Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Serial

5 Drama Korea yang Problematik di Paruh Pertama 2022

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
19 Mei 2022
A A
7 Drama Korea Terkenal yang Sebenarnya Adaptasi Dorama dan Manga Jepang

7 Drama Korea Terkenal yang Sebenarnya Adaptasi Dorama dan Manga Jepang (Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Menjelang tahun baru, umumnya akan ada banyak pengumuman perilisan drama Korea lengkap dengan tanggal dan platform yang menayangkannya. Tahun 2022 ini cukup banyak ditunggu oleh para penggemar drakor. Pasalnya, ada banyak drama Korea yang menjanjikan plot menarik dengan pelakon yang nggak kalah keren.

Secara subjektif memang benar bahwa 2022 sudah memiliki banyak calon drama Korea legendaris yang tampak dari popularitas dan kualitasnya. Namun, di samping itu ada juga drama Korea yang nyaris dimasukkan ke dalam daftar hitam oleh pencinta drama maupun masyarakat awam akibat kontroversi yang ditimbulkan oleh tim produksinya sendiri.

Tahun 2022 belum mencapai setengah tahun tapi sudah ada beberapa drama Korea yang panen kritik dan hujatan. Kira-kira apa saja, ya, drama Korea yang dinilai bermasalah di paruh pertama 2022 ini?

#1 The King of Tears, Lee Bang Won

Di awal tahun, publik dibuat geram dengan masalah yang ditimbulkan oleh tim produksi drakor sageuk The King of Tears, Lee Bang Won. Drakor yang terinspirasi dari tokoh nyata Raja Taejong ini disebut melakukan kekerasan pada hewan saat syuting.

Kekerasan ini terlihat dari cara tim produksi merekam adegan Lee Seong Gye (Kim Young Chul) yang terlempar dari kudanya. Bukannya menggunakan computer graphic (CG), tim produksi malah menjerat kaki kuda tersebut hingga jatuh ke tanah.

Kuda yang dipakai syuting akhirnya mati sepekan kemudian (Unsplash.com)

Pada akhirnya kuda yang digunakan untuk syuting itu mati setelah sepekan. Akibatnya, para penonton hingga pelaku seni Korea Selatan lainnya melaporkan tim produksi drakor tersebut ke Korean Animal Welfare Association (KAWA).

#2 Snowdrop

Meskipun memiliki banyak sekali penggemar, termasuk penyanyi kenamaan Indonesia, Raisa, Snowdrop sempat menuai protes dari masyarakat Korea Selatan. Drama ini disebut mendistorsi sejarah gerakan pro-demokrasi yang berlangsung di negara tersebut tahun 1987.

Masyarakat Korea Selatan, khususnya para profesor, mahasiswa, hingga eks-pejuang, mengisi petisi di situs Gedung Biru Korea Selatan hingga mencapai ratusan ribu tanda tangan. Para pemohon petisi menilai bahwa representasi yang salah ini dapat memicu kesalahpahaman penonton luar negeri yang menyaksikan Snowdrop. Terlebih lagi Snowdrop tayang di OTT Disney+ yang dapat diakses oleh para penggemar drakor di banyak negara.

Baca Juga:

Saya Meninggalkan Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru

4 Alasan Drama Korea Zaman Sekarang “Kalah” dengan Zaman Dahulu Menurut Saya yang Sudah 15 Tahun Jadi Penggemar

#3 Thirty Nine

Jika dalam drakor makjang topik tentang perselingkuhan menjadi bahan bakar utama untuk menciptakan konflik, berbeda halnya dengan Thirty Nine yang sempat menuai kontroversi karena dianggap meromantisasi perselingkuhan.

Thirty Nine terkesan meromantisasi perselingkuhan (Shutterstock.com)

Masalah ini dipicu oleh adegan di episode enam yang menampilkan Kim Jin Seok (Lee Mu Saeng), mantan kekasih Jung Chan Young (Lee Mi Do), yang sering menghabiskan waktu dengannya pasca-Chan Young didiagnosis mengidap kanker. Istri Jin Seok yang mengetahui hal itu merasa bahwa suami sahnya berselingkuh. Ia lantas melabrak Chan Young.

Nggak pengin sahabatnya tersakiti, Cha Mi Jo (Son Ye Jin) membela Chan Young dengan mengatakan bahwa Chan Young pantas bahagia meski hanya sesaat. Duh, padahal posisi Jin Seok masih jadi suami orang, lho.

#4 Shooting Stars

Sebelum resmi tayang, Shooting Stars punya banyak penggemar yang menantikannya. Tapi rupanya setelah tayang, drakor ini langganan banget mengisi headline media daring gara-gara sering menimbulkan masalah.

Beberapa adegan dalam drama ini disebut rasis dan stereotipikal, di antaranya ketika Oh Han Byeol (Lee Sung Kyung) menyebut bahwa aktor Gong Tae Sung (Lee Young Dae) sedang menjadi sukarelawan di Afrika dan kemungkinan sedang menggali sumur air. Adegan berikutnya disusul oleh penggambaran Afrika yang kekurangan air. Adegan di Afrika tersebut juga menggunakan filter kuning yang diduga berupaya menciptakan kesan kumuh.

Dan yang terakhir sekaligus menuai hujatan terbanyak adalah adegan ketika Tae Sung membuka celana di depan Han Byeol. Adegan ini dinilai sebagai wujud pelecehan seksual ekshibionis.

#5 Tomorrow

Problem yang dibuat oleh drakor ini masih hangat dibicarakan. Masalah diawali dengan dicatutkannya nama asli salah satu anggota boygroup BTS, V, sekaligus tanggal kelahirannya sebagai salah satu orang yang tercantum dalam daftar bunuh diri. Selain itu, ada pula tanggal kelahiran Jung Kook yang berada di urutan setelah V. Postingan warganet Korea Selatan yang pertama kali menemukan hal ini lantas populer di forum penggemar dan meluas hingga ke fandom internasional.

Nama dan tanggal lahir personil BTS dicatut sebagai orang yang bunuh diri dalam drama Tomorrow (Unsplash.com)

Akibatnya, ARMY secara massal memberikan bintang satu dan men-dislike Tomorrow. Perwakilan Tomorrow sudah memberikan klarifikasi kepada media News 1 dengan mengatakan bahwa tanggal lahir yang dicantumkan dalam daftar hanyalah kombinasi angka acak dan nggak ada niat khusus. Yah, tapi nasi sudah menjadi bubur. Rating dan review Tomorrow sudah benar-benar anjlok sekarang.

Itulah lima drama Korea yang problematik di paruh pertama 2022 ini. Beruntung drama-drama di atas nggak langsung dibatalkan penayangannya seperti Joseon Exorcist di tahun lalu. Semoga saja tim produksinya bisa berbenah dan nggak mengulangi kesalahannya.

Penulis: Noor Annisa Falachul Firdausi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Yeom Bersaudara ‘My Liberation Notes’ dan Fenomena N-po Generation di Korea Selatan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 19 Mei 2022 oleh

Tags: drama koreaproblematik
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

Pesan Tersembunyi dalam 4 Adegan yang Sering Muncul di Drama Korea

Pesan Tersembunyi dalam 4 Adegan yang Sering Muncul di Drama Korea

21 Juli 2023
Jadi Jomblo Nggak Selamanya Suram, Berikut Sisi Positif yang Bisa Diambil Ketika Nggak Punya Pacar ala Yumi’s Cells terminal mojok

Jadi Jomblo Nggak Selamanya Suram, Berikut Sisi Positif yang Bisa Diambil Ketika Nggak Punya Pacar ala Yumi’s Cells

8 Oktober 2021
5 Tokoh Drama Korea Tanpa Haters, Karakter Lee Do Hyun Sudah Pasti Semuanya

5 Tokoh Drama Korea Tanpa Haters, Karakter Lee Do Hyun Sudah Pasti Semuanya

1 Juli 2023
rekomendasi 15 drama korea terbaik sepanjang masa mojok.co

Rekomendasi 15 Drama Korea Terbaik Sepanjang Masa

12 Juni 2020
Our Blues Episode 20 Penutup Manis yang Mengingatkan Kita untuk Berbahagia Terminal Mojok

Our Blues Episode 20: Penutup Manis yang Mengingatkan Kita untuk Berbahagia

13 Juni 2022
5 Drama Korea yang Punya Kisah Pertemanan Unik dan Bikin Iri terminal mojok.co

5 Drama Korea yang Punya Kisah Pertemanan Unik dan Bikin Iri

30 November 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Purwokerto Memang Kota Wisata, tapi Wisatawan Tak Diberi Petunjuk dan Dibiarkan Bingung Mau ke Mana

5 Februari 2026
Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026
Lawang Sewu, Destinasi Wisata Semarang yang Nggak Perlu Diulang Dua Kali Mojok.co

Lawang Sewu, Destinasi Wisata Semarang yang Nggak Perlu Diulang Dua Kali

1 Februari 2026
Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Pasar Minggu yang Asyik Nggak Kalah Asyik Dikulik Mojok.co

Pasar Minggu Harus Ikuti Langkah Pasar Santa dan Blok M Square kalau Tidak Mau Mati!

4 Februari 2026
Alun-Alun Jember Nusantara yang Rusak (Lagi) Nggak Melulu Salah Warga, Ada Persoalan Lebih Besar di Baliknya Mojok.co

Jember Gagal Total Jadi Kota Wisata: Pemimpinnya Sibuk Pencitraan, Pengelolaan Wisatanya Amburadul Nggak Karuan 

6 Februari 2026
Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat Mojok.co

Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat

5 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers
  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.