8 Cara Mengatasi Motion Sickness, Nomor 5 Jangan Dicoba ya!

Artikel

Avatar

Motion Sickness sesungguhnya bukan penyakit yang membahayakan, tapi lebih cenderung ke arah penyakit yang menyebalkan bagi orang yang terkadang harus bepergian dengan kendaraan. Penyakit ini biasanya akan membuat tidak nyaman dan menderita saat penderitanya menaiki benda yang bergerak.

Meskipun terdengar sedikit keren, dalam keseharian motion sickness terkadang sangat memalukan. Nama lain dari penyakit ini adalah mabuk kendaraan. Jadi bila anda orang yang suka mabukan, anda bisa berbangga diri karena memiliki penyakit dengan nama indah.

Saya sendiri tergolong pemabuk yang memiliki level hampir tertinggi. Sekedar naik lift di gedung bertingkat maupun main ayunan anak TK, sudah bisa membuat saya ngleyeng. Tapi itu belum seberapa dibanding teman saya yang cuma lihat air sungai mengalir aja udah nge-fly, sungguh dunia yang menarik bukan?

Pernah kejadian yang luar biasa saat SMP ketika mau study tour dari Purwokerto ke Jogja naik bis, baru sampai Gethuk Goreng Sokaraja saya udah hoek….sungguh memalukan, padahal jarak tempuhnya paling baru 4 km dari sekolah tempat pemberangkatan. “Loh, nggak liat minumnya, kok udah jackpot”, asyem ik, sodara kenek memang imajinasinya luar biasa.

Berikut ini beberapa cara yang bisa ditempuh untuk mengatasi motion sickness atau mabuk perjalanan yang pernah saya coba sendiri.

  1. Koyo Dan Ubi Jalar

Saya mendapat resep bahwa kalau pusernya ditempeli koyo dan ngrokoti (makan sedikit demi sedikit) ubi jalar alias ketela rambat mentah selama perjalanan bisa mengatasi mabuk. Ternyata kedua hal itu tidak mempan, malah jadi tambah parah, karena selain pingin hoek…., saya juga pingin buang angin. Tapi mungkin cara ini bisa mempan bagi orang lain, jadi tidak ada salahnya untuk dicoba.

  1. Buah Jeruk

Pada kesempatan lain untuk mengatasi mabuk kendaraan saya mengikuti saran tetangga, yaitu dengan membawa jeruk. Katanya kalau pingin hoek, jeruknya dikupas lalu diendus (bukan dimakan, nanti jadi boros karena jeruknya habis) dan rasa mual akan berkurang. Dan ternyata hal itu memang benar terjadi.

Baca Juga:  Memahami Perbedaan Gaya Chatting Tiap Individu

Ternyata, penyebab mabuk darat bisa juga karena tidak cocok dengan bau di kendaraan. Di dalam kendaraan terdapat banyak bau, seperti bau pewangi, bau kringat yang menempel di jok, bahkan bau mesin bisa tercium.  Dan dengan menggunakan buah jeruk, maka bau bisa berkurang dengan drastis.

  1. Duduk Di Deretan Depan

Cara mengatasi mabuk lainya yang cukup popular adalah duduk di depan deket sama supir (cuma deket doang ya, nggak sampai jadian).  Tapi ternyata itu cuma ampuh buat orang lain, ketika melihat benda bergerak, kondisi saya malah jadi luar biasa, mabuknya tidak bisa ditahan.

Untuk mengatasinya, saya harus memutup mata menggunakan sleyer. Saya terkadang sangat kagum dengan orang yang bisa dengan santai membaca buku di bis. Sungguh sebuah berkah dan bakat yang luar biasa.

  1. Jangan Duduk Diatas Roda

Apakah ada cara lain yang disarankan untuk mengatasi mabuk? Yah, ternyata ada, yaitu dengan jangan menempati tempat duduk yang ada di atas roda. Katanya, kalau duduk di kursi yang ada diatas roda maka efek getaran dari medan yang grunjal-grunjel dan tidak rata akan lebih terasa.

Bayangkan, sepanjang perjalanan dikocalak-koclak tentu akan memberikan efek tersendiri bagi anda yang tidak tahan dengan getaran. Bila perut lemah kejadian akan lebih dramatis sepanjang perjalanan akan menimpa Anda. Tak lupa, rekan di sebelah juga akan menanggung akibatnya.

  1. Memberi Sugesti

Cara ini tergolong yang paling tidak masuk akal namun terkadang ada juga yang mempraktekannya. Yaitu dengan mencium ban kendaraan yang akan mengangkut anda selama perjalanan. Berinteraksi dan menjalin hubungan mesra dengan ban bisa mempererat bonding antar keduanya sehingga hingga kendaraan akan memanjakan anda sehingga tidak membuat mabuk.

Baca Juga:  4 Tema Skripsi Buat Mahasiswa Prodi Akuntansi

Sebagai orang yang hidup cukup lama bersama tukang  tambal ban, saya tidak menyarankan cara ini. Karena selama ban berkelana di jalanan, entah kuman dan kotoran macam apa yang diterjang oleh ban tersebut. Kalau anda orang yang higienis, sebaiknya hindari cara ini.

  1. Minum Obat Anti Mabuk

Cara jitu minum obat anti mabuk adalah cara yang paling lazim dijalankan. Biasanya obat ini akan membuat anda tertidur selama perjalanan. Bila perjalanan ternyata panjang (setelah bangun belum sampai juga), biasanya anda tidak perlu mengkonsumsi lagi karena sudah terkondisi dengan perjalanan dan tidak mabuk. Tapi bila anda tidak yakin, obat bisa diminum lagi. Tapi ingat, baca aturan pakai, atau sesuai petunjuk dokter, karena nggak akan  keren kalau ternyata nanti OD obat anti mabuk.

  1. Pakai Earphone

Konon penggunaan penyumbat telinga bertujuan agar saluran keseimbangan yang ada di telinga tetap dalam kondisi stabil. Untuk menyumbat, bisa menggunakan kapas atau tissue, tapi karena menurut saya tidak cukup keren, maka saya coba ganti dengan earphone. Ternyata, cara ini berhasil meskipun tidak dicolokin untuk mendengarkan lagu. Tapi ingat, kedua telinga harus ditutup, agar penggunaan bisa maksimal

  1. Pakai Kendaraan Pribadi

Mungkin memang anda ditakdirkan untuk  kemana-mana tidak naik kendaraan umum. Anda bisa mencoba membeli kendaraan sendiri dan kemana-mana nyetir sendiri. Cobalah setiap moda kendaraan yang paling nyaman. Dari sepeda, becak, motor,mobil, truck, bus, atau mungkin helicopter.

Dan ternyata, bila semua cara telah dan pernah Anda lakukan tetapi nggak ada yang mempan, mungkin  memang Anda yang kurang beruntung. Jadi saya sarankan Anda dirumah saja, nikmati setiap keadaan yang bisa membuat Anda bahagia.

---
8


Komentar

Comments are closed.