Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

6 Hukum Fisika yang Bisa Jadi Solusi Masalah Hidup Sehari-hari

Alqaan Maqbullah Ilmi oleh Alqaan Maqbullah Ilmi
25 September 2020
A A
rumus hukum fisika yang berhubungan dengan cinta dan kehidupan mojok.co

rumus hukum fisika yang berhubungan dengan cinta dan kehidupan mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

“Mr. Al, kenapa Misternya suka Fisika?” Itulah pertanyaan yang paling sering saya terima dari siswa, bahkan setelah berganti-ganti generasi. Buat saya, menjawabnya gampang. “Lho, cinta saya pada Fisika itu tulus dan cinta yang tulus tidak butuh alasan.”

Memang inilah tantangan terbesar guru Fisika: membuat anak cinta kepada pelajaran ini. Padahal kita juga paham cinta tak bisa dipaksakan. Eh, kenapa malah jadi bahas cinta sih? Tapi, soal cinta ini emang ada hubungannya dengan fisika lho. Sadar nggak?

Bahkan beberapa hukum fisika bisa diaplikasikan dalam kisah cinta dan kehidupanmu. Saya aja ngegombal ke istri saya pake hukum fisika. Gombalan itu sampai dia pake buat topik saat jadi pembina upacara di sekolah, astaga. Soalnya dia lulusan Psikologi Pendidikan, katanya merasa pas aja itu gombalan dipakai buat membedah kasus siswanya.

Mau tahu hukum fisika yang nyangkut ke pelajaran hidup? Ini beberapa di antaranya.

Hukum fisika #1 m1v1 + m2v2 = (m1 + m2) v’

Ketika dua hati bertemu dengan meninggalkan ego masing-masing, mereka akan bersatu selamanya, gitu makna rumusnya. Ini adalah rumus tumbukan tidak lenting sama sekali antara dua benda dengan kecepatannya masing-masing sebelum tumbukan.

Dalam tumbukan tidak lenting sama sekali, kedua benda setelah bertumbukan akan bergerak dengan nilai dan arah kecepatan yang sama, seakan mereka telah menyatu.

Ciri tumbukan tidak lenting sama sekali adalah koefisien restitusinya bernilai nol. Koefisien restitusi bersimbol “e” dan berperan sebagai dominasi energi gerak masing-masing benda sehingga bisa kita maknai sebagai ego dalam “tumbukan” antara dua hati. Jadi turunkanlah ego kalian agar bisa bergerak bersama pasangan menuju arah dan irama gerak yang sama. Semoga sakinah mawaddah warohmah, amiiin.

Hukum fisika #2 N = mB sinθ

Siapa sih yang suka dengan kehadiran orang ketiga dalam hubungan percintaan? Hampir semua orang. Lhooo? Ya maksudnya si orang ketiga adalah anak. Hehe.

Baca Juga:

Membayangkan Film “Ada Apa dengan Cinta” Tidak Pernah Ada

5 Istilah Seputar Percintaan Gen Z yang Perlu Diketahui Generasi Lain

Rumus ini memberikan gambaran yang sangat jelas tentang kehadiran orang ketiga lengkap dengan solusinya. Persamaan ini sebenarnya menjelaskan pergeseran kutub magnetik karena pengaruh medan magnet luar. Simbol m berarti momen dipol yang bisa dimaknai sebagai kedekatan antara kedua hati. B adalah medan magnet luar yang berarti figur orang ketiga dalam sebuah hubungan. N adalah pergerakan torsi yang bisa bermakna sebagai gelagat pasangan untuk sejalan dengan B.

Semakin kuatnya keberadaan orang ketiga dalam hubungan percintaan bisa menjadikan perselisihan antara kedua hati. Namun, perhatikanlah bahwa ada sudut θ di sini, yang berarti sekuat apa pun figur orang ketiga ini, ketika tidak kita berikan celah sudut, dia tidak akan bermakna apa pun.

Dengan demikian, jangan selalu menyalahkan orang ketiga. Pertanyakan komitmen masing-masing dalam menjalin hubungan. Ceile.

Hukum fisika #3 W = Fs cosθ

Persamaan ini sebenarnya untuk menghitung usaha yang dikeluarkan ketika sebuah gaya dikerjakan sehingga sebuah benda bergeser. Namun, filosofi rumus ini bisa menjelaskan tentang orang yang gagal move on. Usaha (W) seseorang tidak akan bermakna apabila orang itu tidak berusaha untuk move on (s) meski telah banyak kekuatan (F) dikerahkan. Orang tidak beranjak “pergi” dari masa lalunya jika terus memikirkan masa lalunya. Atau boleh jadi, nggak bisa lupain mantan.

Orang-orang ini, secara fisika, bisa dikatakan “bohong” kala mengakui telah mengusahakan untuk menjadi lebih baik. Bisa jadi memang telah banyak kekuatan yang dia kerahkan untuk move on. Tapi, pertanyaannya, dia nyerong (baca = membentuk sudut) nggak? Kalau kekuatannya besar, tapi nyerong alias tidak sejalan, berarti memang dia tidak ada niatan bergeser dari masa lalu.

Ingat nih kata Einstein, “Life is like riding a bicycle, if you want to keep the balance, you must keep moving.” Jadi jangan melulu hidup dalam masa lalu. Kita harus selalu bergeser melakukan perpindahan. Dengan inilah hidup kita akan menjadi lebih bermakna.

Hukum fisika #4 P = F/A

Ini merupakan rumus tekanan paling dasar dan umum. P berarti tekanan, F adalah gaya, dan A bermakna luas. Maknanya pas banget lho untuk bahas tentang tekanan hidup. Orang-orang yang merasa hidupnya penuh tekanan biasanya karena dua hal. Entah orangnya kebanyakan gaya atau hatinya kurang luas. Sebenarnya gaya dalam artian kehidupan sehari-hari berbeda dengan konsep fisika.

Orang-orang yang biasanya gengsian, sok-sokan, dan semacamnya, biasanya hidupnya penuh tekanan kan? Atau orang-orang yang mudah tersinggung dan berpikir negatif, yang ini perlu sedikit melapangkan hatinya. Sebab, menurut rumusnya, semakin luas hati seseorang, semakin kecil nilai tekanan hidupnya. Jadi selow aja sih.

Hukum fisika #5 F aksi = – F reaksi

Anak SMP pasti hafal rumus hukum Newton ketiga ini. Kalau kamu mukul tembok, pasti terasa sakit kan? Ya karena ketika kamu melakukan aksi pukulan pada tembok, tembok akan membalas dengan reaksi yang sama dengan arah yang berlawanan. Itulah tanda minusnya bermakna kebalikan arah, hehe.

Rumus ini artinya, dalam pergaulan sehari-hari, berhati-hatilah dalam berinteraksi. Ketika kita bersikap baik, sopan, dan suka berbagi, perilaku serupalah yang akan kita terima dari lingkungan. Sama pula apabila kita suka usil, nggak ramah, pelit, dan semacamnya. Lingkungan akan meresponsnya secara serupa.

Hukum fisika #6 E = mc^2

Ini sebenarnya rumus energi nuklir. Masih ingat kan? Coba perhatikan rumusnya, berat benda satu kilogram tapi dikali dengan kuadrat kecepatan cahaya. Padahal kecepatan cahaya nilainya 300 juta meter per detik. Makanya bom Hiroshima sampai disebut Little Boy, wujudnya emang kecil dan beratnya cuma sekilo. Tapi tetap aja, satu kota luluh lantah bahkan harus dikosongkan selama beberapa tahun.

Nah, ini juga rumus pamungkas dalam hidupmu. Kalau kamu ingin punya masa depan yang cerah dan cita-cita yang tinggi, ya harus sejalan dong dengan energi yang kamu keluarkan. Ingin hidup kayak sultan, tapi malas-malasan, ya rejeki dipatok ayam. Orang yang telanjur kaya sejak lahir juga nggak punya jaminan tetep kaya sampai tua. Banyak kok contohnya di RT saya.

Banyak orang mengira fisika itu sulit karena banyak rumus. Anggapan lain yang sama populer ialah fisika itu kaku. Apa yang saya rasakan justru berbeda, rumus fisika itu hanya ringkasan dalam ekspresi simbol. Nggak perlu kita hafalkan rumusnya, asal paham konsep, kita boleh kok bikin rumus sendiri.

Dalam sejarahnya, perkembangan fisika justru sangat dinamis dengan adanya perdebatan teori. Contohnya teori Ledakan Besar yang ketika pertama muncul pernah bertahan sebentar, kemudian terbantahkan, lalu kini menguat kembali.

Fisika adalah kejadian alam, jadi rumus yang ada hanyalah simbol fenomena alam. Permasalahan kehidupan kita juga merupakan bagian dari fenomena alam yang dapat kita pelajari polanya. Asal kita memahami kaidahnya, solusinya pun sudah ada dalam paket rumus itu. Atau seperti yang sering kita dengar: sungguh bersama kesulitan memang ada kemudahan.

Jangan segan belajar fisika ya!

BACA JUGA Cara Menghitung Jumlah Bakteri, Soal Matematika yang Sering Keluar dalam Ujian

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 25 September 2020 oleh

Tags: CintafisikaHiduprumus
Alqaan Maqbullah Ilmi

Alqaan Maqbullah Ilmi

Guru Fisika yang mencintai Guru BK. Sayang orang tua, kakak-adik, istri, dan anak.

ArtikelTerkait

Menyulap Benci Jadi Cinta Lewat Benjamin Franklin Effect

Menyulap Benci Jadi Cinta Lewat Benjamin Franklin Effect

11 Januari 2020
putus pacaran Pemilik Patah Hati yang Sebenarnya Adalah yang Mengambil Keputusan dan Pergi

Pemilik Patah Hati yang Sebenarnya Adalah yang Mengambil Keputusan dan Pergi

15 Februari 2020
flanella

Panduan Menjadi Seorang Pelarian yang Baik

30 Mei 2021
5 Lokasi Shooting Sinetron Indonesia yang Monoton dan Tidak Kreatif terminal mojok.co

Judul Sinetron Indonesia Nggak Kreatif, Pakai Kata “Cinta” Melulu!

5 November 2019
Fyi, Jadi Bucin Lebih Terhormat daripada Jadi Buaya Darat Tauk!

Fyi, Jadi Bucin Lebih Terhormat daripada Buaya Darat Tauk!

4 November 2019
Plankton SpongeBob Squarepants Adalah Gambaran Gelap Masa Depan Umat Manusia yang Selalu Gagal Soal Cinta

Plankton “SpongeBob Squarepants” Adalah Gambaran Suram Masa Depan Kita yang Selalu Gagal Soal Cinta

5 Februari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Low Maintenance Friendship: Tipe Pertemanan Dewasa yang Minim Drama, Cocok untuk Orang-Orang Usia 30 Tahunan Terminal

Low Maintenance Friendship: Tipe Pertemanan Dewasa yang Minim Drama, Cocok untuk Orang-Orang Usia 30 Tahunan

15 Mei 2026
Checklist Mahasiswa Semester Akhir: Siapkan Semua Berkas Ini Kalau Mau Lulus

5 Sifat Mahasiswa Semester Akhir yang Menjengkelkan, Segera Intropeksi Diri Jika Tidak Ingin Dijauhi Teman

12 Mei 2026
Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

17 Mei 2026
6 Alasan Jatinangor Selalu Berhasil Bikin Kangen walau Punya Banyak Kekurangan Mojok.co

3 Alasan Kuliah di Jatinangor Adalah Training Ground sebelum Masuk Dunia Kerja

18 Mei 2026
Pantai Glagah Disebut Bali-nya Jogja, dan Saya Tidak Tahu Harus Senang atau Khawatir

Pantai Glagah Disebut Bali-nya Jogja, dan Saya Tidak Tahu Harus Senang atau Khawatir

15 Mei 2026
Beasiswa PPA Penyelamat Mahasiswa “Tanggung” yang Terlalu Kaya untuk Bidikmisi, tapi Terlalu Miskin untuk Kuliah dengan Nyaman Mojok.co

Beasiswa PPA Penyelamat Mahasiswa “Tanggung”: Terlalu Kaya untuk Bidikmisi, tapi Terlalu Miskin untuk Kuliah dengan Nyaman

12 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.