Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Fesyen

Harga Kacamata Jutaan Memang Sebanding dengan Kualitas, Nggak Usah Heran

Iqbal AR oleh Iqbal AR
3 Desember 2023
A A
Harga Kacamata Jutaan Memang Sebanding dengan Kualitasnya, Nggak Usah Heran

Harga Kacamata Jutaan Memang Sebanding dengan Kualitasnya, Nggak Usah Heran (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Di tengah perdebatan di media sosial mengenai carut-marut kompetisi MasterChef Indonesia, penjajahan Israel terhadap Palestina, atau tentang gejolak sinema, satu pertanyaan muncul sebagai muara tema perdebatan baru. Perdebatan mengenai kacamata dan harganya. “Memangnya apa yang membedakan kacamata harga sejutaan dengan kacamata ratusan ribu, sih?” begitu kira-kira pertanyaannya.

Pertanyaan ini muncul dari sebuah akun fess di Twitter, yang akhirnya menimbulkan perdebatan dan diskusi tentang harga kacamata. Sender atau pengirim pesan di cuitan tersebut merasa heran ada temannya yang sedih banget karena kehilangan kacamata yang harganya 1 juta. Selain itu, ternyata banyak juga warganet yang masih heran soal harga kacamata yang menyentuh angka 1 juta rupiah dan bahkan lebih.

💚 genuinely asking, apa bedanya kacamata jutaan sama kacamata ratusan ribu? sender abis diceritain temen yang abis kehilangan kacamata dan katanya harganya 1 jt, sender yang cuma pake kacamata 200 ribuan auto shock berat pic.twitter.com/sQIVe4dZKL

— Tanyarlfes (@tanyarlfes) November 28, 2023

Sebuah perdebatan yang cukup wajar sebenarnya, mengingat sebagian dari kita memang tidak pernah teredukasi tentang seluk-beluk kacamata. Selain itu, sebagian masyarakat kita memang tidak menganggap kacamata adalah barang yang pantas dihargai semahal itu. Berbeda dengan jam tangan atau tas, misalnya. Sederhananya, kacamata memang bukan barang yang bisa dikategorikan sebagai barang mewah.

Meski tak bisa dikategorikan sebagai barang mewah, bukan berarti kacamata tidak punya range harga yang bermacam-macam. Kita bisa menemukan kacamatan dengan harga puluhan ribu hingga jutaan rupiah. Tentu saja dengan fitur dan keistimewaannya masing-masing. Kacamata harga jutaan jelas berbeda dan lebih bagus daripada yang harganya puluhan atau ratusan ribu. Lantas, apa bedanya?

Kualitas frame kacamata harga jutaan pasti lebih bagus

Sudah bukan rahasia lagi kalau kacamata dengan harga jutaan punya kualitas frame lebih bagus daripada kacamata yang ratusan ribu. Frame kacamata jutaan pasti lebih kuat, lebih tahan banting, lebih tidak mudah patah daripada kacamata ratusan ribu. Selain itu, frame-nya juga lebih enteng dan lebih nyaman dipakai. Selain itu, bahan frame-nya juga lebih bagus dan tidak akan membuat kita iritasi.

Kalau beli kacamata yang harganya ratusan ribu, jangan kaget kalau frame-nya mudah patah. Jatuh dikit retak, kesangkut dikit patah. Ya mau gimana, namanya juga kacamata murah. Ada harga ada kualitas, kan?

Kualitas lensa yang lebih bagus dan presisi

Kalau kita membeli kacamata harga jutaan, sudah pasti kita akan mendapatkan lensa yang berkualitas dan tentunya presisi atau akurat sesuai kebutuhan. Kalau sampai lensanya tidak presisi, itu akan membuat mata kita jadi lebih lelah dan bahkan sakit kepala. Itulah yang dijamin oleh kacamata sejutaan atau kacamata mahal. Kalau kacamatanya harganya murah—ratusan ribu atau bahkan puluhan ribu—jangan harap akan dapat semua jaminan ini.

Baca Juga:

Pengendara Motor yang Juga Pengguna Kacamata Adalah Orang Paling Sial ketika Hujan

Refraksionis Optisien Dikira Perawat padahal Job Desc-nya Beda

Tapi apakah selalu seperti itu? Tidak juga. Saya pengguna kacamata dengan minus 0,25, dan sudah cukup puas dengan kacamata seharga 350 ribu. Framenya enak dan lensanya pas. Semuanya kembali ke mindset dan kebutuhan, hehe.

Harga kacamata mahal berarti daya tahannya juga tinggi

Sebagaimana barang mahal, kacamata dengan harga jutaan tentu akan lebih awet ketimbang kacamata yang ratusan ribu. Frame dan lensanya yang berkualitas, tentu akan membuat kacamata jutaan ini lebih punya daya tahan tinggi.

Selain bahan frame dan lensanya yang bagus, cara kita merawat kacamata yang jutaan tentu akan berbeda. Maksudnya, kalau kita punya kacamata jutaan pasti akan kita jaga banget. Jangan sampai jatuh atau tertindih.

Merek terkenal dan gengsi

Merek nyatanya juga pengaruh terhadap harga kacamata. Harus diakui, semakin terkenal dan prestisius merek sebuah kacamata, semakin mahal pula harganya. Dan itu jelas memengaruhi posisi tawar, looks, dan gengsi kita di hadapan orang lain. Orang-orang akan terkesima kalau misalnya kita memakai kacamata merek Bvlgari, Ana Hickmann, atau Chanel yang harganya bisa sampai puluhan juta.

Dengan memakai kacamata mahal, bisa jadi kita akan lebih “terpandang” di hadapan orang-orang. Ini yang tidak ada di kacamata murah yang harganya ratusan atau malah puluhan ribu. Kalau kacamata murah, jangankan merek terkenal, original saja kadang belum. Bisa aja dapat kacamata yang KW.

Itulah kacamata dengan segala perdebatannya. Pada akhirnya, semua akan balik lagi bahwa kacamata itu soal kebutuhan. Kalau kebutuhan kita sudah terpenuhi dengan kacamata yang harganya 200 atau 300 ribu, ya sudah cukup. Tidak perlu risau dan memaksakan diri untuk beli kacamata dengan harga jutaan. Asal kita teliti dan pandai merawatnya, pasti akan awet, kok.

Kacamata saya misalnya, saya beli dengan harga 350 ribu di Optik Indramayu Pasar Besar Malang. Frame-nya oke, lensanya juga oke. Pas, presisi. Daya tahannya juga oke, satu tahun pemakaian masih awet nyaris seperti baru. Lensanya tidak ada beset, frame-nya masih kokoh. Paling hanya sedikit kusam saja warna framenya (saya pakai frame bening).

Jadi, kacamata harga jutaan memang sudah pasti beda dengan kacamata yang harganya ratusan ribu. Perbedaannya memang kentara di banyak hal, dan kita harus akui itu. Namun, pada akhirnya semuanya kembali ke kebutuhan dan prioritas, termasuk dalam urusan kacamata.

Penulis: Iqbal AR
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Bingung Memilih Frame Kacamata yang Cocok? Pakai FaceApp!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 3 Desember 2023 oleh

Tags: barang mahalbarang mewahframeharga kacamatakacamatakacamata mahallensamahaloptik
Iqbal AR

Iqbal AR

Penulis lepas lulusan Sastra Indonesia UM. Menulis apa saja, dan masih tinggal di Kota Batu.

ArtikelTerkait

Informasi Bayar UKT yang Mepet Adalah Bukti Betapa Jeniusnya Birokrat Kampus perguruan tinggi negeri

Biaya Perguruan Tinggi Negeri yang Mahal: Katanya Pendidikan Adalah Hak untuk Setiap Warga, tapi Kenapa Biayanya Nggak Masuk Akal?

5 Juli 2023
Biaya Hidup di Kalimantan Timur Begitu Mahal bagi Perantau Jawa

Biaya Hidup di Kalimantan Timur Begitu Mahal bagi Perantau Jawa

2 Desember 2023
barang mahal, oreo supreme

Alasan Kenapa Kita Suka Barang-Barang Mahal (dan ini Bukan Karena Pengin Pamer)

19 Mei 2020
Problem Kekinian yang Menyebalkan: Masker Copot Saat Memakai Helm terminal mojok.co

Cara Menghilangkan Embun di Kacamata saat Memakai Masker

17 Agustus 2020
Alasan Paling Mashok yang Perlu Dipertimbangkan untuk Nggak Beli Barang Branded dan Mahal terminal mojok

Alasan Paling Mashok yang Perlu Dipertimbangkan untuk Nggak Beli Barang Branded dan Mahal

9 Juni 2021
Bingung Memilih Frame Kacamata yang Cocok? Pakai FaceApp!

Bingung Memilih Frame Kacamata yang Cocok? Pakai FaceApp!

29 Januari 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Memang Penuh Cerita dan Keresahan, Makanya Dibicarakan Berulang-ulang dan Hampir Tanpa Jeda

10 April 2026
Sarjana Keguruan Pilih Jadi TKW di Taiwan, Merasa Lebih Dihargai daripada Jadi Guru Honorer dengan Gaji “Imut” selama Bertahun-tahun Mojok.co

Sarjana Keguruan Pilih Jadi TKW di Taiwan, Lebih Menjanjikan daripada Jadi Guru Honorer dengan Gaji “Imut” Selama Bertahun-tahun

9 April 2026
Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

8 April 2026
Aerox Motor Yamaha Paling Menderita dalam Sejarah (unsplash)

Aerox: Motor Yamaha Paling Menderita, Nama Baik dan Potensi Motor Ini Dibunuh oleh Pengguna Jamet nan Brengsek yang Ugal-ugalan di Jalan Raya

8 April 2026
Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026
4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan (Unsplash)

4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan

8 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Bangun Rumah Istana di Grobogan Gara-gara Sinetron, Berujung Menyesal karena Keadaan Aneh dan Merepotkan
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit
  • Buka Usaha dan Niat Slow Living di Desa Malah Dibikin Muak dengan Etos Kerja Pemudanya, Bersikap Semaunya Atas Nama “Kekeluargaan”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.