Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Ekonomi

6 Cara Mengatur Gaji Harian

Syifa Bhumi Andarbeni oleh Syifa Bhumi Andarbeni
15 November 2021
A A
6 cara mengatur gaji harian terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Selama ini mengatur keuangan sering dianggap sebagai sesuatu yang eksklusif bagi sebagian orang dengan penghasilan tetap dan besar. Namun, gimana kalau kamu adalah pekerja yang memiliki gaji harian?

Belajar dari banyak kasus, mereka yang digaji harian cenderung hanya memikirkan menghabiskan uang untuk kebutuhan hari itu dan beranggapan esok akan mendapat pemasukan baru. Padahal orang yang bekerja dengan gaji harian lebih rentan dan perlu mempersiapkan tabungan untuk menghadapi ketidakpastian. Lantas, gimana cara mengatur keuangan yang tepat bagi pemilik gaji harian?

#1 Buat rencana anggaran

Buat kamu yang memiliki gaji harian, salah satu cara mengatur keuangan yang paling utama adalah dengan membuat rencana anggaran. Memang apa sih pentingnya membuat rencana anggaran? Sesuai dengan namanya, rencana adalah sesuatu yang dirancang sejak awal untuk menjadi pedoman dalam mengambil keputusan dan melakukan tindakan.

Nah, kaitannya dalam mengatur keuangan, rencana anggaran ini bisa terdiri dari pengeluaran operasional seperti makan, biaya kos/kontrakan, biaya listrik, kuota internet, biaya air, dsb. Selain itu, ada juga cicilan yang harus dibayar seperti kredit motor atau kredit elektronik lainnya serta alokasi untuk tabungan dana darurat. Kamu bisa membuat rincian berapa uang yang dialokasikan untuk pengeluaran operasional, cicilan, dan dana darurat. Buat komitmen untuk menggunakan uang sesuai dengan jumlah alokasi pengeluaran dari masing-masing pos.

#2 Buat target keuangan jangka pendek dan menengah

Sebagus apa pun sebuah rencana tentu tidak akan berjalan dengan baik tanpa target yang realistis, kan? Penting bagimu untuk membuat target keuangan jangka pendek dan menengah sebagai acuan dalam mengumpulkan uang sesuai target jumlah dan target waktu yang ditetapkan. Misalnya, kita memiliki target untuk mengumpulkan uang Rp300 ribu dalam 1 bulan, Rp900 ribu dalam 3 bulan, dan Rp1,8 juta dalam 6 bulan. Buatlah target jumlah secara realistis sesuai kemampuan agar kita dapat berkomitmen untuk mencapai target yang telah dibuat.

#3 Tetapkan nominal uang untuk ditabung rutin setiap hari

Setelah menetapkan target jumlah uang yang akan kita kumpulkan beserta jangka waktunya, bagilah jumlah tersebut menjadi bagian-bagian nominal lebih kecil untuk ditabung setiap bulannya. Misalnya, jika kita memiliki target mengumpulkan uang Rp300 ribu per bulan, kita dapat membaginya untuk ditabung Rp10 ribu per hari selama satu bulan. Mudah, kan?

#4 Pisahkan uang untuk tabungan lebih awal

Sebagai pekerja dengan gaji harian yang kadang tak menentu, pendekatan untuk mengelola keuangan perlu dilakukan lebih teliti. Salah satu cara yang bisa kita lakukan adalah menyisihkan uang untuk tabungan sebagai alokasi pertama sebelum digunakan untuk dana lainnya. Mengapa ini penting dilakukan? Pemilik gaji harian sering kali mengalami ketidakpastian kapan uang akan turun dan berapa jumlah uang yang akan diterima. Oleh karenanya penting untuk mengalokasikan uang tabungan pertama kali saat uang turun sebelum digunakan untuk keperluan lain.

#5 Prioritaskan kebutuhan operasional dan cicilan

Setelah menyisihkan uang untuk ditabung, pos pengeluaran berikutnya yang harus dialokasikan terlebih dahulu adalah kebutuhan operasional dan cicilan. Kenapa? Karena ketika mengalokasikan kebutuhan operasional terlebih dulu, kita telah menghitung lebih awal bujet yang akan kita gunakan untuk operasional dan cicilan sehingga kita akan lebih bijak saat menggunakan uang untuk kebutuhan operasional. Menurut beberapa financial planner, idealnya dana untuk kebutuhan operasional adalah 50% dari total pemasukan dan untuk alokasi untuk cicilan idealnya paling besar adalah 30% dari total pemasukan.

Baca Juga:

6 Tips Mengatur Keuangan untuk Mahasiswa Perantauan dengan Uang Saku Pas-pasan

Biaya Hidup di Solo Memang Rendah, tapi Syarat dan Ketentuan Berlaku

#6 Buat catatan pemasukan dan pengeluaran untuk evaluasi

Mengelola keuangan memiliki seni tersendiri dalam melakukannya karena membutuhkan pengetahuan serta improvement yang berbeda bagi setiap orang dengan kondisi keuangannya masing-masing. Ketika kita sudah berhemat, menyisihkan tabungan, dan mengalokasikan pos-pos anggaran sesuai dengan kebutuhan, apakah itu sudah cukup? Agar cara kita mengatur keuangan lebih baik dan konsisten, kita perlu melakukan pencatatan atas setiap transaksi yang dilakukan. Apa tujuannya?

Sederhananya hal ini untuk melakukan tracking dari mana saja sumber-sumber pemasukan kita berasal dan ke mana saja uang kita gunakan. Sebagai pekerja dengan gaji harian, mungkin beberapa di antara kita ada yang memiliki lebih dari satu sumber pendapatan seperti dari berjualan, kerja harian, atau pekerjaan sampingan lainnya. Nah, hal ini perlu kita catat agar kita memiliki data dari mana saja sumber keuangan kita berasal dan sumber mana yang paling banyak berkontribusi pada pendapatan kita.

Selain itu yang tak kalah penting adalah mencatat dapat memberikan kita gambaran untuk apa saja uang kita gunakan. Dari data yang ada, kita dapat melihat apa sajakah pengeluaran yang paling banyak dan di pos anggaran mana saja pengeluaran yang bisa dilakukan efisiensi.

Dengan beragam ketidakpastian akan keuangan dan masa depan, hal terbaik yang dapat kita lakukan adalah dengan mempersiapkannya. Sering kali kita berpikir tak masalah menghabiskan uang hari ini karena esok hari masih akan mendapatkan pemasukan. Beberapa dari kita juga kadang berpikir mengatur keuangan merupakan hal yang hanya bisa dilakukan oleh orang-orang kaya. Padahal mengatur keuangan merupakan hal yang dapat dilakukan oleh siapa pun termasuk pekerja dengan gaji harian.

Sumber Gambar: Unsplash

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 15 November 2021 oleh

Tags: gaji harianmengatur keuangan
Syifa Bhumi Andarbeni

Syifa Bhumi Andarbeni

Penulis serabutan. Penikmat kopi pahit tanpa diaduk.

ArtikelTerkait

6 Tips Mengatur Keuangan untuk Mahasiswa Perantauan dengan Uang Saku Pas-pasan Mojok.co

6 Tips Mengatur Keuangan untuk Mahasiswa Perantauan dengan Uang Saku Pas-pasan

11 Juni 2024
Biaya Hidup di Solo Memang Rendah, kok, tapi Syarat dan Ketentuan Berlaku

Biaya Hidup di Solo Memang Rendah, tapi Syarat dan Ketentuan Berlaku

29 November 2023
Tips Menjadi Mahasiswa dengan Keuangan yang Stabil terminal mojok

Tips Menjadi Mahasiswa dengan Keuangan yang Stabil

6 Juni 2021
gaji bulanan

7 Tips Mengatur Gaji Bulanan Biar Nggak Cuma Numpang Lewat

21 Oktober 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Wuling Confero 2019: Mobil Keluarga Terjangkau, Enak, tapi Harga Bekasnya Jatuh Bebas

Wuling Confero 2019: Mobil Keluarga Terjangkau, Enak, tapi Harga Bekasnya Jatuh Bebas

1 Maret 2026
Rumah Dekat Lapangan Padel Adalah Lokasi Tempat Tinggal Paling Nggak Ideal Mojok.co

Rumah Dekat Lapangan Padel Adalah Lokasi Tempat Tinggal Paling Nggak Ideal

27 Februari 2026
Malang Kota Wisata Parkir, Tiap Sudut Kota Kini Dikuasai Tukang Parkir Semakin Nggak Nyaman

Bayar Parkir Liar di Malang: Nggak Dijagain, tapi Sungkan kalau Nggak Dibayar

28 Februari 2026
Dosa Penjual Tongseng Kambing yang Merusak Rasa dan Mengecewakan Pembeli Mojok.co

Dosa Penjual Tongseng Kambing yang Merusak Rasa dan Mengecewakan Pembeli

28 Februari 2026
Sidoarjo dan Surabaya Isinya Salah Paham, Bikin Kecewa Saja (Unsplash)

Sidoarjo Nggak Perlu Capek-capek Saingan sama Surabaya, Cukup Perbaiki Jalan yang Lubangnya Bisa Buat Ternak Lele Saja Kami Sudah Bersyukur!

24 Februari 2026
Rujak Cingur, Makanan Aneh Surabaya yang Paling Nggak Disarankan untuk Pendatang Mojok.co

Rujak Cingur, Makanan Aneh Surabaya yang Paling Nggak Disarankan untuk Pendatang

26 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.