana mungkin yang kayak gini bisa terjadi saat KKM ya kan? Tapi saya bisa bayangkan drama apa yang akan terjadi ketika KKM. Apalagi kalau bukan ngilang pas pembagian tugas dan tiba-tiba muncul secepat kilat pas ditanya NIM? Haesss, wis ra kaget.

Akibat KKN UGM jadi KKM #3 Nggak bisa pamer foto di Instagram

Kata teman saya, kalau mau jalan-jalan ke tempat indah di Indonesian gratis, gampang aja. Masuk UGM terus daftar KKN di luar Jawa atau tempat indah impianmu lainnya. Niscaya kamu akan bisa upload foto di Instagram dengan latar belakang landscape alam ala-ala My Trip My Adventure dengan caption, “Indonesia itu luas dan indah, Bro, masak di rumah aja?” Sombongnya ngelebihin Firaun emang.

Ketika masa KKN tiba, terutama periode tengah tahun, memang akan banyak ditemui akun-akun temanmu yang tiba-tiba menjadi akun promosi wisata. Ada yang di pantai pasir putih yang bersih, gunung dengan pemandangan hijau yang menyegarkan mata, sawah, lapangan, hutan, bahkan di tengah-tengah perkebunan kelapa sawit, semua ada.

Atau yang paling jamak, wis lah, kamu akan banyak menemukan temanmu yang upload foto sama anak-anak. Seolah KKN baru sah kalau udah punya foto bareng sama anak-anak SD di tempatmu KKN. Pokoknya, dengan ikut KKN dan cuma golar goleran di rumah warga menjalankan proker untuk masyarakat, kamu akan mendapat stok foto yang melimpah untuk di-upload di Instagram dengan caption ndakik-ndakik.

Bayangkan kalau Kuliah Kerja Maya, foto apa yang mau dipamerkan? Paling banter apa lagi kalau bukan screenshoot Zoom. Ya tho?

BACA JUGA Nama Membawa Cerita: Seorang Muslim yang Sering Dikira Kristen dan tulisan Kristianto lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pengin gabung grup WhatsApp Terminal Mojok? Kamu bisa klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 7 April 2020 oleh

Tags: KKNMahasiswaUGMwabah corona
Kristianto

Kristianto

Pemuda desa biasa, fans Liverpool.

ArtikelTerkait

Judul Skripsi Ditolak Dosen itu Harusnya Disyukuri, Bukan Ditangisi

Judul Skripsi Ditolak Dosen Itu Harusnya Disyukuri, Bukan Ditangisi

27 Juni 2023
radikalisme

Mahasiswa di Tengah Gempuran Terorisme dan Radikalisme

30 Juli 2019
Seandainya Upin Ipin Merantau ke Kediri: Kuliahnya di IAIN, Logatnya Peh-Biuh, dan Jadi Anak Senja Pantai Brantas

Seandainya Upin Ipin Merantau ke Kediri: Kuliahnya di IAIN, Logatnya Peh-Biuh, dan Jadi Anak Senja Pantai Brantas

7 Maret 2024
mahasiswa selesai kompre, pengangguran

Buat Mahasiswa yang Baru Selesai Kompre dan Galau Nggak Bisa Ngelamar Kerja, Lakukan ini Aja

28 Mei 2020
salat jumat wabah corona protokol kesehatan mojok.co

Salat Jumat Dua Kloter Beserta Segala Drama yang Menyertainya

23 Juni 2020
universitas mahasantuy

Alasan UM Dikenal Sebagai Universitas Mahasantuy

14 April 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh Mojok.co

Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh

4 Februari 2026
Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Pasar Minggu yang Asyik Nggak Kalah Asyik Dikulik Mojok.co

Pasar Minggu Harus Ikuti Langkah Pasar Santa dan Blok M Square kalau Tidak Mau Mati!

4 Februari 2026
Tiga Tradisi Madura yang Melibakan Sapi Selain Kèrabhan Sapè yang Harus Kalian Tahu, Biar Obrolan Nggak Itu-Itu Aja

4 Pandangan Norak Orang Luar Madura tentang Orang Madura yang Perlu Diluruskan

29 Januari 2026
Cara Pilih Kursi Kereta Api Paling Enak, Jangan Asal supaya Nggak Menyesal Mojok.co

Cara Pilih Kursi Kereta Api Paling Nyaman, Jangan Asal supaya Nggak Menyesal

29 Januari 2026
Es Teh Jumbo Cuan, tapi Jualan Gorengan Bikin Saya Bisa Kuliah (Unsplash)

Bisnis Kecil Seperti Gorengan dan Es Teh Jumbo Dipandang Remeh Nggak Bakal Cuan, Padahal Berkat Jualan Gorengan Saya Bisa Kuliah

2 Februari 2026
Batik Solo Trans Memang Nyaman, tapi Nggak Ramah Mahasiswa, ke Kampus Harus Transit Sampai 3 Kali Mojok.co

Batik Solo Trans Memang Nyaman, tapi Nggak Ramah Mahasiswa, ke Kampus Harus Transit Sampai 3 Kali

29 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Salah Kaprah tentang Kerja di Surabaya, “Tipuan” Gaji Tinggi dan Kenyamanan padahal Harus Tahan-tahan dengan Penderitaan
  • Mitos dan Pamali adalah Sains Tingkat Tinggi yang Dikemas dalam Kearifan Lokal, Bisa Menjadi Peringatan Dini Bencana
  • Cabut dari Kota Tinggalkan Perusahaan demi Budidaya Jamur di Perdesaan, Beberapa Hari Raup Jutaan
  • Masturbasi di KRL dan TransJakarta: Maskulinitas Kota dan Tubuh yang Terjepit di Ruang Publik
  • Ngekos Bareng Sepupu yang Masih Nganggur Itu Nggak Enak: Sangat Terbebani, tapi Kalau Mengeluh Bakal Dianggap “Jahat”
  • Nelangsa Orang Tua di Desa: Diabaikan Anak di Masa Renta tapi Warisan Diperebutkan, Ortu Sehat Didoakan Cepat Meninggal

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.