Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Pengalaman Retur Barang Shopee yang Terlalu Mudah Malah Bikin Saya Kepikiran

Annisa R oleh Annisa R
12 Mei 2025
A A
Pengalaman Retur Barang Shopee yang Terlalu Mudah Malah Bikin Saya Kepikiran Mojok.co

Pengalaman Retur Barang Shopee yang Terlalu Mudah Malah Bikin Saya Kepikiran (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Retur barang Shopee yang kelewat mudah bikin kepikiran nasib seller-nya. 

Cuaca di Pulau Jawa belakangan begitu labil. Pagi hingga siang hari begitu terik, tapi sorenya hujan deras. Itu mengapa saya memutuskan membeli payung baru—meski sebenarnya sudah memiliki satu set jas hujan. Pikir saya, payung itu bisa membantu saya melawan terik matahari di siang hari dan melindungi dari hujan badai di sore hari. Jelas saya butuh payung, ini bukan pembelian impulsif. 

Saya lalu mencoba mencari payung yang secara bersamaan cocok untuk kedua kondisi itu di  Shopee. Tidak perlu lama, saya menemukan sebuah toko berlabel mal yang menjual payung yang sesuai angan saya: bisa menjadi pertolongan pertama saat hujan, melindungi mata dari silau matahari, serta ukurannya saat tidak digunakan yang kecil sehingga bisa mudah disimpan di dalam tas. Oh, tidak lupa, tersedia dalam warna yang saya sukai.

Barang pesanan tidak sesuai ekspektasi

Hari berlalu hari hingga akhirnya paket itu datang. Saat sudah tiba, saya antusias sekali membuka dan mencobanya. Sayang, saat dicoba untuk dibuka, payung itu tidak mau terbuka seutuhnya. Besi-besi yang menjadi rangka juga tampak sangat ringkih. Sekali sentuhan, mereka meleyot begitu saja tanpa perlawanan.

Sebelum memasukkan payung itu ke keranjang digital, sebenarnya saya sudah memeriksa ulasan pembeli-pembeli terdahulu. Namun, hingga ulasan di bintang terkecil, saya tidak menemukan keluhan berarti tentang kualitas payung. Fix, barang defect. Saya kemudian mencoba mengomunikasikannya via chat kepada penjual.

Respons penjual, tentu saja, menanyakan video unboxing. Celakanya, saya yang kelewat bersemangat menyambut paket, menjadi lupa dengan tata cara dasar belanja daring ini. Alhasil, beberapa hari setelahnya saya habiskan untuk berpikir, mau diapakan payung ini? Habis, sepertinya, kena angin sedikit saja, dia akan terbang.

Retur barang Shopee sangat mudah, terlampau mudah

Payung itu hanya diam di meja saya selama beberapa hari. Sampai akhirnya entah di pagi hari keberapa, notifikasi Shopee di ponsel saya berbunyi. Jika tidak keliru, sih, mengingatkan agar saya mengonfirmasi penerimaan payung itu. Saya yang tumben-tumbennya membuka notifikasi Shopee itu lalu melihat sebuah tombol yang selama ini seingat saya tidak pernah saya manfaatkan: Ajukan pengembalian.

Merasa nothing to lose, saya pun kemudian menjajalnya. Di sana, pembeli hanya diwajibkan untuk mengunggah foto produk yang dibeli dan alasan pengembalian. Video, termasuk video unboxing, hanyalah opsional. Sejurus kemudian, pembeli diminta memilih mau mengantar sendiri barang ke konter jasa kirim terdekat atau dijemput kurir. Tentu saja, saya memilih yang terakhir.

Baca Juga:

3 hal yang mendorong saya meninggalkan Alfagift dan beralih Klik Indomaret walau lebih mahal

Shopee VIP Memberi Ilusi Hemat Belanja, tapi Bisa Membuat Boros Tak Terkira

Siang yang sama, kurir sudah datang menjemput paket. Saya mengira, saldo akan dikembalikan ketika barang sudah sampai di tangan penjual dan diverifikasi layak tidaknya barang tersebut diretur. Jujur, saya sedikit cemas dan berpikir tidak apa-apa jika uang tidak kembali, asalkan penjual mau menerima barang itu.

Mengejutkannya, tidak sampai sejam, saldo sudah masuk ke Shopee Pay saya! Persis sejumlah yang saya bayarkan, termasuk biaya layanan sebesar seribu rupiah itu pun, dikembalikan.

Tentu saya senang karena jadi tidak perlu memikirkan harus bagaimana terhadap barang yang tidak bisa dipakai. Tapi, betapa mudah dan cepatnya saldo kembali ini cukup membuat saya kepikiran. Kok, rasanya, Shopee terlalu memihak kepada pembeli secara buta, ya?

Bayangkan saja, itu sudah beberapa hari sejak barang tiba. Di rentang hari itu, bisa saja kerusakan terjadi karena saya sendiri, kan? Misalnya, payungnya saya gunakan sebagai perahu untuk mengarungi jalanan Pogung yang tergenang. Ditambah, tidak ada video unboxing atau bukti lain yang bisa membuktikan kalau barang memang sudah demikian adanya sejak saya terima. Namun, Shopee memilih mengiyakan begitu saja permintaan retur saya. Tanpa mendengar sisi penjual.

Proses retur Shopee terlalu mudah membuat saya serba curiga

Mungkin saya saja yang lewah pikir, tapi retur barang Shopee yang terlalu mudah bisa jadi semacam loophole yang bisa dengan mudah di-abuse oleh pembeli yang tidak bertanggung jawab. Seketika, saya teringat utas yang viral beberapa waktu lalu di Twitter, yang sayangnya saya sudah kehilangan jejak.

Ceritanya, sebuah mitra resto di jasa pengiriman makanan mencuit di Komunitas Marah-Marah tentang bagaimana seorang pembeli secara konsisten meminta pengembalian saldo dengan mengirim ulasan yang tidak sesuai, disertai foto yang jelas-jelas bukan sebagaimana kondisi makanan yang dikirim penjual itu. Berdasarkan balasan di utas itu, ternyata tidak hanya satu-dua saja mitra resto yang jadi korbannya. Dan, iya, pihak aplikasi mengabulkan permintaan pembeli begitu saja, tanpa memberi kesempatan resto untuk menyanggah.

Perlindungan konsumen memang perlu. Ini tampak jelas dari kasus konser Day6 yang belum lama ini diselenggarakan (semoga semua pembeli tiket dan vendor yang dilanggar haknya lekas mendapatkan keadilan). Namun, saya rasa bukan berarti penjual tidak berhak membela dirinya. Proses dan syarat yang jelas dan adil bagi penjual dan pembelilah  yang seharusnya menjadi batasan.

Penulis: Annisa Rakhmadini
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Shopee dan Kebijakan Absurd-nya: Niatnya Membantu, tapi Malah Bikin Penjual Menggerutu

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 12 Mei 2025 oleh

Tags: Belanja onlineretur barangretur barang shopeeshopee
Annisa R

Annisa R

Belajar geografi lingkungan. Penduduk, pejalan kaki, dan pengguna transportasi umum.

ArtikelTerkait

SPX Menggeser J&T sebagai Penguasa di Shopee, Berkah atau Masalah?

SPX Menggeser J&T sebagai Penguasa di Shopee, Berkah atau Masalah?

13 April 2025
Belanja Tanpa Boros dan Ribet Pakai Fitur Baru Tokopedia

Belanja Tanpa Boros dan Ribet Pakai Fitur Baru Tokopedia

24 November 2023
Shopee Barokah, Cara Aman Menghindari Godaan Shopee PayLater

Shopee Barokah, Cara Aman Menghindari Godaan Shopee PayLater

11 Oktober 2023
4 Tips Berburu Diskon Pakai ShopeeFood Deals biar Tetap Kenyang Tanpa Merasa Ditipu

4 Tips Berburu Diskon Pakai ShopeeFood Deals biar Tetap Kenyang Tanpa Merasa Ditipu

27 Januari 2026
4 Pengalaman Buruk Bersama Shopee Express yang Bikin Kecewa

4 Pengalaman Buruk Bersama Shopee Express yang Bikin Kapok

7 September 2024
5 Barang dan Jasa yang Tidak Pernah Saya Sangka Dijual di Shopee Mojok.co

5 Barang dan Jasa yang Tidak Pernah Saya Sangka Dijual di Shopee

3 Maret 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mobil Suzuki Swift Lama, Mobil Tanpa Musuh dan Bebas Makian di Jalan suzuki sx4

Dari gaya hingga performa, inilah 6 alasan Suzuki Swift ST 2008 cocok jadi mobil pertama

6 Agustus 2026
4 jasa yang nggak pernah kepikiran bakal ada, tapi saya temukan di Threads Mojok.co

4 jasa yang nggak pernah kepikiran bakal ada, tapi saya temukan di Threads

3 Agustus 2026
Jambooland Tulungagung, tempat wisata yang perlahan kehilangan pesonanya Mojok.co

Jambooland Tulungagung, tempat wisata yang perlahan kehilangan pesonanya

31 Juli 2026
Pengalaman cabut gigi gratis dengan dokter koas: memang nggak keluar biaya, tapi dibayar dengan cuti dan jadwal yang tak tentu

Pengalaman cabut gigi gratis oleh dokter koas: memang nggak keluar biaya, tapi dibayar dengan cuti dan jadwal yang tak tentu

4 Agustus 2026
Kota Mandiri Maja cuma menang branding, buat hidup sehari-hari mending pilih Rangkasbitung Mojok.co

Kota Mandiri Maja cuma menang branding, buat hidup sehari-hari mending pilih Rangkasbitung

3 Agustus 2026
Berhasil kurangi medsos dan hapus pesan, seporsi kemenangan yang meringankan hidup saya Mojok.co

Berhasil kurangi medsos dan hapus pesan, seporsi kemenangan yang meringankan hidup saya

1 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.