Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Magang di Sekretariat DPRD Nggak Keren Sama Sekali, Saya Malah Malu karena Banyak Nganggurnya daripada Kerjanya

Achmad Fauzan Syaikhoni oleh Achmad Fauzan Syaikhoni
22 November 2023
A A
Magang di Sekretariat DPRD Nggak Keren Sama Sekali, Saya Malah Malu karena Banyak Nganggurnya daripada Kerjanya

Magang di Sekretariat DPRD Nggak Keren Sama Sekali, Saya Malah Malu karena Banyak Nganggurnya daripada Kerjanya (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga:

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal

Merantau ke Malang Menyadarkan Saya Betapa Payah Hidup di Bojonegoro

Beberapa waktu lalu saya menjalani tugas praktik kerja mahasiswa sebagai syarat skripsian. Dalam proses penempatan magang ini pihak kampus menyodorkan beberapa pilihan tempat magang yang bisa dipilih mahasiswa secara mandiri. Awalnya saya dan teman-teman anggota kelompok magang kebingungan mau magang di mana. Tapi setelah melewati serangkaian diskusi kecil, akhirnya kami memutuskan untuk magang di sekretariat DPRD kabupaten tempat saya kuliah.

Saat itu, ekspektasi yang kami bawa untuk magang di situ adalah agar bisa mengambil bagian humasnya sebagaimana jurusan kami, Ilmu Komunikasi. Ekspektasi itu saya kira juga nggak ndakik-ndakik amat mengingat mata kuliah Public Relations juga sudah kami dapat sebelumnya. Tapi lagi-lagi kehidupan memang nggak seindah yang dibayangkan. Setelah menjalani magang selama 1 bulan, ekspektasi itu sama sekali nggak terjadi, bahkan bertolak belakang dengan realitasnya.

Apesnya lagi, teman-teman yang magang di tempat lain sempat iri dan menyanjung kami bahwa magang di sekretariat DPRD itu keren dan pasti mendapatkan banyak ilmu. Sungguh saya pengin misuh saja sebenarnya ketika disanjung begitu. Ya gimana, dikira kalau ada nama DPRD, yang secara umum dikenal sebagai instansi besar (yang katanya) karena representasi dari rakyat, lantas anak magangnya juga ikutan keren, dapat banyak ilmu, dan mewakili rakyat gitu? Sama sekali nggak gitu, Bos.

Kalau kalian juga sempat menganggap begitu, atau bagi yang semester depan mau magang dan punya keinginan untuk magang di sekretariat DPRD, baiknya pendam sedalam-dalamnya keinginan itu. Sini saya kasih tahu alasan-alasannya.

Sekretariat DPRD beda dengan anggota DPRD

Sebelum lanjut, saya perlu menjelaskan sedikit bedanya sekretariat DPRD dan anggota DPRD dulu. Sekretariat DPRD itu ringkasnya adalah pembantunya anggota DPRD. Jika anggota DPRD mau kunjungan luar kota atau provinsi, segala hal administrasi mulai dari keuangan, fasilitas, pelaporan kegiatan, dll., itu yang bertanggung jawab adalah setwan. Intinya, sekretaris anggota DPRD adalah pihak yang membantu pelaksanaan tugas dan fungsi DPRD secara administratif.

Dengan begitu, ketika saya magang di sekretariat DPRD, bukan berarti saya paham soal bagaimana menangani permasalahan ekonomi atau industri dari rakyat layaknya tugas dari Komisi II DPR RI. Sebabnya itu tadi, sekretaris DPRD bergerak di bidang administratif, sementara anggota DPRD di bidang kebijakan politik. Sudah jelas, ya? Lanjut.

Baca halaman selanjutnya: Dapat ilmu mengoperasikan mesin fotokopi dan memanipulasi laporan kegiatan…

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 24 November 2023 oleh

Tags: Anak MagangmagangMahasiswasekretariat DPRD
Achmad Fauzan Syaikhoni

Achmad Fauzan Syaikhoni

Pemuda setengah matang asal Mojokerto, yang selalu ekstase ingin menulis ketika insomnia. Pemerhati isu kemahasiswaan, lokalitas, dan hal-hal yang berbau cacat logika.

ArtikelTerkait

Kampus Elit, Parkir Sulit tukang parkir liar

Kampus Elit, Parkir Sulit

16 September 2022
6 Proker KKN yang Cocok untuk Kampung Durian Runtuh “Upin dan Ipin”, Dijamin Nggak Akan Dicap Mahasiswa Sok-sokan (Mojok.co)

Proker KKN yang Cocok untuk Kampung Durian Runtuh “Upin dan Ipin”. Warga Senang, Mahasiswa Nggak Dicap Sok-sokan

5 Februari 2024
Alasan Orang Tua Melarang Keinginan Anaknya untuk Ngekos anak kos terminal mojok.co

Alasan Orang Tua Melarang Keinginan Anaknya untuk Ngekos

2 November 2020
warung kopi

Ke Warung Kopi: Pamitnya Ngopi, Tapi Pesannya Teh Jumbo

28 Mei 2019
impresi

Tak Perlulah Terlalu Berprestasi, Karena Impresi Awal Adalah Kunci

24 Mei 2019
tuhan

Tuhan dalam Huruf Kapital

5 September 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN (Shutterstock)

Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN

3 April 2026
Membuka Kebohongan Purwokerto Lewat Kacamata Warlok (Unsplash)

Membuka Kebohongan Tentang Purwokerto dari Kacamata Orang Lokal yang Jarang Dibahas dalam Konten para Influencer

4 April 2026
Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot 

6 April 2026
Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain Mojok.co

Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain

6 April 2026
5 Alasan Freelance Lebih Menguntungkan untuk Mencari Uang di Tahun 2025

Dear Penipu Lowongan Freelance, yang Kami Butuhkan Itu Bayaran Nyata, Bukan Iming-iming Honor Besar dari Top-Up Biaya Deposit!

2 April 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Tidak Butuh Mall Kedua, Setidaknya untuk Sekarang

7 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang
  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Umur 30 Cuma Punya Honda Supra X 125 Kepala Geter: Dihina tapi Jadi Motor Tangguh buat Bahagiakan Ortu, Ketimbang Bermotor Mahal Hasil Jadi Beban
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living
  • Slow Living Cuma Mitos, Gen Z dengan Gaji “Imut” Terpaksa Harus Hustle Hingga 59 Tahun demi Bertahan Hidup
  • Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.