Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

7 Makanan Khas Imlek yang Punya Makna dan Harapan Baik

Jevi Adhi Nugraha oleh Jevi Adhi Nugraha
15 Januari 2023
A A
7 Makanan Khas Imlek yang Punya Makna dan Harapan Baik Terminal Mojok

7 Makanan Khas Imlek yang Punya Makna dan Harapan Baik (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Perayaan Imlek selalu disambut sukacita oleh sebagian masyarakat Indonesia, terutama warga keturunan Tionghoa. Banyak tradisi unik yang dilakukan saat perayaan Imlek. Mulai dari mengenakan pakaian serba merah, bagi-bagi angpao, berdoa di kelenteng, dan berkumpul bareng keluarga.

Berkumpul bareng keluarga memang menjadi momen paling ditunggu saat perayaan Imlek. Agar suasana kumpul makin hangat dan penuh makna, biasanya masyarakat Tionghoa juga menyajikan aneka menu spesial. Ya, ada beberapa makanan khas Imlek yang nyaris selalu tersaji di atas meja saat kumpul bersama keluarga.

Nggak hanya memiliki cita rasa enak dan menggugah selera, sejumlah makanan khas Imlek ini juga memiliki makna dan harapan baik, lho. Berikut makanan khas Imlek yang bisa kalian hidangkan agar suasana makin seru dan hangat.

#1 Kue keranjang

Kue keranjang atau nian gao menjadi makanan khas Imlek yang paling populer di Indonesia. Kue ini terbuat dari bahan utama tepung beras ketan, air, dan gula, yang dikukus selama beberapa jam sampai karamel benar-benar berwarna cokelat tua.

Teksturnya yang lengket dan melekat dijadikan simbol rasa persatuan dan kesatuan oleh masyarakat Tionghoa. Sementara rasa manis pada kue keranjang dimaknai sebagai lambang keharmonisan keluarga dan antarumat beragama.

Harapannya dengan menyajikan atau menyantap kue ini, hubungan antarmanusia semakin harmonis. Jadi, silakan bikin kue ini biar hubungan kalian dengan keluarga dan tetangga sekitar makin akrab dan nggak semrawut.

#2 Bebek panggang peking

Bebek panggang peking atau Beijing kaoya biasa disajikan saat perayaan Imlek oleh warga Tionghoa. Berbeda dengan olahan bebek biasanya yang dikenal alot, bebek panggang satu ini memiliki tekstur lembut. Ini nggak lepas dari proses pemanggangannya yang cukup lama dan sungguh istimewa.

Uniknya, bebek panggang peking disajikan secara utuh, lalu dipotong-potong setelah dihidangkan di atas meja. Warna cokelat keemasan pada bebek peking mewakili warna merah yang memiliki arti kesehatan, kebahagiaan, dan keberkahan sepanjang tahun.

Baca Juga:

6 Ciri Penjual Nasi Ayam Semarang yang Harus Dikunjungi Lebih dari Sekali karena Rasanya Tidak Mengecewakan

Imlek 2026 Menjadi Kenangan Manis akan Usaha Simbah Menurunkan Kasta Dodol sebagai Upaya Berterima Kasih kepada Rezeki

#3 Kue mochi

Kue mochi terbuat dari beras ketan yang memiliki rasa manis dengan tekstur lembut dan sedikit kenyal. Proses pembuatan kue mirip bakpao ini cukup mudah. Kalian hanya perlu mencampur tepung beras ketan yang dipadukan dengan gula lempengan cair, lalu adonan tersebut dikukus dan didiamkan hingga mendingin.

Sifat kue mochi yang lengket dan bisa ditempelkan di suatu tempat ini memiliki makna dapat menambal hal-hal yang kurang baik di tahun sebelumnya. Artinya, dengan menyantap kue ini diharapkan bisa menjalani hidup yang lebih baik sepanjang tahun.

#4 Jeruk santang

Makanan khas Imlek selanjutnya adalah jeruk santang. Buah segar satu ini acap dipilih sebagai sajian Imlek karena dipercaya dapat membawa keberuntungan. Sebagian masyarakat Tionghoa percaya bahwa menyajikan dan mengonsumsi jeruk ini saat perayaan Imlek akan mendapatkan kesuksesan dan kemakmuran di tahun yang akan datang.

Berbeda dari jenis jeruk lainnya, jeruk santang memiliki ukuran kecil dengan warna hijau tua atau oranye. Selain itu, rasa jeruk santang juga cenderung manis atau tanpa rasa asam sedikit pun. Tenan.

#5 Yu sheng

Merayakan Imlek tentu kurang lengkap kalau belum menyantap yu sheng. Salad yang terbuat dari ikan mentah dan sayuran ini, menjadi salah satu makanan khas Imlek yang wajib ada. Selain enak, cara penyajian atau cara menyantap yu sheng pun terbilang cukup unik.

Biasanya, anggota keluarga akan berkumpul di meja makan, lalu yu sheng tersaji di tengahnya. Nantinya semua anggota keluarga akan mengambil sumpit dan mengaduk-aduk yu sheng, kemudian mengangkatnya tinggi-tinggi secara bersamaan. Selama mengaduk maupun mengangkat salad tersebut, anggota keluarga akan meneriakkan “Loh hei”, yang memiliki arti untuk masa depan.

#6 Dumpling

Dumpling atau jiaozi adalah makanan khas Imlek yang bentuknya mirip kayak uang Tiongkok kuno. Dumpling biasanya diisi daging babi yang dicampur dengan beberapa jenis sayuran, seperti kubis rebus, daun bawang, dan lainnya.

Selain memiliki cita rasa unik, dumpling juga dijadikan simbol kemakmuran di tahun baru. Konon, semakin banyak menyantap makanan ini, semakin banyak juga uang yang akan diraih pada tahun baru. Mantap.

#7 Tangyuan

Makanan khas Imlek satu ini oleh masyarakat Indonesia lebih dikenal dengan nama bola-bola wedang ronde. Ya, wedang ronde merupakan produk asimilasi dari tangyuan dengan campuran bahan makanan Nusantara. Bedanya, rasa asli tangyuan yang terbuat dari tepung ketan ini lebih manis, gurih, dan kenyal.

Dalam tradisi Tiongkok, tangyuan dimaknai sebagai pengikat atau perekat tali persaudaraan dan keharmonisan hubungan sosial. Tekstur tepung ketan yang lengket saat ditarik, sebagai wujud doa agar hubungan dengan keluarga atau kerabat semakin erat dan terhindar dari kerenggangan.

Itulah beberapa makanan khas Imlek yang bisa kalian dihidangkan saat berkumpul bersama keluarga di hari spesial ini. Nggak sekadar enak dan menggugah selera, beberapa makanan tersebut juga menjadi simbol harapan baik di masa mendatang. Apa pun itu, buat yang merayakan, jangan lupa bagi-bagi angpao, ya, Gaes~

Penulis: Jevi Adhi Nugraha
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Perayaan Imlek dan Topik Obrolan Ngebosenin yang Muncul Tiap Tahun.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 15 Januari 2023 oleh

Tags: imlekmakanan khastahun baru
Jevi Adhi Nugraha

Jevi Adhi Nugraha

Lulusan S1 Ilmu Kesejahteraan Sosial UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang berdomisili di Gunungkidul.

ArtikelTerkait

Rekomendasi Memilih Arang untuk Bakar-bakar di Tahun Baru yang Baik dan Benar terminal mojok.co

Rekomendasi Memilih Arang untuk Bakar-bakar di Tahun Baru yang Baik dan Benar

31 Desember 2020
Pindang Tetel: Makanan Khas Pekalongan yang Nggak Masuk Akal tapi Wajib Dijajal

Pindang Tetel: Makanan Khas Pekalongan yang Nggak Masuk Akal tapi Wajib Dijajal

8 Desember 2025
5 Makanan yang Dilarang Dimakan Saat Imlek karena Bisa Membawa Sial Sepanjang Tahun

5 Makanan yang Dilarang Dimakan Saat Imlek karena Bisa Membawa Sial Sepanjang Tahun

10 Januari 2025
5 Tips Agar Kantong Nggak Jebol Dikeroyok Diskon Natal dan Tahun Baru Mojok.co

5 Tips Agar Kantong Nggak Jebol Dikeroyok Diskon Natal dan Tahun Baru

2 Desember 2025
kolope

Kolope: Umbi Hutan yang Pernah Menjadi Makanan Pokok Masyarakat Muna

14 Agustus 2019
3 Makanan Underrated Khas Cirebon terminal mojok

3 Makanan Underrated Khas Cirebon

12 Desember 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Di Mana Kosan Dipijak, di Situ Ada Aturan yang Nggak Ngotak: Kompilasi Peraturan Kos yang Nggak Masuk Akal

Di Mana Kosan Dipijak, di Situ Ada Aturan yang Nggak Ngotak: Kompilasi Peraturan Kos yang Nggak Masuk Akal

4 Juni 2026
Warteg, Gambaran Soal Tegal Paling Ideal yang Ada di Kota-Kota Besar Mojok.co

Warteg, Representasi Tegal Paling Ideal yang Ada di Kota-Kota Besar

9 Juni 2026
5 Barang Unik yang Saya Temukan di Facebook Marketplace, Surga yang Underrated

Facebook Marketplace, Titik Kumpul Barang Unik dan Berguna, sekaligus Surganya para Penipu

4 Juni 2026
Jembatan Ngancar Klaten Akhirnya Direnovasi, Hidup Warlok Tak Lagi Waswas, Bakal Lebih Waras Mojok.co

Jembatan Ngancar Klaten Akhirnya Direnovasi, Hidup Warlok Tak Lagi Waswas, Bakal Lebih Waras

3 Juni 2026
5 Stereotipe Purwokerto yang Sudah “Kedaluwarsa”, tapi Masih Saja Banyak Dipercaya Mojok.co

5 Stereotipe Purwokerto yang Sudah “Kedaluwarsa”, tapi Masih Saja Banyak Dipercaya

8 Juni 2026
Slow Living di Magelang Adalah Keputusan Orang Kota yang Paling Bijak Mojok.co magetan

Magetan dan Magelang: Dua Kota Beda Provinsi yang Sering Bikin Lidah Terpeleset dan Dompet Tersesat

9 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.