Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Tak Ada yang Menyebalkan dari Nongkrong di Burjo Kecuali Playlist Lagunya

Dicky Setyawan oleh Dicky Setyawan
26 Maret 2022
A A
Ilustras speaker mojok.co

Ilustrasi speaker audio. (shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Bisa dibilang saya adalah orang yang dinamis dalam urusan kopinan. Kadang saya menikmati kopi manual brew di kafe bernuansa indie, kopi gula aren di coffee shop kekinian, hingga kopi Kapal Api di burjo dan wedangan atau yang di Jogja biasa disebut angkringan.

Polanya sederhana, jika punya uang, saya akan memilih kafe atau coffee shop, sebaliknya saya memilih melipir ke burjo dan wedangan jika sedang berhemat. Seringnya saya ke burjo dan wedangan, dan dari sini bisa ditebak, kan, kondisi finansial saya? Hehe.

Namun di luar masalah finansial yang seringkali terpuruk dan susah bangkit, saya tak bisa memungkiri bahwa nongkrong di burjo dan wedangan adalah pilihan yang pasti. Suasana, adalah alasan yang tak bisa didebat.

Wedangan menawarkan suasana yang otentik dan egaliter, terlebih jika ia berdiri di Jogja dan Solo. Ia menyenangkan jika menghadirkan kesunyian, sebaliknya ia bisa menyebalkan jika teramat sering didistraksi suara knalpot jalanan.

kopi mojok.co
Ilustrasi kopi. (Shutterstock.com)

Burjo beda lagi. Lagi-lagi soal suasana, entah kenapa, ada perasaan berbeda tatkala berada di tempat yang sama dengan binar wajah sebaya di burjo, disertai berbagai macam obrolan di dalamnya: tentang politik, gosip, hingga wacana skripsi. Terlebih kita tahu, warung ini seringnya menyebar berada di area-area kampus.

Nongkrong di burjo itu menyenangkan, namun seringnya juga menyebalkan. Untuk hal menyebalkan ini, saya tak ragu akan merujuk pada playlist-playlist Aa burjo yang random sekaligus menyebalkan. Lebih lagi, di burjo umumnya terpasang speaker yang lebih dahsyat dari suara knalpot di musim kampanye.

Oke, sebelum berlanjut, saya akan bilang, selera musik merupakan hal yang terlalu melelahkan untuk diperdebatkan, semua musik sama pada intinya. Tapi siapa yang menyangkal bahwa musik-musik remix ala TikTok itu menyebalkan? Yah, ini adalah salah satu jenis musik yang akhir-akhir ini sering saya dengar di burjo-burjo sekitaran Solo. Saya tidak bilang lagu-lagu TikTok itu jelek, tapi lebih dari itu, ia amat buruk. Haha.

Selain itu, si Aa juga sering saya dapati memutar lagu-lagu pop melayu. Sekali lagi, pop melayu tidak jelek, tidak juga buruk, (padahal sama saja). Namun, perlu disepakati bersama, bahwa ini adalah genre lagu yang bikin ngantuk. Yah, Anda sepakat? Nggak sepakat karepmu. Padahal, waktu terbaik nongkrong di burjo itu di malam hari, benar, kan?

Baca Juga:

5 Rekomendasi Warung Makan Tanpa Tukang Parkir Dekat Unsoed Purwokerto, Semoga Tukang Parkir Nggak Baca Ini!

4 Alasan Mengapa di Lingkungan Kampus, Burjo Lebih Rame Dibandingkan Angkringan

audio speaker mojok.co
Ilustrasi speaker audio. (Shutterstock.com)

Jika kita cermati, Aa burjo mungkin paham bahwa musik-musik yang saya sebutkan tadi bukan merupakan musik-musik yang digandrungi kawula muda konsumennya yang kebanyakan mahasiswa bokek. Entah, atau saya malah curiga, lagu-lagu itu adalah pengusir mahasiswa yang di tanggal tua hanya mampu membeli segelas kopi dan sebatang rokok.

Pasalnya, si Aa adalah pengatur utama playlist lagu di speaker aktif. Selebihnya, pelanggan tak bisa mengelak dari cekokan lagu-lagunya. Walau tak jarang, pelanggan juga mampu mensabotase speaker bluetooth tatkala ponsel si Aa sedang low bat atau ada keperluan lain. Dan di sinilah setitik kecerahan yang dirasakan pelanggan seperti saya.

Di saat inilah, saya seketika akan melek dari kantuk menunggu siaran Europa League sambil mendengarkan Cock Sparrer, sing along bersama Oasis, atau tersenyum pedih sambil mendengarkan Sheila on 7. Namun di sini saya gantian curiga, Aa burjo gantian membenci pelanggannya. Sembari menyiapkan semangkuk magelangan dan segelas Nutrisari, ia akan membatin, “Menjadi penjual burjo itu menyenangkan, kecuali playlist pelanggannya.” Heuheu.

Penulis: Dicky Setyawan
Editor: Purnawan Setyo Adi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 26 Maret 2022 oleh

Tags: burjoplaylistwarmindo
Dicky Setyawan

Dicky Setyawan

Pemuda asal Boyolali. Suka menulis dan suka teh kampul.

ArtikelTerkait

5 Alasan Bisnis Warmindo Nggak Bakalan Laku di Madura, Salah Satunya karena Bebek Bumbu Hitam! warmindo jogja warteg

5 Alasan Bisnis Warmindo Nggak Bakalan Laku di Madura, Salah Satunya karena Bebek Bumbu Hitam!

16 Agustus 2024
Jangan Remehkan Es Kopi Sachet Warmindo karena Lebih Enak dari Es Kopi Susu ala Kafe

Jangan Remehkan Es Kopi Sachet Warmindo karena Lebih Enak dari Es Kopi Susu ala Kafe

13 Maret 2025
5 Alasan Bisnis Warmindo Nggak Bakalan Laku di Madura, Salah Satunya karena Bebek Bumbu Hitam! warmindo jogja warteg

5 Alasan Franchise Warteg sulit Menggeser Kejayaan Warmindo di Jogja

23 Agustus 2024
10 Lagu Bahasa Inggris yang Cocok untuk Pernikahan

10 Lagu Bahasa Inggris yang Cocok untuk Pernikahan

16 September 2022
Jogja Itu Nggak Istimewa dan Tidak Lagi Sama (Pexels)

Jogja Itu Nggak Istimewa dan Tidak Lagi Sama karena yang Istimewa Itu Orang-orangnya

10 Februari 2025
Panduan Memulai Bisnis Warmindo: Modal Dikit, Cuan Selangit!

Panduan Memulai Bisnis Warmindo: Modal Dikit, Cuan Selangit!

10 Agustus 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Penilai Properti: Profesi "Sakti" di Balik Kredit Bank yang Sering Dikira Tukang Ukur Tanah

Penilai Properti: Profesi “Sakti” di Balik Kredit Bank yang Sering Dikira Tukang Ukur Tanah

31 Maret 2026
5 Oleh-Oleh Khas Salatiga yang Sebaiknya Dipikir Dua Kali sebelum Dibeli Mojok.co

5 Oleh-Oleh Khas Salatiga yang Sebaiknya Dipikir Dua Kali sebelum Dibeli

28 Maret 2026
5 Alasan Freelance Lebih Menguntungkan untuk Mencari Uang di Tahun 2025

Dear Penipu Lowongan Freelance, yang Kami Butuhkan Itu Bayaran Nyata, Bukan Iming-iming Honor Besar dari Top-Up Biaya Deposit!

2 April 2026
5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi Mojok.co

Jalan-jalan ke Pantai saat Libur Panjang Adalah Pilihan yang Buruk, Hanya Dapat Capek Saja di Perjalanan

1 April 2026
Gresik yang Dahulu Saya Anggap Biasa Aja, Sekarang Malah Bikin Kangen Mojok.co

Gresik yang Dahulu Saya Anggap Biasa Aja, Sekarang Malah Bikin Kangen

31 Maret 2026
Bontang Naik Level: Dulu Cari Hiburan Susah, Sekarang Bingung karena Kebanyakan Tempat

Bontang Naik Level: Dulu Cari Hiburan Susah, Sekarang Bingung karena Kebanyakan Tempat

1 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Punya Rumah Besar di Desa: Simbol Kaya tapi Percuma, Terasa Hampa dan Malah Iri sama Kehidupan di Rumah Kecil-Sekadarnya
  • Nekat Kuliah di Jurusan Sepi Peminat PTN Top: Menyesal karena Meski Lulus Cumlaude, Ijazah Dianggap “Sampah” di Dunia Kerja
  • User Kereta Ekonomi Naik Bus Sumber Selamat karena Tak Ada Pilihan: Kursi Lebih Nyaman, Tapi Dibuat Hampir Pingsan
  • Gaji 8 Juta di Jakarta Tetap Bisa Bikin Kamu Miskin, Idealnya Kamu Butuh Minimal 12 Juta Jika Ingin Hidup Layak tapi Nggak Semua Pekerja Bisa
  • Dilema Anak Kos yang Kerja di Jogja: Mau Irit dan Mandiri tapi Takut Mati Konyol Gara-gara Cerita Seram Ibu Kos soal “Tragedi Gas Melon”
  • Kerja di Kafe Bikin Stres karena Bertemu Gerombolan Mahasiswa Jogja yang Nggak Beradab, Sok Sibuk di Depan “Budak Korporat”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.