Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Yang Fana Itu Waktu, Jalan Rusak di Klaten Abadi

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
1 Maret 2023
A A
Yang Fana Itu Waktu, Jalan Rusak di Klaten Abadi

Yang Fana Itu Waktu, Jalan Rusak di Klaten Abadi (Dokumentasi pribadi)

Share on FacebookShare on Twitter

Jalan rusak di Klaten jadi masalah yang tak terlihat akan segera selesai

Saya punya love-hate relationship dengan Klaten. Cinta karena kota ini memberi banyak hal bagi saya: inspirasi, pelajaran hidup, dan teman hidup. Istri saya berdarah Klaten, ibunya sih yang asli sana. Anggap aja begitu lah ya. Dan hal-hal tersebut, membuat saya punya ikatan khusus dengan kota ini.

Tapi saya juga bete betul dengan kota ini gara-gara satu hal: jalan yang konsisten remuk.

Percayalah, kalau Sapardi lewat Bayat, kalimat “yang fana adalah waktu. Kita abadi” akan berganti jadi “yang fana adalah waktu. Jalan Klaten rusak abadi”. Saya ingin mengusulkan ke pabrikan-pabrikan motor yang ada, agar mereka menguji produk mereka di jalanan Klaten. Biar tahu, seberapa tahan produk mereka dihajar kahanan, eh, jalanan Klaten.

Saya nggak berlebihan. Siapa saja yang sudah pernah melewati Jalan Cawas-Bayat, pasti akan setuju dengan saya. Meski sudah dilakukan perbaikan (untuk ini, saya harus mengapresiasi), tapi mendekati Stasiun Srowot (daerah Jembatan Mundu ke Stasiun) jalannya remuk betul. Dan selama 12 tahun ini, kualitas jalanan tak pernah membaik secara signifikan.

Perbaikan yang menyedihkan

Kalau ditanya siapa yang bertanggung jawab, saya nggak tahu. Banyak jalan yang “kepemilikannya” nggak jelas. Entah milik provinsi, kabupaten, atau dinas terkait. Tapi yang jelas, pihak yang “memiliki” jalan itu perlu dipertanyakan kinerjanya. Sebab, jalan-jalan yang ada jarang sekali diperbaiki. Andaikan diperbaiki, seringnya asal-asalan. Entah ditambal dengan aspal yang justru bikin jalan nggak rata, atau bahkan disemen doang, yang jelas bakal hancur dilewati kendaraan dalam sehari.

Beberapa waktu ini bahkan saya melihat beberapa orang memperbaiki jalan dengan tanah doang. Jadi lubang-lubangnya “ditambal” dengan tanah dari sawah sekitar. Sedih sendiri aku lihatnya.

Agar kalian paham kek mana rusaknya jalan di Klaten, saya beri fotonya. Jalan ini antara POM dan Jembatan Mundu.

Baca Juga:

Pengendara Jogja Jarang Klakson Bukan Berarti Mereka Beradab di Jalan dan Layak Jadi Teladan 

Ngemplak, Kecamatan di Sleman yang Sering Terlupakan karena Nama Besar Depok dan Ngaglik

Jalan berlubang dan menggenang (Dokumentasi pribadi)

Jalan ini sudah rusak (seingat saya) lebih dari sebulan. Bahkan sempat banjir parah yang bikin jalan hampir tak bisa dilewati. Musim hujan yang menggila tak membantu sama sekali. Pelan-pelan susah, ngebut makin susah.

Potensi Klaten yang jadi sia-sia

Klaten ini potensial, banget. Punya umbul yang buanyak banget, banyak sawah, dan yang paling utama adalah kota ini strategis. Kota ini dilewati oleh orang-orang dari beberapa daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Kota ini terletak di antara Jogja dan Solo, yang menjadikan kota ini punya opsi yang begitu banyak untuk warganya. Misal mau kuliah, mau ke Solo atau Jogja nggak begitu jauh karena ya diapit keduanya. Misal memilih kuliah di UGM, ya nggak jauh. Mau kuliah di UMS, ya nggak jauh juga. Enak, lah.

Tapi, rasa-rasanya, potensi itu bisa jadi percuma karena aksesnya yang susah alias jalannya jelek. Infrastruktur yang memadai itu penting buanget untuk kemajuan ekonomi kota. Jadi kadang saya heran, kok ya bisa abai dengan keadaan jalan. Padahal kalau bagus, yang untung ya kotanya kan?

Tapi, apa sebenarnya penyebab jalan rusak di Klaten, selain kualitas jalan yang ya-begitulah-deh?

Karakteristik tanah dan perawatan yang ala kadarnya

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 2 Maret 2023 oleh

Tags: jalan klaten rusakJogjaperbaikan jalan
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Founder Kelas Menulis Bahagia. Penulis di Como Indonesia.

ArtikelTerkait

3 Alasan Orang Kota Jogja Lebih Suka Piknik ke Gunungkidul dibandingkan Kulon Progo

3 Alasan Orang Kota Jogja Lebih Suka Piknik ke Gunungkidul dibandingkan Kulon Progo

23 November 2024
Jogja Selalu Dianggap Manis, Padahal Ujungnya Selalu Pahit (Unsplash)

Untuk Mahasiswa Baru di Jogja, Turunkan Ekspektasi Kalian, Jogja Nggak Seindah Konten Sinematik

30 Juli 2024
8 Ciri Warung Nasi Pecel yang Sudah Pasti Tidak Enak (Shutterstock)

8 Ciri Warung Nasi Pecel yang Sudah Pasti Tidak Enak dan Cukup Sekali Saja Dikunjungi

18 Oktober 2025
Suku Sunda Nggak Kuat Merantau Itu Anggapan Sesat (Unsplash)

Benarkah Orang Suku Sunda Nggak Punya Nyali untuk Merantau seperti Suku Lain?

28 Oktober 2023
5 Terowongan di Jogja yang Menyimpan Kisah Unik hingga Mistis Terminal Mojok

5 Terowongan di Jogja yang Menyimpan Kisah Unik hingga Mistis

13 Januari 2023
Malioboro Ekspres: Kereta Api Primadona Sobat Malang-Jogja yang Mati Suri

Malioboro Ekspres: Kereta Api Primadona Sobat Malang-Jogja yang Mati Suri

31 Mei 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jika Tok Dalang dalam Serial Upin Ipin Pensiun, Abang Iz Layak Jadi Kepala Kampung Durian Runtuh

Jika Tok Dalang dalam Serial Upin Ipin Pensiun, Abang Iz Layak Jadi Kepala Kampung Durian Runtuh

16 Januari 2026
Jalan Kedung Cowek Surabaya: Jalur Mulus yang Isinya Pengendara dengan Etika Minus

Jalan Kedung Cowek Surabaya: Jalur Mulus yang Isinya Pengendara dengan Etika Minus

15 Januari 2026
Bukan Malang, Pengendara dengan Refleks Terbaik Itu Ada di Banyuwangi. Tak Hanya Jalanan Berlubang, Truk Tambang pun Dilawan

Bukan Malang, Pengendara dengan Refleks Terbaik Itu Ada di Banyuwangi. Tak Hanya Jalanan Berlubang, Truk Tambang pun Dilawan

15 Januari 2026
Rute KRL Duri-Sudirman, Simbol Perjuangan Pekerja Jakarta (Unsplash)

Rute KRL dari Stasiun Duri ke Sudirman Adalah Rute KRL Paling Berkesan, Rute Ini Mengingatkan Saya akan Arti Sebuah Perjuangan dan Harapan

15 Januari 2026
Kecamatan Kalitengah Adalah Daerah Paling Ikhlas di Lamongan: Kebanjiran Dua Bulan dan Masih Mau Menyambut Bupatinya

Kecamatan Kalitengah Adalah Daerah Paling Ikhlas di Lamongan: Kebanjiran Dua Bulan dan Masih Mau Menyambut Bupatinya

18 Januari 2026
Sidoarjo Bukan Sekadar "Kota Lumpur", Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras

Sidoarjo Bukan Sekadar “Kota Lumpur”, Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras

14 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu
  • Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026
  • Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam
  • Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa?
  • Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.