Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Loker

6 Kegiatan yang Biasa Dilakukan PNS Setelah Pensiun

Andri Saleh oleh Andri Saleh
13 Februari 2022
A A
6 Kegiatan yang Biasa Dilakukan PNS Setelah Pensiun terminal mojok.co

6 Kegiatan yang Biasa Dilakukan PNS Setelah Pensiun (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa waktu yang lalu, saya mengikuti acara perpisahan salah seorang rekan kerja di kantor. Rekan kerja saya ini sudah memasuki masa purnabakti alias pensiun. Dalam acara itu, blio banyak bercerita berbagai hal. Mulai dari cerita awal pertama masuk kerja, pengalaman suka dan duka selama bekerja, sampai kesan dan pesan dari sesama rekan kerja. Dan, sampailah pada pertanyaan pamungkas dari pembawa acara: setelah pensiun, mau ngapain?

Jawaban atas pertanyaan itu sebetulnya sudah bisa ditebak karena rata-rata setiap pensiunan PNS punya jawaban yang serupa. Intinya sih, mereka melakukan kegiatan lain untuk mengisi waktu luangnya. Kamu penasaran kegiatan apa saja yang dilakukan para PNS setelah pensiun? Ini ada beberapa jawaban yang saya peroleh dari para pensiunan PNS, baik yang saya dengar sendiri maupun yang saya tanyakan secara langsung.

ADVERTISEMENT

Pertama, mengasuh cucu. Ini adalah jawaban yang paling sering dilontarkan oleh para pensiunan ketika ditanya kegiatan selepas pensiun. Bisa jadi itu hanya ungkapan, sebuah jawaban diplomatis bahwa si pensiunan ini akan mengisi waktu luangnya dengan kesibukan. Tapi, bisa jadi memang benar-benar mengasuh cucu. Di zaman sekarang kan, sudah jadi hal yang lumrah kalau suami-istri bekerja dan anak-anaknya dititipkan di rumah kakek-neneknya. Dan ternyata, mengasuh cucu itu lumayan bisa mengisi waktu luang selepas pensiun.

Kedua, memperdalam ilmu agama. Selain mengasuh cucu, ada juga beberapa pensiunan yang memilih untuk memperdalam ilmu agama untuk mengisi waktu luangnya. Mereka aktif di kegiatan di tempat ibadah dan bergabung dengan organisasi keagamaan di lingkungan tempat tinggalnya. Menurut saya, pilihan ini adalah pilihan yang paling ideal. Apalagi usia pensiunan yang sudah nggak muda lagi memang cocok untuk berkegiatan seperti ini. Yaaa, hitung-hitung mengumpulkan bekal untuk kehidupan akhirat nanti, lah.

Ketiga, aktif di kegiatan RT/RW. Ada juga para pensiunan yang memilih aktif di kegiatan RT/RW di lingkungan tempat tinggalnya. Entah itu ikut program kerja bakti, siskamling, pembinaan Taruna Karya, dan kegiatan kemasyarakatan lainnya. Atau bisa jadi si pensiunan ini terpilih menjadi Ketua RT/RW setempat. Kalau sudah begini, pasti sibuknya akan melebihi kesibukan ketika masih jadi pegawai dahulu.

Keempat, aktif di komunitas. Kalau yang ini sih, biasanya si pensiunan punya hobi tertentu yang biasa dilakukan ketika masih jadi pegawai. Selepas pensiun, hobinya dikembangkan lagi karena punya banyak waktu luang. Salah satunya adalah bergabung dengan berbagai komunitas. Misalnya, komunitas penulis, komunitas bersepeda, komunitas fotografi, dan komunitas lain yang selaras dengan hobinya itu. Kegiatan-kegiatan komunitas ini sangat banyak manfaatnya, khususnya buat para pensiunan.

Kelima, menjalankan bisnis. Ini juga kegiatan yang sering dilakukan PNS selepas pensiun, yaitu menjalankan bisnis. Ada yang sengaja membangun bisnis dari nol, ada juga yang mengembangkan bisnis yang sebelumnya sudah ada. Menjalankan bisnis bisa jadi pilihan terbaik buat para pensiunan tadi. Selain bisa mengisi waktu luang, menjalankan bisnis juga bisa menghasilkan cuan.

Keenam, jadi anggota partai. Jangan salah, saya sering menjumpai para pensiunan PNS yang memutuskan terjun ke dunia politik. Mereka mendaftarkan diri ke partai-partai dukungannya dan berharap bisa terpilih menjadi wakil rakyat saat pemilihan legislatif nanti. Banyak yang gagal, tapi ada juga yang memang berhasil lolos.

Baca Juga:

Bagi Tenaga Honorer seperti Saya, Mampu Bertahan di Tengah Negara yang Absurd Adalah Sebuah Pencapaian 

Bersyukur Tidak Lolos CPNS Setelah Lulus SMA karena Difitnah Teman Dekat kalau Saya Ikut Seleksi Pakai Ordal

Itulah kegiatan-kegiatan yang bisa dilakukan ketika para PNS itu pensiun. Sebetulnya sama saja sih, dengan pegawai lainnya. Yang pasti, semua orang (baik itu PNS, pegawai swasta, polisi, musisi, editor, jaksa agung, artis, politisi, dan profesi lainnya) akan mengalami yang namanya pensiun. Itu pasti terjadi. Kita kan nggak selamanya muda. Iya, toh?

Nah, kalau kamu sendiri gimana? Mau ngapain saja setelah pensiun nanti?

Penulis: Andri Saleh
Editor: Audian Laili

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 10 Februari 2022 oleh

Tags: aktivitascpnspensiunpns
Andri Saleh

Andri Saleh

Humas di salah satu instansi pemerintah. Tukang liput kegiatan pimpinan, tukang bikin konten medsos, desain baliho dan flyer, serta kegiatan lainnya yang bikin kelihatan sebagai orang paling sibuk di kantor.

ArtikelTerkait

Akbar Faisal Profesi PNS Adalah Kebanggaan Orang Tua yang Masih Abadi terminal mojok.co

Profesi PNS Adalah Kebanggaan Orang Tua yang Masih Abadi

2 November 2020
papua tempat pembuangan pns bu risma mojok

Bu Risma, Papua Bukan Tempat untuk Buang PNS Nggak Becus Kerja

15 Juli 2021
E-meterai Cara Halus Pemerintah “Merampok” Duit dan Waktu Pelamar CPNS 2024 Mojok.co

E-meterai Cara Halus Pemerintah “Merampok” Duit dan Waktu Pelamar CPNS 2024

4 September 2024
PPK, Jabatan yang Paling Dihindari oleh PNS

PPK, Jabatan yang Paling Dihindari oleh PNS

17 Oktober 2022
Dilema Mantan Aktivis yang Kini Jadi PNS: Ingin Ikut Demo, tapi Takut Karier Terancam  Mojok.co

Dilema Mantan Aktivis yang Kini Jadi PNS: Ingin Ikut Demo, tapi Takut Karier Terancam 

3 September 2025
5 Tipe ASN Kesayangan Atasan, Ternyata Bukan yang Paling Pintar!

5 Tipe ASN Kesayangan Atasan, Ternyata Bukan yang Paling Pintar!

1 Juni 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengalaman Pahit Punya Usaha Laundry, Karyawan Banyak Drama hingga Pelanggan Tak Tahu Diri Terminal

Pengalaman Pahit Punya Usaha Laundry, Karyawan Banyak Drama hingga Pelanggan Tak Tahu Diri

24 Juni 2026
Pengalaman Naik Honda Win 100 di Tanah Rantau Adalah Mimpi Buruk, Hidup Tambah Repot Mojok.co

Bergantung pada Honda Win 100 di Tanah Rantau Adalah Mimpi Buruk, Hidup Tambah Repot

26 Juni 2026
Jawa Selatan Harus Diakui Agak Susah untuk Punya UMR Tinggi: Mulai dari Perbedaan Topografi Hingga Minimnya Kawasan Industri  

Jawa Selatan Harus Diakui Agak Susah untuk Punya UMR Tinggi: Mulai dari Perbedaan Topografi hingga Minimnya Kawasan Industri  

29 Juni 2026
Sebagai Warga Jember, Saya Sudah (Amat) Muak dengan Warna Pink!

Sebagai Warga Jember, Saya Sudah (Amat) Muak dengan Warna Pink!

24 Juni 2026
3 Cara Kecamatan Cibiru Membunuh Romantisme Bandung (Unsplash)

Sebagai Pengendara Motor di Bandung, Saya Capek Ikut Menyumbang Macet Setiap Hari

27 Juni 2026
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan jakarta

Jangan Salahkan Orang Jakarta kalau Harga Makanan di Jogja Tak Ramah Warlok: Sebuah Pembelaan untuk Kaum Plat B

26 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.