Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Fesyen

5 Baju Alternatif Pengawas SKD CPNS Kemenkumham Jatim selain Kostum Squid Game

Suzan Lesmana oleh Suzan Lesmana
22 Oktober 2021
A A
Rekomendasi 5 Baju Alternatif Pengawas SKD CPNS Kemenkumham Jatim selain Kostum Squid Game terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Heboh-heboh Squid Game bikin pengawas SKD CPNS Kemenkumham Jatim pakai kostumnya buat mengawasi jalannya tes CPNS. Hadeh.

Tak semua niat baik ditafsirkan baik pula oleh orang lain. Hal ini wajar adanya mengingat niat masih bersifat abstrak jika belum direalisasikan atau diamalkan. Pada suatu waktu, hasil niat baik tersebut direkam dan diunggah di medsos. Maka risikonya adalah siap-siap akan opini dan komentar netizen.

Begitu pula dengan aksi petugas pengawas perhelatan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS di Kemenkumham Jawa Timur yang memakai kostum ala serial Squid Game. Maksud awal ingin membuat peserta lebih rileks dan bahagia, eh malah dibilang netizen dalam negeri norak, katrok, cringe, hingga memalukan.

Saya pikir benar juga, sih. Kenapa para pengawas nggak pakai baju khas Indonesia saja alih-alih kostum penjaga Squid Game? Bukannya membangkitkan Indonesian Wave dengan produk-produk lokal, lha malah ikutan Hallyu yang terwakilkan dengan film Squid Game.

Sudahlah, ketimbang dihujat terus-menerus sama netizen yang maha benar adanya, saya rekomendasikan 5 baju alternatif pengawas SKD CPNS Kemenkumham Jawa Timur dalam bertugas mengawal para pejuang NIP:

#1 Baju adat pesa’an Madura dan baju gothil

Jawa Timur memiliki ragam budaya termasuk baju adatnya. Salah satu baju adat bagi kaum lelaki adalah baju pesa’an atau dikenal dengan baju pesa’an Madura. Baju pesa’an ini bermotif garis merah dan putih dengan celana kain hitam longgar. Baju ini disebut pula baju sakera. Arti dari garis belang merah putih adalah sikap tegas yang dimiliki oleh orang Madura.

Selain baju pesa’an, ada pula baju adat Jawa Timur lainnya bernama baju gothil asli Ponorogo. Berbeda dengan baju pesa’an yang bermotif garis merah putih, baju gothil justru berwarna hitam polos dan longgar. Celananya disebut celana komprang yang terbuat dari bahan lawe di bagian pinggangnya dengan ujung yang menjuntai yang dapat menambah aura wibawa dari para pemakainya. Diharapkan dengan wibawa baju pesa’an dan baju gothil cukup membuat para peserta SKD CPNS tak berani untuk berbuat macam-macam.

#2 Baju wayang orang/keraton

Saya pikir baju keraton/wayang orang dapat dijadikan alternatif baju pengawas SKD CPNS selanjutnya jika memang tujuannya rileks dan bahagia. Siapa tokoh wayang yang dijadikan acuan? Tentu saja Mbah Semar, Gareng, Petruk, dan Bagong sebagai daya tarik bagi para peserta. Biar totalitasnya berasa, dua gapura dengan gunungan wayang di kiri dan kanan dapat menjadi hiasan di depan pintu masuk tempat ujian. Jangan lupa tempatkan prajurit lengkap dengan tombak dan tameng bersiaga di depan gerbang ujian. Dan beberapa lainnya bisa mengawasi ujian membantu Mbah Semar, Gareng, Petruk dan Bagong. Uwuwu, kan?

Baca Juga:

4 Dosa Pemilik Jasa Laundry yang Merugikan Banyak Pihak

Kemdikbud, Kementerian Paling Red Flag di Penyelenggaraan Seleksi CPNS 2024

#3 Baju hakim dan jaksa

Kemenkumham dekat sekali dengan profesi hakim dan jasa. Oleh sebab itu, tak ada salahnya jika para pengawas SKD CPNS Kemenkumham memakai baju hakim dan jaksa. Selain menimbulkan aura positif dan atmosfer psikologis yang menenangkan peserta, ini bisa jadi sebagai bukti bahwa senior di Kemenkumham sangat mencintai profesinya. Begitu, Adik-adik.

#4 Baju superhero lokal

Sekali lagi, mari kita munculkan potensi-potensi lokal asli Indonesia termasuk superhero Indonesia seperti Gundala, Gatot Kaca, Mandala, si Buta dari Goa Hantu. Kita buat sendiri Indonesian wave dengan mempopulerkan tokoh-tokoh superhero lokal ketimbang yang berasal dari luar negeri.

#5 Baju batik

Sudah nggak dimungkiri bahwa batik adalah baju yang cocok dipakai dalam semua kondisi dan situasi. Singkatnya, baju batik memang cocok dalam segala jenis acara. Acara resmi oke, acara santai pun nggak masalah pakai batik. Termasuk dipakai untuk mengawasi peserta SKD CPNS Kemenkumham. Saya rasa batik cocok-cocok saja jadi seragam para pengawas. Apalagi sekalian mengenalkan motif batik yang belum tergali secara maksimal. Wah, mulia sekali bukan cita-cita ini?

Itulah 5 rekomendasi alternatif baju pengawas SKD CPNS Kemenkumham pengganti kostum Squid Game. Semoga bisa dipertimbangkan panitia SKD CPNS tahun selanjutnya, ya.

Sumber Gambar: Pixabay

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 22 Oktober 2021 oleh

Tags: bajukemenkumhamseleksi CPNS
Suzan Lesmana

Suzan Lesmana

Seorang MC yang suka menulis sejak pandemi

ArtikelTerkait

Perempuan yang Bilang 'Gak Punya Baju' Itu Ada Maksudnya, Jangan Dianggap Nggak Punya Baju Beneran! Terminal Mojok

Perempuan yang Bilang ‘Nggak Punya Baju’ Itu Ada Maksudnya, Jangan Dianggap Nggak Punya Baju Beneran!

6 Januari 2021
Wahai BKN dan Panitia CPNS, Percuma Ada Masa Sanggah CPNS kalau Tidak Transparan! soal TWK daftar cpns pppk pns

Wahai BKN dan Panitia CPNS, Percuma Ada Masa Sanggah CPNS kalau Tidak Transparan!

22 Januari 2024
4 Toko Baju Andalan para Mahasiswi Unsoed Purwokerto Terminal Mojok

4 Toko Baju Andalan para Mahasiswi Unsoed Purwokerto

22 November 2022
7 Orang yang Sebaiknya Nggak Belanja di H&M Terminal Mojok

7 Orang yang Sebaiknya Nggak Belanja di H&M

11 September 2022
5 Orang yang Sebaiknya Belanja di Matahari Department Store Terminal Mojok

5 Orang yang Sebaiknya Belanja di Matahari Department Store

29 September 2022
Mempertanyakan Efisiensi Syarat Administrasi Seleksi CPNS 2024 ASN penempatan cpns pns daerah cuti ASN

Mempertanyakan Efisiensi Syarat Administrasi Seleksi CPNS 2024: Digitalisasi kok Setengah-setengah?

7 September 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Stasiun Plabuan Batang, Satu-Satunya Stasiun Kereta Api Aktif di Indonesia dengan Pemandangan Pinggir Pantai

Bisakah Batang yang Dikenal sebagai Kabupaten Sepi Bangkit dan Jadi Terkenal?

1 Februari 2026
Alun-Alun Jember Nusantara yang Rusak (Lagi) Nggak Melulu Salah Warga, Ada Persoalan Lebih Besar di Baliknya Mojok.co

Jember Gagal Total Jadi Kota Wisata: Pemimpinnya Sibuk Pencitraan, Pengelolaan Wisatanya Amburadul Nggak Karuan 

6 Februari 2026
Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat Mojok.co

Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat

5 Februari 2026
3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura Mojok.co

3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura

4 Februari 2026
7 Kebiasaan Orang Kebumen yang Terlihat Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warga Lokal Mojok.co

6 Mitos di Kebumen yang Nggak Bisa Dibilang Hoaks Begitu Saja

3 Februari 2026
5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

Tips Hemat Ngopi di Point Coffee, biar Bisa Beli Rumah kayak Kata Netijen

3 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti
  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.