Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Alasan Cewek Tetap Pilih Motor Matic padahal Nggak Bisa Engkol Manual

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
21 Juni 2024
A A
Alasan Cewek Tetap Pilih Motor Matic padahal Nggak Bisa Engkol Manual

Alasan Cewek Tetap Pilih Motor Matic padahal Nggak Bisa Engkol Manual (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Membaca tulisan Mas Iqbal AR tentang Mio karbu, saya jadi ingat dengan motor matic milik saya. Bukan Mio karbu, sih, tapi Mio injeksi. Meskipun demikian, soal gas yang sering mbrebet, susah nyala (baik distarter atau diengkol), atau kelistrikannya yang lemah, wah, fakta banget!

Pernah kejadian, mesin motor Mio saya tiba-tiba mati saat dikendarai. Untungnya, posisi saya sudah di depan gerbang sekolah. Bayangkan jika kejadiannya di tengah jalan raya yang ramai. Bisa-bisa saya diseruduk kendaraan yang ada di belakang.

Soal motor matic yang banyak penyakitnya ini, saya yakin sudah banyak orang yang jadi korban. Herannya, motor jenis ini nggak pernah kehilangan pesona. Terbukti, motor jenis ini menguasai 90,50 persen penjualan sepeda motor di Indonesia sepanjang Januari-Maret 2024. Bisa ditebak kan siapa yang mendominasi penggunaan motor ini? Ya, betul. Perempuan. Padahal tak jarang perempuan kesulitan saat mengengkol motor matic, lho. Tapi kenapa mereka tetap memilih motor satu ini?

Motor matic sangat rok friendly

Jujur saja, saya juga termasuk perempuan yang nggak bisa mengengkol motor matic. Kalau mengengkol motor bebek sih masih bisa. Gampang itu.

Meskipun nggak bisa mengengkol motor matic, nyatanya tunggangan saya ya matic. Nggak ada tuh perasaan ingin beralih ke motor bebek hanya karena urusan susah engkol. Alasannya sederhana. Bagi saya, motor matic lebih nyaman daripada motor bebek. Bisa jadi, perempuan lain di luar sana juga memiliki pendapat  yang sama.

Nyaman yang saya maksud adalah yang berkaitan dengan bodi si motor. Dengan pijakan kaki yang rendah, kami—para perempuan—nggak akan kesulitan untuk naik motor meski menggunakan rok.

Bandingkan dengan motor bebek. Alangkah repotnya naik motor jenis ini jika kami memakai rok. Rok akan tersingkap tinggi, terutama saat naik ataupun saat kaki turun ketika berhenti di lampu merah. Asli, rok tersingkap itu bikin nggak nyaman banget. Kabar baiknya, permasalahan ini nggak kami temui di motor matic. Yeay!

Apa itu atur gigi? Tancap gas lah!

Kenyamanan lain yang membuat perempuan sulit berpaling dari motor matic meski nggak bisa mengengkol manual adalah sistem transmisi motor matic yang otomatis. Tinggal tarik gas saja, motor bisa langsung jalan, alias nggak perlu repot atur gigi.

Baca Juga:

Saya curiga, motor matic punya indra penciuman terhadap saldo rekening karena selalu rusak ketika saya punya uang

Orang desa paham prioritas, nggak tergoda beli mobil murah seharga motor, lebih pilih motor mahal dan bagus karena kebutuhan

Sebagai orang yang pernah dekat dengan motor bebek, saya tahu betapa repotnya mengatur gigi saat mengendarai motor bebek. Pasalnya, mengatur gigi di motor bebek nggak boleh sembarangan, tapi ada ilmunya.

Pertama, pengguna harus lepas atau buang gas, lalu injak kopling ke gigi yang dikehendaki, kemudian tarik gas lagi. Ketiga langkah tersebut harus dilakukan secara berurutan dan tanpa jeda. Perpindahan yang nggak urut akan mengakibatkan tarikan atau perputaran mesin yang berat. Hasilnya, mesin akan menggeram dan butuh waktu lebih lama untuk berakselerasi.

Itu baru soal pindah-pindah gigi. Belum soal aturan tak tertulis tentang gigi berapa yang sebaiknya digunakan saat naik atau turun di tanjakan. Intinya: ribet! Nggak cocok dengan perempuan yang suka dengan sesuatu yang praktis. Mending motor matic ke mana-mana. Tinggal ngegas langsung jalan.

Selamatkan alas kaki

Betapa nyamannya pijakan kaki di motor matic juga menjadi alasan lain kenapa kami lebih memilih motor matic meski tahu nggak bisa mengengkol motor secara manual. Kalian tahu kan bagaimana pijakan kaki yang ada di motor matic? Mereka datar, Sayang. Permukaannya sangat bersahabat bagi sandal ataupun sepatu yang kami kenakan.

Bandingkan dengan pijakan kaki pada motor bebek. Bentuknya cuma kotakan kecil yang jatuhnya pas banget di tengah alas kaki. Kondisi tersebut akhirnya membuat sandal atau sepatu jadi melengkung dan riskan merusak bentuk asli si alas kaki. Eman-eman, dong. Udah beli sandal mahal-mahal, ye kan~

Masalah pijakan kaki di motor bebek ini makin ruwet kalau kami pakai pantofel. Aduh, duh, riweuh amat kalau mau nurunin gigi. Gara-garanya, bagian hak sepatu sering kali nggak pas dengan tuas, jadi meleset deh pas mau nurunin gigi. Ih, ribet, ih. Males.

Jika pada akhirnya cewek harus mengengkol manual motor matic, ini yang kami lakukan…

Dengan kenyamanan yang ditawarkan oleh motor matic, coba katakan bagaimana kami bisa berpaling dari motor ini? Sulit, Bang. Sulit.

Perkara suatu saat starter elektrik motor tiba-tiba ngadat dan motor terpaksa harus distarter secara manual, ah, jangan khawatir. Kami selalu punya cara untuk mengatasinya. Minta tolong ke tukang parkir, ke teman, bahkan ke orang yang kebetulan lewat.

Nanti kalau pada akhirnya si motor sudah nggak bisa diselamatkan dan bengkel sudah menyerah, ya kami akan beli lagi. Tentu saja belinya motor matic lagi. Sudah kadung nyaman, Maseeehhh~

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Mio Karbu: Motor Matic Paling Bermasalah. Udah Boros Bensin, Langganan Mogok pula.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 21 Juni 2024 oleh

Tags: Motormotor bebekmotor maticsepeda motor
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

Vespa Matic: Tampilannya Keren, tapi Payah di Jalan Nggak Rata dan Tanjakan Mojok.co

Vespa Matic: Tampilannya Keren, tapi Sungguh Payah di Jalan Nggak Rata dan Tanjakan

16 Oktober 2025
4 Motor yang Sulit Dimaling, Dilirik Maling pun Tidak

Rekomendasi 4 Motor yang Sulit Dimaling, Dilirik Maling pun Tidak

22 Februari 2025
Terkutuklah Orang yang Naik Motor tapi Nggak Tahu Cara Kerja Spion dan Lampu Sein, Mending Tukar Saja Motormu sama Galon Cleo!

Terkutuklah Orang yang Naik Motor tapi Nggak Tahu Cara Kerja Spion dan Lampu Sein, Mending Tukar Saja Motormu sama Galon Cleo!

12 Oktober 2024
5 Motor yang Sebaiknya Nggak Dibeli Mahasiswa Baru karena Bikin Menyesal

5 Motor yang Sebaiknya Nggak Dibeli Mahasiswa Baru karena Bikin Menyesal

30 Agustus 2025
5 Kelakuan Pengendara Mobil yang Bikin Emosi Pengendara Motor Terminal Mojok

Gara-gara Ikut Kursus Mobil, Saya Paham Kenapa Orang Indonesia Lebih Memilih Motor

23 Juni 2023
Motor Keyless Memang Terlihat Canggih dan Keren, tapi Punya Sisi Merepotkan yang Bikin Pengendara Hilang Kepercayaan Mojok.co

Motor Keyless Memang Terlihat Canggih dan Keren, tapi Punya Sisi Merepotkan yang Bikin Pengendara Hilang Kepercayaan

19 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bridesmaid dan groomsmen nggak guna di nikahan desa, tetap saja sinoman dan ibu-ibu dapur yang kerja Mojok.co

Bridesmaid dan groomsmen nggak guna di hajatan desa, tetap saja muda-mudi sinoman dan ibu-ibu dapur yang kerja

5 Agustus 2026
Akulah pengunjung kafe yang terganggu itu gara-gara musik yang disetel keras-keras, bikin tenaga terkuras dan harus adu volume saat ngobrol

Akulah pengunjung kafe yang terganggu itu gara-gara musik yang disetel keras-keras, bikin tenaga terkuras dan harus adu volume saat ngobrol

1 Agustus 2026
Stasiun Tambak, stasiun yang hampir tidak ada gunanya bagi warga Tambak Banyumas

Stasiun Tambak, stasiun yang hampir tidak ada gunanya bagi warga Tambak Banyumas

3 Agustus 2026
Mobil Suzuki Swift Lama, Mobil Tanpa Musuh dan Bebas Makian di Jalan suzuki sx4

Dari gaya hingga performa, inilah 6 alasan Suzuki Swift ST 2008 cocok jadi mobil pertama

6 Agustus 2026
Andai duit bukan masalah, saya mau merintis usaha katering Mojok

Andai duit bukan masalah, saya mau merintis usaha katering rumahan

2 Agustus 2026
Kontroversi [arfum Mykonos: ketika naluri “ingin gaul” anak SD dihakimi netizen yang kurang piknik

Kontroversi parfum Mykonos: ketika naluri “ingin gaul” anak SD dihakimi netizen yang kurang piknik

4 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.