Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Penghapusan Penjurusan di SMA Hanyalah Kebijakan Cari Sensasi Saja dan Bentuk Kebohongan Belaka

Hanifatul Hijriati oleh Hanifatul Hijriati
20 Juli 2024
A A
Penghapusan Penjurusan di SMA Hanyalah Kebijakan Cari Sensasi Saja dan Bentuk Kebohongan Belaka

Penghapusan Penjurusan di SMA Hanyalah Kebijakan Cari Sensasi Saja dan Bentuk Kebohongan Belaka

Share on FacebookShare on Twitter

Kabar penghapusan penjurusan di SMA oleh Kemendikbud sebagai imbas dari kurikulum Merdeka terdengar sebagai kebijakan yang revolusioner dan sangat inovatif. Begitu juga dianggap sebagai kebijakan yang solutif di saat penjurusan di SMA dianggap bukanlah kebijakan yang demokratis. Namun, kebijakan itu hanyalah kebijakan cari sensasi saja, setidaknya untuk saya.

Alasan kenapa penjurusan di SMA dihapus terdengar begitu klise. Salah satu pejabat Kemendikbud menyatakan bahwa penghapusan penjurusan di SMA itu untuk menghilangkan diskriminasi pengelompokkan siswa IPA, IPS, dan Bahasa. Tapi, apa iya?

Pada kenyataannya, penghapusan penjurusan di SMA hanyalah sebuah narasi yang diglorifikasi semata sebagai bentuk kejutan yang nggak ada imbasnya apa-apa. Ada beberapa fakta yang bisa saya tuliskan di sini.

Penjurusan di SMA tidak benar-benar hilang

Pertama, sesungguhnya penjurusan di SMA itu tidak benar-benar hilang. Di tahun kedua, atau kelas sebelas, siswa SMA akan memilih mata pelajaran tingkat lanjut sesuai dengan minat mereka dan tentunya yang akan menentukan pilihan jurusan kuliah mereka kelak. Ya ini hampir mirip sama memilih mapel IPA, IPS, atau Bahasa.

Hal ini hampir tidak jauh beda dengan Kurikulum 2013, yang mana siswa IPA, IPS, atau Bahasa boleh mengambil jurusan di luar penjurusan mereka. Di Kurikulum baru ini, siswa juga memilih mata pelajaran tingkat lanjut yang bisa jadi di luar kelinieran mata pelajaran yang mereka pilih dengan batasan jumlah mapel.

Misal siswa SMA memilih mata pelajaran Matematika dan Fisika karena ingin melanjutkan ke fakultas Teknik. Namun, ia juga bisa memilih bahasa asing karena punya minat di mata pelajaran tersebut. Hanya saja, karena mapel Fisika dan Matematika menjadi mata pelajaran pilihan utama dan kebanyakan siswa biasanya menambahkan mapel eksakta lainnya, kelas tersebut akan disebut sebagai kelas IPA atau eksakta. Ya memang kenyataannya kan gitu.

Siswa kelas peminatan lainnya ada yang mengambil Biologi dan Kimia sebagai mapel lanjut utama karena ingin melanjutkan ke jurusan bidang kesehatan atau Kimia. Meskipun akhirnya siswa bisa memilih mata pelajaran minat lainnya tapi tentu saja kelas ini akan tetap disebut sebagai kelas IPA Biologi.

Nah, tidak beda dengan kelas Sosial yang mana siswa memilih kebanyakan mata pelajaran sosial seperti sosiologi, ekonomi maupun akuntansi. Kelompok kelas ini akan disebut sebagai kelas sosial. Begitu juga dengan siswa SMA di kelas yang mengambil ekonomi yang biasanya berpasangan dengan akuntansi.

Baca Juga:

Sebagai Penggemar Berat Chromebook, Saya Sudah Menduga Ada Korupsi di Kemendikbud Sejak Lama

5 Aturan Tidak Tertulis di Magelang, Sederhana tapi kalau Dilanggar Bikin Hidup Kurang Nyaman

Kelas di mana siswa memilih Bahasa yang satu paket dengan pemilihan minat Antropologi, maka ya tetap akan disebut dengan kelas Bahasa meskipun jurusan ini tidak muncul dalam nama kelas. Biasanya kelas ini akan mengambil Bahasa asing selain Bahasa Inggris. Tentu saja harapannya mereka akan memilih pendidikan lanjut di jurusan Bahasa.

Baca halaman selanjutnya

Semua sudah diatur

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 21 Juli 2024 oleh

Tags: aturanjurusan di SMAKemendikbudKurikulum Merdeka
Hanifatul Hijriati

Hanifatul Hijriati

Guru Bahasa Inggris di SMA Negeri Gemolong. Sering memiliki kegelisahan jika berkaitan dengan kebijakan pendidikan.

ArtikelTerkait

Guru Merdeka Belajar Itu Hanya Ilusi, Nyatanya Hingga Kini Masih Berkawan Karib dengan Segunung Administrasi

Guru Merdeka Belajar Itu Hanya Ilusi, Nyatanya Hingga Kini Masih Berkawan Karib dengan Segunung Administrasi

4 Desember 2023
Larangan Membawa Hape ke Sekolah, Masihkah Relevan?

Larangan Membawa Hape ke Sekolah, Masihkah Relevan?

21 Juli 2022
5 Aturan Tidak Tertulis Saat Main atau Menginap di Kos Teman, Terpaksa Saya Tulis karena Banyak yang Menyebalkan

5 Aturan Tidak Tertulis Saat Main atau Menginap di Kos Teman, Terpaksa Saya Tulis karena Banyak yang Menyebalkan

30 September 2024
Subsidi Kuota Internet Saat Pandemi Kurang Efektif, Jadi Banyak Mubazirnya terminal mojok.co

Subsidi Kuota Internet Saat Pandemi Kurang Efektif, Jadi Banyak Mubazirnya

1 November 2020
Aturan Baru Bisa Melamar Kerja Kembali setelah 2 Tahun Ditolak Itu Syarat yang Problematik lamaran kerja

Aturan Baru Bisa Melamar Kerja Kembali setelah 2 Tahun Ditolak Itu Syarat yang Problematik

19 Desember 2023
Menyalahkan Guru SD karena Siswa Tidak Bisa Membaca Adalah Kekonyolan, Orang Tuanya tuh Ngapain kok Nggak Ngajarin Anaknya Membaca?

Menyalahkan Guru SD karena Siswa Tidak Bisa Membaca Adalah Kekonyolan, Orang Tuanya tuh Ngapain kok Nggak Ngajarin Anaknya Membaca?

4 Agustus 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Pengakuan Joki Skripsi di Jogja: Kami Adalah Pelacur Intelektual yang Menyelamatkan Mahasiswa Kaya tapi Malas, Sambil Mentertawakan Sistem Pendidikan yang Bobrok

19 Januari 2026
Polban, "Adik Kandung" ITB Tempat Mahasiswa Jenius tapi Kurang Hoki

Polban, “Adik Kandung” ITB Tempat Mahasiswa Jenius tapi Kurang Hoki

18 Januari 2026
Tempat Lahirnya Para Pahlawan, Satu-satunya Hal yang Bisa Dibanggakan dari Purworejo Mojok.co

Tempat Lahirnya Para Pahlawan, Satu-satunya Hal yang Bisa Dibanggakan dari Purworejo

14 Januari 2026
Fisioterapis, Profesi Menjanjikan dan Krusial di Tengah Masyarakat yang Sedang Begitu Gila Olahraga

Fisioterapis, Profesi Menjanjikan dan Krusial di Tengah Masyarakat yang Sedang Begitu Gila Olahraga

18 Januari 2026
Guru Honorer Minggat, Digusur Negara dan Guru P3K (Unsplash) dapodik

Bantuan untuk Guru Honorer Memang Sering Ada, tapi Dapodik Bikin Segalanya Jadi Ribet dan Guru Nasibnya Makin Sengsara

20 Januari 2026
6 Warna yang Dibenci Tukang Bengkel Cat Mobil karena Susah dan Ribet Mojo.co

6 Warna yang Dibenci Tukang Bengkel Cat Mobil karena Susah dan Ribet

13 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Sumbangan Pernikahan di Desa Tak Meringankan tapi Mencekik: Dituntut Mengembalikan karena Tradisi, Sampai Nangis-nangis Utang Tetangga demi Tak Dihina
  • Menurut Keyakinan Saya, Sate Taichan di Senayan adalah Makanan Paling Nanggung: Tidak Begitu Buruk, tapi Juga Jauh dari Kesan Enak
  • Saat Warga Muria Raya Harus Kembali Akrab dengan Lumpur dan Janji Manis Awal Tahun 2026
  • Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Emak-Emak Petarung Adalah Daihatsu Sigra: Muat Sekampung, Iritnya Nggak Ngotak, dan Barokah Dunia Akhirat
  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.