Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

7 Tabiat Penjaga Kos yang Bikin Penghuninya Betah Tinggal

Alifia Putri Nur Rochmah oleh Alifia Putri Nur Rochmah
21 November 2025
A A
7 Tabiat Penjaga Kos yang Bikin Penghuninya Betah Tinggal Mojok.co

7 Tabiat Penjaga Kos yang Bikin Penghuninya Betah Tinggal (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Tinggal di kos tidak hanya soal kamas yang nyaman dan fasilitas lengkap. Ada satu faktor yang begitu bedampak, tapi jarang disoroti yakni penjaga kos. Ya, orang yang bertanggung jawab atas keberlangsungan kos-kosan setiap hari. Orang yang setiap hari kamu lihat di depan pintu, yang kadang menyapa, kadang cuma senyum, atau malah yang diam aja, tapi matanya jelalatan.

Penjaga kos itu ibaratnya penentu kehidupan kos yang tenang atau penuh drama. Kalau dapat penjaga yang baik, rasanya seperti menang lotre. Kehidupan kos jadi lebih ringan, lebih aman, dan yang pasti bikin betah sampai nggak mau pindah. Sebaliknya, kalau dapet yang nyebelin, siap-siap aja tiap hari mikir kapan mau cari kosan baru.

Nah, buat kamu yang lagi cari kosan atau pengen tahu kriteria penjaga kos idaman, ini dia tujuh perilaku penjaga kos yang bikin anak kos nggak mau pindah kemana-mana.

#1 Penjaga kos yang ramah, tapi nggak kepo berlebihan

Penjaga kos yang baik itu ramah, sapa duluan, senyum, bahkan kadang nanya kabar. Tapi, ingat, semua itu ada batasnya. Mereka nggak akan nanya “Kemarin pulangnya jam berapa, Kak?” atau “Tadi yang bawa sepeda motor siapa?” sambil mata melotot kayak lagi interogasi.

Keramahan mereka tulus, bukan buat ngumpulin bahan gosip yang nanti disebarkan ke warung sebelah atau bahkan ke ibu kos. Penjaga kos yang respek privasi anak kos itu langka dan kalau kamu dapet yang kayak gini, jangan lepas.

#2 Sigap kalau ada masalah fasilitas

Pernah nggak sih ngalamin pintu kamar rusak, air nggak lancar, atau lampu kamar mati, terus lapor ke penjaga tapi jawabannya cuma “Iya nanti ya”? Besoknya ditanya lagi, jawabannya masih sama. Besoknya lagi? Masih tetap “nanti.”

Nah, penjaga kos yang disukai anak kos itu kebalikannya. Mereka responsif. Begitu ada laporan, langsung cek atau langsung kabarin tukang. Nggak perlu diingatkan berkali-kali sampai anak kos capek sendiri. Mereka paham kalau fasilitas kos yang rusak itu bikin hidup anak kos jadi susah, dan mereka nggak mau bikin penghuni sengsara.

#3 Penjaga kos nggak jadi CCTV manusia

Ada tipe penjaga kos yang mata dan telinganya jeli banget. Dari pagi sampai malam, mereka tahu kamu pulang jam berapa, bawa siapa, belanja apa, sampai paket yang lho terima isinya apa. Seolah-olah tugas utama mereka bukan jaga kos, tapi jadi detektif swasta.

Baca Juga:

Jurusan Ekonomi Menyelamatkan Saya dari Jurusan Kedokteran yang seperti Robot

Alasan Orang-Orang NTT Lebih Memilih Merantau Kuliah ke Jogja daripada Kota Besar Lainnya

Penjaga kos yang baik nggak kayak gini. Mereka memang perhatian soal keamanan, tapi nggak sampai stalking level dewa. Mereka percaya kalau anak kos juga punya tanggung jawab sendiri. Selama nggak bikin rusuh atau ganggu penghuni lain, ya santai aja.

#4 Adil soal aturan, nggak pilih kasih

Di setiap kosan pasti ada aturan. Dari soal jam malam, tamu, sampai penggunaan listrik. Penjaga kos yang disukai itu konsisten menerapkan aturan ke semua orang. Nggak ada yang namanya “Si A boleh pulang telat karena dekat sama penjaga kos” atau “Si B nggak kena teguran padahal bikin berisik”.

Mereka profesional. Kalau ada yang melanggar aturan, ditegur dengan cara yang baik. Kalau ada yang patuh, ya dihargai. Simpel, tapi jarang ditemukan.

#5 Penjaga kos sering membantu hal-hal kecil

Ini dia yang bikin hati anak kos meleleh. Penjaga kos yang suka bantuin hal-hal kecil tanpa diminta. Misalnya, pas hujan dan jemuran kamu masih di luar, mereka membantu mengangkat tanpa perlu kamu minta. Atau pas kamu lagi keluar kota dan ada paket datang, mereka terima dan simpan dengan aman.

Bahkan, ada penjaga kos yang kadang masakin makanan buat anak kos. Nggak selalu, tapi kadang-kadang. Pas lagi masak banyak, mereka nawarin “Kak, mau nggak? Kebetulan masak kebanyakan nih.” Buat anak kos yang jauh dari rumah dan kangen masakan rumahan, ini kayak hadiah terindah.

#6 Jujur dan nggak menaikkan harga seenaknya sendiri

Penjaga kos yang jujur itu emas. Mereka nggak nyari keuntungan pribadi dengan cara nakal kayak naikin harga sewa tanpa sepengetahuan pemilik kos atau nambah-nambahin biaya yang sebenarnya nggak ada.

Kalau ada biaya tambahan, mereka jelasin dengan transparan. “Kak, ini ada perbaikan genteng kemarin, jadi ada biaya patungan ya”. Begitu kan  Clear. Nggak ada yang ditutup-tutupi atau diputer-puter. Anak kos juga manusia, kok. Kalau dikasih penjelasan yang masuk akal, pasti ngerti.

#7 Penjaga kos nggak ambil barang anak kos di kulkas bersama

Drama klasik kehidupan kos adalah barang hilang di kulkas bersama. Telur yang semalam ada, pagi-pagi tinggal kotak. Susu UHT yang masih setengah, tiba-tiba kosong. Dan, pelakunya? Kadang sesama anak kos, kadang… penjaga kos sendiri.

Penjaga kos yang baik itu nggak akan ambil barang anak kos, titik. Mereka paham betul batasan antara milik pribadi dan milik bersama. Bahkan, kalau ada anak kos yang komplain soal barang hilang, mereka yang paling vokal ngingetin penghuni lain buat jaga barang masing-masing. Bukan malah diem-diem aja sambil ngerasain enaknya telur ceplok pagi-pagi.

Itulah tujuh perilaku penjaga kos yang bikin penghuni betah dan nggak kepikiran pindah. Memang nggak semua penjaga punya perilaku kayak gini. Tapi, kalau kamu beruntung dapet yang seperti ini, hargai mereka. Kadang senyum atau ucapan terima kasih kamu bisa bikin hari mereka jadi lebih baik.

Dan, buat calon penjaga kos yang lagi baca ini, ini bukan cuma soal kerja, tapi juga soal kehidupan sosial. Anak kos itu jauh dari keluarga, dari zona nyaman. Kadang mereka butuh sosok yang nggak cuma jaga keamanan kos, tapi juga bikin mereka ngerasa, “Oke, ini tempat yang aman buat saya.”

Jadi, mau jadi penjaga  yang disayang anak kos atau yang diomongin di grup WhatsApp kosan dengan nada kesal? Pilihan ada di tangan kamu.

Penulis: Alifia Putri Nur Rochmah
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Pengalaman Saya sebagai “Anak Baik-baik” Tinggal di Kos LV Jogja yang Penuh Drama.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 21 November 2025 oleh

Tags: indekoskoskos-kosanMahasiswapenghuni kospenjaga kostabiat
Alifia Putri Nur Rochmah

Alifia Putri Nur Rochmah

Penulis kelahiran Kebumen. Anak Ekonomi Pembangunan UNS yang lebih tertarik pada cerita di balik data. Berpengalaman sebagai content writer dan content creator, gemar berkelana ke tempat-tempat baru, dan menulis tentang apa saja dari yang serius sampai yang receh.

ArtikelTerkait

4 Hal Nggak Enaknya Jadi Mahasiswa Unpad terminal mojok

4 Hal Nggak Enaknya Jadi Mahasiswa Unpad

26 November 2021
karya fiksi UT kuliah ekonomi kuliah sastra kuliah online mahasiswa s-1 dan s-2 Sebagai Penulis, Saya Sering Disangka Romantis dan Bisa Menjadi Sekretaris kuliah online

Kuliah Online Bikin Mahasiswa Jadi Banyak Pengeluaran (Sekaligus Keenakan)

6 Mei 2020
Derita 3 Tahun Bertetangga dengan Pemilik Sound Horeg, Rasanya seperti Ada Hajatan Tiap Hari Mojok.co

Derita 3 Tahun Bertetangga dengan Pemilik Sound Horeg, Rasanya seperti Ada Hajatan Tiap Hari

26 Oktober 2025
Gap Year Selalu Dipandang Negatif, padahal Manfaatnya Juga Banyak terminal mojok.co

Susahnya Jadi Mahasiswa Bahasa Inggris Konservatif

16 Mei 2019
Part Time Dagadu Jogja Banyak Untungnya, Mahasiswa Jogja Wajib Coba Mojok.co

Part Time di Dagadu Jogja Banyak Untungnya, Mahasiswa Jogja Wajib Coba

17 Januari 2024
Tipe-Tipe Orang Saat Ikut Seminar

Tipe-Tipe Orang Saat Ikut Seminar

5 November 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Cacat Pikir yang Orang Percayai tentang Cleaning Service, Pekerjaan yang Kerap Dipandang Sebelah Mata (Gil Ribeiro via Unsplash)

5 Cacat Pikir yang Orang Percayai tentang Cleaning Service, Pekerjaan yang Kerap Dipandang Sebelah Mata

30 Januari 2026
Jalan Mayjen Jonosewojo Surabaya Kawasan Elite, Kualitas Jalan Sulit: Daerah Mahal kok Aspalnya Rusak!

Jalan Mayjen Jonosewojo Surabaya Kawasan Elite, Kualitas Jalan Sulit: Daerah Mahal kok Aspalnya Rusak!

29 Januari 2026
Mengapa Nasi Berkat Tahlilan Terasa Nikmat padahal Lauknya Sederhana?

Mengapa Nasi Berkat Tahlilan Terasa Nikmat padahal Lauknya Sederhana?

28 Januari 2026
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan

Jogja Memang Santai, tapi Diam-diam Banyak Warganya yang Capek karena Dipaksa Santai meski Hampir Gila

2 Februari 2026
4 Menu Mie Gacoan yang Rasanya Gagal, Jangan Dibeli kalau Nggak Mau Menyesal seperti Saya

Tips Makan Mie Gacoan: Datanglah Pas Pagi Hari, Dijamin Rasanya Pasti Enak dan Nggak Akan Kecewa

1 Februari 2026
5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

Tips Hemat Ngopi di Point Coffee, biar Bisa Beli Rumah kayak Kata Netijen

3 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Masturbasi di KRL dan TransJakarta: Maskulinitas Kota dan Tubuh yang Terjepit di Ruang Publik
  • Ngekos Bareng Sepupu yang Masih Nganggur Itu Nggak Enak: Sangat Terbebani, tapi Kalau Mengeluh Bakal Dianggap “Jahat”
  • Nelangsa Orang Tua di Desa: Diabaikan Anak di Masa Renta tapi Warisan Diperebutkan, Ortu Sehat Didoakan Cepat Meninggal
  • Megahnya Jogja City Mall Bergaya Romawi dengan Filosofi Keberuntungan, Nyatanya Makin Menyesatkan Orang “Buta Arah” Seperti Saya
  • Orang Berkantong Tipis Pertama Kali Makan Donat J.CO, Dari Sinis Berujung Nangis
  • Karet Tengsin, Gang Sempit di Antara Gedung Perkantoran Jakarta yang Menjadi Penyelamat Kantong Para Pekerja Ibu Kota

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.