Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Falsafah Orang Jawa yang Bisa Kita Contoh dari Sikap Squidward

Humam Zarodi oleh Humam Zarodi
4 Maret 2021
A A
Falsafah Orang Jawa yang Bisa Kita Contoh dari Sikap Squidward terminal mojok.co

Falsafah Orang Jawa yang Bisa Kita Contoh dari Sikap Squidward terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Squidward Tentacles selanjutnya disebut Squidward ialah salah satu karakter dalam serial kartun SpongeBob SquarePants. Ia adalah seekor gurita yang tinggal di rumah berbentuk moai dan bertetangga dengan SpongeBob dan Patrick Star. Ia juga bekerja di restoran Krusty Krabs milik Tuan Krabs sebagai kasir bersama dengan SpongeBob. Karakter Squidward digambarkan memiliki kepribadian yang keras kepala, sombong, pemarah, dan egois. Pokoknya karakter kartun yang satu ini sering kali dianggap nyebelin dan kurang menyenangkan. Tapi siapa sangka, ternyata Squidward memiliki sifat baik yang bisa kita tiru, lho. Berikut beberapa sisi positif dari Squidward dari kacamata falsafah orang Jawa.

#1 Cekelana impenanmu, amarga yen impen mati, urip iku kaya manuk sing swiwine rusak, mula ora bisa mabur

Arti secara harfiah falsafah orang Jawa di atas dalam bahasa Indonesia kurang lebihnya seperti ini, “Peganglah impianmu karena jika impian mati, hidup akan seperti burung yang sayapnya rusak, tidak bisa terbang.” Dari karakter Squidward kita bisa belajar bahwa untuk setiap orang harus punya impian dan terus berusaha mewujudkannya. Tanpa impian, orang dianggap tidak akan punya pegangan hidup sebab tidak punya tujuan atau cita-cita.

Seperti kita tahu bahwa Squidward memiliki hobi memainkan alat musik klarinet dan memiliki ambisi besar sebagai pemain klarinet profesional dan terkenal se-Bikini Bottom. Untuk mewujudkan impiannya itu, ia bekerja keras dengan mengasah terus keterampilannya. Walaupun keterampilan memainkan klarinetnya di bawah standar, ia terus berlatih keras dan bersungguh-sungguh. Dan akhirnya ia bisa menggelar konser sendiri dan bermain klarinet dengan indah. Alhasil, konsernya sukses dan menerima tepuk tangan yang meriah dari para penonton. Ini adalah pencapaian terbesar Squidward setelah berlatih keras sepanjang hidupnya.

#2 Bathok bolu isi madu

Makna luasnya ialah menggambarkan orang dari kalangan bawah tapi kaya ilmu pengetahuan. Seperti kita tahu bahwa Squidward hanyalah salah satu penduduk Bikini Bottom dan bisa dikatakan sebagai masyarakat biasa. Akan tetapi, Squidward merupakan salah satu penduduk tercerdas di Bikini Bottom selain Sandra Jennifer “Sandy” Cheeks atau biasa dipanggil Sandy dan Sheldon James Plankton atau dikenal dengan Plankton. Squidward sering menghabiskan waktunya dengan membaca buku, khususnya buku yang berhubungan dengan seni. Sehingga ia punya pengetahuan yang luas tentang seni.

Pelajaran yang bisa kita petik dari Squidward ialah kunci agar kita bisa punya wawasan dan pengetahuan yang luas, salah satunya dengan membaca buku. Kata orang bijak bahwa buku merupakan jendela dunia. Kalau dalam era empat titik nol ini, membaca buku bisa dilakukan dengan smartphone yang kita miliki. Jangan sampai smartphone kita sudah pintar tetapi yang punya malah tidak pintar.

#3 Ngalem legining gula

Pepatah orang Jawa ini bisa dimaknai memuji seseorang yang nyatanya memang benar-benar terbukti. Ini juga menjadi salah satu pelajaran yang bisa kita petik dari Squidward. Dalam salah satu episode, Squidward selalu menghadiri setiap seniman yang akan tampil dan duduk paling depan. Ini membuktikan bahwa ia menghargai karya seni orang lain. Dan tidak segan-segan ia memuji seniman yang tampil tersebut.

Dalam era globalisasi ini, persaingan di dunia seni tidak bisa dimungkiri dengan maraknya internet dan media sosial. Setiap orang bisa menghadirkan karya seninya secara digital dan dilihat secara global. Tentunya ide kreatif diharapkan terus digali agar tidak terlindas oleh jaman. Dengan tidak menjiplak karya seni orang lain, itu sudah suatu tindakan menghargai dan memuji karya seni orang lain.

#4 Blaka suta ora tedeng aling-aling

Arti harfiah, pepatah orang Jawa ini mengatakan apa adanya tanpa ada yang ditutup-tutupi. Dalam beberapa episode, Squidward selalu menanggapi dengan lugas tindakan atau perilaku orang lain yang tidak sesuai dengan norma-norma atau kaidah yang berlaku di Bikini Bottom. Ini menandakan bahwa Squidward berjiwa kritis dan mengatakan apa yang sebenarnya.

Baca Juga:

Squidward Harusnya Bekerja Sama dengan Plankton agar Bisa Hidup Sejahtera

5 Alasan Squidward Tentacles Bernasib Buruk

Sifat blaka suta ora tedeng aling-aling ini bisa kita jadikan pelajaran dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya dengan bertindak kritis terhadap isu sosial yang terjadi di masyarakat. Sebagai contoh ada permasalahan diskriminasi terhadap salah satu warga karena isu SARA. Tentu bisa berkontribusi dan bertindak dengan menyelesaikan masalah tersebut bukannya memperkeruh masalah dengan menyebarkan berita hoaks.

Sisi positif yang bisa kita ambil dari karakter kartun Squidward ialah sejelek-sejeleknya karakter seseorang, tentu ada sisi positif atau nilai kebaikan dari orang tersebut.

Sumber Gambar: YouTube Kyoo

BACA JUGA Dua Pepatah Jawa Ini Tidak Dapat Digunakan di Bikini Bottom dan tulisan Humam Zarodi lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 4 Maret 2021 oleh

Tags: Falsafah Orang JawaSquidward
Humam Zarodi

Humam Zarodi

Seorang bapak dengan 4 orang anak dan 1 istri serta pencinta klub Liverpool FC.

ArtikelTerkait

Kalau Dipikir-pikir Squidward Tentacles Pantas Debut Jadi Idol Korea terminal mojok.co

Squidward Adalah Perwujudan Diri Kita dalam Perspektif Absurdism

31 Oktober 2020
Squidward Adalah Kasir yang Nggak Ramah, kok Nggak Dipecat Tuan Krab? terminal mojok.co

Squidward Adalah Kasir yang Nggak Ramah, kok Nggak Dipecat Tuan Krab?

30 Desember 2020
Squidward Adalah Kita, Kaum Pekerja yang Lelah Menghadapi Hidup

Squidward Adalah Kita, Kaum Pekerja yang Lelah Menghadapi Hidup

21 Januari 2022
Squidward Adalah Gambaran Orang Introvert yang Elitis dan Egois

Squidward Adalah Gambaran Orang Introvert yang Elitis dan Egois

21 Januari 2023
Kalau Dipikir-pikir Squidward Tentacles Pantas Debut Jadi Idol Korea terminal mojok.co

5 Sisi Positif Mengadopsi Sikap Cuek Squidward

2 September 2020
5 Alasan Squidward Tentacles Bernasib Buruk

5 Alasan Squidward Tentacles Bernasib Buruk

8 Mei 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Unpopular Opinion, Mojokerto Adalah Kota Paling Layak untuk Hidup Bahagia Sampai Tua Mojok.co

Mojokerto, Kota yang Tak Pernah Move On dari Masa Lalunya dan Tak Bisa Lepas dari Apa-apa yang Berbau Majapahit

2 April 2026
Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas Mojok.co

Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas

7 April 2026
Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup Pola Pikir Pecundang (Unsplash)

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup untuk Hidup dan Berpotensi Bikin Pekerja Tetap Miskin Adalah Pola Pikir Pecundang yang Nggak Tahu Cara Bertahan Hidup

6 April 2026
Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN (Shutterstock)

Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN

3 April 2026
Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026
Membuka Kebohongan Purwokerto Lewat Kacamata Warlok (Unsplash)

Membuka Kebohongan Tentang Purwokerto dari Kacamata Orang Lokal yang Jarang Dibahas dalam Konten para Influencer

4 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Kuliah Kebidanan sampai “Berdarah-darah”, Lulus dari World Class University Masih Sulit Cari Kerja dan Diupah Nggak Layak
  • Makin Muak ke Ulah Pesilat: Perkara Tak Disapa Duluan dan Beda Perguruan Langsung Dihajar, Dikasih Fakta Terang Eh Denial
  • Terpaksa Kuliah di Jurusan yang Tak Diinginkan karena Tuntutan Beasiswa, 4 Tahun Penuh Derita tapi Mendapatkan Hikmah Setelah Lulus
  • Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer
  • Orang Jakarta Nyoba Punya Rumah di Desa, Niat Cari Ketenangan Berujung Frustrasi karena Ulah Tetangga
  • Kuliah di Jurusan Paling Dicari di PTN, Setelah Lulus bikin Ortu Kecewa karena Kerja Tak Sesuai Harapan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.