Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

6 Ragam Kudapan Alami Orang Pegunungan yang Patut Dicoba

Shopa Marwati oleh Shopa Marwati
12 Juni 2022
A A
6 Ragam Kudapan Alami Orang Pegunungan yang Patut Dicoba

6 Ragam Kudapan Alami Orang Pegunungan yang Patut Dicoba (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Menjadi warga pegunungan adalah satu keistimewaan sendiri zaman sekarang. Selain bisa hilang-hiling gratis dengan pemandangan alamnya, kita juga diberkahi sumber makanan yang bisa pakai model prasmanan. Alias ambil sendiri semaunya di ladang atau hutan.

Tahu sendiri, kami wong nggunung ini jauh dari kota dan nggak mungkin pergi jauh-jauh mendaki-gunung-turuni-lembah hanya untuk membeli martabak manis, misalnya. Kalau kalian penasaran, berikut ini saya beberkan kudapan alami di pegunungan yang bisa didapatkan di belakang rumah kami masing-masing.

#1 Umbut kelapa

Kudapan ini lazim juga disebut pondoh di beberapa daerah. Umbut ini aslinya merupakan ujung batang pohon kelapa bagian atas yang jadi tempat tumbuhnya daun muda. Warnanya putih bersih dan rasanya sedikit manis serta renyah saat dikunyah. Umbut kelapa ini enak dimakan langsung atau diolah menjadi sayur.

Namun, sayangnya umbut kelapa tidak bisa didapatkan setiap saat, karena umumnya hanya diperoleh ketika ada pohon kelapa yang ditebang.

#2 Kentos kelapa

Memang nggak salah kalau kelapa disebut sebagai pohon yang bermanfaat from head to toe. Bahkan lebih bermanfaat dibanding wakil rakyat kamu yang kerjanya rebahan melulu. Hampir semua bagian pohon kelapa tidak ada yang mubazir. Salah satunya, kentos kelapa.

Kentos ini berwarna kuning dan berada di dalam buah kelapa yang sudah tua. Teksturnya empuk-empuk padat dan manis saat digigit. Kentos adalah bakal tunas pohon kelapa. Kentos paling enak dimakan langsung. Untuk menemukannya, kamu cuma perlu cari kelapa yang sudah tua. Jika tidak terdengar bunyi air kelapa saat kamu menggoncangkan buahnya, bisa jadi ada kentos di dalamnya.

Baca Juga:

Temanggung yang Terkenal Nyaman Bisa Bikin Orang Jombang Nggak Betah

Pakai Motor Matic untuk Pelesiran ke Daerah Pengunungan Adalah Kesalahan yang Hakiki

#3 Gucen (arbei hutan)

Di pedesaan seperti daerah pegunungan, gucen atau arbei hutan tumbuh liar dan biasanya tidak banyak yang suka karena rasanya yang asam kayak omonganmu. Padahal menurut berbagai sumber di internet, buah ini menyimpan segunung manfaat bagi tubuh.

Beberapa orang kadang salah mengira bahwa warnanya yg merah identik dengan buah yang sudah matang dan rasanya manis. Padahal buah ini baru dibilang matang kalau warnanya sudah hitam.

#4 Ciplukan

Buah ini sempat ramai beberapa waktu lalu karena harganya di luar negeri yang mencapai jutaan. Padahal kalau di daerah gunung, buah ini tergolong tanaman liar dan biasanya terabaikan kayak perasaan.

Buahnya bulat dan berwarna kuning keemasan saat matang, makanya ada juga yang menyebutnya golden berry. Rasanya manis dan agak mirip tomat. Selain buahnya, daun ciplukan kadang direbus untuk teman lalapan sayur lodeh dan sambal.

#5 Ranti

Tentu saja bukan Ranti yang pernah menemani masa kecilmu di serial Heart, ya. Buah ranti ini bentuknya bulat kecil dan berwarna hitam mengkilap saat matang. Karena ukurannya yang kecil, buah ini lebih baik dimakan 5-10 biji sekaligus biar lebih berasa manisnya.

Bagi segerombolan anak-anak yang jalan kaki ketika pulang sekolah, buah ini sering jadi buronan. Maklum, di daerah pegunungan tidak begitu banyak toko yang menjual jajanan seperti di kota. Maka wajar saja kalau anak-anak pegunungan kadang seperti bolang yang suka nggrasak buah di hutan.

#6 Harendong bulu

Kalau ingin tahu bentuk buah yang satu ini, cobalah ketik dan cari di Google. Buah ini sepenglihatan saya, jarang ditemukan kecuali di wilayah pegunungan. Sekilas orang kadang mengira buah ini beracun karena bulu-bulu yang menyelimuti buahnya.

Harendong bulu punya nama sebutan yang berbeda-beda. Ada yang menyebutnya senduduk bulu, ada juga yang menyebutnya boloto seperti saya. Buahnya sedikit manis dan warnanya hitam. Biasanya saya jarang bisa menemukan buah ini karena keduluan oleh burung liar di hutan. Maklum, makanan favorit.

Nah, kalau kamu kebetulan main ke gunung atau mendaki gunung, ada baiknya mencoba berbagai jenis kudapan unik tadi. Lumayan untuk memuaskan rasa lapar penasaran.

Penulis: Shopa Marwati
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Es Puter Cong Lik Semarang, Sensasi Menyantap Es Legendaris di Malam Hari

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 11 Juni 2022 oleh

Tags: arbeiciplukankentospegunungan
Shopa Marwati

Shopa Marwati

Kadang menulis, kadang menggambar.

ArtikelTerkait

Motor Bebek Tetaplah Primadona bagi Saya dan Lebih Aman timbang Motor Matic terminal mojok.co

Pakai Motor Matic untuk Pelesiran ke Daerah Pengunungan Adalah Kesalahan yang Hakiki

14 Desember 2020
Temanggung yang Terkenal Nyaman Malah Bikin Orang Jombang Nggak Betah Mojok.co

Temanggung yang Terkenal Nyaman Bisa Bikin Orang Jombang Nggak Betah

30 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengalaman Orang Semarang Kaget Menemukan Sisi Lain Solo (Unsplash)

Pengalaman Orang Semarang yang Kaget Menemukan Sisi Lain Kota Solo

6 Juni 2026
Derita Jadi WNI: Pelayanan Publik Tutup di Akhir Pekan, Saat Kebanyakan Warga Baru Punya Waktu Luang Mojok,co

Derita Jadi WNI: Pelayanan Publik Tutup di Akhir Pekan, Saat Kebanyakan Warga Baru Punya Waktu Luang

5 Juni 2026
Pustakawan Membela iPusnas yang Layanannya Dikeluhkan Banyak Orang Mojok.co

Pustakawan Membela Layanan iPusnas yang Dikeluhkan Banyak Orang

8 Juni 2026
Debu Jalur Pantura Kendal Makin Meresahkan Pengendara Motor, Sebaiknya Sedia Masker kalau Nggak Mau Sesak Napas Terminal

Debu Jalur Pantura Kendal Makin Meresahkan Pengendara Motor, Sebaiknya Sedia Masker kalau Nggak Mau Sesak Napas

9 Juni 2026
Jalan Keloran Selatan Bantul, Ujian Terberat Pengendara Bermata Minus seperti Saya

Para Pengendara Motor di Jogja Itu Terkenal dengan Santainya, kecuali Orang Bantul Selatan

9 Juni 2026
Slow Living di Magelang Adalah Keputusan Orang Kota yang Paling Bijak Mojok.co magetan

Magetan dan Magelang: Dua Kota Beda Provinsi yang Sering Bikin Lidah Terpeleset dan Dompet Tersesat

9 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.