Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Pendidikan

Tulisan Makin Ngaco, Aplikasi Wattpad Butuh Editor Kebahasaan

Muhammad Afsal Fauzan S. oleh Muhammad Afsal Fauzan S.
2 Juni 2021
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Zaman saya sekolah, banyak sekali perempuan yang tergila-gila dengan aplikasi Wattpad. Mungkin karena banyak cerita-cerita yang menarik dan seru. Atau, karena ada karakter bad boy romantis. Atau juga karena CEO ganteng yang galak, tapi suka bikin aksi yang melelehkan hati.

Saat sedang hingar bingarnya aplikasi baca-tulis itu, saya menjadi salah satu penulis aktif yang membuat kumpulan cerpen dan puisi. Namun, saya enggan membaca berbagai cerita di aplikasi Wattpad karena beberapa alasan. Meski, sebenarnya banyak banget cerita-cerita bagus yang inspiratif juga layak jual.

Sejak sekolah saya dibiasakan menulis dengan ejaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Maka, setiap tulisan saya di aplikasi Wattpad, begitu saya perhatikan dengan teliti sebelum dipublikasikan. Namun, ketika saya mencoba membaca-baca beberapa cerita yang ada, mata sipit saya langsung melotot, urat saya menegang, darah saya mendidih, dan jantung saya berdebar melihat tulisan yang, aduh saya nggak mau ngomong kasar.

Salah satu cerita yang saya baca memiliki pembaca yang buanyak banget. Mungkin kalau dikumpulin bisa buat kampanye pemilihan kepala desa. Namun, pola penulisan sampai ejaan yang ditulis itu seperti pemerintah saat ini, carut marut. Prefiks dan sufiks yang tidak sesuai tempatnya, huruf kapital yang ditulis tidak sesuai kaidahnya, dan lain sebagainya. Akan tetapi, ia banyak pembacanya.

Saya tidak membaca lebih lanjut soal cerita itu. Tapi, saya langsung menduga bahwa alur cerita dan tema yang ditawarkan sang penulis sangat menarik sehingga membuat pembaca rela mengorbankan kecerdasan berbahasanya demi membaca cerita itu. Meskipun, saya yakin ada cerita-cerita yang menarik serta ditulis dengan baik dan benar.

Tentunya, jika masalah ini terus berlanjut, akan menambah krisis berbahasa bagi kaum milenial yang terkenal kedekatannya dengan internet itu. Masalah seperti kata “di” untuk tempat dan “di-” untuk kata kerja memang sepele. Akan tetapi, apakah generasi muda akan terus-terusan salah dalam menulis dan membaca? Miris, nggak? Miris, nggak? Miris dong, masa nggak!

Masalah yang terus-terusan berlanjut tanpa ada perubahan ini yang membuat saya hilang hasrat menulis di aplikasi Wattpad. Apalagi membaca cerita yang ada di dalamnya. Masih lebih baik pinjam novel di Aplikasi iPusnas atau beli buku digital di PlayBook. Selain menghibur, ya sedikit-sedikit belajar cara menulis yang benar.

Maka, saya menyarankan agar Wattpad bisa merekrut editor dari berbagai negara penulis untuk bisa mengedit tulisan-tulisan yang masuk. Walaupun pastinya nambah duit lagi, tapi Wattpad bisa menjadi crowdsourcing yang menggaet editor naskah muda yang berbakat di seluruh dunia. Dan, membayarnya dengan biaya terjangkau. Meskipun, lebih enak merekrut, sih.

Baca Juga:

Dear Aktor Ibu Kota, Tidak Semua Dialog Bahasa Jawa Harus Berakhiran O seperti “Kulo Meminto”

8 Istilah Bau dalam Bahasa Jawa, dari Prengus sampai Badheg

Dengan adanya editor bahasa di Wattpad. Para penulis akan dituntut bukan hanya menulis cerita yang menarik pembaca, tapi juga mengedukasi dan melestarikan bahasa sendiri. Hal ini tentu bakal banyak memberikan keuntungan bagi para penulis. Secara tidak langsung mereka akan mulai belajar bahasa Indonesia yang benar. Bahkan, buat bekal ketika sudah menelurkan buku. Hebat, kan!

Tapi, kita tahu sendiri, kesadaran kaum milenial dalam menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam menulis sebuah karya sangat minim. Termasuk ketika sekolah, kesalahan-kesalahan kecil ketika mencatat pelajaran di buku pun bisa jadi masalah kalau terus-terusan dibiasakan. Nah, gimana mau membela negara sendiri, kalau masih krisis bahasa?

Krisis bahasa mungkin efek para kaum muda yang nggak suka baca. Sukanya baca status romantis, status bucin, atau yang lain sebagainya. Hal itu tidak salah, selama kita mengimbanginya dengan bacaan yang informatif dan mendidik. Jangan cuma di medsos doang teriak butuh hiburan mendidik, dirinya sendiri nggak mau dididik, atau inisiatif untuk mendidik diri sendiri. Kan, edan!

Oleh karena itu, cobalah para penulis cerita di Wattpad untuk mulai sadar bahasa. Kalian semua berbakat membuat cerita menarik dan seru. Namun, harus ingat bahwa karya kalian dibaca banyak orang, termasuk adik-adik yang akan jadi penerus.

Jadi, Wattpad mohon dipertimbangkan lagi agar bisa merekrut editor bahasa. Pastinya kualitas tulisan yang bagus akan menambah kualitas platform kalian juga.

BACA JUGA Wattpad Menunjukan Betapa Menyedihkan Selera Kebanyakan Pembacanya dan tulisan Muhammad Afsal Fauzan S. lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 16 November 2021 oleh

Tags: Aplikasi WattpadBahasaeditorpendidikan terminal
Muhammad Afsal Fauzan S.

Muhammad Afsal Fauzan S.

Mantan wartawan yang jadi programmer dan web developer di pesantren. Sudah menulis sejak 7 tahun lalu. Suka baca buku sambil ngopi.

ArtikelTerkait

Panduan Move On dari Hasil SBMPTN untuk Kalian yang Kurang Beruntung terminal mojok

Panduan Move On dari Hasil SBMPTN untuk Kalian yang Kurang Beruntung

15 Juni 2021
Bahasa Jawa

Ambyarnya Bahasa Jawa si Anak Pendatang Berakhir Dicap Tidak Sopan

3 Juni 2019
Begini Rasanya Jadi Murid yang Selalu Juara Kelas Kayak Dekisugi terminal mojok.co

Begini Rasanya Jadi Murid yang Selalu Juara Kelas kayak Dekisugi

22 Juli 2021
Perbedaan Bahasa Ngapak dengan Bahasa Jawa Bandek yang Perlu Diketahui terminal mojok.co

Perbedaan Bahasa Ngapak dengan Bahasa Jawa Bandek yang Perlu Diketahui

13 Oktober 2020
telur ayam usaha ternak ayam mojok

Duluan Mana, Ayam atau Telur Ayam? Duluan Ayamnya, Lah!

2 Juni 2021
8 Istilah Bau dalam Bahasa Jawa, dari Prengus sampai Badheg

8 Istilah Bau dalam Bahasa Jawa, dari Prengus sampai Badheg

15 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kuliah di UT Sudah Paling Benar, Belajarnya Nggak Instan tapi Terstruktur dan Nggak Bikin Manja

Kuliah di UT Sudah Paling Benar, Belajarnya Nggak Instan tapi Terstruktur dan Nggak Bikin Manja

29 Januari 2026
Oleh-Oleh Khas Wonosobo yang Sebaiknya Kalian Pikir Ulang Sebelum Membelinya Mojok.co

Wonosobo Memang Cocok untuk Berlibur, tapi untuk Tinggal, Lebih Baik Skip

3 Februari 2026
5 Cacat Pikir yang Orang Percayai tentang Cleaning Service, Pekerjaan yang Kerap Dipandang Sebelah Mata (Gil Ribeiro via Unsplash)

5 Cacat Pikir yang Orang Percayai tentang Cleaning Service, Pekerjaan yang Kerap Dipandang Sebelah Mata

30 Januari 2026
Sudah Saatnya Soreang Punya Mal supaya Nggak Bergantung sama Mal di Kota Bandung

Sudah Saatnya Soreang Punya Mal supaya Nggak Bergantung sama Mal di Kota Bandung

30 Januari 2026
Lawang Sewu, Destinasi Wisata Semarang yang Nggak Perlu Diulang Dua Kali Mojok.co

Lawang Sewu, Destinasi Wisata Semarang yang Nggak Perlu Diulang Dua Kali

1 Februari 2026
Membayangkan Jalur KA Kalisat Jember-Bondowoso Aktif Kembali, Pasti Banyak Manfaatnya Mojok.co

Membayangkan Jalur KA Kalisat Jember-Bondowoso Aktif Kembali, Pasti Banyak Manfaatnya

28 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ngekos Bareng Sepupu yang Masih Nganggur Itu Nggak Enak: Sangat Terbebani, tapi Kalau Mengeluh Bakal Dianggap “Jahat”
  • Nelangsa Orang Tua di Desa: Diabaikan Anak di Masa Renta tapi Warisan Diperebutkan, Ortu Sehat Didoakan Cepat Meninggal
  • Megahnya Jogja City Mall Bergaya Romawi dengan Filosofi Keberuntungan, Nyatanya Makin Menyesatkan Orang “Buta Arah” Seperti Saya
  • Orang Berkantong Tipis Pertama Kali Makan Donat J.CO, Dari Sinis Berujung Nangis
  • Karet Tengsin, Gang Sempit di Antara Gedung Perkantoran Jakarta yang Menjadi Penyelamat Kantong Para Pekerja Ibu Kota
  • Dihujat ‘Salah Pilih Suami’ usai Menikah karena Terlanjur Resign dari Pramugari, Kini Jadi Pedagang Kopi Keliling

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.