Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

3 Momen Dilematis yang Bikin Saya Ragu Pesan Makanan via Ojol

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
4 Desember 2021
A A
3 Momen Dilematis yang Bikin Saya Ragu Pesan Makanan via Ojol terminal mojok.co
Share on FacebookShare on Twitter

Sudah tidak diragukan lagi bahwa kehadiran ojol bikin beberapa hal dalam hidup jadi lebih praktis. Berbagai fitur yang ada dalam aplikasi ojol, seperti jasa transportasi sekaligus pemesanan makanan betul-betul sudah berinovasi dan menjadi solusi di era disrupsi seperti sekarang ini.

Namun, dalam beberapa situasi, ada momen di mana saya malah merasa nggak enak untuk pesan makanan via ojol. Ada perasaan dilematis tipis-tipis, nggak tega, dan kepikiran ketika pengin memesan makanan via ojol. Namun, di sisi yang lain, saya sangat menyadari bahwa para ojol pasti juga butuh pemasukan. Terlebih, itu memang pekerjaan mereka. Meski terkadang, mereka sampai harus melawan zona aman dan nyaman.

Setidaknya, ada tiga momen dilematis ketika saya betul-betul merasa ragu untuk memesan makanan via ojol. Meski pada akhirnya tetap memesan juga, tapi di waktu bersamaan membikin saya kepikiran aja gitu.

#1 Pesan makanan di tengah malam

Entah sudah berapa kali saya terjebak rasa lapar di tengah malam. Ya, sekitar pukul 11.00-01.00 dini hari. Kalau di rumah lagi ada camilan atau makanan yang bisa diganyem, sih, nggak apa-apa. Namun, kalau nggak ada dan saya betul-betul nggak kuasa menahan lapar, mau nggak mau saya segera buka aplikasi ojol. Lalu, saya memilih menu yang sesuai selera dan memesannya.

Di sini momen dilematis yang saya rasakan dimulai.

Memesan makanan via ojol tengah malam hampir selalu membikin saya kepikiran beberapa hal: driver-nya aman nggak ya nganter makanan tengah malam gini? Dia lagi capek nggak, ya? Meski pada akhirnya saya tetap memesan juga karena rasa lapar yang tak berkesudahan.

Di waktu bersamaan, saya selalu berharap driver yang menerima pesanan saya selamat di perjalanan. Tentu saja, saya berusaha memberi tip sebagai rasa terima kasih karena sudah sigap mengantar makanan yang saya pesan.

#2 Pesan makanan ketika hujan

Ada beberapa hal yang membikin saya kepikiran sewaktu pesan makanan via ojol ketika hujan. Kebanyakan, sih, soal potensi-potensi yang membahayakan driver dan mengurangi kualitas makanan yang dipesan.

Baca Juga:

4 Keistimewaan Jadi Driver Ojol yang Saya Yakin Nggak Dirasakan Pekerja Lain

Ibu Rumah Tangga dan Ojol juga Berhak untuk Kuliah, Universitas Terbuka Menerima Tanpa Batasan Apa pun!

Melalui diskusi pengalaman antar driver ojol dan pelanggan di platform Quora, tentang “Sebagai driver ojol, saat hujan deras, apakah akan tetap melayani order makanan istirahat sambil menunggu hujan reda.” Beberapa driver mengaku nggak masalah dapat orderan saat hujan, asal: mau sabar menunggu, jangan dikit-dikit nanya, “Udah di mana? Masih lama nggak?” kemudian diiringi marah-marah. Memang, itu jadi haknya pelanggan. Tapi, nggak perlu sampai marah-marah karena situasi yang kurang mendukung.

Sebagian driver lain mengaku, menerima pesanan makanan saat hujan itu rezeki dan berkah yang nggak boleh ditolak. Sebab, selalu ada pelanggan baik hati yang memberi tip cukup besar.

#3 Pesan makanan saat ada promo atau event gila-gilaan

Untuk poin ini, lebih ke durasi menunggunya, sih. Pada dasarnya, ketika ada promo gila-gilaan, para pelanggan hampir bisa dipastikan akan silau mata tertuju kepada menu di restoran yang dimaksud. Dan yang kepikiran untuk membeli dengan promo tersebut, pasti nggak hanya satu-dua orang. Pasti banyak banget, Bung. Hal ini akan berimbas kepada antrean dan durasi menunggu para driver.

Iya kalau hanya makan waktu 15 menitan sebagaimana pada umumnya. Lha, kalau kejadiannya kayak waktu McD yang berkolaborasi sama BTS, gimana? Antrenya bisa sampai berjam-jam. Okelah kalau pelanggan paham, tahu situasi, dan mau bersabar menunggu. Kalau nggak? Ya, asyem juga nunggunya.

Saran saya sebagai pelanggan kepada pelanggan lainnya, jika di antara kalian ada juga yang sering memesan makanan pada waktu atau momen tersebut, tolong sampaikan terima kasih dan/atau memberi tip. Selain itu, jika driver ojol sedang terlambat mengantar pesanan, jangan langsung marah yang meledak-ledak. Akan lebih bijak jika bertanya terlebih dahulu, ada kendala apa dan semacamnya.

Sebab, pernah suatu kali saat memesan makanan via ojol, pengantarannya telat sampai 30 menit. Sebagai pelanggan biasa, jujur saja saya sempat merasa mangkel. Sampai akhirnya saya telepon driver dan bertanya, “Halo, Pak. Maaf, boleh diinfokan sudah sampai di mana? Ada kendala, Pak?”

Driver ojol tersebut akhirnya memberi kabar bahwa blio kecelakaan. Untung saja, saya bisa meredam amarah dan bertanya terlebih dahulu.

Sesekali, mungkin sampean mangkel karena driver sudah terlambat mengantar makanan. Itu manusiawi, kok. Wajar. Tapi, dilihat juga situasinya. Kita memesan di waktu atau momen yang seperti apa dan bagaimana, ya.

Sumber Gambar: Unsplash

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 1 Desember 2021 oleh

Tags: ojolPesan Makanan
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang Suami, Ayah, dan Recruiter di suatu perusahaan.

ArtikelTerkait

Driver Ojol Harusnya Punya Standar Skill Wajib terminal mojok.co

3 Hal Paling Berkesan Selama Jadi Penumpang Ojol

6 September 2020
Jakarta Nggak Ada Keras-kerasnya Buat Orang Cikarang (Unsplash)

Jalanan Jakarta yang Keras dan Tak Ramah Pemula: Naik Ojol Bingung, Naik KRL Tambah Bingung

24 Januari 2024
Jangan Merantau ke Kabupaten Blora kalau Nggak Punya Kendaraan Sendiri, Transum di Sini Nyaris Punah!

Jangan Merantau ke Kabupaten Blora kalau Nggak Punya Kendaraan Sendiri, Transum di Sini Nyaris Punah!

5 September 2024
Beberapa Kekurangan Maxim yang Wajib Diperbaiki

Beberapa Kekurangan Maxim yang Wajib Diperbaiki

22 November 2022
Boleh Nggak Say No sama Motor Gede yang Bertransformasi Jadi Ojol

Boleh Nggak Say No sama Motor Gede yang Bertransformasi Jadi Ojol?

12 Januari 2020
4 Alasan Layanan Taksi Online Maxim Nggak Lebih Baik dari InDrive

InDrive, Aplikasi Ojol Penganut Mazhab Kapitalisme Murni, Bikin Mitra Rugi dan Kalah Sebelum Berperang

30 Juni 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Unpopular Opinion: Kajian Ustaz Hanan Attaki Itu Bukanlah Pengajian Agama pengajian berbayar

Maaf Saya Berubah Pikiran, Konsep Pengajian Berbayar Memang Lebih Masuk Akal dan Layak untuk Diikuti

16 Mei 2026
Kos Murah yang Diidamkan Berujung Penyesalan karena Tabiat Buruk Ibu Kos yang Suka Ngutang Mojok.co

Rasa Syukur Tinggal di Kos Murah Berubah Jadi Penyesalan karena Tabiat Buruk Ibu Kos yang Suka Ngutang

20 Mei 2026
4 Kelebihan Kuliah di Samarinda yang Bikin Kuliah di Jogja Jadi Kelihatan Biasa Saja

Samarinda Tidak Ramah buat Mahasiswa yang Tidak Bisa Naik Motor karena Tidak Ada Transportasi Umum yang Bisa Diandalkan!

21 Mei 2026
Orang Wonogiri Layak Dinobatkan sebagai Orang Paling Bakoh Se-Jawa Tengah Mojok.co jogja

Alasan Wonogiri Masih dan Akan Selalu Jadi Ibu Kota Bakso Indonesia, Malang Minggir Dulu!

20 Mei 2026
4 Aturan Tidak Tertulis Saat Menulis Kata Pengantar Skripsi agar Nggak Jadi Bom Waktu di Kemudian Hari

4 Tips untuk Bikin Mahasiswa Cepat Paham dan Tidak Kebingungan Mengerjakan Skripsi

19 Mei 2026
Jadi MUA di Desa Sulit Cuan karena Selalu Dimintai “Harga Tetangga” kalau Menolak Dicap Pelit Mojok.co

Jadi MUA di Desa Sulit Cuan karena Selalu Dimintai “Harga Tetangga” kalau Menolak Dicap Pelit

18 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.