Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

5 Dawet Ayu di Banjarnegara yang Wajib Dicoba

Dhimas Raditya Lustiono oleh Dhimas Raditya Lustiono
30 Oktober 2021
A A
5 Dawet Ayu di Banjarnegara yang Wajib Dicoba terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Dawet ayu dan Banjarnegara merupakan 2 hal yang nggak dapat terpisahkan. Keduanya bagaikan gitar listrik dan amplifire yang harus disatukan, pokoknya selagi ada gerobak dawet lengkap dengan miniatur sosok Semar dan Gareng, sudah pasti nama Banjarnegara akan mencuat.

Meski kadang disalahartikan bahwa minuman ini sama saja dengan cendol, nyatanya terdapat perbedaan mendasar antara dawet dengan cendol. Bedanya, cendol terbuuat dari tepung hunkwe, sedangkan dawet terbuat dari tepung beras yang dicampur dengan daun suji untuk menghasilkan warna hijau. Jadi, cukup lagu “Pamer Bojo” karya Almarhum Didi Kempot saja yang membuat keduanya jadi satu dalam sebuah kalimat cendol dawet. Intinya, cendol yang cendol, dawet ya dawet.

Di Banjarnegara, penjaja dawet ayu memang sangat mudah ditemukan. Ada yang berjualan di dalam pasar, ada yang berada di bangunan ruko, bahkan saat tengah berdiri di alun-alun, kita akan dengan sangat mudah menemukan penjaja dawet ayu dorongan dari segala penjuru mata angin.

Untuk mendapatkan dawet ayu Banjarnegara yang benar-benar khas, konon katanya kita harus mencari gerobak atau pikulan yang terdapat miniatur atau gambar Semar dan Gareng. Saya pernah mencoba dawet ayu di sebuah kafe di Banjarnegara, di kafe tersebut nggak terlihat miniatur Semar dan Gareng. Rasa dawetnya ternyata di bawah standar alias hanya menang instagramable doang.

Daripada berlama-lama, sini saya rekomendasikan 5 dawet ayu yang wajib kalian coba jika main ke Banjarnegara.

#1 Dawet Ayu Kang Jamil

Dawet ayu satu ini memiliki dua cabang. Cabang pertama berada di Jalan Raya Timur Wanadadi, Tapen Krajan, dan cabang kedua berada di Kompleks Pasar Mandiraja, sekitar 1,4 kilometer ke arah barat dari RS PKU Muhammadiyah Banjarnegara.

Dawet Ayu Kang Jamil cukup terkenal di kalangan birokrat maupun PNS. Tercatat eks Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono alias Wing Chin, pernah ndawet di sini sebelum dirinya mengenakan rompi oranye.

Di sini kita akan mendapatkan rasa dawet yang manis nan legit hanya bermodalkan uang Rp6 ribu. Sedangkan untuk dawet spesial harganya Rp12 ribu. Dawet spesial di sini ditambah 1 sendok durian yang endeus banget. Rasanya? Nggak usah ditanya, sudah pasti enak!

Baca Juga:

Pengalaman Naik Bus Eka dari Banjarnegara ke Surabaya: Melihat Langsung Orang Berzikir Saat Pedal Gas Diinjak Lebih Dalam

4 Varian Rasa Nutrisari yang Gagal dan Bikin Pembeli Kapok

#2 Dawet Ayu Mbak Neneng

Konon, es dawet satu ini jadi salah satu favorit sisa-sista di Banjarnegara, khususnya Banjarnegara bagian barat. Lokasi Dawet Ayu Mbak Neneng terletak di seberang Kantor Pos Purwonegoro atau 12 kali koprol dari BRI Cabang Purwonegoro. Di sini kita akan disuguhi dawet ayu yang disajikan menggunakan mangkuk tanah liat sehingga cukup terasa sensasi kolosalnya.

Soal rasa, Dawet Ayu Mbak Neneng mampu memberikan rasa manis paripurna sejak sesapan pertama. Ibarat tim sepak bola, Dawet Ayu Mbak Neneng mampu memberikan serangan rasa manis secara kolektif di menit-menit awal. Rahasia manis yang paripurna tersebut ternyata ada pada sirup gula merah (juruh) yang sudah dicampur durian cincang. Durian cincang tersebut menjadikan rasa manis yang tebal tapi nggak bikin eneg.

Bagi yang nggak suka durian, tersedia juga sirup gula merah original yang nggak dicampur durian cincang. Cukup merogoh kocek Rp5 ribu untuk menikmati semangkuk dawet ayu yang manisnya amazing ini.

#3 Dawet Ayu Indonesia Power

Di sini ada beberapa penjaja dawet dengan tampilan yang sama, kita tinggal pilih saja penjaja dawet yang sedang kosong. Lokasinya terletak di depan PT. Indonesia Power Mrica Kecamatan Bawang.

Berbeda dengan dawet yang lain, saya justru menangkap rasa dawet yang manis nan gurih di sini. Rasa gurih ini muncul dikarenakan santan yang digunakan agak pekat. Segelas dawet ayu di sini bisa didapatkan dengan harga Rp5 ribu saja.

Kalau sedang jajan es dawet ayu di depan Indonesia Power ini, saya kerap bertemu pembeli yang nggak nongkrong berlama-lama. Kebanyakan dari mereka adalah sales atau karyawan koperasi sekitaran situ, mungkin mereka punya prinsip urip mampir ndawet.

#4 Dawet Ayu di Deretan Taman Karjono

Datanglah ke Taman Karjono sekitar pukul 10 pagi, maka kita akan disapa oleh para penjaja dawet ramah nan murah senyum. Lokasinya berada di Desa Pucang Kecamatan Bawang.

Cukup membawa uang Rp5 ribu, kita sudah bisa menikmati segelas es dawet ayu di tengah suasana taman saat matahari mulai terik. Cocok buat kalian yang pengin ndawet sambil yangyangan.

Di taman ini juga terdapat pesawat tempur OV-IOF BRONCO milik TNI AU. Sehingga kita bisa merasakan sensasi minum dawet sembari melihat pesawat tempur dari jarak dekat.

#5 Dawet Hj. Munardjo

Boleh dibilang Dawet Munardjo merupakan legenda dawet ayu di Banjarnegara. Berdasarkan informasi yang saya dapatkan, Dawet Hj. Munardjo sudah eksis sejak tahun 1945.

Di sini kita bisa memilih 3 varian dawet, dawet original (Rp 7 ribu), dawet topping nangka (Rp8 ribu), dan dawet topping durian (Rp10 ribu). Rasa dawet Hj. Munardjo cukup tebal dengan manis yang nggak lebay. Kalau kalian suka manis, cobain yang topping nangka, manisnya bikin mata merem melek.

Demikianlah rekomendasi dawet ayu yang wajib dicoba jika kalian mampir ke Banjarnegara. Jika ada rekomendasi lain, silakan tulis di kolom komentar. Siapa tahu saya bisa ikut cobain juga.

Akhir kata, salam gilar-gilar.

Sumber Gambar: Apriani Indarti via Wikimedia Commons

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 30 Oktober 2021 oleh

Tags: banjarnegaradawet ayuminuman
Dhimas Raditya Lustiono

Dhimas Raditya Lustiono

Membawa keahlian komunikasi dari dunia penyiaran ke dalam ruang perawatan. Sebagai mantan penyiar radio yang kini menjadi perawat,

ArtikelTerkait

5 Menu Paling Enak di Fore Coffee yang Sebaiknya Kalian Coba Terminal Mojok

5 Menu Paling Enak di Fore Coffee yang Sebaiknya Kalian Coba

3 Juni 2022
5 Menu Es Teh Indonesia Paling Enak yang Sebaiknya Kalian Coba Terminal Mojok

5 Menu Es Teh Indonesia Paling Enak yang Sebaiknya Kalian Coba

13 Juli 2022
Es Lontrong_ Minuman Legendaris Asli Slawi yang Sayang untuk Dilewatkan terminal mojok

Es Lontrong: Minuman Legendaris Asli Slawi yang Sayang untuk Dilewatkan

16 Juni 2021
Kebiasaan Minum Kopi Hitam Panas Setelah Makan Adalah Kebiasaan Paling Aneh Yang Pernah Ada terminal mojok

Minum Kopi Hitam Panas setelah Makan Adalah Kebiasaan Paling Aneh yang Pernah Ada

16 September 2021
Pariwisata Banjarnegara: Punya Potensi, tapi Kepentok Hal-hal Ini Mojok.co

Pariwisata Banjarnegara: Punya Potensi, tapi Kepentok Hal-hal Ini

8 Mei 2024
Rekomendasi Berbagai Merek Teh dan Situasi yang Cocok untuk Menikmatinya terminal mojok.co

Rekomendasi Berbagai Merek Teh dan Situasi yang Cocok untuk Menikmatinya

19 April 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Slow Living di Magelang Adalah Keputusan Orang Kota yang Paling Bijak Mojok.co

Slow Living di Magelang Adalah Keputusan Orang Kota yang Paling Bijak

17 April 2026
Potret Mahasiswa Kuliah Sekaligus Bekerja di Banten: Tampak Keren, tapi Aslinya Menderita karena Digaji Tak Layak Mojok.co

Potret Mahasiswa Kuliah Sekaligus Kerja di Banten: Tampak Keren, tapi Aslinya Menderita karena Digaji Tak Layak

20 April 2026
Purwokerto Dipertimbangkan Orang Kota untuk Slow Living, Warlok: Bisa Jadi Masalah Baru Mojok.co

Purwokerto Jadi Tempat Slow Living Orang Kota, Warlok: Bisa Jadi Masalah Baru

22 April 2026
Cerita Pahit 25 Tahun Hidup di Kabupaten Ngawi yang Aneh  Mojok.co

Ngawi Sangat Berpotensi Menjadi Kota Besar, Tinggal Pilih Jalan yang Tepat Saja

17 April 2026
Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini Mojok.co pasar rebo

Derita Orang Pasar Rebo, Jauh dari Jakarta Bagian Mana pun, Malah Lebih Dekat ke Depok!

22 April 2026
Motor Bagus Sebanyak Itu di Pasaran dan Kalian Masih Memilih Beli Motor Honda BeAT? Ya Tuhan, Seleramu lho yamaha mio m3

Setia Bersama Honda Beat Biru 2013: Motor yang Dibeli Mertua dan Masih Nyaman Sampai Sekarang, Motor Lain Mana Bisa?

17 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Nongkrong Makin Membosankan dan Toksik Semenjak Teman Cuma Sibuk Main Game, Saya Dibilang Spaneng dan “Nggak Asyik” karena Tak Ikut Mabar
  • Ironi WNI Jadi Guru di Luar Negeri: Dapat Gaji 2 Digit demi Mengajari Anak PMI, Pulang ke Indonesia Tak Dihargai dan Sulit Sejahtera
  • Tongkrongan Gen Z Meresahkan, Mengganggu Kenyamanan dari Yang Bisik-bisik sampai Berisik
  • Mahasiswa Gen Z Bukan Tak Bisa Membaca, tapi “Brain Rot” karena Sering Disuapi dan Kecanduan AI
  • Kena Mental Punya Kebun di Desa: Hasil Berkebun Tak Bisa Dinikmati Sendiri, Sudah Dirampok dan Dirusuhi Masih Digalaki
  • “Solo Date” Menjelang Usia 25: Meski Tampak Menyedihkan, Nyatanya Lebih Bermanfaat daripada Nongkrong Bersama

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.