Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Panduan Menjelajahi Gunung Tidar Magelang untuk Jajaran Menteri Prabowo agar Nggak Diganggu Monyet dan Naik Ratusan Tangga dengan Selamat

Wulan Maulina oleh Wulan Maulina
23 Oktober 2024
A A
Panduan Menjelajahi Gunung Tidar Magelang untuk Jajaran Menteri Prabowo agar Nggak Diganggu Monyet dan Naik Ratusan Tangga dengan Selamat

Panduan Menjelajahi Gunung Tidar Magelang untuk Jajaran Menteri Prabowo agar Nggak Diganggu Monyet dan Naik Ratusan Tangga dengan Selamat (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Dilantiknya jajaran menteri Kabinet Merah Putih oleh Presiden Prabowo Subianto baru saja terjadi hari Senin kemarin. Akibatnya media sosial dipenuhi berita soal nama-nama menteri dan wakil menterinya. Ditambah lagi kabar jika para menteri tersebut akan digembleng di Magelang, tepatnya di Akademi Militer dan rencananya akan ada kunjungan juga ke Gunung Tidar.

Oleh karena itulah Dishub Kota Magelang sudah membuat rekayasa arus lalu lintas. Bahkan tanggal 22-27 Oktober, Kebun Raya Gunung Tidar akan ditutup untuk umum. Hal ini diumumkan langsung di Instagram Kebun Raya Gunung Tidar.

Sepertinya Pak Prabowo nggak main-main untuk menempa jajaran menterinya. Biar tahan banting secara fisik dan mental, ya. Magelang memang terkenal sebagai kawah Candradimuka, tempat untuk menempa diri. Omong-omong soal Gunung Tidar Magelang, saya merasa perlu menuliskan beberapa hal yang wajib diperhatikan jajaran menteri Kabinet Merah Putih agar kuat naik ke sini.

#1 Banyak berdoa

Gunung Tidar Magelang bukan hanya dijadikan tempat untuk berwisata, tapi juga tempat ziarah. Makanya jajaran menteri Prabowo yang akan datang ke sini sebaiknya banyak-banyak berdoa. Jangan lupa juga berdoa untuk para pendahulu yang dimakamkan di sini.

Harapannya sih di tempat ini bapak dan ibu menteri bisa introspeksi diri dan mulai menyucikan diri kembali. Meminta ampunan kepada Tuhan sebelum fokus untuk melayani rakyat.

#2 Siapkan mental dan fisik sebelum naik Gunung Tidar Magelang

Selain wajib berdoa karena tempatnya syahdu dan tenang, untuk bisa naik turun Kebun Raya Gunung Tidar ini para menteri Prabowo juga harus kuat mental dan fisik. Pasalnya, kebun raya ini sangat luas sehingga untuk berjalan kaki menyusurinya butuh tenaga yang prima biar bisa kuat sampai puncak.

Tak hanya itu, para menteri Kabinet Merah Putih juga harus menyiapkan mental agar nggak tergoda untuk berhenti di tengah-tengah tangga dan berakhir pura-pura sakit. Mental yang kuat juga dibutuhkan untuk menyesuaikan diri lantaran tempat ini cukup horor di malam hari.

#3 Tangganya cukup licin, jadi wajib ekstra hati-hati, apalagi sering turun hujan di Magelang

Untuk sampai ke puncak Gunung Tidar Magelang, pengunjung yang datang harus menaiki anak tangga yang jumlahnya banyak sekali. Apalagi akhir-akhir ini Kota Magelang kerap diterpa hujan sehingga tangga menjadi licin. Para menteri Prabowo yang hendak retreat di sini harus berhati-hati biar nggak kepleset. Nggak lucu kan ya baru beberapa hari menjabat jadi menteri dan belum sempat mengemban tugas dari rakyat, eh, malah jatuh di tangga Gunung Tidar.

Baca Juga:

Banyuwangi Jawa Timur dan Banyuwangi Magelang: Nama Boleh Sama, tapi Soal Nasib Berbeda Jauh

Banyu Langit Agro Park Magelang, Tempat Liburan yang Tepat untuk Momong Anak

Oh ya, cuaca di sini sejuk, jadi kalau jajaran menteri nggak kuat dingin atau gampang kembung, jangan lupa bawa penghangat badan. Misalnya minyak kayu putih atau koyo Salonpas untuk ditempel di pusar biar nggak kembung dan nggak kedinginan.

#4 Banyak monyet di Gunung Tidar, jadi hati-hati kalau digondeli ya, Pak/Bu

Selain udaranya sejuk dan anak tangganya banyak, di Gunung Tidar Magelang juga banyak monyet yang kadang jahil ketika ada pengunjung datang. Kalau bapak ibu menteri diganggu mereka cukup tenang saja, ya. Tipsnya, kalau ke sini jangan bawa makanan. Soalnya monyet-monyet di sini bakal jahil kalau melihat makanan. Kalau telanjur bawa makanan, biasanya monyet-monyet ini akan mendekat dan menjahili pengunjung yang datang.

Di siang hari, monyet-monyet ini akan aktif berkeliaran di kawasan Kebun Raya Gunung Tidar Magelang. Tapi di malam hari, gerombolan monyet ini biasanya jarang menampakkan diri. Tapi intinya sih monyet di sini jinak, kok, Pak/Bu…

Itulah sedikit panduan menjelajah Gunung Tidar Magelang bagi para menteri Prabowo. Tenang saja, digembleng di sini bakal menyenangkan karena udaranya masih sejuk. Nggak sepanas di akhirat besok ketika kita akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang sudah kita kerjakan, kok, Pak/Bu.

Sebagai rakyat biasa, saya berharap lewat gemblengan di Magelang ini, para menteri yang sudah terpilih di Kabinet Merah Putih bisa bekerja dengan baik. Semoga, yaaa…

Penulis: Wulan Maulina
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Mengapresiasi Langkah Prabowo Subianto “Menempa” Menterinya di Gunung Tidar.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 23 Oktober 2024 oleh

Tags: gunung tidarkabinet menterimagelangmenteri kabinet prabowoPrabowo
Wulan Maulina

Wulan Maulina

Lulusan Bahasa Indonesia Universitas Tidar. Suka menulis tentang kearifan lokal dan punya minat besar terhadap Pengajaran BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing). Beranggapan memelihara kata ternyata lebih aman daripada memelihara harapan.

ArtikelTerkait

Nggak Masalah Magelang Nggak Punya Bandara, Memang Nggak Perlu

Nggak Masalah Magelang Nggak Punya Bandara, Memang Nggak Perlu

25 Januari 2025
3 Kuliner Magelang yang Nggak Cocok di Lidah Wisatawan

3 Kuliner Magelang yang Nggak Cocok di Lidah Wisatawan

18 November 2024
5 Aturan Tidak Tertulis di Magelang, Sederhana tapi kalau Dilanggar Bikin Hidup Kurang Nyaman

5 Aturan Tidak Tertulis di Magelang, Sederhana tapi kalau Dilanggar Bikin Hidup Kurang Nyaman

3 Desember 2024
Di Magelang, Ada Ojek yang Bisa Dimakan. Rasanya Enak, Teksturnya Kenyal, Harganya Murah Meriah

Di Magelang, Ada Ojek yang Bisa Dimakan. Rasanya Enak, Teksturnya Kenyal, Harganya Murah Meriah

23 Februari 2024
Ilustrasi Stasiun Beran Sleman, Jalur Spesial Penghubung Jogja-Magelang (Unsplash)

Stasiun Beran Sleman, Stasiun Penghubung Jogja dengan Magelang yang Kini Menjadi Markas Koramil

1 Januari 2024
4 Oleh-Oleh Magelang yang Jarang Dilirik Wisatawan, padahal Sangat Pantas Jadi Buah Tangan Mojok.co

4 Oleh-Oleh Magelang yang Jarang Dilirik Wisatawan, padahal Sangat Pantas Jadi Buah Tangan

7 Juni 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Berharap Terminal Bawen Semarang Segera Berbenah agar Tidak Membingunkan Pengunjung Mojok.co

Berharap Terminal Bawen Semarang Segera Berbenah agar Tidak Membingungkan Pengunjung

20 Februari 2026
6 Oleh oleh Khas Jogja Paling Red Flag- Cuma Bikin Sakit Hati! (Wikimedia Commons)

6 Oleh oleh Khas Jogja Paling Red Flag, Jangan Dibeli kalau Nggak Mau Sakit Hati

22 Februari 2026
Realitas Mahasiswa UNNES Gunungpati: Ganti Kampas Rem yang Mengacaukan Keuangan, Bukan Kebutuhan Kampus Mojok.co

Rajin Ganti Kampas Rem, Kebiasaan Baru yang (Terpaksa) Tumbuh Pas Jadi Mahasiswa UNNES Gunungpati

20 Februari 2026
Vespa Matic: Tampilannya Keren, tapi Payah di Jalan Nggak Rata dan Tanjakan Mojok.co

Vespa Matic, Motor Mahal yang Nggak Masuk Akal, Harga Setara Mobil Bekas, Fiturnya Minim!

21 Februari 2026
Mimpi Lulusan S2 Mati di Jakarta, Masih Waras Sudah Syukur (Unsplashj)

Lulusan S2 Merantau ke Jakarta Sudah 3 Tahun: Kini Tidak Lagi Memikirkan Mimpi tapi Cara Bertahan Hidup dan Tetap Waras

18 Februari 2026
Alas Purwo Banyuwangi Itu Nggak Semenyeramkan Itu kok, Kalian Aja yang Lebay alas roban

Alas Roban Terkenal Angker, tapi Alas Purwo Lebih Misterius dan Mencekam

19 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Pindah ke Lingkungan Muhammadiyah Lebih Tentram: Jauh dari Bunyi Toa Masjid yang Berisik hingga Terbebas dari Iuran dan Cap Islam Abal-abal
  • Cerita Perantau Jatim: Diremehkan karena Tinggal di Kos Kumuh Jogja, Bungkam Mulut Tetangga dengan Membangun Rumah Besar di Desa
  • Maunya Motor Matic, tapi Terpaksa Pakai Supra buat Kuliah di Fakultas “Elite” di UGM demi Menyenangkan Ayah
  • Sahur dengan MBG, Nilai Gizinya Lebih Cocok untuk Mahasiswa ketimbang Anak Sekolah
  • 35 Tahun Bekerja Keras demi Anak, tapi Kesepian di Masa Tua karena Dianggap Tak Pernah Hadir untuk Keluarga
  • Danau UNESA, Tempat Pelarian Pekerja Surabaya Gaji Pas-pasan dan Gila Kerja. Kuat Bertahan Hanya dengan Melamun

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.