Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Menguak Misteri Pohon Ketapang di Beberapa Cafe Terdekat dari Tempat Tinggal Saya di Jogja

Saar Ailarang Abdullah oleh Saar Ailarang Abdullah
9 Agustus 2023
A A
Cafe Terdekat di Jogja yang Menyimpan Misteri Pohon Ketapang (Unsplash)

Cafe Terdekat di Jogja yang Menyimpan Misteri Pohon Ketapang (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebuah misteri di skena kopi Jogja hampir membuat saya mati penasaran. Jadi, lantaran cukup sering ngopi bersama teman-teman, saya jadi memperhatikan satu kesamaan di beberapa cafe terdekat dari tempat tinggal saya. Persamaan itu bernama pohon ketapang. 

Pohon ketapang adalah tumbuhan peneduh endemik Madagaskar. Ia memiliki tajuk yang mendatar dan berlapis-lapis. Kalau dilihat-lihat, pohon ini berwujud ramping. Tidak terlalu gemuk pada batang utamanya, tapi memiliki ranting yang membentang dan ramping serta tegak lurus. Menyerupai tulang-tulang pada sebuah payung. 

Karakteristik daunnya cenderung kecil-kecil dan bergerombol serta solid. Jaraknya rapat. Membuat sinar matahari sulit untuk menembus barisan dedaunan dari pohon ketapang ini. Tahukah kamu bahwa pohon ketapang, dibandingkan beringin, jauh lebih efektif mereduksi panas sinar matahari. Nah, beberapa cafe terdekat dari tempat tinggal saya di Jogja selalu menanam pohon ini. 

5 cafe terdekat dari tempat tinggal saya di Jogja yang menanam pohon ketapang 

Silakan kunjungi cafe terdekat dari tempat tinggal kalian di Jogja. Kalau cafe tersebut punya halaman luas, pasti ada pohon ketapang. Nah, kalau di dekat tempat tinggal saya, setidaknya ada 5 cafe yang menanam pohon tersebut.

Samasta di Condongcatur

Cafe ini mengusung konsep semi terbuka dan tepat berada di pinggir sawah. Samasta menyediakan “kandang sapi” dan joglo kecil sebagai tempat meriung. Nah, mereka menanam pohon ketapang di tengah area outdoor. Perpaduan warna hijau dari padi dan estetika ketapang membuat nyore di sini terasa makin ciamik.

Cafe terdekat dari tempat tinggal saya yang menanam pohon ketapang bernama Mental Tempe. 

Cafe inilah yang paling sering saya datangi bersama teman-teman. Selain dekat dengan kontrakan, kedai ini juga murah meriah untuk ukuran Jogja.

Sama seperti Samasta, Mental Tempe menyuguhkan konsep semi outdoor. Ada joglo besar untuk tempat barista meracik kopi dan beberapa meja di dalamnya. Untuk bagian luar, mereka memakai bangunan seperti gubuk yang didominasi oleh bahan dasar bambu. Nah, di tengah halamannya, terdapat pohon ketapang.

Satu Lokasi Coffee dengan pohon ketapang raksasa

Cafe terdekat dari tempat tinggal saya ini malah baru ketemu beberapa hari yang lalu. Saat itu, saya hendak mengantar kakak ke Stasiun Lempuyangan. Namun, karena kami terlalu cepat dari jadwal keberangkatan kereta, akhirnya kami sepakat mencari tempat ngopi. Ketemu Satu Lokasi di daerah Kotabaru. 

Baca Juga:

Sejak 2020 Hingga Kini, Honda Beat Deluxe Merah-Hitam Jadi Saksi Kejayaan Warga Pamekasan dalam Membangun Bisnis Warung Madura

Pengendara Jogja Jarang Klakson Bukan Berarti Mereka Beradab di Jalan dan Layak Jadi Teladan 

Nah, Satu Lokasi ini punya 1 pohon ketapang. Saking besarnya itu pohon, seakan-akan satu cafe beratap ketapang!

Kobessah yang bersahabat

Salah satu cafe terdekat dengan harga terjangkau. Tempat ini selalu ramai pengunjung. Khususnya mahasiswa Jogja yang tengah diskusi atau mengerjakan tugas kelompok. Kobessah memiliki beberapa pohon ketapang di area outdoor-nya. Pohonnya tidak terlalu besar, tapi tidak kecil juga, membuat Kobessah tetap sejuk meski siang hari.

Kancane, cafe terdekat paling favorit

Kancane adalah cafe terdekat nomor 2 yang paling sering kami kunjungi setelah Mental Tempe. Konsepnya tentu ruang terbuka. Yang menjadi pembeda dengan kafe lainnya di Jogja adalah Kancane mengarah ke konsep “resto and tea garden”, bukan sekadar coffee shop. 

Mereka ini nggak main-main dalam menyusun menu. Iya, mereka sampai menggandeng mantan executive chef hotel ternama. Maka jangan heran kalau kualitas rasa dari setiap menu sangat terjaga. Target pasar mereka adalah kelas menengah atau para pekerja yang ingin “work from cafe”.

Menghadirkan ruang terbuka yang sangat luas dengan perpaduan industrial dan green forest, membuat Kancane menjadi salah satu coffee shop favorit. Nah, di area hijau, ada beberapa pohon ketapang dan tanaman peneduh lainnya. Kalau saya pribadi, dari sekian cafe terdekat dari tempat tinggal saya di Jogja, Kancane yang paling berhasil menyuguhkan konsep, baik itu dari segi tempat maupun suguhannya. 

Efek misterius pohon ketapang

Ada sebuah fakta menarik dari pohon ketapang berkaitan dengan konsep bangunan sebuah bisnis. Jadi, menurut kepercayaan beberapa orang, pohon ini semacam mempunyai daya tarik tersendiri buat makhluk halus. Selain itu, pohon ini juga mampu menangkis sekaligus mengusir berbagai energi negatif. 

Makanya, agak jarang saya menemukan pohon ketapang ditanam di halaman rumah. Pohon ini memancarkan energi Yin, yaitu energi feminim yang diwakilkan dengan warna hitam, kegelapan, air, tanah, bulan, dan dingin. Berbeda dengan Yang, di mana secara umum menunjukan maskulinitas, putih, terang, matahari, kehangatan, dan api. 

Meski mempunyai aura seperti itu, para pemilik cafe terdekat di Jogja yang saya tahu nggak ragu untuk menanamnya. Kata mereka, ketapang mempunyai daya tarik tersendiri bagi konsumen. Pohon ketapang ini memberi sentuhan “penyegaran” dan “kesejukan”. Dan, tentu saja, merawat pohon ini sangat mudah. Nggak bikin repot.

Penulis: Saar Ailarah Abdullah

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA 3 Rekomendasi Coffee Shop Bernuansa Hijau di Jogja

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 9 Agustus 2023 oleh

Tags: cafe di jogjacafe terdekatJogjakancanekobessahmental tempepohon ketapangrekomendasi cafe di jogjasamastasatu lokasi coffee
Saar Ailarang Abdullah

Saar Ailarang Abdullah

Pernah kuliah di UIN Syarif Hidayatullah jurusan Komunikasi Penyiaran Islam. Sedang belajar banyak hal sembari menikmati sebatang kretek.

ArtikelTerkait

Jakarta, Daerah yang Paling Enak Dikritik ketimbang Jogja (Unsplash)

Lebih Enak Mengkritik Jakarta ketimbang Jogja yang Baperan dan Mudah Tersinggung karena Cinta Buta

6 Juni 2024
Kasta Helm di Jogja: BMC dan GM Mutlak Dimiliki Gondes Bantul, Cargloss Dipakai Warga Sleman

Kasta Helm di Jogja: BMC dan GM Mutlak Dimiliki Gondes Bantul, Cargloss Dipakai Warga Sleman

20 Maret 2025
Dari Jogja Pindah Minang, “Dipaksa” Makan Nasi Padang Tiap Hari (Unsplash)

Nasib Mahasiswa Pertukaran dari Jogja ke Padang ketika Setiap Hari “Dipaksa” Menikmati Sedapnya Nasi Padang

29 Maret 2024
Alun-alun Kidul Jogja Itu Surganya Pengamen (Unsplash)

Alun-alun Kidul Jogja Surga Kuliner? Ngawur, di Sana Surganya Pengamen

28 Februari 2023
Jalan Godean Sleman Konsisten Rusak dan Ancam Pengendara (Unsplash)

Jalan Godean Sleman Adalah Kombinasi Jalan Rusak dan Kepadatan yang Semakin Menyebalkan padahal Rute Penting Menuju Kulon Progo

22 Februari 2024
Upah Minimum Jogja Memang Naik, tapi Bukan Berarti Buruh Nggak Boleh Protes, Ini Bukan Perkara Upah Semata, Bolo! UMP Jogja, gaji Jogja, frugal living ump jogja yogyakarta, bandung

Orang Jogja Nggak Kenal Frugal Living, Sejak Dulu Sudah Terlatih Prihatin Living Gara-gara UMK yang Tiarap

9 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Polban, "Adik Kandung" ITB Tempat Mahasiswa Jenius tapi Kurang Hoki

Polban, “Adik Kandung” ITB Tempat Mahasiswa Jenius tapi Kurang Hoki

18 Januari 2026
6 Keunggulan Surabaya yang Bikin Orang Bangkalan Madura Minder sebagai Tetangganya Mojok.co

6 Keunggulan Surabaya yang Bikin Orang Bangkalan Madura Minder sebagai Tetangganya

20 Januari 2026
Pengendara Jogja Jarang Klakson Bukan Berarti Mereka Beradab di Jalan dan Layak Jadi Teladan  Mojok.co

Pengendara Jogja Jarang Klakson Bukan Berarti Mereka Beradab di Jalan dan Layak Jadi Teladan 

19 Januari 2026
Publikasi Artikel: Saya yang Begadang, Dosen yang Dapat Nama publikasi jurnal

Publikasi Jurnal Kadang Jadi Perbudakan Gaya Baru: Mahasiswa yang Nulis, tapi Dosen yang Dapat Nama, Logikanya di Mana?

19 Januari 2026
KA Sri Tanjung, Penyelamat Mahasiswa Jogja Asal Banyuwangi (Wikimedia)

Pengalaman Naik Kereta Sri Tanjung Surabaya-Jogja: Kursi Tegaknya Menyiksa Fisik, Penumpangnya Menyiksa Psikis

13 Januari 2026
Sragen Daerah yang Cuma Dilewati, Tak Pernah Jadi Tujuan Orang karena Tidak Punya Apa-apa

Sragen Daerah yang Cuma Dilewati, Tak Pernah Jadi Tujuan Orang karena Tidak Punya Apa-apa

20 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Sumbangan Pernikahan di Desa Tak Meringankan tapi Mencekik: Dituntut Mengembalikan karena Tradisi, Sampai Nangis-nangis Utang Tetangga demi Tak Dihina
  • Menurut Keyakinan Saya, Sate Taichan di Senayan adalah Makanan Paling Nanggung: Tidak Begitu Buruk, tapi Juga Jauh dari Kesan Enak
  • Saat Warga Muria Raya Harus Kembali Akrab dengan Lumpur dan Janji Manis Awal Tahun 2026
  • Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Emak-Emak Petarung Adalah Daihatsu Sigra: Muat Sekampung, Iritnya Nggak Ngotak, dan Barokah Dunia Akhirat
  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.