Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Membandingkan Kenyamanan Mandi di Minimarket, Pom Bensin, dan Masjid

Muhamad Iqbal Haqiqi oleh Muhamad Iqbal Haqiqi
7 November 2022
A A
Membandingkan Kenyamanan Mandi di Minimarket, Pom Bensin, dan Masjid

Membandingkan Kenyamanan Mandi di Minimarket, Pom Bensin, dan Masjid (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Saat jadi mahasiswa dulu, saya sering sekali melakukan perjalanan organisasi melalui jalur-jalur darat. Sebagai mahasiswa yang hidupnya minimalis, ketika perjalanan itu memakan lebih dari satu hari, tentu pilihan untuk beristirahat tidak muluk-muluk, antara di minimarket, pom bensin, atau masjid. Selain memiliki fasilitas yang cukup mendukung untuk beristirahat, ketiga tempat itu juga punya toilet yang sering jadi pilihan untuk mandi.

Melanjutkan perjalanan di pagi hari tentu akan lebih baik ketika dilakukan setelah bersih-bersih diri, entah itu mandi atau sekadar cuci muka dan gosok gigi. Biar pikiran bisa segar dan nggak kebawa ngantuk ketika melanjutkan perjalanan.

Nah dari ketiga tempat tersebut, kira-kira mana yang lebih nyaman untuk mandi? Saya akan coba bahas satu persatu berdasarkan pengalaman empiris yang saya alami.

#1 Minimarket

Minimarket di sini saya fokuskan hanya Indomaret dan Alfamart, karena dua minimarket ini yang paling sering dan mudah ditemui di pinggir jalan.

Saya sendiri hanya satu kali mandi di minimarket (waktu itu Alfamart). Secara kenyamanan, jujur saya merasa kurang nyaman karena aneh aja gitu kalau mampir di minimarket hanya untuk numpang mandi. Bahkan numpang buang air kecil/besar saja itu pun rasanya agak canggung. Terlebih kalau kalian keluar dari minimarket tanpa membeli apa pun. Huft, seketika merasa sang pegawai minimarket akan memberikan tatapan sinis dan tajam. Meski aslinya sih nggak apa-apa juga.

Selain itu biasanya, ukuran toilet dari minimarket ini kecil, karena memang fungsi kebanyakan hanya untuk buang air, bukan untuk mandi. Dan, nggak semua minimarket punya toilet. Kalau plang di depannya nggak ada icon perempuan/laki-laki artinya di minimarket itu gak ada toiletnya.

Tapi jika memang terpaksa hanya toilet minimarket yang jadi pilihan satu-satunya yah mau bagaimana lagi. Sebisa mungkin ketika mau numpang mandi izin dulu, jangan bilangnya cuma mau buang air kecil, tapi di dalam byar byur byar byur. Paling tidak belilah sabun atau odol biar nggak kelihatan datang cuma buat numpang mandi.

#2 Pom bensin

Destinasi tempat untuk mandi kedua yang pernah saya coba adalah pom bensin. Saya pribadi cukup sering mandi di pom bensin. Bahkan ketika perjalanan pulang ke rumah dari lokasi kuliah, karena lokasi rumah dan kampus bisa memakan waktu satu jam lebih, saat di jalan sudah ngantuk, biasanya saya mampir mandi di pom bensin area pantura, biar pas sampe rumah bisa langsung istirahat.

Baca Juga:

Memang Tak Banyak Indomaret dan Alfamart di Bantul, tapi, Masalahnya di Mana?

Motor Kredit Menciptakan Kabut Tebal yang Menyembunyikan Wajah Asli Kemiskinan, Terlihat Mengilat tapi Fondasinya Melarat

Pom bensin memang terkenal dengan fasilitas yang lengkap. Ada minimarket, ada tempat istirahatnya, kemudian ada toilet dan kamar mandi (yang kadang disediakan khusus dan nggak jadi satu dengan toilet). Jadi ketika dalam perjalanan kalian tidak membawa perlengkapan mandi, kalian bisa beli dulu di minimarket yang ada di pom bensin, entah itu odol, sampo, sabun, atau bahkan handuk.

Toiletnya pun besar. Kalau pom bensin itu langganan tempat banyak orang beristirahat, biasanya lebih bersih dan terawat. Saat mandi pun kalian tidak beban atau merasa canggung seperti di minimarket. Lah memang sudah disediakan kok. Dan nggak harus beli bensin dulu biar nggak canggung saat mandi. Petugasnya nggak akan merhatiin soalnya.

Meski begitu, walau sudah digembar-gemborkan oleh Pak Menteri BUMN bahwa toilet pom bensin harus gratis, nyatanya hingga sekarang masih banyak yang berbayar. Itu menurut saya jadi kelemahan tersendiri.

#3 Masjid

Memilih masjid yang ada tempat mandinya itu sedikit tricky. Kalau masjid itu besar misal seperti masjid Jami’, Masjid Agung atau Masjid Raya, biasanya tempat mandinya bersih dan terawat. Tapi kalau masjid kecil/musala, ya jangan berharap lebih. Kan memang bukan tempat istirahat.

Tentu kalau kondisi seperti itu, pengalaman mandi jadi kurang maksimal. Apalagi kalau ada plang larangan “dilarang mandi”, ya sudah artinya jangan coba-coba mandi. Lebih baik bergeser ke tempat lain kalau memang benar-benar ingin mandi.

Terlepas dari itu, masjid memang lebih cocok hanya untuk beristirahat. Salat, abis itu duduk-duduk bentar.

Dari ketiga tempat itu, kalau mau diurutkan, saya akan menempatkan pom bensin di urutan pertama. Ya karena lebih lengkap. Baru minimarket, terakhir masjid. Tapi baiknya, mending nggak usah mandi. Kenapa? Ya nggak apa-apa. 

Penulis: Muhamad Iqbal Haqiqi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 3 Cara Orang Numpang Toilet di Alfamart

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 7 November 2022 oleh

Tags: mandiMasjidminimarketpom bensin
Muhamad Iqbal Haqiqi

Muhamad Iqbal Haqiqi

Mahasiswa Magister Sains Ekonomi Islam UNAIR, suka ngomongin ekonomi, daerah, dan makanan.

ArtikelTerkait

mungkin memang sudah sebaiknya kita berhenti berinfak di masjid mojok.co

Mungkin Memang Sebaiknya Kita Berhenti Berinfak di Masjid

5 September 2020
jakarta bebas rokok rokok andalan iklan sampoerna rokok mojok

Kalau Program Jakarta Bebas Rokok Sekadar Menutup Produk Rokok, Masalah Nggak Bakal Selesai

20 September 2021
Gempa Cianjur yang Membuat Masjid Tercinta Kini Tersisa Puing-Puing (Foto milik penulis)

Kesedihan Melihat Masjid Cianjur Tercinta Kini Tersisa Puing-Puing

18 Januari 2023
Bagi Saya, Pesisir Utara Buleleng Bali Istimewa, Bukti Nyata Bhinneka Tunggal Ika bule

Bagi Saya, Pesisir Utara Buleleng Bali Istimewa, Bukti Nyata Bhinneka Tunggal Ika

10 Oktober 2023
Indomaret Kota Lama Semarang Cantik, Nggak Kalah Estetis dari Indomaret Yudonegaran Jogja

Indomaret Kota Lama Semarang Cantik, Nggak Kalah Estetis dari Indomaret Yudonegaran Jogja

13 Mei 2024
4 Kelemahan Circle K yang Sebenarnya Sepele, tapi Bikin Pelanggan Jengkel Mojok.co

4 Kekurangan Circle K yang Sebenarnya Sepele, tapi Bikin Pelanggan Jengkel

10 Oktober 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kotabaru Jogja, Kawasan Pemukiman Belanda yang Punya Fasilitas Lengkap, yang Sekarang Bersolek Jadi Tempat Wisata

Hidup di Kotabaru Jogja Itu Enak, Sampai Kamu Coba Menyeberang Jalan, Ruwet!

28 April 2026
5 Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Bandung dari Kacamata Orang Lokal, Nggak Kalah dari Kampus Negeri Mojok.co PTN

Tradisi Tahunan Datang, Sekolah Kembali Sibuk Merayakan Siswa Lolos PTN, sementara yang Lain Cuma Remah-remah

23 April 2026
4 Ciri Angkringan yang Sudah Pasti Enak (Wikimedia Commons)

4 Ciri Angkringan yang Sudah Pasti Enak, Daya Tarik Penjual juga Nggak Kalah Penting

28 April 2026
Orang Wonogiri Layak Dinobatkan sebagai Orang Paling Bakoh Se-Jawa Tengah Mojok.co jogja

Saya Orang Wonogiri, Kerja di Jogja. Kalau Bisa Memilih Hidup di Mana, Tanpa Pikir Panjang Saya Akan Pilih Jogja

24 April 2026
Dibanding Surabaya dan Semarang, Jogja Masih Jadi Pilihan Terbaik untuk Kuliah Mojok.co

Dibanding Surabaya dan Semarang, Jogja Masih Jadi Pilihan Terbaik untuk Kuliah

28 April 2026
Jangan Terbuai Romantisme Jogja, Kota Ini Punya Seribu Jebakan buat Mahasiswanya Mojok.co

Jangan Terbuai Romantisme Jogja, Kota Ini Punya Seribu Jebakan buat Mahasiswanya

25 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • YUHU. Rilis Single Baru “Bertemu Di Sini”: Definisi Rindu Itu Bersifat Universal
  • Magang di Jakarta Terkesima Terima Gaji 2 Kali UMR saat Kerja di Jogja, Hidup Bisa Foya-foya dan Tak Menderita
  • Klaten International Cycling Festival 2026: Gowes Asyik Sepeda Klasik di Klaten bareng Pencinta Sepeda Mancanegara
  • Tidak Diakui, Harga yang Harus Saya Bayar karena Menolak Keinginan Orang Tua untuk Jadi PNS
  • Membiasakan Ngasih Tip Kurir ShopeeFood meski Kita Bukan Orang Mapan: Uang 5 Ribu Nggak Bikin Jatuh Miskin, Tapi Sangat Berarti buat Mereka
  • Kasih Tip Rp5 Ribu ke Driver Ojol Tak Bikin Rugi tapi Bikin Hidup Lebih Bermakna di Tengah Situasi Hidup yang Kacau

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.