Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Acara TV

Ini yang Akan Terjadi kalau Susanti “Upin Ipin” Pulang ke Indonesia dan Nggak Balik Lagi ke Malaysia

Ahmad Dyandra Rama Putra Bagaskara oleh Ahmad Dyandra Rama Putra Bagaskara
19 Maret 2025
A A
Ini yang Akan Terjadi kalau Susanti “Upin Ipin” Pulang ke Indonesia dan Nggak Balik Lagi ke Malaysia Mojok.co

Ini yang Akan Terjadi kalau Susanti “Upin Ipin” Pulang ke Indonesia dan Nggak Balik Lagi ke Malaysia (upinipin.fandom.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Susanti salah satu karakter yang ada dalam serial TV anak-anak asal Malaysia, Upin Ipin. Walau bukan tokoh utama, Susanti menarik perhatian penonton karena jadi satu-satunya teman Upin dan Ipin yang diceritakan tidak berasal dari Malaysia. Karakter yang digambarkan lemah lembut dan baik hati itu berasal dari Indonesia. 

Susanti pertama kali muncul saat dirinya menjadi murid baru di Tadika Mesra. Ceritanya, Susanti pindah dari Jakarta, Indonesia ke Malaysia karena pekerjaan ayahnya. Tidak pernah dijelaskan secara detail pekerjaan ayah Susanti, tapi salah satu tulisan Mojok pernah menguliknya dengan judul Menebak Pekerjaan Orang Tua Susanti “Upin Ipin” di Malaysia. Sejak muncul, Susanti menjadi salah satu karakter yang masih dipertahankan hingga saat ini. Padahal ada banyak karakter sampingan dalam serial Upin Ipin yang dimunculkan lagi seperti, Raju, Fatiah, dan Devi. 

Sebenarnya di salah satu episode Upin Ipin  pernah diceritakan Susanti akan pulang ke Indonesia dan tidak akan lagi kembali ke Malaysia selamanya. Sebab, tugas sang ayah kerja di Malaysia sudah selesai. Namun, itu semua hanya prank kecil dari penulis cerita pada penonton setia. Ternyata,  rencana Susanti untuk pulang dan kembali menetap di Indonesia urung terjadi. Sebab, sang ayah tidak jadi pindah ke kerja Indonesia dan memilih untuk tetap bekerja di Malaysia.

Sebenarnya saya agak greget dengan episode ini. Saya jadi membayangkan dan bertanya-tanya, apa yang bakal terjadi kalau Susanti benar-benar pulang dan tidak kembali ke Malaysia ya. Di bayangan saya, tiga hal inilah yang bakal terjadi kalau Susanti pulang ke Indonesia dan nggak balik lagi ke Malaysia. Simak sampai habis, ya!  

Mei Mei bakal kehilangan teman bermain masak-masaknya

Dalam serial Upin Ipin, Susanti merupakan teman baik dari Mei Mei. Mereka bak dua sejoli yang sukar dipisahkan. Ikatan mereka juga sangat dekat sedekat urat nadi. Ibarat kata, kalau ada Mei Mei, di situ pasti ada Susanti. Padahal, mereka hanyalah teman biasa, bukan saudara kandung yang lahir dari satu ibu.

Susanti dan Mei Mei juga sering berangkat ke sekolah dan bermain bersama. Masak-masak, menjadi permainan yang sering kali mereka lakukan. Biasanya, Susanti dan Mei Mei bermain masak-masak di saung yang menjadi tempat Upin Ipin dan kawan-kawan sering berkumpul. 

Andai Susanti pulang ke Indonesia dan nggak balik lagi ke Malaysia, Mei Mei tentu bakal kehilangan teman bermain masak-masaknya. Tidak ada lagi teman yang mau menerima ajakan Mei Mei untuk bermain masak-masak. Sebab, Upin Ipin dan kawan-kawannya, seperti Mail, Fizi, Jarjit, dan Ehsan kerap menolak kalau diajak Mei Mei bermain masak-masak. 

Selain itu, Mei Mei pasti juga bakal kehilangan satu-satunya teman perempuan yang hampir tiap hari menemaninya, baik saat di sekolah maupun saat bermain bersama Upin dan Ipin. Jika ini terjadi, Mei Mei pasti bakal sangat sedih dan merasa kehilangan.

Baca Juga:

Lebaran Jauh dari Indonesia: Homesick, tapi Terobati oleh Orang-orang Turki yang Hangat dan Baik Hati

Cerita Upin dan Ipin “Sahabat Baik Abah” Paling Menyayat Hati Dibanding Semua Episode Sedih yang Pernah Tayang

Jarjit bakal patah hati berkepanjangan

Selain Mei Mei, Jarjit juga menjadi salah satu karakter dalam serial Upin Ipin yang bakal merana kalau Susanti pulang dan menetap di Indonesia untuk selamanya. Sebab, Susanti dan Jarjit diketahui punya hubungan asmara yang terpendam.

Jarjit sendiri sudah lama diceritakan naksir kepada Susanti. Hal ini terbukti dari salah satu scene, di mana Jarjit pernah memajang foto Susanti di dalam kamarnya. Namun, perasaan terpendam Jarjit ke Susanti ini tidak pernah diutarakan secara langsung. Jarjit mungkin menunggu waktu yang tepat untuk mengutarakan perasaan itu. Bisa jadi, Jarjit bakal mengutarakan perasaannya ke Susanti saat keduanya tumbuh dewasa.

Jika Susanti pulang ke Indonesia dan nggak balik lagi ke Malaysia, Jarjit pasti bakal patah hati. Sebab, dia nggak bakal lagi bisa melihat pujaan hatinya secara langsung. Selain itu, Jarjit juga nggak bakal lagi bisa ngobrol dengan Susanti, baik saat di sekolah maupun saat bermain bersama Upin Ipin dan kawan-kawan di saung. Paling-paling, Jarjit cuma bisa memandangi foto Susanti yang dipajang di kamarnya kalau merasa rindu berat.

Nggak bakal ada juru dokumentasi dadakan momen spesial bersama Upin Ipin

Dalam serial Upin Ipin, Susanti punya salah satu ciri khas yang tentu kerap diingat oleh para penonton. Selain kerap melontarkan kata “Asyiiik!” saat sedang merasa antusias terhadap suatu hal, kamera juga menjadi salah satu ciri khas yang melekat pada karakter Susanti. Hal ini lantaran Susanti kerap membawa kamera yang dibelikan oleh orang tuanya kemana saja dia pergi.

Biasanya, kamera ini dipakai untuk mendokumentasikan momen-momen spesial, baik saat di sekolah maupun saat bermain bersama Upin, Ipin dan kawan-kawan. Ia kerap mengambil foto secara tiba-tiba sehingga hasil foto pun terkadang jadi unik dan lucu.

Nah, jika Susanti pulang ke Indonesia, tentu nggak bakal ada lagi juru dokumentasi dadakan yang bakal mengabadikan momen-momen spesial dalam serial Upin Ipin. Kalau ini terjadi, Susanti mungkin bakal terlebih dahulu mencuci dan mencetak semua foto hasil jepretannya. Setelah itu, ia bakal memberikan semua foto tersebut kepada kawan-kawannya sebagai tanda perpisahan. Semua foto itu pasti bakal membuat Upin Ipin dan kawan-kawan nangis bombay. Sebab, foto-foto itulah yang menjadi dokumentasi kebersamaan mereka selama Susanti tinggal di Malaysia. 

Kira-kira itulah tiga hal yang bakal terjadi kalau Susanti pulang ke Indonesia dan nggak balik lagi ke Malaysia. Sebagai penggemar Upin Ipin, saya pribadi berharap karakter Susanti bakal terus eksis untuk selamanya. Sebab, kehadiran Susanti dalam serial Upin Ipin bisa jadi alat diplomasi budaya Indonesia terhadap publik Malaysia.   

Penulis: Ahmad Dyandra Rama Putra Bagaskara
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Karakter Susanti Sebenarnya Bukti Serial “Upin Ipin” Kurang Serius Merepresentasikan Indonesia dalam Cerita 

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 19 Maret 2025 oleh

Tags: IndonesiaMalaysiaSusantisusanti upin ipinupin-ipin
Ahmad Dyandra Rama Putra Bagaskara

Ahmad Dyandra Rama Putra Bagaskara

Lulusan Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran. Suka sekali menulis hal-hal yang ada di dekatnya, terutama soal film dan olahraga. Pengen jadi menteri luar negeri di tahun 2045.

ArtikelTerkait

4 Keistimewaan Rembo, Ayam Peliharan Tok Dalang dalam Serial Upin Ipin yang Hobi Mencuri Sandal Orang

4 Keistimewaan Rembo, Ayam Peliharaan Tok Dalang dalam Serial Upin Ipin yang Hobi Mencuri Sandal Orang

5 Maret 2024
mukena adalah budaya indonesia bukan islam mojok

Mukena Adalah Budaya Indonesia, Bukan Syariat Islam

11 Januari 2021
Tanjung Pinang, Kota yang Kelewat Slow Living: Saking Lambatnya, Bikin Kota Ini Susah Bersaing

Tanjung Pinang, Kota yang Kelewat Slow Living: Saking Lambatnya, Bikin Kota Ini Susah Bersaing

9 Juni 2025
Menanggapi Virus Corona, dari yang Seksis Sampai yang Agamis

Menanggapi Virus Corona, dari yang Seksis Sampai yang Agamis

1 Maret 2020
Membela Turis Indonesia yang Gemar Belanja dan Berfoto Ria Terminal Mojok

Membela Turis Indonesia yang Gemar Belanja dan Berfoto Ria

10 Desember 2022
6 Pekerjaan Sampingan Abang Saleh di Serial Upin Ipin (Upin Ipin Fandom)

6 Pekerjaan Sampingan Abang Saleh di Serial Upin Ipin yang Membuatnya Menjadi Kaya Raya tapi Jarang Diketahui Para Penonton

29 April 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026
Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan Mojok.co

Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan

5 April 2026
Honda Odyssey: Mobil Indah, tapi Jalan Nasibnya Tak Mudah

Honda Odyssey: Mobil Indah, tapi Jalan Nasibnya Tak Mudah

11 April 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Memang Penuh Cerita dan Keresahan, Makanya Dibicarakan Berulang-ulang dan Hampir Tanpa Jeda

10 April 2026

Di Jajaran Mobil Bekas, Kia Picanto Sebenarnya Lebih Mending daripada Suzuki Karimun yang Banyak Dipuja-puja Orang

8 April 2026
UMK Cikarang Memang Tinggi, tapi Biaya Hidup di Cikarang Tetap Murah, Jogja Can't Relate! scbd

Jika Harus Menjalani Sepuluh Ribu Kehidupan, Saya Tetap Memilih Jadi Pekerja Cikarang ketimbang Kakak-kakak SCBD

5 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Kuliah Jurusan Sepi Peminat Unsoed Purwokerto, Jadi Jalan Wujudkan Mimpi Ortu karena Tak Sekadar Kuliah
  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.