Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Indigo Wannabe yang Muncul Saat Bencana Lama-lama Bikin Muak

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
25 April 2021
A A
indigo wannabe paranormal palsu mojok

indigo wannabe paranormal palsu mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Di tiap bencana yang terjadi di Indonesia, pasti ada satu twit viral yang berisikan terawangan indigo wannabe yang menceritakan bencana tersebut dalam pandangan mistis. Mereka menceritakan keadaan korban atau kronologi kejadian dengan cerita-cerita yang biasa kau temui di cerita mistis murahan yang orang ceritakan berkali-kali.

Tiap kali melihat hal tersebut, alih-alih penasaran dan mendapat sudut pandang baru, saya justru marah. Pertama, air mata orang belum kering betul, jangan tambahi orang-orang tersebut dengan cerita tak masuk akalmu. Kedua, bisa jadi indigo wannabe tersebut sebenarnya hanyalah orang haus atensi. Mereka ingin viral dan dikenal cepat. Di negara yang penduduknya malas bayar BPJS namun dengan senang hati membeli ayam cemani sebagai sesajen dari dukun, cara paling cepat jadi viral ya berpura-pura jadi orang yang paham dunia mistis.

Mungkin kalian menganggap fenomena tersebut biasa saja. Toh, siapa tahu memang betulan bisa melihat dimensi lain. Tapi, bayangkan orang—yang entah indigo atau bukan—bilang bagaimana keadaan yang dilihat melalui terawangan tersebut ke keluarga korban. Bayangin betapa remuknya hati anggota keluarga yang ditimpa bencana.

Saya tidak percaya sama orang indigo. Saya percaya orang punya linuwih, saya percaya alam gaib—sebagaimana agama saya ajarkan. Tapi saya yakin satu hal: orang yang punya linuwih tidak akan iseng ngasih tau hal kayak gitu ke mereka.

Lagipula, siapa yang percaya orang asing yang tiba-tiba mendeskripsikan kejadian di dimensi—yang entah ada atau tidak—lewat sudut pandang mistis?

Saya nggak paham kenapa orang-orang brengsek macam itu muncul bak jamur letong setelah Idul Adha. Manusia bisa jahat, tapi setidaknya ada batas yang harus disepakati. Dan menunggangi kesedihan orang lain untuk menaikkan popularitas diri sendiri itu brengsek. Setara sama koruptor. Nggak juga sih, tapi intinya ndelogok.

Jika kalian mau melihat secara saksama, akan kalian temukan bahwa sebenarnya pola mereka itu amat sederhana. Yang diomongin so-called indigo di Twitter biasanya sama aja. Biasanya mereka bilang kalau di situ ada makhluk halus, bebas makhluknya apa, yang penting ada makhluk di situ. Dan tempat yang dimaksud biasanya memang terlihat angker. Makhluk halusnya pun sebenernya nggak jauh-jauh dari pocong dan kunti, setan paling banyak disebut di Indonesia, disumbang oleh film horor murahan. Tentu saja, kalau percaya omongan mereka yang polanya gitu aja, keliatan goblok saya.

Coba ada Hand-Slinging-Slasher, saya baru percaya.

Baca Juga:

4 Hal yang Bisa Ditarik Pajak selain Kantin Sekolah, kalau Mau Gila, Sekalian!

Indigo (Wannabe) Memang Merepotkan, Minta Diamini dan Diimani, tapi Tak Mau Memberi Bukti

Tapi, baru-baru ini, saya nemu setan baru yang muncul dari mulut so-called indigo. Kita sambut, Kraken.

Dis! Yang ngarang ngarang cerita dan ngaku ngaku indihome terus ngasih harapan palsu ke keluarga korban itu tujuannya buat apa sih?! Jahat tau gak.

pic.twitter.com/XziFBIvgue

— AREA JULID (@AREAJULID) April 24, 2021

Bangsat, Kraken, anjing. Tetanggaan sama Godzilla dong?

Betapa kurang ajar manusia yang ngirim kayak gituan ke keluarga korban, yang air matanya masih banjir, bahwa anggota keluarga mereka ditahan Kraken. Kan asu banget menungso ngono kui. Itu bagi saya udah menghina keluarga tersebut dan pantas untuk disuling silite.

Bagi saya, cerita para orang yang mengaku bisa melihat hal-hal tak kasat mata mulai kelewatan dan melanggar etika. Publik terus-terusan diminta membaca cerita-cerita bodoh tentang hantu yang bikin bencana atau kronologi kejadian yang didalangi kekuatan jin. Apa urgensinya cerita bahwa longsor di daerah A adalah hasil dari pergeseran dimensi Nyi Roro Kidul? Apa yang mau disampaikan dari ada tentakel yang memegangi kapal? Apalagi itu diceritakan ke keluarga korban, mbok ngabarine neng National Geographic.

Pertanyaan yang saya ajukan itu bukanlah ungkapan paitan sengit, namun sebuah usaha menyadarkan bahwa sejatinya kita keliru. Cerita horor tentang bencana tak memberikan apa-apa kecuali kegaduhan dan kebodohan yang mencederai nalar.

Bahwa cerita itu memang menarik dan out of the box, iya. Tapi, jika cerita mistis dijejalkan kepada khalayak umum alih-alih pengetahuan tentang mitigasi bencana, ya orang-orang akan konsisten dalam hal kebodohan.

**

Cerita mistis memang laku. Manusia diberkahi dengan rasa ingin tahu yang tinggi, dan hal tak terjangkau macam dunia mistis menarik banyak atensi. Konten hantu-hantu di YouTube dengan formula cerita seram plus musik seram murahan begitu laku, pengobatan dengan media mistis menjamur, adalah contoh bagaimana rasa haus akan pengetahuan tentang mistis memang tinggi.

Tapi, seharusnya ada garis jelas yang tak boleh dilewati. Empati perlu ditaruh di depan dan tak boleh didahului kepentingan lain. Tak seharusnya konten tentang arwah penasaran di daerah yang baru ditimpa bencana muncul. Tak seharusnya anggota keluarga yang ditimpa bencana ditanyai perkara firasat. Pun, tak perlu kau ceritakan tentang kejadian di dimensi lain.

Jujur saja, tidak ada yang butuh pendapat dan kronologi dari para indigo wannabe brengsek yang mengotori linimasa dan akal sehat. Simpan kekuatanmu untuk hal lain yang lebih berguna. Silakan gunakan pada judi bola, itu jauh lebih baik daripada masuk DM orang dan ngasih hal yang bikin orang makin sedih.

Atau diam saja, itu jauh lebih baik.

BACA JUGA Korupsi Bansos dan Dana Haji, Mana yang Lebih Bajingan? dan artikel Rizky Prasetya lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 25 April 2021 oleh

Tags: bencana alamindigoramalan
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Founder Kelas Menulis Bahagia. Penulis di Como Indonesia.

ArtikelTerkait

Pengalaman Pertama Saya Jadi Korban Banjir di Kota Metropolitan Jakarta terminal mojok.co

Pengalaman Pertama Saya Jadi Korban Banjir di Kota Metropolitan Jakarta

22 Februari 2021
Jalan Cadas Pangeran, Jalur Rawan Longsor yang Harus Diberi Perhatian Ekstra

Jalan Cadas Pangeran, Jalur Rawan Longsor yang Harus Diberi Perhatian Ekstra

13 Desember 2022
prasasti ciaruteun kerajaan tarumanagara kerajaan indigo sunda jawa barat hindu buddha mojok.co

Di Nusantara Abad ke-4 Pernah Ada Kerajaan Indigo, Namanya Tarumanagara

26 Mei 2020
Menganalisis Sosok Berinisial G yang Diramal Jadi Presiden RI 2024 terminal mojok.co

Menganalisis Sosok Berinisial G yang Diramal Jadi Presiden RI 2024

9 Februari 2022
Alarm Merah untuk Bandungan: Bencana yang Mengintai di Balik Masifnya Pembangunan

Alarm Merah untuk Bandungan: Bencana yang Mengintai di Balik Masifnya Pembangunan

10 Januari 2023
konspirasi logo kecap bango mojok

Logo Kecap Bango Ternyata Berisi Ramalan Masa Depan, Apa Isi Ramalannya?

13 Agustus 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Toyota Avanza Sering Dihina, padahal Mobil Paling Ideal untuk Keluarga Kelas Menengah yang Ingin Sehat Finansial Mojok.co

Toyota Avanza Sering Dihina, padahal Mobil Paling Ideal untuk Keluarga Kelas Menengah yang Ingin Sehat Finansial

16 Maret 2026
Jerat Motor Kredit Terlihat Mengilat tapi Fondasinya Melarat (Unsplash)

Motor Kredit Menciptakan Kabut Tebal yang Menyembunyikan Wajah Asli Kemiskinan, Terlihat Mengilat tapi Fondasinya Melarat

20 Maret 2026
Honda Spacy: “Produk Gagal” Honda yang Kini Justru Diburu Anak Muda

13 Tahun Bersama Honda Spacy: Motor yang Tak Pernah Rewel, sekaligus Pengingat Momen Bersama Almarhum Bapak

18 Maret 2026
Jalan Dipatiukur, Titik Kumpul Permasalahan Kota Bandung, Semuanya Ada!

Jalan Dipatiukur, Titik Kumpul Permasalahan Kota Bandung, Semuanya Ada!

22 Maret 2026
Lebaran Kedua Jauh dari Indonesia: Homesick, tapi Terobati oleh Orang-orang Turki yang Hangat dan Baik Hati Mojok.co

Lebaran Jauh dari Indonesia: Homesick, tapi Terobati oleh Orang-orang Turki yang Hangat dan Baik Hati

19 Maret 2026
Di Desa, Lari Pagi Sedikit Saja Langsung Dikira Mau Daftar Polisi (Unsplash)

Di Desa, Lari Pagi Sedikit Saja Langsung Dikira Mau Daftar Polisi

19 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya
  • Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.