Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Buat Saya, Surakarta Nggak Seindah Kata Orang. Kotanya Panas, Pengendaranya Ngawur

Arzha Ali Rahmat oleh Arzha Ali Rahmat
7 September 2024
A A
Surakarta, Kota yang Pandai Mematahkan Harapan Orang (Unsplash)

Surakarta, Kota yang Pandai Mematahkan Harapan Orang (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Bulan ini terhitung saya sudah 2 kali mengunjungi Surakarta. Awalnya, ekspektasi saya cukup tinggi. Namun, harapan dan bayangan saya banyak yang meleset. 

Panas Surakarta sama saja kayak Semarang

Sebelum kalian ngedumel, saya mau jelasin dulu. Jadi, sebelum September 2024 ini, saya belum pernah berkunjung ke Surakarta. Bayangan saya, kota ini sejuk dan segar seperti Magelang. Tapi ternyata saya salah.

Soal panas, buat saya, panasnya Surakarta sama saja kayak Semarang. Bahkan di beberapa momen terasa lebih menyengat. Panasnya Semarang itu menyebar di seluruh tubuh. Sementara itu, panasnya Surakarta itu menusuk sampai ke daging dan tulang.

Sebagai orang Wonosobo yang terbiasa sama hawa dingin, panasnya kota ini sangat menyiksa. Mungkin, pemkot bisa menambah jumlah Ruang Terbuka Hijau (RTH) sehingga suhu kota bisa turun. 

Pengendaranya bikin ngelus dada dan garuk-garuk kepala

Nah, selain kaget sama hawa di sini, saya juga kaget dengan para pengendara. Entah kenapa, atau lagi sial saja, saya sering ketemu pengendara yang ugal-ugalan. 

Jujur, kondisi ini bikin saya kaget. Di dalam dalam kepala saya, pengendara di daerah Surakarta, Solo, hingga Jogja itu lebih santun dan santai. Namun, seperti yang lumrah terjadi di tempat lain, pengendara di sini bikin garuk-garuk kepala juga.

Salah satu ciri yang kebetulan sering saya saksikan adalah tidak patuh rambu-rambu. Misalnya, hobi menerobos lampu merah. Ada saja satu atau dua pengendara yang melakukannya.

Satu kejadian lucu terjadi di sebuah lampu merah. Ada mobil yang berhenti di sisi kiri jalan. Padahal, ada tulisan yang bisa terbaca dengan jelas. Bunyinya: “Ke Kiri Jalan Terus”.

Baca Juga:

Bukan Cuma Sambal yang Manis, Chinese Food di Jogja Juga Ikutan Jadi Manis

Kos LV Jogja Menjamur: Akhlak Nanti Dulu, Kenyamanan dan Cuan Nomor Satu

Alhasil, banyak pengendara yang kompak membunyikan klakson. Sudah begitu, si pengendara mobil ini tidak bergerak sampai lampu hijau menyala. Aneh sekali.

Tetap punya sisi positif

Yah, seperti kota-kota lain, Surakarta memang tidak sempurna. Namun, aslinya nggak seburuk itu, kok. Masih ada sisi positif yang membuat kota ini jadi menyenangkan.

Contohnya adalah kuliner yang enak dan murah. Misal, harga makanan siap saji di sini lebih murah dibandingkan Semarang. Selain itu, banyak makanan kaki lima dan warung-warung dengan konsep tradisional yang menyajikan makanan enak. Dan tentu saja, harganya murah.

Selain itu, jalanan di sini nggak terlalu bikin bingung. Hanya 2 kali mampir saja, saya sudah bisa menghafal beberapa ruas jalan. Bahkan kalau dipikir-pikir, jalanan di Surakarta lebih mudah dimengerti daripada Wonosobo yang punya banyak jalan satu arah.

Intinya, di derajat tertentu, Surakarta memang menyebalkan. Namun, di banyak sisi, kota ini menawarkan kehidupan yang menyenangkan juga. Ingat, jangan memasang ekspektasi terlalu tinggi.

Penulis: Arzha Ali Rahmat

Editor: Yamadipati Seno 

BACA JUGA Surakarta Sudah Bukan Lagi Tempat yang Ideal untuk Pensiun seperti Jogja

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 7 September 2024 oleh

Tags: JogjaSemarangsolosurakartawonosobo
Arzha Ali Rahmat

Arzha Ali Rahmat

Lulusan Sastra Indonesia yang lebih suka mengikuti intuisi daripada sekadar teori. Menulis baginya adalah sebuah kebebasan

ArtikelTerkait

Embung Tambakboyo Sleman, Tempat Melepas Penat yang Kurang Terawat

Embung Tambakboyo Sleman, Tempat Melepas Penat yang Kurang Terawat

2 Februari 2024
Menghujat Motor Honda ADV 160, apalagi Membandingkannya dengan Honda BeAT, Adalah Blunder yang Harusnya Tak Pernah Terjadi motor honda revo

Motor Honda Revo, Sebenar-benarnya Motor Idaman: Bensin Irit, Perawatan Mudah Nggak Bikin Pailit

17 Januari 2024
Pengantin Baru Dilarang Lewat 3 Jalan di Jogja Ini karena Bisa Celaka

Pengantin Baru Dilarang Lewat 3 Jalan di Jogja Ini karena Bisa Celaka

4 Februari 2024
3 Alasan Orang Wonosobo Malas Berwisata ke Dieng Mojok.co

Jika Tidak Ada Dieng, Mungkin Wonosobo Jadi Lebih Maju

5 April 2025
Daripada Bikin Malioboro, Ada Baiknya Magelang Fokus Wisata Seribu Candi Saja

Daripada Bikin Malioboro, Ada Baiknya Magelang Fokus Wisata Seribu Candi Saja

22 Mei 2022
rekomendasi penyetan sekitar pasar condongcatur

4 Rekomendasi Penyetan di Sekitar Pasar Condongcatur

10 November 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Kelebihan Kuliah di Samarinda yang Bikin Kuliah di Jogja Jadi Kelihatan Biasa Saja

Samarinda Tidak Ramah buat Mahasiswa yang Tidak Bisa Naik Motor karena Tidak Ada Transportasi Umum yang Bisa Diandalkan!

21 Mei 2026
Tulungagung Perlu Banyak Belajar dari Pacitan agar Wisata Pantainya Tidak Makin Tertinggal Mojok.co

Masalah Utama Tulungagung Bukan Wisata, tapi Tradisi Korupsi di Kursi Bupati

19 Mei 2026
Betapa Lelahnya Kuliah S2 Bareng Fresh Graduate: Nggak Dewasa, Semua Dianggap Saingan Mojok.co

Betapa Lelahnya Kuliah S2 Bareng Fresh Graduate: Nggak Dewasa, Semua Dianggap Saingan

19 Mei 2026
Fortuner dan Pajero Memang Arogan, tapi Pemotor yang Nggak Pernah Menyetir Mobil Adalah Red Flag Sesungguhnya di Jalan Raya Mojok.co

Fortuner dan Pajero Memang Arogan, tapi Pemotor yang Nggak Paham Logika Nyetir Mobil Lebih Red Flag di Jalan Raya

14 Mei 2026
Mahasiswa Akuntansi yang Menghindari Bahasa Inggris Tak Ubahnya Menembak Kaki Sendiri, alias Menyulitkan Diri Sendiri!

Mahasiswa Akuntansi yang Menghindari Bahasa Inggris Tak Ubahnya Menembak Kaki Sendiri

20 Mei 2026
Unpopular Opinion: Kajian Ustaz Hanan Attaki Itu Bukanlah Pengajian Agama pengajian berbayar

Maaf Saya Berubah Pikiran, Konsep Pengajian Berbayar Memang Lebih Masuk Akal dan Layak untuk Diikuti

16 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.