Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Featured

Sulit Dibantah kalau Sisca Kohl Adalah Seorang Konten Kreator yang Jenius!

Wahidini Nur Aflah oleh Wahidini Nur Aflah
31 Maret 2021
A A
Sulit Dibantah kalau Sisca Kohl Adalah Seorang Konten Kreator yang Jenius! terminal mojok.co

Sulit Dibantah kalau Sisca Kohl Adalah Seorang Konten Kreator yang Jenius! terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Saya di sini ingin mengulik beberapa hal yang saya perhatikan dari konten-konten milik Sisca Kohl dan kenapa ia viral di market Indonesia. Saya percaya, apa yang membuat Sisca jadi viral berkali-kali itu adalah by design. Alias, dia sudah menyiapkannya dan penuh dengan AB testing beberapa kali.

Meskipun banyak menimbulkan kegemparan, saya akui personal branding Sisca Kohl ini memang mantep banget. Buat suhu-suhu marketing dan digital yang ada input, yuk kita diskusi bareng. Pasalnya, yang saya share di sini adalah yang saya tahu dan observe. Saya pun butuh banyak belajar. 

Kalau dilihat di YouTube channel Sisca Kohl, di awal-awal dia bikin konten sebenarnya lebih banyak membahas soal make up. Konten YouTube-nya bahkan sempat ada yang viral hingga 1 juta views. Meski begitu, video soal make up-nya nggak begitu populer dibandingkan tentang video makanan. Lantas yang dia lakukan adalah seperti ini.

 

Yak, dari konten make up, ia banting setir ke konten makanan. Lantaran ia betul-betul belajar dari konten sebelumnya. Dia sengaja bikin konten yang memang banyak peminat. Maka, mulailah dia bikin konten makanan pedas. Beberapa videonya yang memang views-nya bagus, saya tandai kuning.

Hal yang saya perhatikan di sini dari Sisca Kohl, dia memang niat banget bikin konten supaya populer. Fyi, ini pernyataan yang netral, ya, Guys. Dia memang pinter AB testing konten karena targetnya memang pengin populer dari konten-konten video. 

Baca Juga:

Peribahasa Ada Harga Ada Rupa Tidak Berlaku untuk “MBG” Superindo yang Wujudnya Meyakinkan, Rasa Enak, dan Harganya Tetap Murah

Orang Kampung Berubah Jadi Picky dan Menyebalkan ketika Berhadapan dengan Makanan “Kota”

Lantas, apa, sih, yang bikin Sisca Kohl mudah dikenali?

KONTEN PAMER HARTA. Namun, yang pamer harta kan banyak, gimana, ya, biar lebih unik? Akhirnya dia menemukan elemen yang tidak bisa dicontek: SUARA.

Yak! Suaranya itu saya asumsikan memang by design dibikin seperti itu. Pasalnya… coba, deh, cek suara asli Sisca Kohl di vlog Korea ini. Menurut saya, sih, beda banget sama yang terdengar di TikTok.

Ini adalah suara Sisca yang asli di video yang panjang, alias nggak ada limit durasi. Sementara kalau di TikTok, dia kan memang harus ngomong cepet karena durasi yang terbatas.

https://twitter.com/dinikopi/status/1376884928768405513

Terus, dari mana dia menemukan suara unik ala Sisca Kohl? Nah, sebelum itu, mari kita kilas balik dulu TikTok-nya. Ini bener-bener terasa AB testing-nya Sisca.

Jadi, awalnya Sisca Kohl main TikTok memang bikin konten makan. Namun, dia nggak pakai banyak suara gitu. Selain itu, dia juga bikin konten fangirling. Fyi, Sisca Army BTS gitu. Namun, konten-kontennya tersebut belum ada yang menyentuh 1 juta views. Alias, kontennya  masih dikonsumsi sama followers-nya dia aja, masih belum viral kayak sekarang.

Seperti di YouTube, awal dia main-main TikTok juga masih menggunakan suara asli. Belum dibikin unik.

https://twitter.com/dinikopi/status/1376889774217121794

Lalu, baru di awal tahun 2020, setelah konten videonya berkali-kali viral karena pamer harta, baru dia mengembangkan suara ala Sisca Kohl yang kita kenal sekarang. Ini video awal-awal dia pakai suara uniknya.

https://twitter.com/dinikopi/status/1376890801561554953

Selain suara dan nada pengucapan yang unik, perhatikan juga susunan skrip kalimat per videonya yang hampir mirip. Ibarat kerangka tulisan, Sisca Kohl menemukan formula yang tepat agar tiap skrip dalam videonya bisa menimbulkan banyak komentar. Kerangka skrip TikTok ala Sisca Kohl kira-kira begini.

Pertama, menyebutkan judul atau tema kegiatan (biasanya dia akan ngomong barengan sama adiknya).

Kedua, video menikmati makanan dengan deskripsi kegiatan.

Ketiga, langkah pembuatan.

Keempat, menyebutkan detail langkah pembuatan.

Kelima, menjelaskan alasan dia memasak atau memakan makanan itu. Biasanya dengan alasan simpel tapi cukup menohok kaum misquen.

Keenam, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah hal yang biasa buat dia. Lagi-lagi menohok rakyat jelata seperti saya.

Ketujuh, mengatakan, “selamat makan” atau “selamat mencoba”~

Ya, kira-kira begitu sederhananya. Jadi, bayangkan kombinasi itu semua.

Konten pamer harta + makanan atau alat masak yang unik dan bikin orang penasaran + suara yang unik + nada bicara yang konsisten + skrip yang powerful = The Legendary Sisca Kohl.

Tinggal kita tunggu saja ada brand Indonesia yang secara resmi bekerja sama bareng Sisca Kohl aja, nih. Eh, bentar. Tapi, emangnya Sisca butuh uang endorsan? Kalau saya jadi Sisca, kayaknya juga nggak butuh uang endorse, malah enak bisa bebas bikin konten sesuka hati.

Jadi, kunci untuk mengendorse Sisca Kohl, mungkin dia mau kalau efek kerja samanya mendatangkan: kepopuleran yang lebih besar dan kesempatan bertemu BTS. Selain itu, kayaknya, sih, bye~

BACA JUGA Siapa Bilang Harta Tidak Bisa Membeli Kebahagiaan dan Kreativitas, Sisca Kohl Buktinya dan Follow akun Twitter Wahidini Nur Aflah

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 1 April 2021 oleh

Tags: Makananpamer hartaSisca Kohltiktok
Wahidini Nur Aflah

Wahidini Nur Aflah

Pemilik akun Twitter @dinikopi. Suka bikin thread soal Konseling, Kpop, Marketing, & Makanan. Kerja di bidang Content, Community, dan Influencer Strategy. Stan Taylor Swift, LOONA, NCT & TXT.

ArtikelTerkait

Tipe-tipe Orang Tegal Saat Makan Tahu Aci Terminal Mojok

Tipe-tipe Orang Tegal Saat Makan Tahu Aci

1 Desember 2020
Karakter Anime Ganteng yang Harus Bikin Konten TikTok POV terminal mojok.co

Mulai Usaha Olshop? Coba Promosi di Tiktok!

26 November 2020
Gultik Enak, tapi Nggak Cocok buat Anak Kos

Gultik Enak, tapi Nggak Cocok buat Anak Kos

2 Juli 2024
Mandi Lumpur Cuan Banget karena Pekerjaan Terbaik di Dunia Memang Ada di TikTok (Unsplash.com)

Mandi Lumpur Cuan Banget karena Pekerjaan Terbaik di Dunia Memang Ada di TikTok

24 September 2022
Melacak Pencipta Linting Daun, Lagu TikTok Paling Fenomenal

Melacak Pencipta Linting Daun, Lagu TikTok Paling Fenomenal

16 Juni 2022
Balita yang Jago Main TikTok Itu Tanda Kemajuan Generasi atau Malah Sebaliknya_ terminal mojok

Balita Jago Main TikTok, Tanda Kemajuan Generasi atau Malah Sebaliknya?

4 Juni 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bukan Cuma Sambal yang Manis, Chinese Food di Jogja Juga Ikutan Jadi Manis

Bukan Cuma Sambal yang Manis, Chinese Food di Jogja Juga Ikutan Jadi Manis

20 Mei 2026
Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

17 Mei 2026
Nasib Peterongan Semarang: Dulu Pusat Cuan, Sekarang Terancam Jadi Kawasan Kumuh

Nasib Peterongan Semarang: Dulu Pusat Cuan, Sekarang Terancam Jadi Kawasan Kumuh

21 Mei 2026
Betapa Lelahnya Kuliah S2 Bareng Fresh Graduate: Nggak Dewasa, Semua Dianggap Saingan Mojok.co

Betapa Lelahnya Kuliah S2 Bareng Fresh Graduate: Nggak Dewasa, Semua Dianggap Saingan

19 Mei 2026
Penjilat Atasan Adalah Borok dalam Dunia Kerja yang Bikin Pekerja Keras Tersingkir dan Menderita Mojok.co

Penjilat Atasan Adalah Borok dalam Kantor yang Bikin Pekerja Lain Tersingkir dan Menderita

21 Mei 2026
Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus: Teriak Melawan Penindasan di Luar, tapi Seniornya Jadi Aktor Penindas Paling Kejam organisasi mahasiswa eksternal organisasi kampus

Organisasi Mahasiswa Itu Candu, dan Jabatan di Kampus Itu Jebakan yang Pelan-pelan Mematikan

18 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.