Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Pendidikan

4 Tradisi Mahasiswa Pascasarjana Menjelang UAS

Andri Saleh oleh Andri Saleh
19 Desember 2022
A A
4 Tradisi Mahasiswa Pascasarjana Menjelang UAS Terminal Mojok

4 Tradisi Mahasiswa Pascasarjana Menjelang UAS (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Menjelang akhir tahun seperti sekarang ini, para mahasiswa di seluruh perguruan tinggi di Indonesia—baik yang swasta maupun negeri, baik program sarjana maupun pascasarjana—sedang sibuk mempersiapkan diri menghadapi Ujian Akhir Semester alias UAS. Biasanya, para mahasiswa bakal mengurangi aktivitas unfaedah macam pacaran, gibah berjemaah, atau nongkrong-nongkrong nggak jelas. Mereka akan menggantinya dengan aktivitas belajar supaya ujiannya lancar jaya, nilainya memuaskan, dosen mata kuliah senang, dan orang tua pun bahagia.

Tapi khusus untuk mahasiswa pascasarjana, ada beberapa tradisi tambahan yang biasa dilakukan menjelang pelaksanaan UAS. Kalau kamu membayangkan mereka itu sibuk belajar di kampus dan di rumah, membaca buku-buku tebal di perpustakaan, atau membuat rangkuman materi kuliah, sepertinya pendapatmu kurang tepat. Para mahasiswa pascasarjana itu punya tradisi unik dan berbeda dengan mahasiswa program sarjana, khususnya saat menjelang UAS. Penasaran seperti apa tradisi yang biasa mereka lakukan?

#1 Foto bareng dosen mata kuliah

Di beberapa perguruan tinggi, khususnya di program pascasarjana, satu mata kuliah diajar oleh lebih dari satu dosen. Makanya nggak heran kalau sering terjadi pergantian dosen di setiap tengah dan akhir semester. Momen pergantian dosen inilah yang sering dimanfaatkan oleh para mahasiswa untuk foto bersama. Tradisinya, foto bersama dengan dosen mata kuliah ini dilakukan di kelas di hari terakhir dosen itu mengajar. Jadi ketika ada teman kamu yang posting foto bersama dengan dosen mata kuliah di akun medsos-nya, itu tandanya sebentar lagi dia bakal menghadapi UAS.

#2 Sibuk penelitian

Para dosen mata kuliah di program pascasarjana sangat jarang memberikan soal-soal esai dalam ujian, apalagi saat UAS. Biasanya, mereka akan memberikan tugas berupa penelitian dengan topik tertentu. Hasil penelitian itu kemudian dituangkan ke dalam makalah dan itulah yang menjadi penilaian UAS. Makanya jangan heran kalau menjelang UAS tiba, para mahasiswa pascasarjana itu sudah sibuk melakukan penelitian. Ada yang sibuk menyebarkan kuesioner, ada yang sibuk mengunjungi institusi/komunitas tertentu untuk wawancara dan observasi, ada juga yang bersemedi di perpustakaan kampus untuk mencari bahan literatur. Ini sudah jadi tradisi yang berlangsung selama ribuan tahun deh kayaknya. Wqwqwq.

#3 Bergadang mengerjakan makalah

Ketika penelitian di lapangan sudah selesai dilakukan, maka tahapan selanjutnya adalah menuangkan hasil penelitian itu ke dalam bentuk makalah. Nah, tahapan inilah yang paling hectic karena kamu harus bergadang tiap malam untuk mengetik makalahnya. Mending kalau makalahnya itu cuma dari satu mata kuliah, lah kalau misalkan ada lima mata kuliah yang tugasnya bikin makalah semua, piye? Mau nggak mau kamu harus bergadang. Ini sudah jadi tradisi, Gaes. Pokoke, kamu bukan mahasiswa pascasarjana kalau nggak bergadang ketika menjelang UAS. Seriusan.

#4 Mengumpulkan materi kuliah

Terkadang masih ada juga sih dosen mata kuliah yang model-model old-school gitu. Maksud saya, dosen tersebut masih memberikan soal-soal esai kepada mahasiswanya ketika UAS. Kalau ketemu dosen model begini, mau nggak mau para mahasiswa harus mengumpulkan materi-materi kuliah dari awal perkuliahan. Semua materi perkuliahan—baik itu dalam format pdf, ppt, doc, atau link video sekali pun—disimpan dalam satu folder yang bisa dicontek saat pelaksanaan UAS. Para dosen mata kuliah di program pascasarjana biasanya memberikan soal-soal ujian dengan sistem open book dan memperbolehkan mahasiswanya untuk membaca kembali materi perkuliahan saat UAS berlangsung.

Itulah beberapa tradisi para mahasiswa pascasarjana saat menjelang UAS. Boleh jadi masih banyak tradisi lainnya yang nggak tertuliskan di artikel ini. Tapi seperti apa pun jenisnya, tradisi-tradisi itu perlu dilestarikan selama memberikan manfaat dan nilai positif kepada mahasiswa. Kalau tradisi-tradisi yang nggak jelas dan nggak bermanfaat semisal tradisi ospek mahasiswa baru yang di luar nalar itu, mending ditinggalkan saja.

Penulis: Andri Saleh
Editor: Intan Ekapratiwi

Baca Juga:

Jurusan Ekonomi Menyelamatkan Saya dari Jurusan Kedokteran yang seperti Robot

Alasan Orang-Orang NTT Lebih Memilih Merantau Kuliah ke Jogja daripada Kota Besar Lainnya

BACA JUGA 5 Alasan IPK Mahasiswa Pascasarjana Itu Seringnya Tinggi Banget.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 19 Desember 2022 oleh

Tags: MahasiswapascasarjanaUAS
Andri Saleh

Andri Saleh

Humas di salah satu instansi pemerintah. Tukang liput kegiatan pimpinan, tukang bikin konten medsos, desain baliho dan flyer, serta kegiatan lainnya yang bikin kelihatan sebagai orang paling sibuk di kantor.

ArtikelTerkait

Membaca Salah Satu Buku yang Dibaca Suga BTS, 'Reinventing Your Life' terminal mojok.co

Mahasiswa saat Membeli Buku: Tipe Mereka Berdasarkan Jenjang Semester

28 April 2020
jumatan

Jumatan Tidak Membuatmu Menjadi Lebih Tampan

31 Mei 2019
kapan wisuda

Mahasiswa Tingkat Akhir dan Pertanyaan Kapan Wisuda

20 Mei 2019
6 Kebohongan tentang Universitas Terbuka (UT) yang Perlu Diluruskan (Unsplash)

3 Kebebasan yang Bisa Didapatkan Mahasiswa Universitas Terbuka

29 Desember 2022
4 Kelemahan Tinggal di Kos Syariah: Dari Luar Tampak Nyaman, tapi Aslinya Bikin Nggak Betah Mojok.co

4 Kelemahan Tinggal di Kos Syariah: Dari Luar Tampak Nyaman, tapi Aslinya Bikin Nggak Betah

10 September 2025
Bikin Plang, Proker KKN Primitif yang Paling Nggak Guna

Bikin Plang, Proker KKN Primitif yang Paling Nggak Guna

23 September 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

31 Januari 2026
Gambar Masjid Kauman Kebumen yang terletak di sisi barat alun-alun kebumen - Mojok.co

5 Stereotip Kebumen yang Sebenarnya Nggak Masuk Akal, tapi Terlanjur Dipercaya Banyak Orang

31 Januari 2026
Alun-Alun Jember Nusantara yang Rusak (Lagi) Nggak Melulu Salah Warga, Ada Persoalan Lebih Besar di Baliknya Mojok.co

Jember Gagal Total Jadi Kota Wisata: Pemimpinnya Sibuk Pencitraan, Pengelolaan Wisatanya Amburadul Nggak Karuan 

6 Februari 2026
Mie Ayam Bikin Saya Bersyukur Lahir di Malang, bukan Jogja (Unsplash)

Bersyukur Lahir di Malang Ketimbang Jogja, Sebab Jogja Itu Sudah Kalah Soal Bakso, Masih Kalah Juga Soal Mie Ayam: Mengenaskan!

2 Februari 2026
Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh Mojok.co

Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh

4 Februari 2026
3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura Mojok.co

3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers
  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.