Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Hewani

Hari Binatang Sedunia dan Cara Asik Merayakannya

Lulu Erzed oleh Lulu Erzed
4 Oktober 2019
A A
hari binatang sedunia

hari binatang sedunia

Share on FacebookShare on Twitter

Laiknya Hari Ibu, Hari Guru, dan atau Hari Peringatan lainnya, yang biasanya dirayakan dengan cara memberikan persembahan terbaik untuk yang sedang diperingati. Hari Binatang juga seharusnya dilakukan seperti itu.

Sejarah Hari Binatang dan Regulasi Perbinatangan

Dilansir dari greeners.co, World Animal Day atau Hari Binatang Sedunia diperingati setiap tanggal 4 Oktober sejak tahun 1931, ditetapkan di Florence, Italia. Dipilih sebagai Hari Binatang Sedunia karena pada tanggal tersebut diadakan pemberkatan binatang oleh Fransiskus dari Assisi, seorang pecinta alam dan pelindung binatang dan lingkungan.

Tujuan adanya Hari Binatang Sedunia adalah untuk menghargai segala jenis binatang yang ada di dunia. Pada hari peringatan ini, biasanya tim penyelamat binatang dan berbagai organisasi satwa liat akan melakukan kegiatan pengumpulan dana, bazar, dan lain sebagainya. Atau pemberian penghargaan terhadap individu, sekelompok orang, atau lembaga yang dianggap telah memberikan kontribusi terbaik pada dunia binatang.

Pada 15 Oktober juga diperingati secara internasional sebagai Hari Hak Asasi Binatang. Sejumlah negara pun membuat regulasi terkait perlindungan dan kesejahteraan binatang.

Di Indonesia sendiri, sejumlah regulasi dibuat untuk melindungi binatang. Seperti Pasal 302 KUHP Tentang Perlindungan Hewan, Undang-Undang (UU) Nomor 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan, UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, dan beberapa lainnya.

Sesuai Passion, Berikut Cara yang Bisa Dilakukan Pada Peringatan Ini

Menurut Richard Ryder, seorang penulis dan psikolog dari Inggris, menciptakan istilah speciesisme untuk menggambarkan orang-orang yang mendukung berhentinya objektifikasi pada binatang. Paham ini mempercayai kalau binatang tak seharusnya dipandang hanya sebagai properti pemuas kebutuhan manusia, seperti dijadikan makanan, pakaian, subjek penelitian, hiburan, atau selalu dicap sebagai sesuatu yang mengerikan atau dikesampingkan hak hidupnya.

Baca Juga:

Biaya Wisuda Itu Harusnya Murah, Bahkan kalau Bisa Gratis, Jangan Jadikan Wisuda sebagai Ladang Cuan!

Kok Bisa Kalian Jadi Mahasiswa Semester 14 tapi Nggak Punya Teman? Kok Bisa Kalian Nyinyirin Selebrasi Sidang Skripsi, Iri ya?

Cara memperingati dan merayakan Hari Binatang Sedunia ini, bisa dilakukan dengan asik nan penuh penghormatan sesuai passion  kalian sebagai individu non aparat atau pegiat sosial binatang.

1. Menjadi vegetarian sehari

Buat yang passionnya makan, makan daging tentunya. Boleh lah hari puasa dulu makan sop iga, ayam bakar, ikan goreng, pokoknya segala macam makanan perbinatangan deh.

Buat rakyat Indonesia tercinta, aliansi pecinta ayam geprek, boleh banget ini dicoba. Masa iya setiap hari makan geprek? Ngga bosen apa. Buat hari ini, sekali-kali boleh lah pesennya nasi lalapan doang sama sambal, atau ganti menu tahu tempe geprek.

Buat yang passionnya di perwarungmakanan duniawi, boleh juga sebagai bentuk penghormatan pada peringatan ini, terkhusus penjual lauk pauk seperti lamongan, seafood, padang, dan sejenisnya libur dulu hari ini, atau spesial hari ini ganti menu yang mengandung protein nabati.

 2. Memanjakan Binatang

Biarkan mereka istirahat hari ini, kayak kalau hari ibu gitu lho, yang biasanya kita peringati dengan cara memanjakan ibu, seperti: gantiin masak, beres-beres rumah, kasih kado, pokoknya memberikan kasih sayang sepenuh jiwa raga untuk ibu. Itu kan kalau Hari Ibu, nah kalau binatang gimana caranya?

3. Berikan treatment terbaik

Ini bisa dilakukan buat penyayang hewan lucu kucing, hamster, dengan bawa mereka ke salon buat spa gitu.  Buat pekerja yang memanfaatkan binatang sebagai tenaganya, seperti delman, sirkus binatang, hari ini kasih binatang kalian libur dulu. Beri makan minum terbaik, yang lebih lezat dari biasanya gitu kan bisa.

Pokoknya nggak cuma hari ini, ke depan juga harus kurangi berperilaku buruk pada binatang. Dikutip dari Mark Griffiths dalam tulisannya The Psychology of Animal Torturer, bahwa perilaku buruk atau yang dikenal dengan istilah zoosadism ini dikaitkan dengan orang-orang pribadi ber-IQ rendah, dan punya kecenderungan jadi pemerkosa atau pembunuh.

Selamat Hari Binatang Sedunia. Mari sayangi sesama makhluk Tuhan~ (*)

BACA JUGA Bercilukba dengan Bilven, Si Bapak Arsip Nasional atau tulisan Lulu Erzed lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 29 Agustus 2021 oleh

Tags: hari binatang seduniahewan peliharaanperayaan
Lulu Erzed

Lulu Erzed

ArtikelTerkait

10 Ciri Kucing Pembawa Rezeki

10 Ciri Kucing Pembawa Rezeki

21 Februari 2023
Pelihara Primata buat Pamer di Medsos Nggak Semenyenangkan Itu terminal mojok

Pelihara Primata buat Pamer di Medsos Nggak Semenyenangkan Itu!

29 Juni 2021
Untuk Kamu yang Takut Bertamu karena Ada Kami Pelihara Anjing terminal mojok.co

Untuk Kamu yang Takut Bertamu karena Kami Pelihara Anjing

1 November 2021
pencinta kucing bodoh yang menganggap kucing adalah mainan mojok.co

Kucing Bukan Mainan! Pencinta Kucing Harus Ubah Mindset dari Sekarang

6 Oktober 2020
Hari Ibu, Perayaan Penuh Cinta yang Harusnya Jadi Ajang Introspeksi Seorang Anak

Hari Ibu, Perayaan Penuh Cinta yang Harusnya Jadi Ajang Introspeksi Seorang Anak

22 Desember 2023
Kritter Klub: Opsi Sarana Edukasi Biar Masyarakat Indonesia Nggak Begundal-Begundal Amat!

Kritter Klub: Opsi Sarana Edukasi Biar Masyarakat Indonesia Nggak Begundal-Begundal Amat!

17 Februari 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan

Jogja Memang Santai, tapi Diam-diam Banyak Warganya yang Capek karena Dipaksa Santai meski Hampir Gila

2 Februari 2026
Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Normalisasi Joki Skripsi Adalah Bukti Bahwa Pendidikan Kita Memang Transaksional: Kampus Jual Gelar, Mahasiswa Beli Kelulusan

4 Februari 2026
Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali Mojok.co

Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali

6 Februari 2026
7 Kebiasaan Orang Kebumen yang Terlihat Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warga Lokal Mojok.co

6 Mitos di Kebumen yang Nggak Bisa Dibilang Hoaks Begitu Saja

3 Februari 2026
Tiga Bulan yang Suram di Bangunjiwo Bantul, Bikin Pekerja Bantul-Sleman PP Menderita!

Tiga Bulan yang Suram di Bangunjiwo Bantul, Bikin Pekerja Bantul-Sleman PP Menderita!

1 Februari 2026
Gambar Masjid Kauman Kebumen yang terletak di sisi barat alun-alun kebumen - Mojok.co

5 Stereotip Kebumen yang Sebenarnya Nggak Masuk Akal, tapi Terlanjur Dipercaya Banyak Orang

31 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.