Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Profesi

7 Lagu Bahasa Inggris yang Mewakili Jeritan Hati Dosen di Indonesia

Paula Gianita Primasari oleh Paula Gianita Primasari
16 Januari 2026
A A
7 Lagu Bahasa Inggris Mewakili Jeritan Hati Dosen di Indonesia (Unsplash)

7 Lagu Bahasa Inggris Mewakili Jeritan Hati Dosen di Indonesia (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Inilah 7 lagu Bahasa Inggris yang mewakili jeritan hati dosen di Indonesia. Lagu yang menjadi SOS dan tanda sesak di dada.

Masih banyak orang Indonesia yang menganggap dosen sebagai profesi mentereng. Padahal, di balik gelar yang berderet panjang, banyak yang megap-megap. Pusing mengurus laporan Beban Kerja Dosen (BKD), mengejar publikasi Scopus dengan biaya sendiri, sampai memelototi saldo rekening yang tetap konsisten kurus kering.

Karena sudah telanjut menelan pil pahit, cara terbaik untuk bertahan adalah dengan menikmatinya. Sebab, tragedi yang dirawat lama-lama bakal berubah jadi komedi. Ketimbang sambat tanpa perubahan, mending tertawakan saja nasib lewat cara yang lebih estetik. Toh, sederet lagu Bahasa Inggris berikut siap menjadi soundtrack drama nestapa dosen di Indonesia.

#1 Bad Day (Daniel Powter), hari buruk yang terjadwal bagi dosen

Hari buruk bukan lagi soal dompet hilang, melainkan representasi kelelahan struktural. Jika bagi Daniel Powter hari buruk adalah kebetulan, bagi dosen di Indonesia, itu adalah ritual terjadwal. 

Tri Dharma memaksa dosen harus selalu sempurna, meski fasilitas seadanya. Sudah begitu, begitu menginjakkan kaki di kampus, topeng wibawa harus segera terpasang. Mirip lirik dari lagu Bahasa Inggris ini: “You’re faking a smile with the coffee to go.” Dosen wajib sedia kopi dan senyum palsu agar saat di depan kelas, wajah lelah mereka nggak jadi bahan ghibah.

Baca juga Saya Sempat Bercita-cita Jadi Dosen, tapi Setelah Lihat Gajinya, Saya Langsung Ganti Cita-cita

#2 Bring Me to Life (Evanescence), lagu Bahasa Inggris terbaik sebagai sinyal SOS

Kalimat “Wake me up inside, call my name and save me from the dark,” sejatinya adalah jeritan dosen yang merasa tenggelam dalam Tsunami tugas tambahan. Menjabat struktural, menjadi panitia berbagai acara, sampai mengurus akreditasi kampus yang menyita waktu. 

Baca Juga:

Setelah Tahu Gaji HSE, Saya Langsung Mengubur Mimpi Saya Jadi Dosen. Peduli Setan pada Ilmu Pengetahuan, Dompet Tebal Adalah Kunci!

Sisi Gelap Dosen Swasta yang Jarang Dibicarakan Orang

Di titik ini, work-life balance hanyalah mitos belaka yang cuma ada di buku dongeng. Lagu Bahasa Inggris berjudul “Bring Me to Life” ini pun menjadi semacam sinyal SOS agar mereka bisa kembali menikmati hidup sebelum kewarasannya benar-benar punah.

#3 Numb (Linkin Park), lagu Bahasa Inggris yang menjadi gaung kesedihan dosen

Lagu Bahasa Inggris berjudul “Numb” dari Linkin Park adalah gaung kesedihan dosen yang sudah mati rasa. Bayangkan saja, di tengah jadwal mengajar yang mencekik, standar ilmuwan dunia lewat publikasi internasional tanpa sokongan dana masuk akal terus mengejar.

Akhirnya, bukannya menjadi pendidik penuh gairah, banyak dosen yang bertransformasi menjadi robot autopilot. Hidup segan, riset pun enggan karena jiwanya sudah tersedot habis oleh tuntutan tugas tanpa perasaan.

#4 Mean (Taylor Swift), metafora paling nendang bagi kehidupan dosen

Percayalah, “Mean” bukan cuma lagu Bahasa Inggris dengan nuansa country-pop receh buat teman berkendara. Bagi dosen Indonesia, ini adalah lagu kebangsaan bagi mereka yang tetap tegak meski sistem kejam menghajar dan kesejahteraan mengenaskan. 

Lirik “big old city” jadi metafora paling nendang buat para dosen yang akhirnya berhasil menjebol beasiswa luar negeri. Semua ini demi lari dari realitas gelap dan menggapai taraf hidup yang lebih manusiawi.

#5 Trying My Best (Anson Seabra), sebuah rangkuman penderitaan

Penggalan lirik dari sebuah lagu Bahasa Inggris dari Anson Seabra “I’m trying my best, but I’m not sure if my best is enough” adalah rangkuman penderitaan paling presisi bagi para dosen. Mereka mengajar sampai suara habis, membimbing skripsi hingga larut malam, hingga terjun ke masyarakat demi pengabdian. 

Sialnya, dalam sistem yang gila administrasi, predikat terbaik nggak lagi diukur dari seberapa cerdas mahasiswa yang dicetak, melainkan dari seberapa hijau indikator di aplikasi SINTA. Rasa rendah diri yang dilantunkan Seabra mewakili keluhan dosen yang merasa nggak pernah cukup, meski sudah bekerja melampaui batas kewajaran jam kerja manusia normal.

#6 Fix You (Cold Play), wujud ngenes kehidupan pendidik di Indonesia

Bagi dosen Indonesia, lagu Bahasa Inggris dari Coldplay dengan judul “Fix You” bukan sekadar balada galau, melainkan mantra yang ngenesnya luar biasa. Lirik “When you get what you want, but not what you need,” adalah tamparan keras bagi mereka yang sukses meraih gelar doktor, tapi gajinya bercanda. Gelar dapat, kesejahteraan lewat.

Rasa lelah yang mendarah daging pun terwakili lewat baris “When you feel so tired, but you can’t sleep”. Mata mengantuk, tapi otak terjaga karena dihantui revisi jurnal Scopus. Lagu ini seolah menjadi pengingat bagi khalayak bahwa kesehatan mental dosen Indonesia sedang nggak baik-baik saja dan butuh perbaikan segera.

Baca juga Menjadi Dosen Muda Tak Seindah Konten di TikTok!

#7 I Will Survive (Gloria Gaynor), tegak berdiri meski dosen menderita sendiri

Walau gaji mini dan beban kerja raksasa, dosen Indonesia tetap tegak berdiri. Nggak berlebihan kalau ada yang menyebut mereka sebagai salah satu spesies terkuat di bumi. Nyatanya, sanggup bertahan hidup dengan berbagai side hustles demi menambal dompet yang tiris.

Lagu Bahasa Inggris yang sifatnya wajib ini akan menemani langkah dosen tangguh untuk terus maju mencerdaskan bangsa di tengah gempuran birokrasi yang menjajah waktu dan energi. Bukan soal sok idealis, melainkan kesadaran bahwa menyerah bukan pilihan. Sebab bagi dosen, berjuang adalah satu-satunya jalan.

Deretan lagu Bahasa Inggris tadi menegaskan bahwa dosen adalah profesi di Indonesia yang dituntut punya otak Einstein dan kesabaran Bunda Teresa, tapi tanpa penghargaan yang nyata. Ingat, dosen adalah manusia biasa. Mereka nggak bisa hidup hanya dari predikat pahlawan tanpa tanda jasa yang saldonya sering kali nggak bernyawa.

Penulis: Paula Gianita Primasari

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Gelap Masa Depan Dosen, Lulusan S2 Jogja Mending Ngajar Anak SD di Surabaya yang Lebih Menjanjikan dari sisi Gaji

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 16 Januari 2026 oleh

Tags: bad day daniel powterbring me to liveColdplayDosenFix Yougaji dosenlagu bahasa inggrisnumb linkin parktaylor swift
Paula Gianita Primasari

Paula Gianita Primasari

Mahasiswa doktoral UNDIP jurusan Manajemen Pemasaran asal Semarang.

ArtikelTerkait

6 Lagu yang Sebaiknya Nggak Usah Didengarkan Dulu kalau Nggak Mau Gagal Move On

13 Lagu Bahasa Inggris Soal Perpisahan yang Menyakitkan

1 Mei 2022
Dosen Bukan Dewa, tapi Cuma di Indonesia Mereka Disembah

Dosen Bukan Dewa, tapi Cuma di Indonesia Mereka Disembah

28 Juni 2025
menyikapi dosen yang tak pernah praktik kerja berdebat dengan dosen

Dosen yang Nggak Pernah Praktik Kerja Sesuai Mata Kuliah yang Dia Ajarin, Kudu Digimanain?

3 Juli 2020
Setelah Tahu Gaji HSE, Saya Langsung Mengubur Mimpi Saya Jadi Dosen. Peduli Setan pada Ilmu Pengetahuan, Dompet Tebal Adalah Kunci!

Setelah Tahu Gaji HSE, Saya Langsung Mengubur Mimpi Saya Jadi Dosen. Peduli Setan pada Ilmu Pengetahuan, Dompet Tebal Adalah Kunci!

28 Januari 2026
rektor dari luar negeri

Perlukah Mendatangkan Rektor dari Luar Negeri?

29 Juli 2019
dosen balas chat

4 Golongan Dosen Berdasarkan Cara Mereka Membalas Chat

23 Desember 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Pasar Minggu yang Asyik Nggak Kalah Asyik Dikulik Mojok.co

Pasar Minggu Harus Ikuti Langkah Pasar Santa dan Blok M Square kalau Tidak Mau Mati!

4 Februari 2026
Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan Mojok.co

Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan

1 Februari 2026
MU Menang, Dunia Penuh Setan dan Suram bagi Fans Liverpool (Unsplash)

Sejak MU Menang Terus, Dunia Jadi Penuh Setan, Lebih Kejam, dan Sangat Suram bagi Fans Liverpool

1 Februari 2026
Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Normalisasi Joki Skripsi Adalah Bukti Bahwa Pendidikan Kita Memang Transaksional: Kampus Jual Gelar, Mahasiswa Beli Kelulusan

4 Februari 2026
4 Menu Mie Gacoan yang Rasanya Gagal, Jangan Dibeli kalau Nggak Mau Menyesal seperti Saya

Tips Makan Mie Gacoan: Datanglah Pas Pagi Hari, Dijamin Rasanya Pasti Enak dan Nggak Akan Kecewa

1 Februari 2026
Aturan Kereta Api Bikin Bingung- Bule Tenggak Miras Dibiarkan (Unsplash)

Pengalaman Naik Kereta Api Segerbong dengan Bule yang Membawa Miras Membuat Saya Mempertanyakan Larangan Ini

5 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam
  • Krian Sidoarjo Dicap Bobrok Padahal Nyaman Ditinggali: Ijazah SMK Berguna, Hidup Seimbang di Desa, Banyak Sisi Jarang Dilihat
  • Sriwijaya FC, Tim Bola “Mainan” Politisi yang Dikelola seperti Toko Kelontong, Tapi Saya Tak Malu Pernah “Dibaptis” Jadi Fansnya
  • Perjuangan Ojol sambil Kuliah: Pernah Diancam Pihak Resto karena Telat Antar Makanan, Kini Lulus Jadi Sarjana Hukum UGM
  • Misteri Adik Saya yang Berakal Sehat dan Mengerti Dunia Otomotif, tapi Rela Menebus Suzuki APV yang Isinya Begitu Mengenaskan
  • Saat Musik Analog Bukan Lagi Barang Jadul yang Bikin Malu, tapi Pintu Menuju Kenangan Masa Lalu bagi Pemuda di Jogja

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.