Suzuki Jimny Jangkrik hingga Toyota Yaris Bakpao, 6 Julukan Mobil Paling Aneh Terinspirasi dari Bodi yang Unik

Suzuki Jimny Jangkrik hingga Toyota Yaris Bakpao, 6 Julukan Mobil Paling Unik karena Desainnya yang Aneh Mojok.co

Suzuki Jimny Jangkrik hingga Toyota Yaris Bakpao, 6 Julukan Mobil Paling Unik karena Desainnya yang Aneh (unsplash.com)

Julukan mobil apa yang paling unik menurut kalian? 

Pernah dengar istilah body shaming? Istilah ini memang sudah tidak asing lagi di telinga. Biasanya, body shaming dikaitkan dengan seseorang yang memiliki ciri fisik tertentu. Dan, yah, konotasinya hampir selalu negatif. Tak perlulah saya berikan contoh body shaming itu yang seperti apa. Saya yakin kita semua sudah paham.

Nah, di dunia otomotif juga ada yang namanya oto-shaming. Bedanya, alih-alih bikin sakit hati, julukan yang diberikan justru membuat kita tersenyum geli. Lucu-lucu banget julukannya! Dan, herannya, julukan tersebut malah jadi populer. Saking populernya, banyak orang sampai lupa nama asli si mobil. Orang lebih pede menyebut mobil tersebut dengan nama julukannya.

Ya gimana? Nama resmi dari pabrikan, yang konon katanya berasal dari riset dan sarat akan filosofi, seringkali hanyalah sebuah nama yang susah untuk dihafalkan. Sementara nama julukan? Singkat, padat, dan nyentrik. Jadi, mudah untuk diingat. Berikut adalah 6 julukan mobil paling legendaris yang sudah mendarah daging di tanah air.

#1 Toyota Kijang buaya mobil yang tahan banting

Julukan ini melekat pada Kijang generasi pertama (KF10) yang rilis tahun 70-an. Alasan utamanya simpel: kap mesin mobil ini kalau dibuka mirip mulut buaya yang lagi menganga lebar. Ditambah lagi, engselnya ada di samping. Wah, jadi makin mirip deh. Untungnya, kemiripan Toyota Kijang generasi pertama ini hanya soal fisik saja, ygy. 

Kalau soal sifat, jelas jauh berbeda. Kalau buaya asli dikenal sebagai predator yang menyeramkan, Kijang Buaya justru dikenal sebagai sahabat masyarakat yang sangat setia. Mobil ini tidak punya sifat buaya darat yang suka obral janji karena dia benar-benar membuktikan ketangguhannya sebagai kendaraan niaga yang tahan banting di segala medan. Mantap!

#2 Toyota Kijang Doyok, mobil yang dinamai dari karakter kartun

Masih dari pabrikan Toyota. Setelah era buaya, Kijang generasi kedua tidak luput dari julukan. Kali ini, mobil keluaran Toyota ini dijuluki “Kijang Doyok”.

Kenapa? Kalian tidak tahu apa itu Doyok? Fix. Kalian pasti masih muda.

Jadi, Doyok ini adalah karakter kartun di koran Pos Kota yang sangat populer saat itu. Tampilan Doyok mudah dikenali karena badannya yang cungkring. Pelawak legendaris Indonesia yang berperawakan kurus pada era 1980-an hingga 1990-an, juga ada yang menggunakan nama Doyok sebagai nama panggungnya.

Saking populernya karakter Doyok itulah, begitu Toyota mengeluarkan Kijang generasi keduanya, yang ndilalah punya bodi yang kurus, orang langsung kasih julukan Kijang Doyok.

#3 Honda Civic setrika yang nyentrik

Tak kalah nyentrik dengan Toyota Kijang, ada pula mobil yang diberi julukan ‘setrika’. Mobil tersebut adalah Honda Civic Wonder Hatchback SB3. Gara-garanya, kalau dilihat dari samping, garis kap mesin mobil ini rendah dan rata ke belakang. Akhirnya, orang jadi ingat dengan bentuk setrika yang punya konsep desain yang sama.

Meski desainnya dibilang mirip alat rumah tangga, performanya nggak main-main. Civic “Setrika” ini dibekali suspensi double wishbone yang bikin pengendaliannya sangat tajam, bahkan sering dianggap sebagai salah satu Civic dengan handling terbaik sepanjang masa.

#4 Mobil bongsor bernama Volvo gajah 

Kalau kalian pernah lihat Volvo seri 740 atau 940, kalian pasti ngeh kenapa mobil ini sering disebut sebagai “Volvo Gajah”. Yak, julukan itu disematkan karena dimensinya yang bongsor, ditambah dengan bodi besinya yang sangat tebal dan berat. Kalau mobil ini sudah mengaspal, vibes-nya kayak kawanan gajah.

Minusnya Volvo Gajah ini, mungkin karena bodinya yang gede banget itulah, konsumsi bensinnya juga nggak kira-kira. Auto boncos kalau dijadikan sebagai kendaraan harian.

#5 Suzuki Jimny jangkrik kendaraan taktis militer 

Selanjutnya dari pabrikan Suzuki. Dia adalah Suzuki LJ80 yang dikasih julukan Suzuky Jimny Jangkrik. Gara-garanya, mobil ini punya bodi kecil, mesin mungil, tapi bisa melompat-lompat di medan off-road. Persis apa? Jangkrik!

Bukan hanya itu saja, Suzuky LJ80 ini juga punya bentuk lampu yang bulat besar. Alhasil, jadi makin jangkrik bangetlah dia.

Tapi, meski namanya imut-imut, Jimny Jangkrik adalah kendaraan taktis militer di beberapa negara. Di Indonesia, mobil ini menjadi simbol gaya hidup hobi off-road yang terjangkau. Istilahnya, kecil-kecil cabai rawit. Salah banget kalau meremehkan mobil yang satu ini, terutama soal kemampuannya di lumpur. Badas!!

#6 Toyota Yaris bakpao yang aerodinamis

Jangan lupakan juga soal Toyota Yaris generasi pertama di Indonesia (XP90). Mobil yang dipasarkan sekitar 2006 hingga 2013 ini, sangat ikonik dengan julukan Yaris Bakpao. Sebutan unik ini muncul karena desain bodi mobil yang cenderung membulat, gemuk, dan bantet, mirip bakpao.

Bayangkan kamu jadi insinyur Toyota, Nder. Capek-capek memeras otak untuk merancang lekukan bodi yang presisi, yang sebenarnya merupakan bahasa desain global Toyota demi mengejar aspek aerodinamis yang mumpuni. Eh… di Indonesia malah dibilang mirip bakpao! Memang imajinasi orang kita dalam memberikan branding kearifan lokal tidak ada lawan, ya? Hahaha…

Padahal, bodi yang disebut-sebut mirip bakpao itu tujuannya jelas lho. Yaitu, supaya mobil tetap terlihat kompak, lincah, dan menggemaskan saat membelah kemacetan kota. Untungnya, meski bodinya jadi candaan, mobil ini tetap menjadi incaran karena durabilitasnya yang sulit dikalahkan.

Kalau mobil di garasimu bagaimana? Apa julukannya?

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Kursus Setir Mobil yang Dikit-dikit “Pakai Feeling Aja” Itu Pertanda Red Flag, Patut Diwaspadai.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Exit mobile version