Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

3 Pusat Kemacetan di Purwokerto yang Hanya Bisa Diatasi dengan Baling-baling Bambu

Yanuar Abdillah Setiadi oleh Yanuar Abdillah Setiadi
22 September 2023
A A
Purwokerto Membuat Orang Purbalingga Cemburu dan Iri Hati (Unsplash) kemacetan

Purwokerto Membuat Orang Purbalingga Cemburu dan Iri Hati (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Kalau sedang berkunjung ke Purwokerto, baiknya hindari tiga titik kemacetan yang ada di bawah ini. Serius, ngeri.

Melewati jalanan Kota Satria menjadi sebuah kebiasaan bagi anak gabut seperti saya. Selama kuliah di Purwokerto, saya memiliki sirkel anak nongki yang siap berangkat kapan saja dan kemana saja. Setiap ada tempat baru yang viral, kami akan menjadi orang yang antusias untuk mengunjunginya. Sebut saja saat masih awal pembukaan area Jalan Ir Soekarno. Hampir setiap hari saya dan teman-teman ke sana. Ya, walaupun hanya sekadar lewat dan sesekali mengambil gambar.

Kalau sehari saja saya nggak manasin motor dengan keliling kota, rasanya hati terasa gelisah. Kebiasaan tersebut, saya sangat hafal beberapa titik kemacetan yang ada di kota penghasil mendoan ini. Saya harap kalian nggak lewat sini saat sedang terburu-buru. Kalau kalian maksa, saya jamin anda akan kecewa. Haqul Yakin! Lantas, titik mana saja yang saya maksud?

Pasar Cerme

Area Pasar Cerme menjadi salah satu akses yang sering dilewati oleh mahasiswa, terutama mahasiswa UIN Saizu. Jalan di dekat pasar ini begitu ramai saat pagi dan sore hari. Pada pagi hari, kemacetan disebabkan banyaknya pedagang pasar yang ada di sepanjang jalan. Jadi, mulai pukul 06.00 area ini akan ramai oleh para pedagang kaki lima yang membuka lapaknya di pinggir jalan.

Selain itu, pasar ini nggak punya tempat parkir khusus. Akhirnya para pengunjung pasar memarkirkan motornya di pinggir jalan. Hal inilah yang membuat jalan semakin sempit.

Kebetulan pasar ini terletak di sebuah pertigaan yang cukup strategis di Purwokerto. Selain itu, di Pertigaan Pasar Cerme nggak ada lampu merahnya loh, Guys! Makanya, kalau lewat jalan ini kalian musti hati-hati. Mungkin ketika siang nggak begitu macet. Tapi, tetap saja kalau lewat sini kalian harus berkendara dengan kecepatan di bawah 20 kilometer per jam. Kudu aso temenan, Lur!

Jalan Veteran, Purwokerto Barat

Jalan satu ini memang terletak di pinggiran Purwokerto. Namun, jalan ini selalu ramai oleh lalu lalang kendaraan. Puncak keramaian di Jalan Veteran terjadi saat pagi dan sore hari. Apalagi jika palang pintu rel kereta api ditutup, sudah pasti antrean akan mengular hingga ratusan meter. Kontur jalan yang menurun dari arah timur dan barat membuat pengendara mobil musti menggunakan rem tangan saat berhenti.

Saya sarankan agar kalian menggunakan sepeda motor saja kalau melintasi jalan ini. Memang kenapa dengan mobil? Kalau kalian menggunakan kendaraan roda empat, sudah pasti mengantre panjang. Ditambah lagi palang rel kereta yang sedang tertutup, bersiaplah untuk menguatkan keimanan kalian agar tidak misuh.

Baca Juga:

Purwokerto Memang Penuh Cerita dan Keresahan, Makanya Dibicarakan Berulang-ulang dan Hampir Tanpa Jeda

Purwokerto Tidak Butuh Mall Kedua, Setidaknya untuk Sekarang

Fyi, jalan ini juga merupakan semacam jalur lingkar yang dilintasi kendaraan besar seperti truk dan bus besar. Tujuannya agar tidak ada kendaraan yang melintasi pusat kota. Jadi, kalau kalian lewat sini otomatis harus cekatan karena sudah masuk jalan antar provinsi yang ramai.

Jalan MT Haryono

Jalan ini ada di dekat Pasar Wage Purwokerto. Pasar Wage adalah pasar terbesar di Kabupaten Banyumas. Sudah bisa dibayangkan keramaian di jalan ini, kan? Kemacetan di jalur ini terjadi di pagi hingga sore hari.

Penyebab kemacetan pun banyak sekali. Mulai dari angkutan kota yang berhenti di tengah jalan, Pedagang kaki lima yang membuka lapak di pinggir jalan, hingga pengendara yang parkir di sepanjang jalan ini. Meskipun sudah dijadikan satu arah, jalan ini masih sulit untuk terbebas dari kemacetan. Salah satu cara agar terbebas dari sini adalah dengan menggunakan pintu kemana saja milik Doraemon!

Itulah tiga pusat kemacetan yang ada di Kota Satria. Jika kalian enggan melewatinya, saya sarankan membawa baling-baling bambu milik Doraemon. Kalau kalian bisa terbang, nggak bakal kena macet, Lur! Paling kesangkut kabel! Hahahaha.

Penulis: Yanuar Abdillah Setiadi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Purwokerto, Tempat Tinggal Terbaik di Jawa Tengah

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 22 September 2023 oleh

Tags: pasar cermepurwokertotitik kemacetanUIN SAIZU
Yanuar Abdillah Setiadi

Yanuar Abdillah Setiadi

Santri. Murid Cak Nun, Rocky Gerung, Sujiwo Tejo. Instagram: @yanuarabdillahsetiadi

ArtikelTerkait

5 Tempat Pacaran di Purwokerto kalau Sedang Bokek, Suasana Romantis dan Murah Meriah Mojok.co

5 Tempat Pacaran di Purwokerto kalau Sedang Bokek, Suasana Romantis dan Murah Meriah

19 Mei 2024
Es Teh Desa: Es Teh Purwokerto yang Mampu Mengalahkan Mixue (Unsplash)

Es Teh Desa: Minuman Teh Asal Purwokerto yang Mampu Mengalahkan Mixue dan Menghijaukan Banyumas Hingga Jawa Timur

24 September 2023
Jangan Bikin Purwokerto Jadi Jogja Kedua! Kami Butuh Hidup Tenang, Bukan Trending

Jangan Bikin Purwokerto Jadi Jogja Kedua! Kami Butuh Hidup Tenang, Bukan Trending

14 Mei 2025
5 Titik Kemacetan di Malang Raya yang Bikin Kepala Pusing dan Naik Darah terminal mojok.co

5 Titik Kemacetan di Malang Raya yang Bikin Kepala Pusing dan Naik Darah

7 April 2021
Purwokerto, Kota Pensiunan yang Kehilangan Sisi Eksotisnya (Unsplash) jalan satu arah

Jalan Satu Arah di Purwokerto yang Wajib Kalian Ketahui Jika Tidak Ingin Kena Maki

4 November 2023
Kembaran Bukan Purwokerto, Jangan Disamakan

Kembaran Bukan Purwokerto, Jangan Disamakan

16 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas Mojok.co

Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas

6 April 2026
4 Ciri Nasi Uduk Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan (Wikimedia Commons)

4 Ciri Nasi Uduk Redflag yang Bikin Kecewa dan Nggak Nafsu Makan

11 April 2026
4 Hal yang Harus Penumpang Ketahui tentang Stasiun Duri, Si Paling Sibuk dan Melelahkan se-Jakarta Barat

Stasiun Duri Lebih Bikin Stres dari Manggarai: Peron Sempit, Tangga Minim, Kereta Lama Datang

9 April 2026
Jalan Godean Konsisten Menguji Kesabaran Warga Sleman Sisi Barat Mojok

Jalan Godean yang Ruwet Konsisten Menguji Kesabaran Warga Sleman Sisi Barat

8 April 2026
Mempertanyakan Efisiensi Syarat Administrasi Seleksi CPNS 2024 ASN penempatan cpns pns daerah cuti ASN

Wajar kalau Masyarakat Nggak Peduli PNS Dipecat atau Gajinya Turun, Sudah Muak sama Oknum PNS yang Korup!

7 April 2026
Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup Pola Pikir Pecundang (Unsplash)

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup untuk Hidup dan Berpotensi Bikin Pekerja Tetap Miskin Adalah Pola Pikir Pecundang yang Nggak Tahu Cara Bertahan Hidup

6 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Kuliah Jurusan Sepi Peminat Unsoed Purwokerto, Jadi Jalan Wujudkan Mimpi Ortu karena Tak Sekadar Kuliah
  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.