Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Tipe-tipe Pengunjung yang Menyebalkan ketika Berada Di Hadapan Kasir

Doni Erfin Rukiawan oleh Doni Erfin Rukiawan
20 Desember 2020
A A
Tipe-tipe Pengunjung yang Menyebalkan ketika Berada Di Hadapan Kasir Terminal Mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai seorang kasir di sebuah kedai kopi, mau tidak mau setiap hari saya berinteraksi dengan orang-orang baru. Meskipun yang saya komunikasikan adalah sebuah template: selamat datang, silakan, mau yang coffee atau non coffee kak, snack atau makanan beratnya sekalian kak, terima kasih. Template yang saya gunakan kurang lebih seperti itu, tetapi feedback yang saya terima bisa berbeda-beda. Bahkan, tidak jarang malah bertemu dengan orang-orang yang menyebalkan.

Namanya juga manusia, pasti ada saja tingkahnya. Ada yang lucu karena mencoba melucu, tapi tidak lucu. Ada pengunjung yang sangat efisien dengan langsung memesan menu yang diinginkan, tanpa mengindahkan template basa-basi andalan saya. Ada juga pengunjung yang mencoba mengeruk sebanyak mungkin informasi minuman yang akan masuk ke kerongkongannya, mulai dari beans kopinya apa, merek susu yang digunakan, pajak lancar atau tidak, sampai perkara cup take away bekasnya dibuang ke mana. Semua ditanyakan!

Nah, berdasarkan pengalaman dan pengamatan selama ini, saya menarik sebuah kesimpulan. Inilah tipe-tipe pengunjung yang menyebalkan ketika berada di depan kasir.

#1 Memesan sambil teleponan

Ketika ada orang ketiga, itu memang sangat menyebalkan. Sama halnya dengan situasi yang terjadi apabila ada pengunjung kedai yang memesan, tapi sambil teleponan. Sungkan rasanya kalau mau menegur raja yang sedang asyik ngobrol sama ponselnya itu. Sungguh, kami akan kesulitan melayani jika ada pengunjung yang memesan sambil teleponan.

Akan lebih menyebalkan lagi kalau pengunjung yang memesan sambil teleponan itu memesankan pesanan orang lain. Beuuuh. Bakalan kerja dua kali kalau menghadapi pengunjung tipe seperti ini. Biasanya, di sebuah kedai kopi banyak pilihan menu yang bisa dipilih. Belum lagi dengan detail printilannya seperti panas atau dingin, pakai gula atau tidak, mau pakai beans yang mana. Setiap detail printilan yang kasir tanyakan harus ditanyakan ulang ke lawan bicaranya di telepon. Beda cerita kalau teman yang titip pesanan lewat telepon sudah sudah tahu betul apa yang ingin dia pesan, tinggal disampaikan tanpa harus menanyakan ulang detail pesanan.

#2 Bayar pake e-wallet tapi belum top up

Pembayaran menggunakan metode non-tunai memang sangat dianjurkan akhir-akhir ini. Metode tersebut, selain bisa mengurangi risiko penularan virus Covid-19, juga bisa mengurangi risiko ribetnya ngasih uang kembalian. Kami, para kasir, akan senang menerima pembayaran dengan metode non-tunai. 

Namun, pembayaran non-tunai akan jadi menyebalkan apabila pengunjung kedai yang ingin melakukan pembayaran belum top up e-wallet mereka. Kasir dan antrean masyarakat yang berada di belakang pengunjung tipe ini, terpaksa menunggu dia melakukan top up e-walletnya. Belum lagi kalau koneksi internet miliknya setara koneksi internet provider 3 ketika sedang hujan dan mati listrik, bakalan makin lama dan makin bikin gedeg. Memang sebenarnya tidak memakan waktu yang sangat lama, tapi di tengah antrean tentunya hal tersebut jadi menyebalkan, bukan hanya bagi kasir, juga bagi pengunjung lainnya.

#3 Asal nyelonong

Pengunjung tipe ini adalah golongan orang-orang yang tidak menganut  peribahasa “alon-alon asal klakson”. Bagaimana tidak? Ketika mereka memasuki kedai, mereka asal nyelonong saja. Meskipun sudah disapa dengan ucapan selamat datang, mereka masih tetap jalan tanpa menengok untuk sekadar senyum atau mengatakan tujuannya seperti: “Mau cari teman dulu, Mas” atau “Saya mau cari tempat dulu”.

Baca Juga:

Memang Tak Banyak Indomaret dan Alfamart di Bantul, tapi, Masalahnya di Mana?

Motor Kredit Menciptakan Kabut Tebal yang Menyembunyikan Wajah Asli Kemiskinan, Terlihat Mengilat tapi Fondasinya Melarat

Biasanya pengunjung tipe ini memang pengunjung yang sedang terburu-buru, entah itu terlambat bertemu klien atau memang sudah kebelet banget mau ke toilet. Jadi, meskipun kadang menyebalkan karena dilewati begitu saja, kami sebagai kasir masih bisa memaklumi.

#4 Pengunjung ceriwis

Pengunjung ceriwis adalah pengunjung yang banyak bicara. Kalau banyak bicaranya asyik sih boleh lah yah, tapi banyak bicara yang saya maksud di sini adalah banyak bicara minta yang aneh-aneh pas di kasir. Ada saja request dari tipe pengunjung yang satu ini, menu spesial panas minta dibikin dingin, menu spesial dingin minta dibikin menguap, dan begitu seterusnya. 

Akan jauh lebih menyebalkan kalau mereka komplain terhadap pesanan yang mereka modifikasi sesuai keinginan sendiri. Padahal, sejak awal kasir sudah memberi penjelasan bahwa rasanya akan berubah ataupun porsinya akan jadi lebih sedikit. Tetapi ya tetap saja ngeyel. Ujung-ujungnya review jelek via Google Maps dan akhirnya semua pegawai kena tegur oleh manajemen.

Percayalah, tujuan kami para kasir tidak melulu menguras dompet pengunjung sampai habis. Kami lebih suka main aman dengan merekomendasikan menu yang memang benar-benar enak, dan tidak menyarankan pengunjung untuk banyak request yang aneh-aneh. Selain membuat kami aman dari teguran manajemen, pengunjung juga Insyaallah tidak terkhianati ekspetasinya.

BACA JUGA Naruto Adalah Tontonan Berguna untuk Memahami Perilaku Pejabat Indonesia dan tulisan Doni Erfin Rukiawan lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 19 Desember 2020 oleh

Tags: kasirminimarket
Doni Erfin Rukiawan

Doni Erfin Rukiawan

Mahasiswa Universitas Islam tapi orangnya kurang islami.

ArtikelTerkait

Alfamidi Solo Baru Pantas Dinobatkan sebagai Alfamidi Terbaik di Kabupaten Sukoharjo, Inilah Alasannya!

Alfamidi Solo Baru Pantas Dinobatkan sebagai Alfamidi Terbaik di Kabupaten Sukoharjo, Inilah Alasannya!

17 November 2025
4 Teknik Penjualan yang Harus Dikuasai Kasir biar Omzet Melejit, yang Terakhir Jarang Dipraktikkan

4 Teknik Penjualan yang Harus Dikuasai Kasir biar Omzet Melejit, yang Terakhir Jarang Dipraktikkan!

23 Agustus 2024
5 Alasan Alfamart dan Indomaret Tidak Ada di Sumatera Barat (Nur Cholis via Wikimedia Commons)

5 Alasan Alfamart dan Indomaret Tidak Ada di Sumatera Barat

10 Maret 2023
Tukang Parkir Liar Nggak Hanya Bikin Pengendara Sebel, tapi Juga Bikin Pengusaha Kecil Bangkrut tempat parkir ilegal tukang parkir atm, capres surabaya bogor, kota malang polisi cepek qris parkir indomaret

3 Tempat yang Seharusnya Tidak Perlu Ada Tukang Parkir

11 November 2024
5 Alasan Saya Lebih Suka Belanja di Warung Kelontong daripada Minimarket Terminal Mojok

5 Alasan Saya Lebih Suka Belanja di Warung Kelontong daripada Minimarket

25 Januari 2023
Kasta Kopi Minimarket dari yang Paling Enak sampai Skip Aja daripada Kecewa

Kasta Kopi Minimarket dari yang Paling Enak sampai Skip Aja daripada Kecewa

23 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Bandung dari Kacamata Orang Lokal, Nggak Kalah dari Kampus Negeri Mojok.co PTN

Tradisi Tahunan Datang, Sekolah Kembali Sibuk Merayakan Siswa Lolos PTN, sementara yang Lain Cuma Remah-remah

23 April 2026
Film Horor “Songko” Memberi Kesegaran yang Menakutkan (Unsplash)

Film Horor “Songko” Memberi Kesegaran yang Menakutkan dari Cerita Rakyat Minahasa dan Membebaskan Kita dari Kebosanan Horor Jawa

23 April 2026
10 Pantai yang Bikin Kebumen Nggak Pantas Menyandang Status Kabupaten Termiskin, Cocoknya Jadi Kabupaten Wisata Mojok.co

Kebumen: Banyak Pantainya, tapi Belum Jadi Primadona Wisata Layaknya Yogyakarta

21 April 2026
Mengenal Nasi Bu’uk, Menu Tradisional Bondowoso yang Penuh Kisah, tapi Kini Dilupakan

Mengenal Nasi Bu’uk, Menu Tradisional Bondowoso yang Penuh Kisah, tapi Kini Dilupakan

25 April 2026
Fakta Nikahan Orang Madura, Resepsi Bertabur Uang tapi Akhirnya Jadi Masalah

Fakta Nikahan Orang Madura, Resepsi Bertabur Uang tapi Akhirnya Jadi Masalah

26 April 2026
Tanda-tanda Rumah Jamet Madura, Pasti Bising dan Jadi Titik Kumpul Satria FU

Tanda-tanda Rumah Jamet Madura, Pasti Bising dan Jadi Titik Kumpul Satria FU

27 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman
  • Alifa Moslem Babypreneur Daycare Jadi Penyelamat Orang Tua yang Harus Kerja dan Jogja yang Minim Ruang Bermain Anak
  • Bagi Pelari Kalcer, Kesehatan Tak Penting: Gengsi dan Diterima Sirkel Elite Jadi Prioritas Mereka
  • 4 Jurusan Kuliah yang Kerap Disepelekan tapi Jangan Dihapus, Masih Relevan dan Dibutuhkan di Bisnis Rezim Manapun
  • UU PPRT Menyelamatkan Manusia dari Perbudakan Modern: Harus Kita Rayakan, Meski Jalan Kemenangan Masih Panjang
  • Anak Usia 30-an Tak Ingin FOMO Pakai FreshCare, Setia Pakai Minyak Angin Cap Lang meski Diejek “Bau Lansia”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.