Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

5 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan di Sekolahnya Jan Ethes

M. Guntur Rahardjo oleh M. Guntur Rahardjo
9 Agustus 2022
A A
5 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan di Sekolahnya Jan Ethes

5 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan di Sekolahnya Jan Ethes (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa hari ini berita tentang cucu presiden, Jan Ethes menjadi viral karena ia sudah mulai memasuki jenjang pendidikan sekolah. Banyak masyarakat yang bersuka ria tentang masuknya cucu presiden Jokowi yang satu itu. Ada yang mengucapkan selamat dan harapan-harapan baik lainnya.

BTW, kepikiran nggak sih, hanya Jan Ethes yang foto mbahnya dipajang di ruang kelas?

Tidak ketinggalan juga ada yang menulis komentar kocak di kolom berita. Kebetulan karena saya gabut dan berjiwa guru besar, menurut saya ada beberapa hal yang tidak boleh dilakukan oleh civitas akademika di sekolahnya Jan Ethes. Pokoknya, jangan dilakuin, ketimbang risiko.

#1 Datang terlambat ke sekolah

Tak hanya siswa, guru harusnya tak boleh telat. Jika siswa dimarahin kalau telat, sebaiknya guru juga begitu. Ya kalau telat karena hal penting, menurut saya nggak masalah. Tapi, di sekolahnya Jan Ethes, sebaiknya jangan.

Nggak, nggak akan dilaporin ke mbahnya kok. Tapi, ya nggak enak aja. Masak mendidik cucu orang pertama di Indonesia, tapi dirinya nggak bisa jadi contoh yang baik. Pekewuh dong.

#2 Ngomong yang nggak-nggak tentang presiden

Setiap orang pasti punya yang namanya haters, dan itu wajar-wajar saja. Bahkan presiden pun tak luput dari haters. Ya gimana ya, menyenangkan semua orang itu susah.

Tidak setuju dengan kebijakan presiden itu sah-sah saja. Namun, sebaiknya jangan keceplosan di depan Ethes. Begini. Dia itu memang cucu presiden, tapi kalau nggak setuju sama mbahnya, ya baiknya jangan diomongin di depan cucunya. Jan Ethes kan masih bocil, dia nggak tahu apa-apa. Kalau udah mahasiswa nah, baru.

#3 Iseng bilang “emang negara ini punya kakek lu?”

Pasti ada saja yang dengki hati terhadap diri kita. Ketika dengki akan ada banyak hal yang dilakukan, salah satunya pastilah mengucapkan hal yang menyebalkan. Tapi, saya percaya nggak semua kok yang seperti itu. Pasti ada juga yang mengucapkan kata menyebalkan tapi niatnya iseng semata saja.

Baca Juga:

Panduan Etika di Grup WhatsApp Wali Murid agar Tidak Dianggap Emak-emak Norak dan Dibenci Admin Sekolah

Keluh Kesah Alumni Program Akselerasi 2 tahun di SMA, Kini Ngenes di Perkuliahan

Saya yakin di sekolah itu seminimal mungkin ada 2 siswa yang iseng mengucapkan “Ethes, emang negara ini punya kakek lu?”

Bayangin wes.

#4 Minta dibocorkan rahasia negara

Segala sesuatu pasti ada rahasia, termasuk negara. Hanya karena Jan Ethes itu punya koneksi dengan pak presiden, bukan berarti Anda bisa meminta sesuatu seenaknya. Misalnya anda minta Ethes untuk membocorkan rahasia negara. Ya mana bisa! Jangankan Ethes, menantu beliau saja pasti juga nggak bisa. Hadeh.

#5 Membandingkan Ethes dengan ayah atau kakeknya

Buat anak-anak, dibandingin sama orang lain itu sakit banget. Maka dari itu usahakan agar Ethes tidak dibanding-bandingkan dengan kakeknya ya. Kakeknya ya kakeknya, dia ya dia. Wong ko ngene kok dibanding-bandingne, saing-saingke.

#6 Memakai sombrero secara terbalik

Lho, kenapa nggak boleh? Bahaya, nanti didatangin beruang laut. Bahaya, beruang laut bisa bikin Ethes takut.

Tentu saja ada banyak hal lain yang tidak bisa dilakukan di sekolahnya Jan Ethes. Misalnya kayak mencuri tas Ethes. Atau manggil Ethes dengan nama bapaknya. Atau, bilang “mbahmu kiper!”, wah kui kewanen. Maka dari itu, beberapa hal ini sebaiknya dihindari. Biar apa? Biar byur~

Penulis: M. Guntur Rahardjo
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Jan Ethes Jadi Nama Anggur, Menyusul Kaesang yang Sudah Jadi Pisang

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 9 Agustus 2022 oleh

Tags: gibranjan ethesJokowiSekolah
M. Guntur Rahardjo

M. Guntur Rahardjo

Mahasiswa pendidikan yang memiliki cita-cita mencapai kemandirian dan kesejahteraan hidup.

ArtikelTerkait

Saya Nggak Mau Terlalu Bahagia Mendengar Kabar Revisi UU ITE terminal mojok.co

Merayakan Keberhasilan Jokowi yang Kembali Masuk dalam 50 Muslim Berpengaruh di Dunia

18 Desember 2020
Larangan Membawa Hape ke Sekolah, Masihkah Relevan?

Larangan Membawa Hape ke Sekolah, Masihkah Relevan?

21 Juli 2022
Surat Harapan untuk Mas Kaesang: Jualan Pisang Aja Mas, Jangan Ikutan Nyalon

Surat Harapan untuk Mas Kaesang: Jualan Pisang Aja Mas, Jangan Ikutan Nyalon

21 Desember 2019
Duduk di Bangku Paling Depan dan Dekat dengan Guru di Sekolah Nggak Menjamin Kepintaran Murid terminal mojok

Duduk di Bangku Paling Depan dan Dekat dengan Guru di Sekolah Nggak Menjamin Kepintaran Murid

30 Juni 2021
aksi 22 mei

Kenapa Kita Susah Menerima Aksi Damai 22 Mei Apapun Alasannya

24 Mei 2019
5 Rekomendasi Tempat Makan Murah Sekitar UGM dan UNY Jokowi

UGM Justru Goblok kalau Menanggapi Orang Nggak Jelas Lewat Konferensi Pers

11 Oktober 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Aib Guci Tegal yang Membuat Wisatawan Malas ke Sana Mojok.co

Objek Wisata Guci Tegal Harus Bangkit karena Kabupaten Tegal Tak Ada Apa-Apanya Tanpa Guci

2 Februari 2026
Ponorogo Cuma Reognya Aja yang Terkenal, Kotanya sih Nggak Terkenal Sama Sekali

Ponorogo Cuma Reognya Aja yang Terkenal, Kotanya sih Nggak Terkenal Sama Sekali

2 Februari 2026
Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental Mojok.co

Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental

2 Februari 2026
Harga Nuthuk di Jogja Saat Liburan Bukan Hanya Milik Wisatawan, Warga Lokal pun Kena Getahnya

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

3 Februari 2026
Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh Mojok.co

Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh

4 Februari 2026
7 Kebiasaan Orang Kebumen yang Terlihat Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warga Lokal Mojok.co

6 Mitos di Kebumen yang Nggak Bisa Dibilang Hoaks Begitu Saja

3 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Sriwijaya FC, Tim Bola “Mainan” Politisi yang Dikelola seperti Toko Kelontong, Tapi Saya Tak Malu Pernah “Dibaptis” Jadi Fansnya
  • Perjuangan Ojol sambil Kuliah: Pernah Diancam Pihak Resto karena Telat Antar Makanan, Kini Lulus Jadi Sarjana Hukum UGM
  • Misteri Adik Saya yang Berakal Sehat dan Mengerti Dunia Otomotif, tapi Rela Menebus Suzuki APV yang Isinya Begitu Mengenaskan
  • Saat Musik Analog Bukan Lagi Barang Jadul yang Bikin Malu, tapi Pintu Menuju Kenangan Masa Lalu bagi Pemuda di Jogja
  • Salah Kaprah tentang Kerja di Surabaya, “Tipuan” Gaji Tinggi dan Kenyamanan padahal Harus Tahan-tahan dengan Penderitaan
  • Mitos dan Pamali adalah Sains Tingkat Tinggi yang Dikemas dalam Kearifan Lokal, Bisa Menjadi Peringatan Dini Bencana

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.