Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Musik

5 Lagu Indonesia dengan Lirik Paling Ikonik

Jevi Adhi Nugraha oleh Jevi Adhi Nugraha
17 September 2022
A A
5 Lagu Indonesia dengan Lirik Paling Ikonik

5 Lagu Indonesia dengan Lirik Paling Ikonik (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Ada banyak lagu Indonesia ikonik yang sampai sekarang masih terus diputar, baik di radio maupun platform digital, meski usia lagunya sudah cukup tua. Biasanya, lagu-lagu tersebut mampu diterima semua kalangan karena selalu terdengar fresh, memorable, dan relate sepanjang zaman. Tentu saja, hal ini nggak lepas dari peran sang penulis lirik lagu yang peka dengan keadaan sekitar.

Nggak sedikit musisi Indonesia yang dikenal piawai menulis lirik lagu dan saya kira patut diacungi jempol, sebut saja Iwan Fals, Ombags—basis sekaligus vokalis NTRL, Otong Koil, dan masih banyak lagi. Beberapa penulis lirik tersebut nyaris selalu sukses bikin lagu-lagu terdengar eksentrik, berumur panjang, dan relevan dari masa ke masa.

Ngomong-ngomong soal lirik lagu Indonesia, ada banyak musisi yang menciptakan lagu yang begitu ikonik dan seolah menjadi lagu wajib putar pada momen-momen tertentu. Berikut sejumlah lirik lagu Indonesia paling ikonik yang bisa kamu dengarkan atau jadi referensi saat menulis lirik, di antaranya:

Bunda, Potret

Lirik lagu Indonesia paling ikonik yang pertama adalah “Bunda” karya Potret, band Melly Goeslaw. Lagu yang dirilis pada 1997, sampai sekarang masih eksis dan masih sering diputar di berbagai platform, terutama ketika peringatan Hari Ibu pada 22 Desember. Saking ikonik-nya lirik lagu ini, majalah Rolling Stones pada 2009 lalu memasukkan “Bunda” ke dalam lagu terbaik sepanjang masa.

Lagu yang menceritakan kasih sayang seorang ibu ini memang begitu menyentuh hati. Liriknya begitu puitis dengan iringan suara piano yang indah, bikin lagu “Bunda” sukses bikin siapa saja yang mendengarkan hanyut mengingat perjuangan, pengorbanan, dan kasih sayang seorang ibu. Nggak heran sih kalau banyak orang yang masih tetap nangis haru meski lagu ini diputar berulang kali.

Matraman, The Upstairs

Raja pensi asal Jakarta, The Upstairs, memang selalu berhasil menyita perhatian skena musik indie di Indonesia. Band beraliran new wave yang dibentuk pada 2001 ini banyak menciptakan lagu-lagu ikonik, salah satunya Matraman. Lagu yang dirilis pada 2004 ini sukses memberi warna baru di blantika musik Indonesia karena liriknya yang terdengar tak biasa.

Lirik-lirik dalam lagu ini seperti “Demi celurit, mistar, dan batu terbang pelajar, ku ungkapkan..” atau “Kan ku persembahkan sekuntum mawar, aku di Matraman.. kau di Kota Kembang” terdengar unik tapi tetap puitis. Tentu saja, ini nggak lepas dari kepiawian sang vokalis, Jimi Multhazam, dalam menulis lirik yang sejak dulu dikenal jago merangkai kata-kata ajaib bin eksentrik. Nggak percaya? Dengerin deh.

Baca Juga:

Bahasa Sunda yang Kaya Punya Banyak Istilah untuk Menyebut Hujan

Orang Jakarta Baperan: ‘Aku-Kamu’ Dikira PDKT, padahal Itu Panggilan dalam Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar

Semua Tentang Kita – Peterpan

Waktu terasa semakin berlalu

Tinggalkan cerita tentang kita

Akan tiada lagi kini tawamu

Tuk hapuskan semua sepi di hati

Acara perpisahan sekolah maupun perpisahan KKN tentu belum lengkap jika belum menyanyikan lagu “Semua tentang Kita” milik Peterpan. Lagu yang diciptakan oleh Ariel ini menceritakan masa-masa indah bersama sahabat dan orang-orang terdekat. Meski lirik lagu ini terdengar sederhana, tetapi selalu sukses bikin acara perpisahan semakin hangat dan penuh keakraban.

Liriknya yang cukup dalam berpadu dengan sentuhan petikan gitar sederhana nan mengalun indah, juga mampu membuat lagu yang dirilis pada 2003 ini mudah dihafal dan bisa diterima semua kalangan. Jadi, buat kamu yang mau ada acara perpisahan apa pun itu, jangan sampai lupa bawain lagu keren milik Peterpan ini, ygy.

Kebyar-kebyar, Gombloh

Lagu “Kebyar-kebyar” yang dibawakan Soedjarwoto Soemarsono atau yang lebih dikenal dengan nama Gombloh menjadi salah satu lagu Indonesia yang punya lirik paling ikonik. Meski dirilis pada 1979 silam, lagu ini masih tetap eksis dan hits sampai sekarang, terutama ketika perayaan HUT Kemerdekaan RI. Ya, lagu ini nggak pernah absen memeriahkan suasana 17 Agustus, baik saat lomba maupun pawai tujuhbelasan.

Lagu ini menjadi begitu ikonik karena memiliki narasi yang mampu mengobarkan semangat nasionalisme. Selain itu, lagu “Kebyar-kebyar” juga sarat akan nilai-nilai persatuan, perjuangan, dan cinta Tanah Air. Yah, nggak heran kalau lirik lagu ikonik satu ini akan selalu dan tetap relevan sepanjang masa.

Yogyakarta, KLa Project

Lirik lagu Indonesia ikonik yang nggak boleh dilewatkan selanjutnya adalah “Yogyakarta” milik KLa Project. Lagu yang menceritakan tentang Yogya ini mampu memotret suasana setiap sudut Kota Pelajar yang penuh kehangatan, keakraban, dan kenangan. Lirik lagu ciptaan Katon Bagaskara satu ini terdengar puitis, begitu emosional, serta sanggup menggambarkan setiap sudut Yogyakarta dengan cukup manis.

Kalau nggak percaya, liat itu buzzer Jogja. Kalau lagi bikin campaign, lagunya pasti ini.

Sampai saat ini, lagu yang sudah populer sejak 1992 ini masih sering diputar dan menjadi “lagu wajib” para pengamen di Kota Jogja. Meski kita tahu UMR di kota ini nggak manusiawi, tapi lirik lagu Yogyakarta harus diakui akan selalu menghadirkan senyum yang abadi. Ho’o tenan~

Itulah beberapa lirik lagu Indonesia paling ikonik yang bisa kamu dengarkan dan resapi. Masih banyak lagu Indonesia dengan lirik monumental lainnya, kayak lagu “Lintang” yang dibawakan Netral, “Mobil Balap”-nya Naif, “Mengadili Persepsi” punya Seringai, hingga “Yolanda” milik Kangen Band, yang bisa jadi referensi menulis lirik. By the way, kalau kamu sendiri gimana, lirik lagu Indonesia apa yang menurutmu paling ikonik? Apa pun itu, yang jelas, kalau nonton konser aja jotos-jotosan lho, Gaes. Selamat headbanging!

Penulis: Jevi Adhi Nugraha
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 8 Lagu Indonesia yang Tak Lekang oleh Waktu

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 17 September 2022 oleh

Tags: gomblohikonikIndonesiakla projectlagulirikpeterpanpotret
Jevi Adhi Nugraha

Jevi Adhi Nugraha

Lulusan S1 Ilmu Kesejahteraan Sosial UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang berdomisili di Gunungkidul.

ArtikelTerkait

Beralih ke Joox karena Kecewa dengan Spotify, tapi Ujung-ujungnya Lebih Kecewa karena Aplikasi Ini Nyatanya Nggak Lebih Baik

Beralih ke Joox karena Kecewa dengan Spotify, tapi Ujung-ujungnya Jadi Lebih Kecewa karena Aplikasi Ini Nyatanya Nggak Lebih Baik

18 Juni 2024
Soal Selera Musik, Kita Adalah Korban Dikotomi Media

Lagu “Polisi Skena”: Sentilan Gemas Sir Dandy untuk para Polisi Skena

11 Mei 2020
tempat angker aksara jawa orang indonesia identitas karakter merapi mojok

Sebenarnya, Identitas Orang Indonesia Itu seperti Apa?

22 Oktober 2020
6 Lagu yang Sebaiknya Nggak Usah Didengarkan Dulu kalau Nggak Mau Gagal Move On

6 Lagu yang Sebaiknya Nggak Didengarkan kalau Nggak Mau Gagal Move On

17 Maret 2023
7 Lagu Anak Indonesia yang Punya Potensi Mengalahkan 'Baby Shark' terminal mojok

7 Lagu Anak Indonesia yang Punya Potensi Mengalahkan ‘Baby Shark’

12 Mei 2021
5 Hal Nggak Enaknya Jadi Lulusan Ekonomi Syariah

5 Hal Keliru tentang Ekonomi Syariah yang Dipercaya Banyak Orang

2 Juli 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dilema Jawa Murtad di Gunungkidul Lidah Sumatra Jadi Petaka (Wikimedia Commons)

Dilema “Jawa Murtad” di Gunungkidul: Ketika Lidah Sumatra Menjadi Petaka

7 Mei 2026
Pasar Wilis Malang, Surga Buku Bekas yang Kini Menunggu Mati (Pixabay)

Merindukan Pasar Wilis Malang, Surga Buku Bekas yang Kini Sepi Menunggu Mati

10 Mei 2026
Pengalaman Mendaki Pertama Kalinya dan Nekat Langsung ke Lawu: Sebuah Kesalahan yang Nggak Bikin Saya Menyesal gunung lawu

3 Perilaku Pendaki Gunung Lawu yang Bikin Geleng-geleng, Eksklusif dari Penjaga Basecampnya Langsung

9 Mei 2026
Jalan Raya Kalimalang Dibenci Sekaligus Dicintai Pengendara yang Melintas kalimalang jakarta

Jalan Raya Kalimalang Jaktim Banyak Berubah, tapi Tetap Saja Tidak Aman untuk Pejalan Kaki!

8 Mei 2026
Orang Madura Serasa “Tamu” di Universitas Trunojoyo Madura, Mahasiswa hingga Dosen Isinya Pendatang Mojok.co

Mahasiswa Madura Serasa “Tamu” di Universitas Trunojoyo Madura, Mahasiswa hingga Dosen Isinya Pendatang

5 Mei 2026
Alumni UT Nggak Ribut Soal Almamater, Tahu-tahu Hidupnya “Naik Kelas” Terminal

Alumni UT Nggak Ribut Soal Almamater, Tahu-tahu Hidupnya “Naik Kelas”

11 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Jebakan Ilusi PayLater: Anak Muda Pilih Bayar Gengsi dengan Pendapatan yang Belum Ada
  • Lulus Sarjana Dapat Tawaran Beasiswa S2 dari Rektor, Elpanta Pilih Langsung Kerja sebagai Pegawai Tetap di Unesa
  • Meski Hanya Diikuti 4 Tim tapi Atmosfer Campus League Basketball Samarinda Tetap Kompetitif, Universitas Mulawarman Tak Terbendung
  • Efek Gym: Dari Dihina “Babi” karena Gendut dan Jelek bikin Lawan Jenis Gampang Mendekat, Tapi Tetap Sulit Nemu yang Tulus
  • Tongkrongan Bapak-Bapak di Desa: Obrolan Sering Ngawur, Kadang Nggak Berfaedah, tapi Saya Harus Gabung demi “Harga Diri” Keluarga
  • Setelah Punya Anak Sadar “Nongkrong Basi-Basi” Itu Nggak Guna: Rela Dicap Suami Takut Istri, karena Urusan Keluarga Memang di Atas Segalanya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.