Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Gadget

Sebagai Penggemar Berat Chromebook, Saya Sudah Menduga Ada Korupsi di Kemendikbud Sejak Lama

Muhammad Afsal Fauzan S. oleh Muhammad Afsal Fauzan S.
11 Juni 2025
A A
Pengalaman 5 Bulan Pakai Chromebook: Anti Lemot, Murah, tapi Nggak Murahan, dan Jauh dari Perasaan Menyesal korupsi chromebook nadiem makarim

Pengalaman Menyenangkan Menjadi Guru yang Menggunakan Chromebook: Anti Lemot, Murah, tapi Nggak Murahan, dan Jauh dari Perasaan Menyesal

Share on FacebookShare on Twitter

Belakangan ini Chromebook lagi banyak dibahas di Indonesia, bukan soal adanya fitur baru atau update bulanan yang sering membawa kejutan, tapi soal kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook oleh Kemendikbud era Nadiem Makarim. Sebetulnya, sejak awal adanya pengadaan laptop dengan OS buatan Google itu, saya sudah menduga ada indikasi korupsi di sana.

Saya sudah pakai Chromebook sejak lama. Malah ketika orang-orang lomba-lomba beli Macbook, saya malah penasaran sama OS buatan Google ini. Sampai sekarang saya pun masih pake Chromebook dan berencana untuk upgrade ke yang lebih bagus lagi. Tapi, di Indonesia sangat sulit dicari.

ADVERTISEMENT

Chromebook memang bukan laptop istimewa, malah bisa dibilang speknya itu kentang banget untuk kelas Entry Level. Tapi, karena sistemnya berbasis Chrome dengan campuran Android dan Linux, jadinya lebih ringan. Update bulanannya juga oke dan penuh fitur-fitur baru, di luar negeri banyak banget yang bahas soal Chromebook.

Harganya semahal itu? SEMAHAL ITU?

Di Indonesia, muncullah ide saat Kemendikbud yang saat itu menterinya masih Nadiem Makarim untuk mengadakan ratusan ribu Chromebook dengan anggaran triliunan. Ketika melihat angkanya, saya sudah menduga adanya korupsi. Ada yang bilang bahwa pengadaannya untuk 1 juta laptop, tapi narasi yang beredar cuma 240 ribu laptop. Makin tepuk jidat saya.

Pasalnya, anggaran yang digelontorkan itu Rp2,4 triliun. Betul! Kamu nggak salah baca. Kalau misalnya ada 240 ribu laptop dengan ChromeOS gratis, RAM 4 GB, eMMC 32 GB, dan layar TN, maka harganya Rp10 juta per unit. Saya aja beli satu Chromebook itu harganya nggak nyampe Rp2,5 juta. Bahkan, sekarang udah punya Chromebook kedua karena bosen sama yang lama.

Mengetahui berita tersebut pada saat itu, saya udah menduga kalau ini pasti duitnya dikorupsi. Malah ada juga pengguna Chromebook lain yang udah bersuara soal ini. Tapi, ya begitu, padahal ini udah ada di depan mata, tapi malah dibiarkan. Akhirnya, pecahnya tahun ini, 2025. Ketika semua laptop udah disalurkan, bahkan ada yang dijual lagi coba.

Beberapa teman saya ingin menjual Chromebook pemberian Kemendikbud beberapa waktu lalu. Chromebook tersebut terkunci oleh administrator sehingga membatasi berbagai fitur-fitur keren yang ada di laptop tersebut. Nggak bisa mengaktifkan virtual machine Linux, dan lain sebagainya.

Akhirnya, laptop itu cuma bisa dipakai ngetik, nonton YouTube sesekali, dan browsing. Kalau sampai dijual, bisa jadi kalau pengadaan ini tidak berjalan efektif. Bahkan, nggak cuma dijual, ada juga yang dapat Chromebook pemerintah tapi akhirnya diberikan ke teman atau saudaranya. Teman sesama wartawan saya ada yang dapat dan dia gunakan untuk menulis berita.

Baca Juga:

Mehamami Kasus Korupsi Chromebook yang Menjerat Nadiem Makarim dengan Mudah dan Lengkap

Saya Berterima Kasih pada Chromebook, Laptop Payah Penyelamat Tipu Daya MacBook dan Windows

Baca halaman selanjutnya

Yang bagus, banyaaak

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 15 Juni 2025 oleh

Tags: chromebookKemendikbudkorupsi chromebook
Muhammad Afsal Fauzan S.

Muhammad Afsal Fauzan S.

Mantan wartawan yang jadi programmer dan web developer di pesantren. Sudah menulis sejak 7 tahun lalu. Suka baca buku sambil ngopi.

ArtikelTerkait

Chromebook, Laptop Payah yang Malah Jadi Penyelamat (Unsplash)

Saya Berterima Kasih pada Chromebook, Laptop Payah Penyelamat Tipu Daya MacBook dan Windows

17 Juli 2025
Di Balik Pro Kontra soal Daendels Ada Kita yang Kurang Banyak Baca Buku Sejarah terminal mojok.co

Wajar Saja jika Kemendikbud Tak Ingin Wajibkan Pelajaran Sejarah

21 September 2020
kuota pendidikan kuota internet uin sunan ampel surabaya kkn online Ketahui Etika Tethering biar Teman Nggak Gedeg Sama Kamu yang Fakir Kuota

Mengubah Kuota Pendidikan Jadi Kuota Utama Itu Bukan Tindakan Korupsi

24 Oktober 2020
Tujuan P5 Adalah Penanaman Nilai Pancasila, Bukan Bikin Pentas!

Tujuan P5 Adalah Penanaman Nilai Pancasila, Bukan Bikin Pentas!

28 November 2023
Lolos Beasiswa Unggulan Itu Mudah Asal Persiapannya Matang Mojok.co

Lolos Beasiswa Unggulan Itu Mudah Asal Persiapannya Matang

22 November 2023
Chromebook Ternyata Tidak Seburuk yang Dibicarakan Orang-orang UMR Cianjur

Chromebook Ternyata Tidak Seburuk yang Dibicarakan Orang-orang

3 November 2022
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Trail run, olahraga lari yang nggak bikin bosen (Unsplash)

Yang perlu kamu ketahui tentang trail run, olahraga lari yang nggak bikin bosen

26 Agustus 2026
Bandung Kulon, kecamatan medioker Kota Bandung yang ternyata punya potensi besar Terminal

Bandung Kulon, kecamatan medioker Kota Bandung yang ternyata punya potensi besar

21 Agustus 2026
Jadi warga Tegal bukan sekadar soal domisili, tapi ujian mental karena harus menelan kekalahan demi kekalahan Mojok.co

Saya pernah mengira Tegal kota yang sepi, ternyata saya salah besar

27 Agustus 2026
Cengkareng, tempat kumpul banjir, macet, lawan arah, dan kekacauan

Cengkareng, tempat kumpul banjir, macet, lawan arah, dan kekacauan

22 Agustus 2026
Saya gagal kerja di Bandung dan Jakarta karena terhalang restu orang tua, kadang sedih, tapi sudah bisa menerima takdir

Saya gagal kerja di Bandung dan Jakarta karena terhalang restu orang tua, kadang sedih, tapi sudah bisa menerima takdir

26 Agustus 2026
Derita mahasiswa Unsoed, sudah kampus dan faslitasnya medioker, kini harus menahan malu karena rektornya korupsi Mojok.co

Derita mahasiswa Unsoed, sudah kampus dan fasilitasnya medioker, kini harus menahan malu karena rektornya korupsi

23 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.