Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Pleret Bantul, Daerah yang Paling Masuk Akal untuk Ditinggali di Jogja. Tanahnya Nggak Mahal Banget, Dekat Kota Jogja, Plus Aman dari Klitih!

Prabu Yudianto oleh Prabu Yudianto
24 November 2023
A A
Pleret Bantul, Daerah yang Paling Masuk Akal untuk Ditinggali di Jogja. Tanahnya Nggak Mahal Banget, Dekat Kota Jogja, Plus Aman dari Klitih!

Pleret Bantul, Daerah yang Paling Masuk Akal untuk Ditinggali di Jogja. Tanahnya Nggak Mahal Banget, Dekat Kota Jogja, Plus Aman dari Klitih! (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Ingin punya rumah di Jogja, tapi situasi keuangan Anda agak humble? Sepertinya Anda harus pikir-pikir dulu. Sebab, harga tanah di Jogja sudah tidak bersahabat untuk gen milenial yang (katanya) terancam homeless. Tapi kalau masih memaksakan diri, mungkin Pleret Bantul jadi solusi paling masuk akal.

Alasan Pleret jadi solusi bukan sekadar harga tanah yang tidak ugal-ugalan. Pleret terhitung masih cukup manusiawi sebagai tempat tinggal bagi gen milenial dan gen Z. Paling tidak, Anda tidak harus tinggal di tengah desa antah berantah. Infrastrukturnya sih masih bisa ditolerir. Masih ada warung Madura yang buka sampai malam. Dan paling penting, kepala Anda cenderung lebih aman dari sabetan sajam di tengah malam.

Bekas Kraton Pleret yang kini jadi pinggiran

Ketika ditanya di mana pusat Kerajaan Mataram, orang pasti akan menyebut Kotagede. Tidak salah sih, cuman kurang tepat saja, karena Kerajaan Mataram beberapa kali pindah lokasi. Salah satunya di Pleret. Dulu Kraton Pleret atau Kraton Plered pernah menjadi pusat kerajaan sekaligus mahakarya Sri Amangkurat I. Kemegahannya tidak main-main. Selain kompleks istana yang luas, ada danau buatan yang dinamai Segoroyoso.

Namun pemindahan pusat pemerintahan membuat Pleret terlupakan. Sampai akhirnya situs istana ini rusak dan terkubur. Kini Pleret Bantul menjadi salah satu kapanewon/kecamatan di Kabupaten Bantul. Areanya mencakup bekas Kraton Pleret dan Kraton Kerto. Meskipun menaungi dua bekas istana megah, namun Pleret Bantul kini jadi area rural di pinggiran Kota Jogja.

Meskipun dinilai sebagai wilayah pinggiran dan “ndeso,” Pleret Bantul adalah alternatif terbaik sebagai tempat tinggal gen milenial dan gen z. Daerah ndeso ini mampu untuk memenuhi kebutuhan dasar generasi yang jadi korban kapitalisme dan salah urus agraria ini.

Harga tidak murah, tapi (lumayan) masuk akal

Pertanyaan paling penting ketika bicara tanah adalah, “Emang harga per meternya berapa?” Kalau bicara tanah di Jogja, harganya memang variatif. Ada yang masih di bawah satu juta, ada yang tembus 50 juta per meter. Bagaimana dengan harga tanah di Pleret Bantul?

Setelah saya cek di OLX dan rumah.com, rata-rata harga tanah di Pleret Bantul masih masuk akal. Umumnya tanah di Pleret dijual di angka 2-2.5 juta per meter. Ada yang lebih murah bahkan sekitar 1 juta saja. Namu ada yang lebih mahal sekitar 3-5 juta per meter. Semua tergantung pada lokasi, legalitas, dan kondisi tanah.

Harga ini masih masuk akal ketika bicara daerah yang tidak jauh dari Kota Jogja. Memang banyak yang lebih murah, namun lokasinya jauh dari pusat kota. Infrastrukturnya juga pasti ala kadarnya. Tentu berbeda dengan Pleret Bantul yang notabene “pinggiran” Kota Jogja.

Baca Juga:

Bukan Cuma Sambal yang Manis, Chinese Food di Jogja Juga Ikutan Jadi Manis

Kos LV Jogja Menjamur: Akhlak Nanti Dulu, Kenyamanan dan Cuan Nomor Satu

Masih dekat Kota Jogja, infrastruktur juga lumayan

Pleret Bantul memang tidak jauh dari Kota Jogja. Jarak Kantor Kapanewon Pleret sampai pusat Kota Jogja hanya 10 kilometer. Dengan jarak yang terhitung dekat ini, warga Pleret tidak terasing dari pembangunan. Meskipun tidak bisa dibilang sempurna, namun masih pantas untuk menunjang hidup warganya.

Perkara jalan raya, Pleret masih boleh tersenyum ala Bantul. Tidak mulus-mulus banget, tapi juga bukan situs jeglongan sewu. Jalan desa dan kampungnya juga masih layak dilalui tanpa merusak shock absorber kendaraan.

Fasilitas seperti rumah sakit dan klinik juga tersedia di Pleret Bantul. Sepanjang jalan utama Pleret, ada dua rumah sakit dan satu klinik pratama. Fasilitas lain seperti tempat ibadah dan sekolah juga tersedia dalam jumlah cukup. Tapi kalau cari fasilitas macam kelab malam ataupun fancy coffee shop jelas tidak ada.

Perkara jaringan Internet bukan jadi masalah di Kapanewon Pleret. Ketika saya cek ketersediaan jaringan di IndiHome, Pleret sudah masuk dalam cakupan provider internet plat merah ini. Provider internet lain juga sudah bersaing di Pleret. Jadi untuk kaum WFH ataupun entrepreneur, Pleret tetap mendukung pekerjaan Anda.

Punya swalayan legendaris serta bertabur warung madura

Untuk pusat perbelanjaan, Pleret Bantul masih mampu memenuhi kebutuhan warganya. Salah satunya swalayan legendaris Bantul: DM Baru 1. Swalayan dan toserba lain juga bisa ditemukan di Pleret. Pasar tradisional juga siap memenuhi kebutuhan sembako dan dapur Anda.

Namun kalau Anda mencari yang lebih ramah jarak, masih ada warung madura yang siap memenuhi kebutuhan Anda. Terutama ketika Anda malas pergi jauh atau butuh rokok serta mie instan. Meskipun Pleret Bantul cenderung sepi di waktu malam. Pokoknya tenang saja. Selama masih ada warung madura, kehidupan Anda akan baik-baik saja.

Menurut saya, keberadaan warung madura adalah tanda daerah yang layak huni. Ini adalah bukti sebuah daerah tidak kelewat sepi dan terisolir. Jadi jangan mengira Pleret Bantul se-ndeso itu. Buktinya kekuatan besar pesaing swalayan waralaba ini masih menjamur di Pleret.

Pleret (lumayan) aman dari klitih

Tapi semua penjelasan di atas masih kalah penting dengan info satu ini. Pleret Bantul termasuk daerah yang cukup aman dari klitih. Saya bilang cukup karena tetap ada kasus klitih di daerah Pleret. Namun hanya ada dua kasus, yaitu di tahun 2019 dan Agustus 2023. Namun kasus yang terakhir disebut bukan klitih oleh pihak berwajib.

Pleret juga minim isu tawuran dan kejahatan lain. Jadi boleh dibilang daerah Pleret termasuk wilayah yang aman sebagai tempat tinggal. Saya sih tidak menjamin Pleret benar-benar bersih. Tapi setidaknya berita kriminal di Pleret Bantul sangat minim.

Dengan semua faktor yang saya sampaikan, Pleret masih jadi pilihan masuk akal sebagai tempat tinggal. Yah akan masuk akal kalau ada sisa gaji yang bisa disisihkan untuk KPR atau menabung. Masih masuk akal kalau ada bantuan dari keluarga untuk beli rumah. Masih masuk akal kalau ekonomi Anda tidak sehumble UMP DIY. Dan masih masuk akal kalau ada duitnya. 

Penulis: Prabu Yudianto
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Ironi Pleret, Sejarah Yogyakarta yang Terlupakan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 24 November 2023 oleh

Tags: Bantulharga tanah di jogjaJogjapleretTempat Tinggal
Prabu Yudianto

Prabu Yudianto

Penulis kelahiran Yogyakarta. Bekerja sebagai manajer marketing. Founder Academy of BUG. Co-Founder Kelas Menulis Bahagia. Fans PSIM dan West Ham United!

ArtikelTerkait

4 Fenomena Gaib di Sekitar Kraton Jogja yang Jarang Diketahui Orang Mojok.co

4 Cerita Horor di Sekitar Kraton Jogja yang Bikin Nyali Ciut

30 Juli 2024
Surat Terbuka untuk Pembenci Perantau di Jogja: Hanya Dhemit yang “Pribumi Jogja”, Kalian Bukan! konten kreator jogja

Surat Terbuka untuk Pembenci Perantau di Jogja: Hanya Dhemit yang “Pribumi Jogja”, Kalian Bukan!

4 Mei 2025
Jogja Tidak Hanya Kopi Klotok: Rekomendasi Hidden Gem untuk Wisatawan yang Pengin Blusukan Kuliner

Jogja Tidak Hanya Kopi Klotok: Rekomendasi Hidden Gem untuk Wisatawan yang Pengin Blusukan Kuliner

29 Juni 2023
Menanti Jogja Tanpa Knalpot Brong, Sampah yang Bikin Telinga Tersiksa bukit bintang jogja

Menanti Jogja Tanpa Knalpot Brong, Sampah yang Bikin Telinga Tersiksa

2 Januari 2024
Sudah Saatnya Magelang Mengganti Istilah Klitih dengan Kejahatan Jalanan untidar

Sudah Saatnya Magelang Mengganti Istilah Klitih dengan Kejahatan Jalanan

28 Juli 2022
Tour Guide Taman Sari Jogja, Profesi Paling Mulia karena Keikhlasannya

Tour Guide Taman Sari Jogja, Profesi Paling Mulia karena Keikhlasannya

31 Agustus 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Unpopular Opinion: Kajian Ustaz Hanan Attaki Itu Bukanlah Pengajian Agama pengajian berbayar

Maaf Saya Berubah Pikiran, Konsep Pengajian Berbayar Memang Lebih Masuk Akal dan Layak untuk Diikuti

16 Mei 2026
Mahasiswa Akuntansi yang Menghindari Bahasa Inggris Tak Ubahnya Menembak Kaki Sendiri, alias Menyulitkan Diri Sendiri!

Mahasiswa Akuntansi yang Menghindari Bahasa Inggris Tak Ubahnya Menembak Kaki Sendiri

20 Mei 2026
Pantai Glagah Disebut Bali-nya Jogja, dan Saya Tidak Tahu Harus Senang atau Khawatir

Pantai Glagah Disebut Bali-nya Jogja, dan Saya Tidak Tahu Harus Senang atau Khawatir

15 Mei 2026
Arsenal (Memang) Berhati Nyaman

Arsenal (Memang) Berhati Nyaman

20 Mei 2026
Kegiatan Pramuka Memang Cuma Buang-buang Waktu, dan Justru Itulah Tujuannya

Kegiatan Pramuka Memang Cuma Buang-buang Waktu, dan Justru Itulah Tujuannya

21 Mei 2026
Jangan Terkecoh, Tutor Bimbel Online Pekerjaan yang Tidak Cocok untuk Fresh Graduate Mojok.co

Jangan Terkecoh, Tutor Bimbel Online Pekerjaan yang Tidak Cocok untuk Fresh Graduate

20 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.