Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Sinetron

6 OST Sinetron Indonesia Paling Dikenang

Muhammad Fariz Kurniawan oleh Muhammad Fariz Kurniawan
19 Maret 2022
A A
6 OST Sinetron Indonesia Paling Dikenang Terminal Mojok

6 OST Sinetron Indonesia Paling Dikenang (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Tidak dapat dimungkiri jika sinetron Indonesia era 90-an hingga 2000-an awal menyimpan banyak kenangan di dalamnya. Selain karena jalan cerita atau tokoh-tokohnya, lagu orisinal (original soundtrack/OST) menjadi salah satu alasan mengapa sinetron Indonesia pada era tersebut benar-benar sulit untuk dilupakan.

Saat itu, kebanyakan sinetron Indonesia akan menggunakan lagu yang benar-benar eksklusif. Lagu-agu tersebut mewakili atau menyinggung isi cerita sinetron. Di samping itu, OST sinetron Indonesia pada era 90-an hingga 2000-an awal juga memiliki komposisi musik yang apik. Hal ini juga yang pada akhirnya membuat telinga banyak orang begitu ketagihan untuk mendengarnya.

Dari sekian banyak OST sinetron Indonesia, setidaknya ada enam lagu yang masih terngiang di telinga kita hingga saat ini. Bagi kamu yang ingin bernostalgia dengan sinetron-sinetron lawas Indonesia, coba deh dengarkan deretan OST berikut.

#1 Si Doel Anak Betawi

Anak Betawi ketinggalan zaman
Katenye
Anak Betawi nggak berbudaye
Katenye

Siapa yang familier dengan lirik lagu di atas? Ya, salah satu hal yang paling diingat dari sinetron Si Doel Anak Sekolahan adalah OST-nya yang berjudul “Si Doel Anak Betawi”. Secara keseluruhan, lirik lagunya menyiratkan perlawanan terhadap stigma negatif yang dialamatkan pada orang Betawi. Tahun 2018, lagu “Si Doel Anak Betawi” dibawakan ulang oleh Armada sebagai OST dari film Si Doel The Movie.

Sinetron Si Doel Anak Sekolahan mengangkat kisah seorang anak Betawi bernama Doel (Unsplash.com)

#2 Harta Berharga

Harta yang paling berharga adalah keluarga
Istana yang paling indah adalah keluarga
Puisi yang paling bermakna adalah keluarga
Mutiara tiada tara adalah keluarga

Nuansa kekeluargaan terasa begitu kental ketika mendengar OST dari sinetron kenamaan Indonesia berjudul Keluarga Cemara. Pasalnya, kata “keluarga” sampai diulang sebanyak 4-8 kali di dalam lagu tersebut. Versi asli lagu berjudul “Harta Berharga” ini dibawakan oleh Novia Kolopaking, sementara versi cover-nya dibawakan oleh Bunga Citra Lestari.

#3 Wiro Sableng

OST sinetron Indonesia lainnya yang paling memorable adalah OST Wiro Sableng. Komposisi musiknya mengandung perpaduan rap serta aransemen musiknya begitu nge-rock dan cepat bikin pendengar pengin ikut berjoget. Hal tersebut benar-benar semakin melengkapi fitrah Wiro Sableng sebagai sebuah sinetron laga kolosal terbaik yang pernah ada.

Baca Juga:

Preman Pensiun 9 Sebaik-baiknya Sinetron Ramadan, Bikin Saya Nonton TV Lagi 

5 Alasan yang Membuat Sinetron Indonesia Semakin Membosankan. Produser dan Sutradara Perlu Lebih Kreatif!

Wiro, wiro sableng
Sinto, sinto gendeng!
Wiro, murid sableng
Sinto, guru gendeng!

#4 Tersanjung

Ada satu hal yang mungkin cukup mengganjal ketika mendengar OST dari sinetron Tersanjung. Pasalnya, kata “tersanjung” sendiri sebenarnya memiliki makna yang ceria, di mana menurut KBBI, kata tersanjung memiliki arti disanjung atau dipuji. Dengan demikian, OST “Tersanjung” seharusnya mengandung nada serta lirik yang gembira.

Sinetron Tersanjung justru menguras air mata (Unsplash.com)

Akan tetapi, OST “Tersanjung” justru mengandung lirik yang galau serta nada yang sendu. Nampaknya hal tersebut dilakukan untuk mengimbangi nuansa sinetron Tersanjung yang kebanyakan mengandung adegan penuh air mata. Meski demikian, nyatanya tidak ada penonton yang mempermasalahkan hal tersebut.

#5 Bidadari

Selain sosok Bombom, Lala, dan Ibu Peri, sinetron Bidadari musim pertama (season 1) juga patut diingat karena OST-nya. Marshanda yang berperan sebagai Lala didapuk untuk menyanyikan OST dari sinetron Bidadari.

Lirik OST “Bidadari” terbilang sederhana, di mana lagu tersebut berisi tentang permintaan seorang anak kecil agar ada sosok bidadari yang mau menemaninya. Meskipun demikian, lagu ini menjadi sangat apik berkat kehadiran vokal Marshanda cilik yang begitu imut.

#6 Gengsi Gede-gedean

Kamu boleh saja tidak mengingat sinetron Gengsi Gede-gedean yang pernah ditayangkan di Indosiar. Namun, saya yakin, kamu pasti pernah mendengar atau mengetahui lirik lagu OST “Gengsi Gede-gedean” berikut:

Langkahku semakin lelah
berjalan menyusuri
Mondar-mandir di keramaian kota

Petikan gitar khas musisi jalanan (Pixabay.com)

OST dari sinetron Gengsi Gede-gedean ini terbilang cukup jenaka dan unik. Di samping karena terdapat petikan gitar atau ukulele khas musisi jalanan, ending lagu tersebut juga terbilang menyentil. Pada bagian akhir, sang penyanyi mengatakan bahwa dirinya lebih baik melamar sang kekasih daripada melamar kerja. Hehehe, jangan gitu juga dong, Hyung~

Nah, dari enam OST sinetron Indonesia yang telah saya sebutkan di atas, mana yang paling kamu kenang? Atau, jangan-jangan ada OST sinetron lainnya yang tak bisa kamu lupakan? Coba kasih tahu di kolom komentar.

Penulis: Muhammad Fariz Kurniawan
Editor: Intan Ekapratiwi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 18 Maret 2022 oleh

Tags: OSTSinetron
Muhammad Fariz Kurniawan

Muhammad Fariz Kurniawan

Penulis sejak 2020, senang menulis hal-hal receh yang muncul dari pengamatan, obrolan ringan, dan keseharian.

ArtikelTerkait

Tradisi Kupatan sebagai Tanda Berakhirnya Hari Lebaran Masa Lalu Kelam Takbir Keliling di Desa Saya Sunah Idul Fitri Itu Nggak Cuma Pakai Baju Baru, loh! Hal-hal yang Dapat Kita Pelajari dari Langgengnya Serial “Para Pencari Tuhan” Dilema Mudik Tahun Ini yang Nggak Cuma Urusan Tradisi Sepi Job Akibat Pandemi, Pemuka Agama Disantuni Beragama di Tengah Pandemi: Jangan Egois Kita Mudah Tersinggung, karena Kita Mayoritas Ramadan Tahun Ini, Kita Sudah Belajar Apa? Sulitnya Memilih Mode Jilbab yang Bebas Stigma Kenapa Saf Tarawih Makin Maju Jelang Akhir Ramadan? Kenapa Kita Sulit Menerima Perbedaan di Media Sosial? Masjid Nabawi: Contoh Masjid yang Ramah Perempuan Surat Cinta untuk Masjid yang Tidak Ramah Perempuan Campaign #WeShouldAlwaysBeKind di Instagram dan Adab Silaturahmi yang Nggak Bikin GR Tarawih di Rumah: Ibadah Sekaligus Muamalah Ramadan dan Pandemi = Peningkatan Kriminalitas? Memetik Pesan Kemanusiaan dari Serial Drama: The World of the Married Mungkinkah Ramadan Menjadi Momen yang Inklusif? Beratnya Menjalani Puasa Saat Istihadhah Menghitung Pengeluaran Kita Kalau Buka Puasa “Sederhana” di Mekkah Apakah Menutup Warung Makan Akan Meningkatkan Kualitas Puasa Kita? Kenapa Saf Tarawih Makin Maju Jelang Akhir Ramadan? Apakah Menutup Warung Makan Akan Meningkatkan Kualitas Puasa Kita? Mengenang Serunya Mengisi Buku Catatan Ramadan Saat SD Belajar Berpuasa dari Pandemi Corona Perlu Diingat: Yang Lebih Arab, Bukan Berarti Lebih Alim Nonton Mukbang Saat Puasa, Bolehkah? Semoga Iklan Bumbu Dapur Edisi Ramadan Tahun Ini yang Masak Nggak Cuma Ibu

Hal-hal yang Dapat Kita Pelajari dari Langgengnya Serial “Para Pencari Tuhan”

20 Mei 2020
Belajar dari Kang Bahar di Preman Pensiun: Preman yang Juga Punya Sisi Humanis Kenapa Sih Orang Suka Berkomentar dan Terbawa Suasana Pas Nonton Sinetron?

Kenapa Sih Orang Suka Berkomentar dan Terbawa Suasana Pas Nonton Sinetron?

4 November 2019
Roti Tawar Mentega Tabur Gula Pasir Adalah Menu Sarapan yang Nikmatnya Abadi terminal mojok.co

Selain Viennetta, Roti Tawar Dioles Selai di Sinetron Juga Jadi Impian Masa Kecil

11 April 2020
episode terakhir preman pensiun 4 ending mojok.co

Alternatif Episode Terakhir Preman Pensiun 4 supaya Nggak Terasa Menggantung

31 Mei 2020
Ogah Nonton Sinetron Indonesia Tidak Membuatmu Jadi Keren Terminal Mojok

Ogah Nonton Sinetron Indonesia Tidak Membuatmu Jadi Keren

10 Desember 2020
nussa dan rara, Alasan Serial Animasi Nussa Nggak Cocok untuk Tayangan Anak-anak di Televisi Wajah Baru Pemberi Warna Baru di Sinetron Preman Pensiun 4 Preman Pensiun 4: Sinetron Penuh Edukasi untuk Insan Pertelevisian Indonesia Rekomendasi Sinetron untuk Hibur Anies Baswedan Atas Ditundanya Formula E

Rekomendasi Sinetron untuk Hibur Anies Baswedan Atas Ditundanya Formula E

12 Maret 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Hal yang Menjebak Pengendara di Jalan Parangtritis Jogja, Perhatikan demi Keselamatan dan Kenyamanan Bersama

5 Hal yang Menjebak Pengendara di Jalan Parangtritis Jogja, Perhatikan demi Keselamatan dan Kenyamanan Bersama

17 Januari 2026
Sragen Daerah yang Cuma Dilewati, Tak Pernah Jadi Tujuan Orang karena Tidak Punya Apa-apa

Sragen Daerah yang Cuma Dilewati, Tak Pernah Jadi Tujuan Orang karena Tidak Punya Apa-apa

20 Januari 2026
Panduan Etika di Grup WhatsApp Wali Murid agar Tidak Dianggap Emak-emak Norak dan Dibenci Admin Sekolah

Panduan Etika di Grup WhatsApp Wali Murid agar Tidak Dianggap Emak-emak Norak dan Dibenci Admin Sekolah

16 Januari 2026
Dear Konsumen, Jangan Mau “Ditipu” Warung yang Mengenakan Biaya Tambahan Pembayaran QRIS ke Pembeli  Mojok.co

Dear Konsumen, Jangan Mau “Ditipu” Warung yang Mengenakan Biaya Tambahan QRIS ke Pembeli 

17 Januari 2026
Bakmi Krinjing, Kuliner Kulon Progo yang Kalah Pamor dari Bakmi Jawa tapi Sayang Dilewatkan Begitu Saja

Bakmi Krinjing, Kuliner Kulon Progo yang Kalah Pamor dari Bakmi Jawa tapi Sayang Dilewatkan Begitu Saja

14 Januari 2026
Pengendara Jogja Jarang Klakson Bukan Berarti Mereka Beradab di Jalan dan Layak Jadi Teladan  Mojok.co

Pengendara Jogja Jarang Klakson Bukan Berarti Mereka Beradab di Jalan dan Layak Jadi Teladan 

19 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Berkah di Luar Arena: Ojol Jakarta Terciprat Bahagia dari “Pesta Rakyat” Indonesia Masters 2026 di Istora
  • Sebaiknya Memang Jangan Beli Rumah Subsidi, sebab Kamu Akan Rugi Berkali-kali
  • Warga Madiun Dipaksa Elus Dada: Kotanya Makin Cantik, tapi Integritas Pejabatnya Ternyata Bejat
  • Indonesia Masters 2026: Cerita Penonton Layar Kaca Rela Menembus 3 Jam Macet Jakarta demi Merasakan Atmosfer Tribun Istora
  • Sumbangan Pernikahan di Desa Tak Meringankan tapi Mencekik: Dituntut Mengembalikan karena Tradisi, Sampai Nangis-nangis Utang Tetangga demi Tak Dihina
  • Menurut Keyakinan Saya, Sate Taichan di Senayan adalah Makanan Paling Nanggung: Tidak Begitu Buruk, tapi Juga Jauh dari Kesan Enak

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.