Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

5 Hal yang Sering Disalahpahami dari Kabupaten Trenggalek

Mohammad Sirojul Akbar oleh Mohammad Sirojul Akbar
26 Januari 2024
A A
5 Hal yang Sering Disalahpahami dari Kabupaten Trenggalek kediri

5 Hal yang Sering Disalahpahami dari Kabupaten Trenggalek (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Bagi saya, Trenggalek adalah kabupaten mungil yang layak untuk ditinggali. Kenapa mungil? Karena Trenggalek menjadi salah satu kabupaten terkecil di Jawa Timur. Itu pun dari luas Kabupaten Trenggalek secara keseluruhan, 2/3 bagiannya adalah pegunungan.

Selain pegunungan, Kabupaten Trenggalek juga dikenal dengan pantainya. Dari sekian banyak pantai di sana, pasti ada yang pernah nongol di fyp TikTok kalian, misalnya saja Pantai Kuyon dan Lembah Watu Pawon yang merupakan hidden gems di Trenggalek. Bayangkan, betapa indah dan asrinya Kabupaten Trenggalek.

Namun sayangnya, masih banyak orang yang salah paham tentang Trenggalek. Saya memang bukan orang Trenggalek, tapi saya pernah tinggal di sana untuk beberapa waktu. Makanya kali ini saya ingin sedikit meluruskan anggapan-anggapan yang sering disalahpahami orang tentang Trenggalek.

#1 Dikira masuk wilayah Tulungagung

Pertanyaan aneh yang sering didengar oleh warga Trenggalek yang merantau di kota-kota besar adalah, “Trenggalek itu di mana?”

Warga Trenggalek mungkin bakal kebingungan menjawab pertanyaan itu. Wong Trenggalek ya di Trenggalek!

Ada juga yang lebih parah ketika orang awam mendengar daerah Trenggalek. Orang itu akan mengangguk-angguk sambil bilang, “Oh, Tulungagung.” Nah, kalau wong Nggalek mendengarnya, mungkin hanya bisa mengerutkan dahi sambil bilang, “Hah?”

Sekali lagi, Trenggalek itu ya di Trenggalek! Memang dulu sempat terjadi perpecahan wilayah. Sebagian daerah Trenggalek ikut Pacitan, Ponorogo, dan Tulungagung. Trenggalek bagian timur, tengah, dan utara dulu masuk wilayah administratif Tulungagung.

Namun pada tahun 1950, daerah yang ikut Tulungagung tersebut kembali lagi ke wilayah Trenggalek bersamaan dengan daerah-daerah lainnya, yang akhirnya menjadi Kabupaten Trenggalek seperti sekarang ini. Jadi jika masih ada yang bertanya Trenggalek itu mana ya nggak perlu dijawab.

Baca Juga:

Salatiga Tidak Punya Stasiun, Cukup Merepotkan bagi Orang yang Terbiasa Bepergian dengan Kereta Api

4 Hal yang Bakal Hilang kalau Kursi Berhadapan Kereta Ekonomi Lenyap

#2 Nggak semua wilayah Kabupaten Trenggalek itu pegunungan dan pelosok

Bagi sebagian masyarakat, Kabupaten Trenggalek dalam pandangan mereka mungkin identik dengan pegunungan, minim penerangan jalan, susah sinyal, jalan yang terjal, dll. Seakan-akan ketika ingin bermalam di Trenggalek harus mempersiapkan diri untuk survival.

Iya, memang 2/3 wilayah Trenggalek adalah pegunungan, tapi nggak segitunya juga kali. Percayalah, Trenggalek nggak sepelosok sebagaimana imajinasi kalian.

Nggak semua wilayah Kabupaten Trenggalek itu pegunungan. Ada beberapa daerah yang notabene bukan pegunungan, meskipun dikelilingi oleh gunung. Misalnya Kecamatan Durenan, Gandusari, Pogalan, dan Trenggalek. Bahkan pusat kotanya juga ramai ketika malam, seperti Pasar Pon yang selalu ramai muda-mudi ngopi ketika malam.

Jadi yang masih mikir Kabupaten Trenggalek itu pelosok dan terpencil, sini mampir Nggalek dulu. Dolanmu kurang adoh, Mas/Mbak!

#3 Berapa harga tiket kereta api ke Trenggalek?

Ada juga pertanyaan yang tak kalah absurd daripada menanyakan letak Trenggalek. Biasanya orang-orang dari kota besar yang ingin berlibur atau sekadar ingin meluangkan waktunya di Trenggalek akan bertanya, “Berapa harga tiket kereta api ke Trenggalek?”

Mungkin jika orang Nggalek mendengar pertanyaan itu hanya bisa mbatin sambil misuh-misuh. Loh, kenapa? Ya karena Kabupaten Trenggalek nggak dilalui jalur kereta api. Jalur kereta api, setelah dari Tulungagung, menuju ke arah Blitar dan Malang.

Kalau ingin ke Kabupaten Trenggalek menggunakan angkutan umum, kalian bisa naik bus Harapan Jaya, Bagong, dan Pelita Indah rute Surabaya-Trenggalek. Atau jika kalian masih kekeuh ingin naik kereta api, tetap bisa, asal turunnya di Stasiun Tulungagung. Sisanya, ya kalian bisa naik bus-bus arah Trenggalek tadi.

Kalian juga bisa menggunakan kendaraan pribadi. Bahkan saya anjurkan kalian naik motor agar bisa merasakan vibes Trenggalek yang mungkin nggak seperti di kota-kota lainnya. Sambil menikmati view bukit, sawah dan angin segar.

#4 Nggak ada kampus

Jika kalian punya teman atau kenalan yang mengaku kuliah di Kabupaten Trenggalek, jangan lantas heran sambil berkata “Memangnya di sana ada kampus?”

Weh, weh, jangan salah. Trenggalek mungkin kabupaten kecil dan banyak gunungnya. Tapi bukan berarti nggak ada fasilitas pendidikan di sana.

Di sana ada kampus swasta seperti Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Sunan Giri, STKIP PGRI, dan Poltekkes Malang Kampus Trenggalek. Mbok kira kampus hanya ada di kota-kota besar? Nemen!

#5 Memangnya ada tambang emas di Kabupaten Trenggalek?

Tak banyak yang tahu bahwa Trenggalek hari ini sedang terancam dengan keberadaan tambang emas. “Memang ada tambang emas di Trenggalek?” begitulah pertanyaan yang sering saya dengar dari beberapa teman, yang bahkan kalau mantai ke Trenggalek.

Wilayah konsensi tambang emas milik PT Sumber Mineral Nusantar (SMN) ini tersebar di 9 dari 14 kecamatan yang ada di Kabupaten Trenggalek. Tentunya tambang emas ini menjadi masalah bagi masyarakat dan juga keseimbangan alam di Trenggalek.

Pasalnya, masyarakat Trenggalek yang sebagian besar masih menggantungkan hidupnya pada alam akan terancam. Seperti ketersediaan sumber air berkurang, potensi bencana alam meningkat dan kerugian-kerugian lainnya yang lebih besar daripada manfaat dari tambang emas tersebut.

Melihat ancaman-ancaman yang disebabkan adanya tambang emas, mungkin 10-20 tahun ke depan Kabupaten Trenggalek nggak lagi indah seperti di fyp kalian. Mengingat bagaimanapun, Trenggalek merupakan wilayah asri yang menyimpan keindahan alam yang beragam. Maka sebagaimana bahasa wong Nggalek: tambang, ora ritek!

Penulis: Mohammad Sirojul Akbar
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Ponorogo Lebih Nyaman Ditinggali daripada Trenggalek, Fasilitasnya Lebih Lengkap dan Mumpuni.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 26 Januari 2024 oleh

Tags: jalur kereta apijawa timurkabupaten trenggalekkereta apipilihan redaksisalah pahamtrenggalektulungagung
Mohammad Sirojul Akbar

Mohammad Sirojul Akbar

Kadang menulis, kadang menangis

ArtikelTerkait

Mobil Suzuki Bukan Terkesan Murahan, tapi Ia Adalah Mobil yang Rendah Hati Terminal Mojok grand vitara suzuki avenis 125 suzuki vstrom 250 sx

Mobil Suzuki Bukan Terkesan Murahan, tapi Ia Adalah Mobil yang Rendah Hati

18 April 2022
5 Rumah Tua Bersejarah di Gunungkidul yang Layak Dikunjungi Terminal Mojok

5 Rumah Tua Bersejarah di Gunungkidul yang Layak Dikunjungi

23 Maret 2022
FIB UNAIR Surabaya Dianaktirikan Kampus, Mahasiswa Menderita seperti Kuliah di Universitas Pinggiran Mojok.co

FIB UNAIR Surabaya Dianaktirikan Kampus, Mahasiswa Menderita seperti Kuliah di Universitas Pinggiran

9 April 2024
Kasta Es Krim Wall’s dari Sultan hingga Legend Terminal Mojok

Kasta Es Krim Wall’s dari Sultan hingga Legend

7 Oktober 2022
4 Makanan Khas Malang yang Jarang Direkomendasikan Warga Lokal kepada Wisatawan

4 Makanan Khas Malang yang Jarang Direkomendasikan Warga Lokal kepada Wisatawan

1 Maret 2024
Lagu Sheila On 7 Nggak Semuanya Bagus, Ada Juga yang Cringe Mojok.co

Lagu Sheila On 7 Nggak Semuanya Bagus, Ada Juga yang Cringe

24 April 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Stasiun Klaten Stasiun Legendaris yang Semakin Modern

Stasiun Klaten, Stasiun Berusia Satu Setengah Abad yang Terus Melangkah Menuju Modernisasi

16 Maret 2026
Bertahan dengan Innova Reborn Jadul daripada Ganti Innova Zenix karena Terlalu Canggih untuk Orang Kabupaten seperti Saya Mojok.co

Bertahan dengan Innova Reborn Jadul daripada Ganti Innova Zenix karena Terlalu Canggih untuk Orang Kabupaten seperti Saya

16 Maret 2026
Lebaran Saatnya Masa Bodoh dengan Ocehan Tetangga (Unssplash)

Refleksi Lebaran Bagi Kepala Rumah Tangga: Tunaikan yang Wajib, Masa Bodo dengan Gengsi dan Ocehan Tetangga

14 Maret 2026
Bisnis Mobil Rental: Keuntungannya Selangit, Risikonya Juga Selangit rental mobil

Rental Mobil demi Gengsi Saat Pulang Kampung Lebaran Adalah Keputusan yang Goblok

12 Maret 2026
Awalnya Bangga Beli Honda Scoopy, Lama-lama Malu karena Sering Bermasalah, Motor dan Pemiliknya Jadi Kelihatan Payah Mojok.co

Awalnya Bangga Beli Honda Scoopy, Lama-lama Malu karena Sering Bermasalah, Motor dan Pemiliknya Jadi Kelihatan Payah

12 Maret 2026
Di Mana Ada Lahan, di Situ Ada Warung Pecel Lele Lamongan nasi muduk

Nasi Muduk, Kuliner Nikmat yang Tak Pernah Masuk Brosur Kuliner Lamongan, padahal Berani Bersaing dengan Soto dan Pecel Lele!

16 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Nasib Suram Pekerja Jakarta Rumah Bekasi, Dituntut Siaga Bekerja dan Pulang ke Rumah sampai Tumbang Mental dan Fisik
  • Memahami Bagaimana Aldi Taher dan Jualan Burgernya yang Cuan Mampus dan Berhasil Menampar Ilmu Marketing Ndakik-Ndakik
  • Rasa Sanga (7): Membaca Ajaran Sunan Kudus dari Sebungkus Garang Asem yang Pedas, Kecut, dan Segar
  • Saat Terjadi Konflik di Luar Negeri, Evakuasi WNI Tak Sesederhana Asal Pulang ke Negara Asal
  • Anak Rantau di Jogja Menyesal ke Jakarta, Tak Ada Burjo atau Warmindo sebagai Penyelamat Karjimut Bertahan Hidup
  • Sate Kere Merbung di Klaten: Warisan Terakhir Ibu yang Menyelamatkan Saya dan Keluarga dari Jurang PHK

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.