Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

McD Sarinah, Cinta Lama yang Kembali tapi Sudah Nggak Menarik Lagi

Tiara Uci oleh Tiara Uci
9 Juli 2023
A A
Mohon maaf McD, cinta lama yang coba kalian hidupkan pada McD Thamrin itu sia-sia. Bagi kami, gerai McD Sarinah sebagai tempat pertama kali McD lahir sudah mati dan nggak bisa dilahirkan kembali.

Mohon maaf McD, cinta lama yang coba kalian hidupkan pada McD Thamrin itu sia-sia. Bagi kami, gerai McD Sarinah sebagai tempat pertama kali McD lahir sudah mati dan nggak bisa dilahirkan kembali. (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

McD membuka gerai pertamanya di Sarinah pada 14 Februari 1991 silam. McD Sarinah ini juga menjadi gerai McD pertama yang menjual menu ayam goreng yang di kemudian hari menjadi menu favorit banyak orang. Bahkan, banyak di antara kita yang beranggapan kalau McD adalah gerai ayam goreng seperti KFC, padahal sebenarnya bukan. Kalau di negara asalnya (baca: Amerika), McD justru populer dengan burger dan nggak menjual ayam goreng seperti di Indonesia.

Keputusan McD menjual ayam goreng dan nasi boleh dibilang tepat. Sebab, menu tersebut sangat cocok dengan selera orang Indonesia. McD yang menjual ayam goreng, burger, dan aneka minuman manis kemudian menjadi tempat nongkrong favorit remaja Jakarta.

Lokasinya yang strategis, berada di pusat ibu kota, membuat gerai McD Sarinah sering dijadikan meeting point oleh banyak  kalangan. Mereka datang ke sana nggak hanya untuk makan, tapi juga mengobrol bersama teman, keluarga, dan kolega. Bahkan, ada juga yang menjadikan gerai McD satu ini sebagai tempat ngedate. 

Nggak hanya itu, tempat ini juga menjadi tempat diadakannya acara ulang tahun anak-anak Jakarta. Acara perayaan ulang tahun di McD kemudian menjadi tren dan menular ke kota lainnya. Pada akhirnya, banyak orang memiliki memori kolektif tentang McD Sarinah. Ada cerita sedih dan bahagia yang tersimpan di setiap sudut ruangannya.

Ratusan orang melakukan pesta perpisahan saat McD Sarinah ditutup 

Maka tak heran, saat McD Sarinah ditutup pada tahun 2020 lalu, ada banyak orang yang menangisinya. Ratusan orang melakukan pesta perpisahan dengan menyalakan lilin sambil menyanyikan jingle McD. Perayaan perpisahan yang diwarnai air mata tersebut nggak hanya mengundang simpati, tapi juga cibiran karena dilakukan di saat Jakarta masih menghadapi serangan virus corona.

Saya memang nggak ikut menangisi tutupnya McD Sarinah, tapi saya memahami perasaan mereka yang bersedih. Kita semua memiliki tempat favorit, tempat yang bisa membuat ingatan kita menjelajahi waktu dan membangkitkan kenangan. Jika tempat tersebut hilang, kenangannya pun seolah ikut menguap. Kita mungkin nggak menangisi tempatnya,  tapi menangisi kenangan yang dibawa pergi bersama hilangnya tempat tersebut.

McD Sarinah kembali hadir di Thamrin Jaya

Setelah McD Sarinah resmi tutup tiga tahun lalu, pada awal Juli ini, McD kembali hadir di Jalan MH. Thamrin. Namanya kemudian berubah menjadi McD Thamrin Jaya. Sebab, lokasinya memang nggak berada di gedung Sarinah, melainkan di gedung Jaya yang berada di sebelah gedung Sarinah, tepatnya di samping perempatan Thamrin.

Meskipun nggak diberi nama sama, pihak manajemen McD seolah ingin memberi kesan jika McD Thamrin Jaya adalah McD Sarinah dengan tampilan baru. Buktinya, pada gerai McD Thamrin Jaya dipasang billboard bertuliskan “Kami kembali karena cinta” yang dibuat dengan latar warna kuning menyala.

Baca Juga:

Goa Jatijajar, Objek Wisata di Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi

3 Sisi Gelap Jembatan Suramadu yang Bikin Wisatawan Enggan Balik Lagi ke Madura

Masalahnya, cinta lama tak selalu menarik untuk dirajut kembali. Jika diibaratkan film, McD Sarinah sudah tamat. Menghidupkannya kembali justru terkesan memaksa sesuatu yang sudah mati untuk hidup kembali. McD Thamrin Jaya lahir dengan identitas yang nggak jelas.

McD dengan pemandangan Shibuya KW yang biasa saja

Desain McD Thamrin Jaya juga berbeda sekali dengan McD Sarinah. McD Thamrin terlihat lebih segar, baru, dan modern. McD Thamrin Jaya memiliki area outdoor dengan view yang langsung menghadap ke perempatan Thamrin, salah satu perempatan paling ramai sekaligus tempat lalu lalang orang dan kendaraan di Jakarta. Netizen di media sosial mengatakan view McD Thamrin Jaya mirip Shibuya cross yang ada di Jepang. Kita sebut saja Shibuya KW atau Shibuya versi Jakarta.

Saya sih nggak ada masalah dengan McD ya, saya pun suka ayam goreng McD. Namun, saya merasa nggak ada yang spesial dengan McD Thamrin Jaya bila dibandingkan dengan gerai McD di tempat lain. Pemandangan Shibuya KW yang katanya indah itu pun terasa biasa saja. Bahkan, lebih spesial datang ke gerai McD di Delta Plaza Surabaya karena gerai tersebut saat ini menjadi gerai McD tertua di Indonesia, setelah McD Sarinah tutup.

Kenangannya sudah hilang, tak perlu diulang

Memang ada banyak orang yang menangisi tutupnya McD Sarinah. Namun saya kira, tangisan tersebut nggak keluar karena mereka merasa kehilangan ayam goreng, burger, dan es krimnya. Toh, kita masih bisa makan dan membeli menu tersebut di  gerai McD yang lain. Kesedihan dan air mata yang mengalir saat McD Sarinah tutup muncul karena kita semua merasa berat hati melepaskan semua kenangan yang pernah dilakukan di sana.

Banyak orang memiliki memori indah semasa kecil bersama keluarga dan sahabat di Sarinah. Wajar sekali jika kemudian kita sedih saat tempat tersebut harus tutup. Kini, meskipun McD membangun kembali gerainya di Thamrin dan lokasinya masih di sekitar Sarinah, tempat tersebut tetaplah tempat baru. Tempat yang nggak lagi menyimpan memori kolektif generasi 90-an yang pernah merasakan momen indah masa kecilnya di sana.

Pada akhirnya, gerai McD Thamrin Jaya sama dengan garai-gerai McD lainnya, nggak ada yang spesial lagi. Kita mungkin bisa memiliki kenangan baru di McD Thamrin, tapi kehadirannya tetap nggak bisa menggantikan posisi McD Sarinah di hati banyak orang. Nilai historis McD Thamrin sebagai gerai McD pertama di Indonesia pun nggak ada. 

Mohon maaf McD, cinta lama yang coba kalian hidupkan pada McD Thamrin itu sia-sia. Bagi kami, gerai McD Sarinah sebagai tempat pertama kali McD lahir sudah mati dan nggak bisa dilahirkan kembali.

Penulis: Tiara Uci
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 5 Menu McD yang Rasanya Gagal.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 9 Juli 2023 oleh

Tags: McD SarinahMcDonald'spilihan redaksi
Tiara Uci

Tiara Uci

Alumnus Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya. Project Manager perusahaan konstruksi di Surabaya. Suka membaca dan minum kopi.

ArtikelTerkait

Tragedi Kanjuruhan: Mari Dukung Sanksi FIFA!

Tragedi Kanjuruhan: Mari Dukung Sanksi FIFA!

2 Oktober 2022
4 Hal Nggak Enaknya Jadi Mahasiswa Unpad terminal mojok

4 Hal Nggak Enaknya Jadi Mahasiswa Unpad

26 November 2021
4 Makanan Khas Jawa Timur Hasil Kawin Paksa yang Ternyata Harmonis di Lidah terminal mojok (1)

4 Makanan Khas Jawa Timur Hasil Kawin Paksa yang Ternyata Harmonis di Lidah

21 Oktober 2021
Hyundai dan Visi Besar Menciptakan Masa Depan yang Lebih Baik mojok.co

Hyundai dan Visi Besar Menciptakan Masa Depan yang Lebih Baik

26 Oktober 2021
Depot Bebek Bang Arif Surabaya: Warung Bebek Enak yang Mampu Menandingi Bebek Purnama, Saya Jamin!

Depot Bebek Bang Arif Surabaya: Warung Bebek Enak yang Mampu Menandingi Bebek Purnama, Saya Jamin!

2 Maret 2024
Meskipun Upah di Jogja Murah, Saya (Terpaksa) Kuat untuk Bertahan

Meskipun Upah di Jogja Murah, Saya (Terpaksa) Kuat untuk Bertahan

30 November 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Purworejo Tak Butuh Kemewahan karena Hidup Aja Pas-pasan (Unsplash)

Purworejo Tidak Butuh Kemewahan, Apalagi soal Makanan dan Minuman karena Hidup Aja Pas-pasan

6 Februari 2026
Banting Setir dari Jurusan Manajemen Jadi Guru PAUD, Dianggap Aneh dan Nggak Punya Masa Depan Mojok.co jurusan pgpaud

Jurusan PGPAUD, Jurusan yang Sering Dikira Tidak Punya Masa Depan

5 Februari 2026
Gambar Masjid Kauman Kebumen yang terletak di sisi barat alun-alun kebumen - Mojok.co

5 Stereotip Kebumen yang Sebenarnya Nggak Masuk Akal, tapi Terlanjur Dipercaya Banyak Orang

31 Januari 2026
Universitas Terbuka (UT) Banyak Prestasinya Itu Bukan Kebetulan, tapi Memang Sistemnya yang Keren

Universitas Terbuka (UT) Banyak Prestasinya Itu Bukan Kebetulan, tapi Memang Sistemnya yang Keren

31 Januari 2026
Sisi Gelap Mahasiswa Timur Tengah- Stempel Suci yang Menyiksa (Unsplash)

Sisi Gelap Menjadi Mahasiswa Timur Tengah: Dianggap Manusia Suci, tapi Jatuhnya Menderita karena Cuma Jadi Simbol

5 Februari 2026
Oleh-Oleh Khas Wonosobo yang Sebaiknya Kalian Pikir Ulang Sebelum Membelinya Mojok.co

Wonosobo Memang Cocok untuk Berlibur, tapi untuk Tinggal, Lebih Baik Skip

3 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers
  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.