Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Game

Belajar Mengambil Keputusan lewat Mass Effect

Raden Muhammad Wisnu oleh Raden Muhammad Wisnu
12 November 2021
A A
Mass Effect
Share on FacebookShare on Twitter

Mungkin banyak gamer yang kurang familiar dengan Mass Effect. Saya sendiri pertama kali memainkan gim ini pada 2021. Itu juga setelah direkomendasikan oleh teman saya. Saat pertama melihat gim ini, saya tidak terlalu tertarik dengannya karena menyangka developer gimnya “hanya” bikin gim yang mirip-mirip dengan Star Wars atau Star Trek. Isinya ya klise, yakni manusia, alien, dan segala serba-serbinya yang sudah sering banget dibikin film oleh Hollywood.

Tapi, saya salah besar. Gim open world yang dikembangkan oleh Bioware ini saya katakan seperti gabungan antara Skyrim dan Star Wars. Seperti Skyrim, gim ini memungkinkan kita sebagai karakter utama untuk memilih senjata yang akan kita gunakan, memilih fokus skill yang akan kita kembangkan ketika naik level, memilih partner yang akan menemani kita menjelajah galaksi, dan yang paling penting, apa pun keputusan yang kita ambil dalam gim ini, akan berpengaruh pada ending gim ini. Nggak sampai di situ, semua keputusan yang kita ambil pada gim pertama akan berlanjut pada gim kedua dan gim ketiganya!

Mass Effect berlatar belakang masa depan, tepatnya tahun 2148, di mana umat manusia telah menemukan “Mass Relay” di Planet Mars. Mass Relay merupakan semacam titik teleportasi yang memungkinkan siapa saja untuk melakukan perjalanan melebihi kecepatan cahaya di alam semesta ini. Dari situ, umat manusia diperkenalkan bahwa ada miliaran bintang dan planet di alam semesta, dan umat manusia tidaklah sendirian. Ada ribuan ras alien yang ada, dan itu baru di Galaksi Bimasakti saja.

Tokoh utama pada gim ini adalah Commander Shepard, seorang prajurit lulusan program militer N7, dan manusia pertama yang bergabung dengan Citadel Council Spectre. Citadel Council Spectre adalah semacam agen rahasia yang diberi privilege khusus oleh para petinggi galaksi yang terdiri dari berbagai macam spesies. Kalau kamu berpikir Commander Shepard adalah pahlawan, kamu salah besar. Jadi pahlawan atau orang jahat, itu tergantung keputusan yang kamu ambil ketika main gim.

Kamu bisa saja mengabaikan orang yang minta tolong pada kamu ketika kamu lagi di sebuah kota. Atau kamu bisa memilih untuk menolong orang tersebut. Kamu akan terkejut dengan keputusan yang kamu ambil. Tidak ada yang benar atau salah di sini.

Ketika berada di tengah sebuah konflik, sebagai anggota Spectre, kamu bisa memilih untuk bertindak netral dengan tidak memihak pihak mana pun. Atau kamu bisa memihak umat manusia karena kamu bagian dari umat manusia, atau memihak ras alien.

Kamu juga diberi pilihan untuk melakukan genosida pada satu ras alien yang dianggap sangat berbahaya. Tapi, nanti pada gim kedua atau gim ketiga, mereka akan balas dendam. Atau kamu bisa saja menyelamatkan satu ras alien, nanti pada gim kedua atau gim ketiga, mereka akan menolongmu saat kamu lagi kesulitan.

Fokus utama Mass Effect ini bukan pada tembak-tembakannya. Tembak-tembakannya mah gampang banget sih, sekalipun dengan mode hard, asalkan kamu main dengan santai dan nggak tergesa-gesa. Fokus gim ini ada pada dialog yang kita ambil. Gim ini mengajarkan kita bahwa kita tidak bisa memuaskan semua pihak, tapi kita bisa memilih lesser evil dari dua keputusan yang ada.

Baca Juga:

Pekalongan Kota Cheater, Julukan yang Bikin Suhu Kerap Dikira (Aslinya) Cupu

Mengenang Bisnis Rental PS yang Sempat Berjaya, Kini Merana

Kita juga bisa memilih untuk menggunakan kalimat yang sopan dalam berbicara, atau memilih untuk menggunakan kalimat yang kasar dalam berbicara. Hasilnya tentu saja akan berbeda pada setiap individu yang kita temui selama permainan. Baik itu sesama umat manusia atau pada ras alien lainnya.

Mass Effect bisa dibilang Skyrim versi luar angkasa. Kita betul-betul diberi pelajaran bahwa keputusan apa pun yang kita ambil, akan memiliki konsekuensinya di masa depan. Sebab, keputusan yang saya ambil pada gim pertama, betul-betul terjadi pada gim kedua dan ketiganya.

Happy ending atau sad ending pada gim ketiga betul-betul ada di tangan kamu. Jadi kamu betul-betul tidak boleh sembrono ketika memainkan gim ini. Kamu dituntut untuk berpikir dengan cepat terkait segala keputusan yang kamu ambil. Seperti kehidupan nyata bukan?

Selain karena storyline yang apik dan ending yang tentu saja berbeda-beda untuk setiap orang yang memainkan gim ini, saya juga merekomendasikan gim ini karena gim ini ringan banget. Laptop kentang saya saja bisa memainkan gim ini dengan lancar sampai tamat. Meskipun begitu, kalau bisa, untuk kamu yang main gim ini di laptop/PC, pastikan beli gim originalnya ya sebagai dukungan kamu pada developer gim ini yang sudah susah-susah bikin gim ini!

Untuk kamu yang mau memainkan gim ini di console, tenang! Gim ini juga tersedia pada console PlayStation 3, Xbox 360, dan Nintendo Wii.

Sumber gambar: Akun Instagram Mass Effect

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 12 November 2021 oleh

Tags: gimmass effectskyrimstar wars
Raden Muhammad Wisnu

Raden Muhammad Wisnu

Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung yang bekerja sebagai copywriter. Asal dari Bandung, bercita-cita menulis buku. Silakan follow akun Twitternya di @wisnu93 atau akun Instagram dan TikToknya di @Rwisnu93

ArtikelTerkait

Pekalongan Kota Cheater, Julukan yang Bikin Suhu Kerap Dikira (Aslinya) Cupu pekalongancheater

Pekalongan Kota Cheater, Julukan yang Bikin Suhu Kerap Dikira (Aslinya) Cupu

9 Maret 2024
7 Gim Mobil Balap Terbaik 2021: Ampuh Usir Kegabutan! terminal mojok.co

7 Gim Mobil Balap Terbaik 2021: Ampuh Usir Kegabutan!

22 Februari 2021
6 Rekomendasi Gim Agate yang Perlu Kamu Rasakan Sensasi Budaya Indonesia-nya terminal mojok.co

6 Rekomendasi Gim Agate yang Perlu Kamu Rasakan Sensasi Budaya Indonesia-nya

8 Desember 2020
reuploader konten youtube snackvideo video alur cerita time code youtube MOJOK.CO

Mau Download Gim di Iklan YouTube? Pikir Lagi

25 Agustus 2020
Super Shot Soccer

Super Shot Soccer, Gim Sepak Bola Paling Menyenangkan pada Masanya

18 Oktober 2021
skyrim mojok

Kata Siapa Final Fantasy Gim RPG Terbaik? Belum Pernah Main Skyrim ya?

11 Juli 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus: Teriak Melawan Penindasan di Luar, tapi Seniornya Jadi Aktor Penindas Paling Kejam organisasi mahasiswa eksternal organisasi kampus

Organisasi Mahasiswa Itu Candu, dan Jabatan di Kampus Itu Jebakan yang Pelan-pelan Mematikan

18 Mei 2026
Kos Murah yang Diidamkan Berujung Penyesalan karena Tabiat Buruk Ibu Kos yang Suka Ngutang Mojok.co

Rasa Syukur Tinggal di Kos Murah Berubah Jadi Penyesalan karena Tabiat Buruk Ibu Kos yang Suka Ngutang

20 Mei 2026
Gempa Jogja Adalah Guru yang Tidak Kita Inginkan, tapi Kita Perlukan

Gempa Jogja Adalah Guru yang Tidak Kita Inginkan, tapi Kita Perlukan

22 Mei 2026
4 Kelebihan Kuliah di Samarinda yang Bikin Kuliah di Jogja Jadi Kelihatan Biasa Saja

Samarinda Tidak Ramah buat Mahasiswa yang Tidak Bisa Naik Motor karena Tidak Ada Transportasi Umum yang Bisa Diandalkan!

21 Mei 2026
Tidak Sekadar Mengajar, Guru Les Online Wajib Menghibur agar Tidak Ditinggal Murid-muridnya Main Game Terminal

Tidak Sekadar Mengajar, Guru Les Online Wajib Menghibur agar Tidak Ditinggal Murid-muridnya Main Game

20 Mei 2026
Saya Pernah Kesal karena Dosen Slow Respon WA, Sampai Akhirnya Jadi Dosen Mojok.co

Pernah Benci Dosen yang Slow Respon Balas WhatsApp, Kini Saya Mengerti

22 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.