Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Zona Cacing, Slither, Sweet Crossing: Manakah Game Ular yang Paling Asyik Dimainkan?

Kristiani oleh Kristiani
25 Juli 2021
A A
Zona Cacing, Slither, Sweet Crossing_ Manakah Game Ular yang Paling Asyik Dimainkan_ terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Game ular sejak dulu menjadi permainan favorit di ponsel kelas sederhana. Semakin banyak makan, maka semakin besar ularnya. Maka dari itu, perlu trik khusus biar ularnya nggak mati. Dan sampai saat ini, game ini banyak dipertahankan oleh ponsel-ponsel kelas sederhana.

Mengingat game ini banyak penggemarnya, banyak developer yang membuat game ular dengan varian baru. Berbeda dengan game ponsel sederhana yang mati bila mengigit badan sendiri, justru dalam game varian baru ularnya bisa meliukkan badan. Istilahnya, lebih bebas lah. Game ular sendiri sudah banyak tersedia di ponsel pintar dan kamu bisa memilih salah satunya.

Dari sekian banyaknya game ular, ada tiga game ular yang punya banyak penggemar. Alasan kebanyakan orang menyukai game ini adalah tampilan mereka begitu segar dan fasilitas permainannya bikin kita betah memainkannya. Game tersebut adalah Zona Cacing, Slither.io, dan Sweet Crossing. Salah satu game tersebut pernah viral pada awal merebaknya virus Covid-19 dan masih dimainkan hingga saat ini. Begitu juga dengan game sejenisnya. Istilahnya, game ular ini bersifat timeless.

Pertama, game Zona Cacing atau bahasa Inggris-nya Worm Zone. Ketika pertama kali merebaknya virus Covid-19, game besutan Casual Azur Games ini banyak dimainkan. Para influencer banyak yang ketagihan memainkan game ini, bahkan sampai ada yang memainkannya berjam-jam.

Saya pun turut mencoba game yang satu ini. Awalnya, saya nggak ngeh sama game ini. Jiplakan dari Slither, bedanya ini cacing. Sebagai pencinta game ular, tetap saja disebut game ular. Toh, bentuknya hampir sama, kan? Setelah lama bermain, ternyata game ini sangat jauh berbeda.

Pada game Zona Cacing terdapat bonus makanan yang menggiurkan. Ada yang bisa mempercepat pergerakan, melipatgandakan makanan, hingga memunculkan radar biar tahu di mana lokasi ular-ular lain. Bonusnya ini berbentuk botol dengan warna yang berbeda. Dan hingga tulisan ini saya tulis, banyak yang diperbarui oleh Zona Cacing. Sungguh, Zona Cacing tahu bagaimana selera pasaran walaupun saat ini gamenya nggak seviral yang dulu.

Nggak hanya itu, game ini juga menyediakan mode permainan biasa ataupun limit. Kamu bisa memilih mode tersebut sesuai dengan selera, yang terpenting adalah menyimpan data permainan. Zona Cacing menyediakan penyimpanan riwayat permainan yang disambung dengan akun Facebook. Jika ingin berpindah HP, nggak sulit lagi kembali mencari nilai tertinggi. Toh sudah disambungkan dengan Facebook.

Kedua, Slither. Bagi pencinta permainan PC, pasti tahu game yang satu ini. Hanya buka slither.io, kamu bisa memainkan gamenya. Supaya lebih banyak dilirik, Slither juga membuat permainan khusus di ponsel pintar. Fitur yang disediakan oleh Lowtech Studios ini hampir sama seperti di PC. Bedanya, main di PC jauh lebih puas.

Baca Juga:

Aquascape Hobi Mahal yang Bikin Saya Semangat Cari Uang

Bentuk iPhone 17 Jelek dan Kehilangan Kesan Mewah seperti Beli Android Kelas Menengah

Yang menjadi pembeda Slither dengan Zona Cacing selain dari bonus makanan adalah mode permainannya. Zona Cacing memang bisa bermain online, namun nggak ada pilihan antara online atau offline. Sementara Slither memiliki opsi tersebut demi kenyamanan pemain. Jangan lupa, memori permainan Slither ini sangat ramah, nggak sampai 20 MB. Ini sangat cocok bagi pemilik ponsel kentang yang merupakan pencinta game legend.

Ketiga, Sweet Crossing yang merupakan besutan Moonton. Sesuai namanya, jika kamu membuka game ini, terdapat karakter unyu yang bisa kamu pilih sebagai pengganti ular. Cara mendapatkan karakter tersebut adalah dengan mengumpulkan semua stamp karakter yang disebut companion.

Selain karakter unyu, Sweet Crossing juga menyediakan tiga mode permainan. Dari ketiga mode permainan ini terdapat dua mode yang bisa dimainkan dengan karakter unyu tersebut, yakni mode dessert grab dan bounce ball. Dalam dua mode tersebut terdapat lagi bentuk ekor lucu pada mode dessert dan bola lucu pada mode bounce. Sedangkan mode sweet home, cocok bagi kamu yang suka game strategi pembangunan seperti FarmVille ataupun HayDay.

Sayangnya, Sweet Crossing hanya bisa dimainkan online. Ya nggak masalah, sih, apalagi game ini bisa menyimpan data yang terhubung dengan akun Facebook. Lagi pula bentuk gamenya lucu, kan, nggak seperti ular pada umumnya. Namun, ponsel kentang agak berat dengan game ini. Memorinya lebih banyak. Dan game ini sebenarnya nggak murni game ular, tapi karena masih ada mode ularnya sehingga dimasukkan dalam game ular. Sama seperti kakaknya, Mobile Legends, yang nggak murni game MOBA. Pun game ini nggak bisa memunculkan siapa saja bermain bersamaan seperti permainan Zona Cacing. Istilahnya, beda permainan, beda juga aturannya.

Dari ketiga game tersebut, manakah game ular yang paling asyik dimainkan? Saya pribadi nggak bisa memilihnya karena ketiga game tersebut memiliki keunggulan masing-masing. Jika terpaksa harus memilih, kalau mainnya di PC saya lebih memilih memainkan Slither. Sedangkan jika mainnya melalui ponsel pintar, saya memainkan Zona Cacing. Yah, sesuai selera saja laaah~

BACA JUGA 3 Game untuk Mengisi Kebosanan yang Malah Bikin Kita Makin Bosan atau tulisan Kristiani lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform Use Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 27 September 2021 oleh

Tags: game ularGaya Hidup TerminalhobiPCponsel
Kristiani

Kristiani

Lahir di Jawa, Besar di Sumatera.

ArtikelTerkait

Sasaeng Fans_ Kisah Para Penggemar yang Melewati Batas terminal mojok

Sasaeng Fans: Kisah para Penggemar yang Melewati Batas

10 Juni 2021
faq seputar donor darah tidak sakit pmi tidak jual darah harga darah pmi mojok.co

6 Kudapan yang Sering Didapat setelah Donor Darah

28 Juni 2021
Alasan Paling Mashok yang Perlu Dipertimbangkan untuk Nggak Beli Barang Branded dan Mahal terminal mojok

Alasan Paling Mashok yang Perlu Dipertimbangkan untuk Nggak Beli Barang Branded dan Mahal

9 Juni 2021
Menolak Judi Bola Bukan karena Haram, tapi karena Nggak Tahu Aturan Mainnya terminal mojok

Menolak Judi Bola Bukan karena Haram, tapi karena Nggak Tahu Aturan Mainnya

27 Juni 2021
Pelihara Primata buat Pamer di Medsos Nggak Semenyenangkan Itu terminal mojok

Pelihara Primata buat Pamer di Medsos Nggak Semenyenangkan Itu!

29 Juni 2021
5 Tips Berdebat di Media Sosial agar Terhindar dari Debat Kusir terminal mojok

5 Tips Berdebat di Media Sosial agar Terhindar dari Debat Kusir

6 Agustus 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Barang Unik yang Saya Temukan di Facebook Marketplace, Surga yang Underrated

Facebook Marketplace, Titik Kumpul Barang Unik dan Berguna, sekaligus Surganya para Penipu

4 Juni 2026
Kopi Klotok Tidak Lagi Menarik, Warga Jogja Pilih Menghindar (Wikimedia Commons)

Kopi Klotok: Kuliner Wajib bagi Wisatawan, tapi Semakin Banyak Warga Lokal Jogja yang Memilih Menjauh dan Mencari Tempat Lain

6 Juni 2026
Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus: Teriak Melawan Penindasan di Luar, tapi Seniornya Jadi Aktor Penindas Paling Kejam organisasi mahasiswa eksternal organisasi kampus

Tiga Tahun Menjadi Fungsionaris Organisasi Mahasiswa, Saya Menyadari bahwa Organisasi Mahasiswa Tak Ada Bedanya dengan Tempat Penitipan Balita

8 Juni 2026
6 Siasat Bertahan Kelas Menengah Saat Ekonomi Nggak Waras seperti Sekarang Terminal

6 Siasat Bertahan Kelas Menengah Saat Ekonomi Nggak Waras seperti Sekarang

8 Juni 2026
Mengurai Inflasi IPK: Dosen Makin Dermawan atau Mahasiswa Makin Pintar?  

Mengurai Inflasi IPK: Dosen Makin Dermawan atau Mahasiswa Makin Pintar?  

3 Juni 2026
Sisi Gelap Sekretariat UKM Kampus: Ketika Ruang Kerja Bergeser Menjadi Ruang Pribadi

Sisi Gelap Sekretariat UKM Kampus: Ketika Ruang Kerja Bergeser Menjadi Ruang Pribadi

7 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.