Squidward Adalah Kasir yang Nggak Ramah, kok Nggak Dipecat Tuan Krab? – Terminal Mojok

Squidward Adalah Kasir yang Nggak Ramah, kok Nggak Dipecat Tuan Krab?

Artikel

Avatar

Bagi kebanyakan orang, Squidward Tentacles adalah kasir terburuk yang pernah ada. Dia jutek, galak, nggak peduli sama orang, dan hobinya tidur kalo nggak ada pelanggan. Yang kemudian menjadi pertanyaan adalah, kok mau-maunya Tuan Krab masih mempekerjakan orang—atau gurita—seperti dia?

Bukankah kasir adalah garda terdepan keberlangsungan bisnis restoran? Kenapa nggak SpongeBob aja yang disuruh di kasir dan Squidward di dapur? Secar, kan, SpongeBob lebih ramah dan clola-clolo sehingga bisa menghibur pelanggan? Atau, mending nyari kasir saja, deh. Kalo Krusty Krab mau nyari kasir baru buat gantiin Squidward, saya rekomendasikan Doni Erfin Rukiawan, seorang penulis Terminal Mojok yang andal banget di dunia perkasiran.

Akan tetapi, setelah saya menyelami lebih dalam, ternyata saya menemukan fakta bahwa Squidward justru merupakan seorang kasir restoran yang baik. Seenggaknya, banyak baik buat kelangsungan bisnis restoran, dan sedikit baik buat pelanggan. Berikut saya sudah mendaftar alasan kenapa Squidward adalah kasir restoran ideal bagi Tuan Krab.

#1 Doi adalah sebebek-bebeknya bebek

Squidward itu gurita—sekalipun squid kalau diterjemahkan artinya cumi, tapi penciptanya sendiri sudah konfirmasi kalo doi gurita. Bebek yang saya maksud merujuk ke istilah yang dipakai Dewi Lestari dalam novelnya Aroma Karsa. Dee—panggilan akrabnya—mengatakan ada dua tipe manusia di dunia ini, yang mirip bebek dan yang mirip elang. Dunia industri butuh yang mirip bebek. Mudah diatur, nggak gampang protes, dan bisa dipekerjakan sesuka hati. Sementara itu, tipe elang adalah yang nggak mau diatur, tukang protes, bandel, dan susah dijinakkan.

Saya rasa, Tuan Krab pernah baca novelnya Dewi Lestari itu. Makanya Squidward dipekerjakan, karena ia sangat mirip bebek. Doi nggak protes, gampang disuruh-suruh, dan mau-mau saja disuruh kerja terus sekalipun ngedumel. Iya, meski membenci pekerjaannya, ia terpaksa butuh buat bertahan di pekerjaan itu. Itulah yang dimanfaatkan Tuan Krab, sehingga Squidward tetap dipertahankan. Ya gimana, Squidward adalah jenis karyawan yang diidam-idamkan banyak bos pastinya.

#2 Doi adalah kasir kesayangan pelanggan

Sekalipun judes, jutek, jahat, menyebalkan, sebenarnya Squidward adalah kesayangan pelanggan. Misal ada survei kasir mana yang paling disayangi di Bikini Bottom, pasti pemenangnya adalah Squidward. Memang doi nyebelin dan terkesan ogah-ogahan kalau melayani pelanggan, tapi justru di sanalah poin plusnya. Kasir yang ogah-ogahan, cenderung manut sama pelanggannya. Pelanggan minta banyak sayur, Squidward oke-oke saja asal si pelanggan cepet enyah dari hadapannya. Pelanggan minta cabe dua puluh, Squidward oke-oke saja meski harga cabe mahal.

Tipe kasir kayak gitu, seenggaknya bagi saya, sangat saya harapkan ada di warung Mas Kobis. Ya gimana, saya yang demen pedes ini selalu direpotin kalo pesen cabe sekitar dua puluhan. Nambah harga sih nggak masalah, tapi seringnya jumlah cabenya nggak sesuai keinginan saya. Weee lah, lidah saya ini sudah tau kalo pedesnya segini berarti cabenya kira-kira berapa, dan seringnya saya dikecewakan.

Hal seperti itu nggak akan terjadi jika kasirnya Squidward. Doi bakal oke-oke saja saya minta cabe tiga puluh, misalnya. Doi bakal nyampein ke juru geprek dengan nominal yang sesuai, semata-mata biar saya nggak rewel. Soalnya kalau saya atau pelanggan lain rewel, yang ribet ya si Squidward itu sendiri.

Makanya, karena doi sangat menguntungkan pelanggan, banyak pelanggan yang akan sangat menyayangkan jika ia dipecat. Lantaran Tuan Krab tau kalau Squidward disayang publik, ia tetap dipertahankan sebagai penjaga kasir.

#3 Doi tipe pengusir pelanggan yang belum pulang pas tutup dan nolak pelanggan yang mau order sebelum jam buka

Squidward sangat disiplin waktu. Lantaran doi sudah capek kerja seharian tanpa istirahat dan tanpa pergantian shift, maka kalau tiba waktunya restoran tutup, doi pasti nggak segan buat ngusir pelanggan yang masih ngerjain tugas, mainan laptop, ngegame, atau malah pacaran di pojokan.

Sama halnya di waktu buka. Kalau sudah ada ketentuan bahwa Krusty Krab buka jam sembilan pagi, ya semua pelanggan yang pengin beli di jam sembilan kurang lima, nggak bakal dibolehin sama Squidward. Doi sangat menghargai waktu. Ia tahu kapan kudu mulai kerja dan kapan kudu pulang kerja. Kesadaran seperti itu menunjukkan bahwa doi adalah seorang kasir sejati dengan jiwa yang sangat totalitas. Memecat orang—atau gurita—seperti Squidward, akan menjadi kerugian luar biasa bagi Tuan Krab.

BACA JUGA Jika Plankton Memilih Jadi Pengusaha Bidang Teknologi dan tulisan Riyanto lainnya.

Baca Juga:  Squidward: Tokoh Paling Manusiawi di Bikini Bottom
Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.
---
15


Komentar

Comments are closed.